TITTLE : MY MARRIED LIFE

AUTHOR : DOKIMKYUNGSOOJONGIN

CAST : OFFICIAL EXO COUPLE

GENRE : MARRIED-LIFE, DRAMA, HURT-COMFORT, ROMANCE, SAD !

PAIRING : KAISOO, HUNHAN, CHANBAEK, KRISTAO, SULAY, CHENMIN

RATE : T ( Dikarenakan bulan puasa jadi rate nya T ya )

SUMMARY : Jika aku jadi seorang SEME ! aku akan mengajarimu suatu hal yang penting, menjadi seorang seme bukan sekedar kau memberi perhatian atau menyayanginya. Tapi kau harus tau kau! harus belajar bagaimana cara mencintainya dengan sepenuh hati, belajar bagaimana tak mengabaikan apalagi menyianyiakan seseorang yang telah mencintaimu, karena kau akan tahu betapa sakitnya saat kau kehilangan orang yang sangat mencintaimu. Itulah yang UKE pikirkan, mereka peduli, mengerti dan memahami dan lebih peka terhadap yang namanya perasaan!

Disclaimer: EXO MILIK TUHAN, SMENT, DAN TENTU KELUARGA NYA MASING MASING ! YAOI, JADI TOLONG KALAU GAK SUKA YAOI GAK USAH BACA !

DAN TOLONG JANGAN JADI SILENT RIDERS DAN TOLONG LAGI JANGAN SAMPAI MENGCOPAS ATAU MENCURI IDE FF KU INI KARNA FF INI MURNI AKU YANG BUAT DAN HASIL DARI PEMIKIRAN LABIL AKU !

Maaf kalau ada Typo's karna aku hanya hamba Allah yang tidak sempurna =)) jadi maaf kalau ada typo's ya .

Yaudah deh gak usah banyak bacot lagi sekarang, selamat baca ya READERS ku sayang ;;)

Hahaha oh iya, REVIEW nya sangat dinanti untuk membuat author menjadi semangat ngelanjutinnya, okedeh BYE !

Sebelumnya author janji bakal balas review kalian semuanya :

kriswu393 : iya bener. Kaisoo bertukar peran namun kyungsoo tetap jadi uke, tapi itu Cuma sekedar hayalan kyungsoo semata. Vintage Point? Itu film apa ya? Aku belum pernah nonton. Bagus gak? :D makasiya udah review

exobangtan127 : hahaha, saya juga hanya bisa berkata. TERIMA KASIH hahaha =)) makasi yah atas riviewnya, iya aku lagi suka banget sama jalan cerita yang married life gini, aduh kaisoo lagi ya? Okedeh karna banyak minta kaisoo makasiya udah review

Fuji jump910 : sumpah ders hahaha, gak baca gak apa apa kok hahaha kamu sakit? Aduh kayanya aku merasa bersalah banget maaf ya, ntar aku buat yg romance romance deh ;;) makasiya udah review

ShinJiWoo920202 : aduh mesti nonton tuh, bagus banget loh ;;) #promosi that's true, kamu bener banget, tapi itu semua Cuma khayalan kyungsoo semata, dan gak benar benar terjadi. Sebenarnya yg ngelakuin itu semua kan jongin hahaha dan disini dikhyalannya kyungsoo tetep jadi uke kok. Berepa chap? Aduh aku juga belum tau ;;) iya punya cerita masing masing. Tentu enggak dong ) makasiya udah review

Exindira : hey kayanya aku gak asing lagi deh dengan akun yang satu ini, hahaha akun ini kan sering RIVIEW waktu di ff aku satu lagi, eh iya makasi ya kamu selalu review ;;) –iya kamu kok selalu bener sih nebaknya hahaha, iya itu Cuma khayalan aja, aduh kalau next pair kayanya aku bakal bedain alurnya deh, sorry kali ini kita beda ya hahahaha makasiya udah review

Zoldyk : thank's

Yixingcom : aduh kamu gak ngerti ya? Kayanya kamu harus baca 2x deh hahaha, jadi gini kyungsoo Cuma berandai menjadi seme. Tapi dijalan cerita ff ku ini dia tetap jadi uke, dia Cuma nyeritain apa yang jongin lakuin ke iya deh kayanya bakal lanjut kaisoo lagi hehehehe, /angkat banner kaisoo/ makasiya udah review

Maple fujoshi2309 : kamu bingung ya? Sama aku juga hahaha- alhamdulliah hahaha aku kira kamu gak paham hahaha sepertinya emang dilanjut deh ;;) aduh kalau kemunculan cast lainnya paling Cuma sebagai cameo disini fokusnya sama satu pairing aja. Haaaaa? Kamu nungguin yaaa? Aduh makasi banget yaaa. Pasti kok tenang aja, makasiya udah review

Jameela : liat ajadeh ntar ya, masih rahasia makasiya udah review

humaira9394 : hahaha, emang begitu ceritanya hahaha. Gimana ya? Liat ajdeh kelanjutannya makasiya udah review

byunbaek : dasar anak alay hahaha, makasiyaaa :D

kimbabysoo : eh makasiya, duh iya nyesek banget jadi kyungsoo aduh jangan nangis #kasitissu, ntar batal loh. Iya makasiya udah review

babykaisoo : iya makasi yaa, tungguin terus ya jgn nangis hehehe

Kim Leera : iya kamu bener banget, makasi ya udah review

Karna banyak yang minta kaisoo, okedeh masih lanjut kaisoo ya. Tapi ntar aku masukin kok couple yang lain nya


[CHAPTER 2]

{KAISOO}
(MY MARRIED LIFE)

-Dichapter Sebelumnya-

"INTIMACY" – "HONESTY" – "COMMITMENT" – "YOU" – "ME"

Seorang pria tampan yang berkulit tan sedang memakai pakaian polisinya yang telah disiapkan oleh suaminya, Kim Jongin Seorang polisi yang berwibawa dan sangat tampan, bahkan kalau menurut mu pria setampan dia tak akan cocok untuk bekerja sebagai polisi di kota seoul. Dia sangat cocok untuk mejadi actor. Jongin mulai memakai pakaiannya yang telah di siapkan oleh Do kyungsoo, suaminya yang bekerja di salah satu perusahaan swasta yang berada di seoul.

Jongin mulai melangkah kan kakinya menuruni anak tangga, dan seperti ini lah setiap pagi. Jongin akan melihat suaminya itu menyiapkan makanan untuk disantap sarapan untuk pagi ini. hening sampai pada akhirnya kyungsoo memulai percakapan terlebih dahulu.

"sudah bangun kai?" kyungsoo tersenyum sumringah melihat wajah tampan suaminya

"ya, seperti yang kau lihat! Jika aku belum bangun, mungkin aku tak berada disini" ucap jongin cuek lalu mengambil minum karena dia merasa haus

kyungsoo, tersenyum terpaksa dengan jawaban Jongin memang seperti inilah suaminya. Selalu bersikap dingin terhadapnya, eh apa kau lupa? Mereka sepasang gay yang dijodohkan oleh kedua orangtuanya namun sama sekali tak memilki perasaan apapun.

"aku harus bersiap sebentar lagi Luhan akan menjemputku" jongin memakan sedikit makanan nya lalu pergi meninggalkan kyungsoo sampai pada akhirnya kyungsoo bertanya sesuatu yang terus terusan ditanyakan setiap pagi.

"kau tak menghabiskan sarapanmu terlebih dulu kai?" Tanya kyungsoo yang menatap jongin yang sudah pergi mengambil topi tugasnya.

"Aku takut terlambat, sebentar lagi Luhan akan datang" ucap Jongin acuh, lalu pergi melangkah kan kakinya ke tangga rumahnya menuju kamarnya.

Kyungsoo menatap sedih melihat makanannya yang telah ia buat, namun masih bersisa sangat banyak. Setiap hari selalu begini, Jongin selalu sibuk dengan tugas tugasnya sebagai polisi.

Jongin membenarkan pakainnya di depan cermin lalu memakai topinya, melangkahkan kakinya menuju meja makan.

"aku berangkat soo" jongin bergegas meninggalkan kyungsoo sendirian yang masih memakan makanannya.

Jongin membuka pintu rumahnya, dia melihat mobil polisi telah terparkir di depan rumahnya, melihat sosok pria cantik didalam mobil yang sejak tadi menunggunya. Sosok pria cantik itu adalah luhan, luhan adalah rekan kerja jongin. Mereka memang sering ditugaskan untuk bersama.

Kyungsoo dengan segera menghampiri mobil itu lalu membuka pintunya.

"hy kai! Bagaimana untuk hari ini apakah kau siap?" luhan menyapa rekan kerjanya yang manis itu.

"selalu luu" jawab jongin dengan tegas lalu mereka berdua tertawa bersama.


[AUTHOR POV]

"jongin? Kenapa kau berselingkuh? Sebenarnya apa yang kau rasakan, kita ini sudah menikah kim jongin" ucap kyungsoo lembut dengan tangan yang bergemetar

"memangnya kenapa? Luhan adalah partner kerjaku tak lebih! Mengapa kau begitu cemburu?" balasan jongin yang cuek membuat kyungsoo ingin menetes kan airmatanya, sedangkan jongin yang tak peduli melepas pakaian polisinya.

"aku ini suami mu jongin, aku suamimu! Tentu saja aku cemburu" ucap kyungsoo lantang disertai dengan sedikit air mata yang keluar dari sudut matanya

"what?" Tanya jongin

"what?" kyungsoo malah bertanya kembali kepada jongin

Hening sampai pada akhirnya jongin kaget karena kyungsoo tertawa dan bermonolog sendiri

"yaa, kau benar jongin, hahaha Kenapa aku harus cemburu? Bukankah tak ada cinta diantara kita? hiks" kyungsoo meninggalkan jongin di dalam kamar, kyungsoo menangis dan menuju kekamar tamu.

"kenapa bisa begini? arrgggghh" jongin menendang suatu benda yang berada di depannya, memduduk kan dirinya di atas ranjang ditidurnya.

"hiks hiks kau bodoh kyungsoo kau bodoh hiks, jika jongin ingin berkencan bersama pria atau wanita lain itu bukan urusan mu hiks, kau terlalu bodoh hiks" kyungsoo masih bermonolog sendiri dan menangis.

"sakit, kenapa harus sesakit ini hiks" kyungsoo masih menangis di dalam kamar tamu yang biasanya digunakan untuk appa atau eommanya jika menginap dirumahnya.

Kini kyungsoo meringkuk sendirian kamar tamu, menghadap kejendela dan menyanyikan lagu yang membuat tangisannya semakin menjadi-jadi, sebenarnya dulu kyungsoo sama sekali tak mencintai jongin namun lama kelamaan perasaan itu datang sendirinya hingga pada akhirnya kyungsoo harus merasakan sakit karena telah mencintai kim jongin.

Jongin gelisah dalam tidurnya, biasanya sebelum tidur ia akan mendengar nyanyian kyungsoo atau ia akan pura pura tidur dan kyungsoo akan menyelimutinya. Jongin semakin gelisah, ia melihat jam dinding nya yang menunjukkan angka 12, jam 12 malam? Kenapa kyungsoo tak menyusul ku? Apakah iya masih marah? Sekarang itulah yang ada dalam benak jongin.

Karena kekhawatirannya terhadap kyungsoo jongin menyusul nya di kamar tamu, kenapa jongin bisa tau? Ya, jika ia rindu appa dan eommanya ia akan tidur di kamar tamu. Jongin membuka perlahan pintu kamar tamu itu, ia melihat kyungsoo yang tidur membelakanginya. Jongin menghampiri kyungsoo lalu naik keatas ranjang tempat kyungsoo tidur.

Kamar tidur tamu ini berbeda dengan kamar tidur KAISOO, jika di kamar tidur KAISOO terdiri dari dua ranjang, yaitu atas dan bawah. Kamar tidur tamu ini kamar tidur yang khusus untuk bulan madu, sebenarnya kamar tamu ini adalah kamar kaisoo yang sebenarnya namun mereka tidak pernah menempatinya, hanya digunakan sekali karena itu permintaan orang tua jongin.

Jongin membelai wajah suaminya dengan lembut yang tertidur dengan pulas, terlihat manis, sangat manis! Kadang jongin berfikir ialah pria yang paling beruntung karena dijodohkan dengan kyungsoo.

"-rambut ini" jongin membelai surai hitam milik kyungsoo

"aku suka aromanya" jongin menghirup aroma yang dikeluarkan oleh rambut kyungsoo

"-mata indah ini" jongin menyentuh dengan lembut mata sembab kyungsoo, mata kyungsoo sembab karena terlalu lama menangis.

"mata yang selalu ingin ku tatap setiap paginya" jongin masih mengamati mata indah kyungsoo

"Bibir ini" jongin menyentuh bibir kyungsoo dengan perlahan takut membangunkan kyungsoo yang sedang tertidur.

"Bibir ini memang belum pernah aku rasakan, namun aku ingin bibir ini selalu berkata "kau tak makan dulu, jongin?" hiks"

Jongin menangis disela sela ia mengamati kyungsoo, ia merasa kyungsoo adalah malaikat yang dititipkan tuhan kepadanya. Kenapa dia begitu jahat selama ini, kenapa? Kenapa dia telah mengacuhkan malaikat yang baik hati yang di titipkan oleh tuhan kepadanya! Kenapa dia telah menyakiti hati seorang Do kyungsoo.

"A-aku mencintaimu soo, maafkan aku. Aku memang suami yang jahat! Aku tak pantas jadi pendamping mu, itulah sebabnya aku melarang mu untuk jatuh cinta kepadaku soo hiks, aku tak ingin kau tersakiti hiks" jongin mengusap tangisannya, kyungsoo yang agak terganggu dengan tangisan jongin pun mulai menggerak gerakkan badannya.

Jongin menghapus air matanya, lalu mengecup kening kyungsoo dengan lembut.

"selamat tidur kyungie, aku menyayangimu. Maafkan aku"

Jongin lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh kyungsoo yang kedinginan, dipeluknya kyungsoo dalam tidurnya. Ia berharap besok ia akan menjadi suami yang lebih baik untuk kyungsoo, ya jongin berjanji.


Cahaya mentari mulai menampakkan kilaunya memasuki kamar tidur itu, dua orang namja masih tertidur pulas hingga pada akhirnya kilauan cahaya itu menerobos masuk kedalam celah celah jendela yang berada di rumah itu. Kyungsoo mulai menggerak gerakkan badannya karna dirasa ada seseorang yang memeluknya dengan sangat erat hingga kyungsoo susah bernafas.

"se-ssak" kyungsoo akhirnya menolehkan kepalanya kebelakang, dan langkah terkejutnya ia mendapatkan suaminya, kim jongin memeluknya dengan sangat erat seakan akan takut kehilangan kyungsoo. Kyungsoo terus menggerak gerak kan badannya dan membangunkan suaminya.

"jong-jongin bangun" kyungsoo akhirnya berhasil melepaskan pelukan jongin, yang kyungsoo kaget kan lagi jongin tidur tanpa memakai bajunya. Sehingga menampakkan abs milik jongin dengan sangat jelas, kyungsoo yang melihatnya lalu menutup matanya.

"jongin bangun, kau harus pergi bekerja pagi ini" kyungsoo masih menutup matanya dengan kedua tangannya, melihat abs jongin, kyungsoo menjadi tersipu malu, Jongin akhirnya bangun dari tidurnya, ia masih meraup rohnya dalam dalam karna ia belum terbangun sepenuhnya.

Wajah kaget jelas terpampang dalam raut muka jongin, ia lupa kalau tadi malam ia membuka kausnya karena merasa kepanasan. Jongin melihat kyungsoo sedang menutup matanya dengan pose yang sangat imut.

"soo, ini sudah jam berapa? Hoaaam, aku masih mengantuk" jongin menidurkan lagi badannya diatas ranjang kamar tamu itu, melipat tangannya keatas untuk menopang kepalanya.

"kenapa kau diam soo, ini jam berapa?" jongin kembali bertanya karena pertanyaan nya belum dijawab oleh kyungsoo, karena kyungsoo masih menutup matanya dengan kedua tangannya.

"jjo-jongin, sebaiknya kau memakai pakaian mu dulu, aku akan menyiapkan air hangat untukmu" kyungsoo cepat-cepat turun dari ranjang namun kakinya tersandung karena bola kasti yang berada dibawah ranjangnya.

"aaaaaaaaahhhkk" kyungsoo terjatuh, jongin dengan cepat melihat keadaan kyungsoo

"aduh sakit sekali" ujar kyungsoo sambil memegang lututnya yang berdarah dan memar, mungkin akibat kyungsoo yang berlari terlalu cepat dan terjatuh dengan keras.

Jongin melihat luka kyungsoo dan memegangnya.

"auww" kyungsoo meringis kesakitan karena lukanya disentuh oleh jongin.

"lutut mu berdarah soo, aku akan mengobatinya. Tunggu, aku akan mengambilkan obatnya dulu" kyungsoo tercengang dengan tingkah laku jongin, kenapa jongin menjadi ramah tamah begini? Bukankah jongin yang selama ini ia kenal acuh tak cuh kepadanya.

Jongin datang membawakan kotak obatnya lalu mengobati luka kyungsoo.

"seharusnya tak usah repot repot jongin, hanya luka kecil. Gumawo" kyungsoo lalu bergegas berdiri dan meninggalkan jongin, kyungsoo menuju dapur dan menyiapkan air panas untuk mandi jongin.

Kyungsoo sedang berkutik dengan masakannya, yah walaupun kyungsoo tau jongin tak akan menghabiskan makannannya, sebagai suami yang baik kyungsoo selalu memasak untuk jongin. Kali ini kyungsoo memasak spageti kimchi, itu menu favoritnya dan ia rasa jongin pun sangat menyukainya.

Sebenarnya kyungsoo tau, kyungsoo sadar seharusnya dia masih marah dengan kejadian tadi malam tapi apalah daya seorang kyungsoo? Bahkan suami nya saja tak peduli, seperti tidak terjadi apa apa semalam.

"soo?" jongin menghampiri meja makan dan memanggil kyungsoo, dengancekatan kyungsoo mengambil kan makanan untuk jongin.

"hmm?" jawab kyungsoo seadanya dan menyiapkan makanan untuk jongin.

"kali ini aku akan pulang terlambat, mungkin akan lebih lama dari malam malam sebelumnya" ucap jongin acuh lalu mengunyah makanannya

"bukankah selalu seperti itu? Aku sudah biasa jongin, santai saja hahaha" jawab kyungsoo disertai candaan

Kyungsoo masih saja memandang suaminya, waktu sudah menunjukkan pukul 07.15 waktu korea selatan, tapi jongin belum beranjak dari tempat makannya, kali ini jongin menghabiskan spageti kimchi yang kyungsoo buat, kyungsoo heran dengan tingkah jongin. Dari bangun tidur tadi hingga sekarang sifat jongin berbeda, kyungsoo sempat berfikir apakah tadi malam kepala jongin terbentur ke dinding?

"soo? Aku berangkat! Luhan sudah menungguku" jongin mengambil segelas air putih, menunggu jawaban dari kyungsoo tapi orang yang ditanya tak memberi respons apapun.

"soo?" jongin mulai melambai lambaikan tangannya didepan muka kyungsoo yang sedang melamun.

"e-eh i-iya jongin, ada apa?" kyungsoo sadar dari lamunannya saat jongin melambai lambaikan tangannya di depan muka kyungsoo

"aku berangkat dulu, luhan sudah menungguku. Oiya, spageti kimchi mu sangat enak, bolehkah aku minta sesuatu? Tolong buatkan aku bekal untuk besok, bagaimana kau tak keberatan kan?" Tanya jongin sambil menyiapkan topinya dan mengambil tas kerjanya

"t-tidak sama sekali, aku bisa" kyungsoo menjawabnya dengan senyum sumringah

"aku pergi dulu, jaga dirimu baik baik" jongin mulai meninggalkan kyungsoo di meja makan sendirian,

"ne" kyungsoo masih mengunyah makanannnya, ada rasa senang terbesit didalam hati kyungsoo, jongin mulai berubah, dia tak acuh lagi sekarang.


Kini kyungsoo sedang bersiap untuk pergi kekantornya, semua berkas yang telah disiapkan, hanya tinggal menunggu kris menjemputnya. Kyungsoo sedang merapikan jasnya, dia melihat jam dinding yang menunjukkan pukul 10.00 pagi waktu korea selatan.

Kyungsoo dan jongin berbeda profesi maka dari itulah jadwal kerja mereka berbeda, jongin harus berangkat lebih pagi dari kyungsoo, sedangkan kyungsoo berangkat jam 10, kyungsoo pulangnya lebih cepat dari jongin, kyungsoo pulang dari kantornya jam 4 sore, enak bukan? Yah tentu saja, kantor itu adalah milik orang tuanya, sebenarnya jongin lah yang harus menggantikannya, tapi jongin tak ingin meninggalkan profesinya sebagai seorang polisi, jadi kyungsoo harus turun tangan dalam hal ini.

Kyungsoo kini sedang menunggu kris di ruang tamu, begini lah kyungsoo setiap hari, sebenarnya kyungsoo bisa saja membeli mobil yang mewah dengan uangnya, namun ia tak enak hati oleh jongin, dan akhirnya ia lebih memilih untuk di jemput oleh kris, rekan kerjanya.

-appa is calling-

"appa? Tidak biasanya" kyungsoo lalu menjawab panggilan dari appanya

"iya apa ada apa?"

"….."

"kenapa appa tidak bilang dari kemarin kalau hari ini tidak bekerja? Aisssh"

"….."

"iya, tidak apa apa appa"

"…."

"ne, kyungie juga mencintai appa"

Kyungsoo mematikan sambungan teleponnya, pantas saja kris tak menjemputnya, ternyata hari ini tidak bekerja dikarenakan ada gangguan di perusahaannya.

"apa yang harus aku lakukan jika seperti ini?" kyungsoo berfikir keras, ia merasa bosan jika tidak bekerja apa lagi tidak bertemu kris, walaupun kris dan kyungsoo sudah tidak berpacaran lagi tapi dalam hati kyungsoo masih sangat mencintai kris.

Kyungsoo menekan ponselnya, mengetik sebuah pesan yang akan di kirim ke teman temannya.

"Bisakah kalian bertiga datang kerumah ku? Hari ini aku tidak bekerja, kita bisa bersenang senang dirumah ku- kyungie"

Kyungsoo lalu memilih kontak yang akan dia kirimi pesan, Baekhyun, Lay dan xiumin

Sambil menunggu ketiga temannya datang, kyungsoo ingin memasakkan sesuatu untuk ketiga temannya, kyungsoo bersiap ingin membuatkan cupcake yang lezat untuk ketiga temannya.

Jika di ingat waktu masa masa kuliah nya bersama ketiga temannya itu, itulah hal yang paling indah bagi kyungsoo. Waktu dimana bisa berteriak sesuka mu, bernyanyi bersama teman teman mu dan bersenang senang bersama sahabat mu yang kau sayangi.

\Ting Tong\

Bel rumah kyungsoo berbunyi itu menandakan kalau ada seseorang yang sedang menunggu diluar untuk di bukakan pintu, dan kyungsoo yakin jika itu teman temannya.

Kyungsoo segera menuju pintu rumahnya, dilihatnya ke jendela ternyata benar bahwa yang datang itu adalah ketiga temannya.

"kyungie kenapa lama sekali membuka pintunya kami hamper mati kepanasan disini" ucap namja bereyeliner itu sambil mengipas ngipas rambutnya

"iya kyungie lama sekali, bisa bisa kulit ku seperti suami itu yang hitam, iyuuuh" sindir lay yang menutup kepalanya dengan hodinya

"sudahlah kalian kesini untuk memarahi kyungie atau bersenang senang sih? Ayo masuk! Dasar cabe" xiumin langsung saja menerobos pintu rumah kyungsoo dan disertai oleh lay dan baekhyun.

Kyungsoo hanya tertawa melihat tingkah ketiga temannya, mereka masuk beriringan ke ruang tamu, xiumin yang datang langsung menuju sofa dan tidur disofa itu, lay menyalakan tv dan baekhyun sibuk sedang berkaca membenarkan eyelinernya yang sedikit berantakan.

"eh kyung, kenapa kau memakai apron? Kau sedang memasak?" Tanya lay yang sedang mengganti siaran tv.

"iya aku sedang membuat cupcake untuk kalian, sebentar lagi masak. Tunggu sebentar" kyungsoo menuju dapurnya dan mengambil cupcakenya yang telah masak dan telah siap untuk disajikannya.

Mereka bertiga kini duduk di ruang tamu sambil menonton drama korea yang mereka sukai sambil berbincang bincang masalah suami mereka masing masing.

"kalau si yoda itu berani kepada ku tak akan ku beri jatah dia selama seminggu hahaha" baekhyun bercerita tentang suaminya

"lalu bagaimana dengan suho hyung lay?" Tanya kyungsoo kepada lay

"dia sangat baik, lembut benar benar seperti malaikat, aku sangat beruntung mendapatkannya" semuanya terharu mendengar lay yang menceritakan suamniya

"kalau chen, dia tidak romantis tapi dia selalu bisa bisa membuat ku nyaman, chen tidak banyak berbicara tapi lebih menekannnya kepada tindakannya" semua uke itu mengangguk dengan apa yang di ceritakan xiumin.

"lalu bagaimana dengan suami soo? Apa dia berlaku lembut kepadamu?" Tanya lay

"atau bertingkah konyol seperti yodaku? Hahaha" baekhyun juga menanyainya

"atau dia –" belum sempat xiumin melanjutkan kalimatnya kyungsoo memotongnya

"tidak – bahkan suami ku berbeda dengan apa yang kalian pikirkan hiks" kyungsoo mulai berlinang airmata

"kenapa soo?" Tanya lay yang kini duduk disamping kyungsoo lalu memeluknya memberikan kenyamanan untuk kyungsoo

"Jongin tak mencintaiku,dia selalu acuh tak acuh kepadaku, aku tau memang dari awal pernikahan dia tak mencintaiku hiks"

Baekhyun, xiumin dan lay hanya bisa diam mendengarkan cerita kyungsoo.

"bahkan aku belum pernah di sentuh oleh jongin, kami memang satu kamar tapi dengan ranjang yang berbeda hiks, jika orang tua ku datang atau orang tua jongin datang, baru kami akan tidur berdua, tanpa jongin menyentuhku sekalipun hiks" kyungsoo makin menangis mengeluarkan apa yang ada dalam benaknya.

"kemarin malam waktu dia acara pesta perusahaan, aku melihatnya bersama wanita lain sedang berdansa mesra hiks, dan pada sat aku menanyakan perihal itu, jongin tak meresponnya, aku tau hiks, jongin tak mencintaiku hiks"

"soo, sudah bersabar lah kami mengerti perasaan mu" lay masih saja mengelus pundak kyungsoo

Tanpa mereka sadari jam sudah menunjukkan pukul 5 sore, banyak sekali yang mereka curahkan selama seharian bersama, kini waktunya baekhyun, lay dan xiumin pulang dari rumah kyungsoo.

Sepulangnya mereka, kyungsoo merasa lelah sekali, baekhyun, lay dan xiumin mengobrak abrik seisi rumahnya, dan semuanya kyungsoo yang mmbersihkannya sendiri.

Setelah selesai membereskan seluruh rumahnya, kyungsoo yang lelah menuju kamarnya, setibanya dikamar kyungsoo melihat ponsel jongin.

"tumben sekali ponselnya tertinggal?" kyungsoo bermonolog sendiri dan tak ingin memegang ponsel jongin, namun rasa penasaran kyungsoo mengalahkan semuanya.

Kyungsoo membuka ponsel jongin.

"1 pesan baru? Dari krystal?" kyungsoo mulai menekan tombol buka pada layar touch screen milik jongin

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC dulu yaaaa? Chapter depan untuk kaisoo END yaaa. Dilanjut sama pasangan yang lain ;)

Oh iya semoga suka yaaa, mohon review nya ya readers )

Author bakal janji akan jawab pertanyaan yg diajuin atau ngejawab reveiwan kalian semua deh :*** muah muah

Jangan jadi silent riders yaaaa )) tinggal riview aja kok, apalagi kalau riviewan nya itu panjang duh author terharu.

Ya sudah deh. Gak usah banyak bacot lagi – yaaaaa ;;)