Pagi yang cerah, Hinata memulai harinya dengan berolahraga pagi. Hanya lari pagi saja cukup lah.

"Selamat pagi, Hinata-kun !" Taeko gadis manis tetangga Hinata menyapa Hinata dengan gembira sambil menyiram tanaman

"Ahh Selamat pagi, Taeko-chan !" Hinata pun menjawab

"Hinata-kun rajin berolahraga ya"

"Ah tidak juga cuma iseng kok" Hinata tersenyum malu karena dipuji oleh Taeko

"Kamu juga rajin kok, pagi pagi sudah menyiram tanaman" Hinata membalas

"Ahh terima kasih atas pujiannya Hinata-kun"

"Yasudah, aku pergi dulu ya ! Sampai jumpa, Taeko-chan" Hinata melambaikan tangan pada Taeko "Baiklaah sekarang putar lagu !" Hinata menyumpal telinga dengan earphonenya "Yo ! Girl Dead Monster - Alchemy !"

"Hinata ! Hinata !" Kawaguchi teriak teriak memanggil Hinata yang sedang lari pagi sambil mendengarkan lagu

"Hinata ! Hinata !"

"Ni anak ganggu orang aja ! Orang lagi dengerin lagu ini malah teriak teriak"

"Dengerin dulu dong ! Penting niiih" Kemudian Kawaguchi menarik earphone yang dipakai Hinata

"Adududuh, Sakit tau ! Biar aku lepasin sendiri !" Hinata melepas earphone miliknya

"Dalem banget kamu naro earphone"

"Padahal ini baru aja denger lagu tiba tiba aja ada lampu taman datang" Hinata mengejek Kawaguchi

"Jangan panggil aku dengan sebutan itu ! Ah aku sudah diberi tau oleh Adachi-senpai lawan pertama kita"

"Siapa ?"

"SMA yang terkenal dengan pemain lincahnya"

"Konoha ya? "

"Ya. Oh iya kita akan bertanding di Base Camp"

"Ohh kandang ya"

"Ya, pertandingan dilaksanakan 3 hari lagi. Persiapkan mental dan Fisikmu ! Baiklah aku pergi dulu, sampai nanti !" Kawaguchi melambaikan tangannya pada Hinata

"Oke, kau juga persiapkan rambut mu !" Lalu Hinata memasang muka mengejek pada Kawaguchi

"Grrrr tarik kata kata mu"

3 hari kemudian semua anggota berkumpul di Base Camp karena itu pertandingan kandang. Mereka melakukan pemanasan. Mereka tak sabar untuk bermain dan mengalahkan SMA Konoha

"Apa kalian siap kalah ?" tanya Komandan

"Kami akan menang ! Dan merebut trofi juara !"

"Ngomong doang sih gampang !"

"Kami akan membuktikannya !"

"Semangat yang bagus!"

9 Pemain dari kedua tim telah memasuki lapangan. Karena ini pertandingan kandang jadi SMA Tohosinki menjadi pemukul pertama.

Adachi mengambil giliran pertama.

"Heh ternyata kau yang jadi pitchernya Shouko?" Adachi tersenyum sinis

"Adachi ya, bersiap lah"

Shouko melempar bola dengan sangat kencang. Adachi mengayunkan batnya.

"Tokk !" Suara bola yang terpukul

Dan bola melesat tinggi ke udara. Adachi berlari ke base 1 dan berhenti di base dua

"Save !" Wasit berteriak

Sekarang giliran Sakamoto. Pitcher melempar bola dan Sakamoto mengayunkan batnya dan..

"Strike!"

Lemparan kedua

"Strike!"

Lemparan terakhir

"Strike out !"

Sakamoto gagal memukul bola yg dilempar dan Sakamoto pun out

"Sekarang giliran Yoshi !"

Sementara itu Hinata melihat ke tribun.

Hinata berkata di dalam hati "Gadis itu ada lagi! Apa dia akan melihatku beraksi ? Namun aku dalam bangku cadangan. Saat aku main nanti apa dia disana ?"

Kawaguchi berteriak "Ugh, Yoshi-senpai gagal !"

Yoshi gagal karena out saat berlari. Namun Adachi berhasil berlari ke base 3. Sebentar lagi ia mencetak run !

"Sekarang Kenji !" Komandan berteriak

Kenji mengangkat batnya. Bersiap memukul menunggu pitcher melempar bola. Bola dilempar dan..

"Ball !"

Bola lemparan pitcher terlalu ke samping dan untungnya Kenji tidak melakukan swing / mengayunkan bat. Sekarang lemparan kedua !

"Strike !'

Bola terlalu ke atas namun Kenji melakukan swing

Kenji berkata di dalam hati "Strike 1 Ball 1 aku harus lebih fokus"

Bola terlempar dan dipukul oleh Kenji. Bola terlempar kencang lurus. Kenji berlari..

"Run !"

Adachi berhasil mencetak 1 run

"Out"

Namun Kenji gagal saat berlari seperti Yoshi

Wasit berteriak "Kedudukan sementara 1-0 untuk SMA Tohosinki"

Karena 3 pemain sudah out kedua tim bertukar posisi. Sekarang giliran Tohosinki yang menjaga base.

"Cepat pakai glovesnya !" Ujar pelatih

Mereka bersiap dan pergi menuju posisinya masing masing

Hinata melihat lagi ke tribun dan berkata di dalam hatinya "Dia masih di sana ! Ayo Komandan, berikan aku kesempatan bermain"

Para pemain sudah siap di posisi masing masing. Sekarang yang akan menjadi pitchernya adalah Adachi.

Adachi melempar bola

"Strike !"

Lemparan pertama Adachi gagal dipukul oleh pemain Konoha. Dan sekarang lemparan kedua.

"Tok !" Suara bola yg terpukul oleh bat -suara bolanya ngarang :v

Bola terlempar namun tidak begitu jauh.

Sakamoto berteriak "Serahkan padaku !"

Bola tersebut belum mencapai tanah sehingga jika penjaga base menangkap bola tersebut tetapi runner tidak segera lari ke base, runner tersebut bisa out.

"Yak, Sakamoto berhasil menangkap bolanya !" Ujar Komandan

Sakamoto berhasil menangkap bolanya namun pemain Konoha yang terkenal lincah telah berhenti di base 1 sebelum bola tersebut ditangkap.

Hinata kembali melihat tribun "Untung dia masih disana !"

Hinata bertanya kepada Komandan "Komandan, apa aku akan main nanti ?"

"Tunggu saja. Jika ada pemain yang kelelahan si botak itu dan kau mungkin bisa menggantikannya. Saat kita kebagian menjaga base kita harus bertahan. Kau bagus dalam memukul."

"Me- mengerti !"

"Pemain Konoha berhasil memukul dan berlari 1 base !"

Base 3 masih belum terisi karena barusan mereka hanya dapat berlari 1 base

Pemain selanjutnya

"Tok !" Suara bola terpukul namun tidak begitu keras

"Oww ! Pemain Konoha berhasil memukul bola dan setiap base telah terisi !"

Pemain Konoha tidak memukul dengan keras melaikan pukulan yg pelan. Pemain Konoha hanya melangkah 1 base sehingga setiap base telah terisi !

Tohosinki belum membuat out pemain lawan sama sekali tapi jika Konoha mencetak Home Run skor akan jadi 1 - 4.

Adachi berkata di dalam hati "Aku harus melempar bola dengan keras sehingga pemain lawan tak bisa memukul dengan baik !"

"Time !" Teriak salah satu pemain Tohosinki

Komandan berteriak "Ganti pitchernya !" Komandan menyuruh Kawaguchi bermain "Sakamoto ganti dengan Kawaguchi dan tukar pitchernya dengan Kenji !"

Hinata kaget dan berbicara dalam hati "Kawaguchi yang main ! Aku kapan mainnya ?" Ia melihat ke tribun "Gadis itu masih disana ! Ayolah tetap disana jangan dulu pergi !"

Sekarang pitchernya adalah Kenji ! Apa dia bisa menggagalkan lawan untuk gagal memukul atau memberikan Home Run ?

"Lempar, Kenji !" Teriak si Komandan

Kenji melemparkan bola dengan kencang

"Strike !"

"Bagus !" Komandan berteriak di dalam hati

Kenji melempar bola dengan kencang

"Strike !"

Kenji melempar sambil berteriak !

"Terima ini !"

"Strike out !" teriak wasit

Kenji berhasil menyingkirkan 1 pemain Konoha

"Bagus, Kenji !" Teriak para pemain Tohosinki

Pemain Konoha selanjutnya mulai mengangkat bat

Pemain tersebut tidak lain tidak bukan..

"Shouko ya"

"Kau, Kenji ya. Cepat berikan bolanya !"

"Terima ini !" Kenji melempar bolanya

Itu bola melengkung.. Biasanya pemukul agak susah untuk memukul bola yang seperti ini

"Tokk !" Suara pukulan bat

Bola terlempar jauh ! bahkan sampai keluar lapangan. Home run dicetak oleh Shouko. Semua pemain Konoha berlari santai menuju home dan mencetak 4 poin. Jadi kedudukan sementara adalah 1 - 4.

Pemain Konoha selanjutnya mengangkat batnya

"Strike"

"Strike"

"Strike out !"

Pemain Konoha yang tadi gagal dan yang selanjutnya juga ouy

"Hinata berdirilah" Komandan menyuruh Hinata berdiri

"Ada apa ?"

"Bersiaplah bermain !"

Hinata berkata di dalam hati "Akhirnya aku main !" Lalu Hinata melihat ke tribun "Dan gadis itu masih disana ! Aku akan menunjukkan kemampuan ku!"

"Time !"

"Hinata saatnya kau masuk ! Gantikan Adachi !"

Permainan terus berlanjut hingga babak terakhir. Kedua tim telah kelelahan. Bagian pemukul dipegang oleh Tohosinki

"Babak terakhir pertahankan jangan sampai mereka mendapat poin !" Pelatih Konoha berteriak

Pitcher Konoha melempar bola

"Tokk !"

Kawaguchi memukul bola tapi tidak terlalu keras sehingga hanya lari satu base

Pemukul selanjutnya Kenji

"Tok !" Bola terpukul namun tidak begitu keras sehingga Kenji pun hanya berlari 1 base

Yoshi mengambil bat dan siap memukul

"Tokk !" Pukulan yang lemah dilontarkan oleh Yoshi

Pemain Konoha mencoba mengambil bola..

Pemain Konoha yang mencoba mengambil bola melihat pada Yoshi "Dia masih jauh dari base selanjutnya, Aku dapat menyingkirkannya !"

"Brukk !"Suara seseorang jatuh

"Ugh, kakiku sakit !" Teriak pemain Konoha

Dia keseleo saat berlari

"Time !"

"Ganti dulu pemainnya ! Dia cedera" Teriak pelatih Konoha

Yoshi begitu beruntung jika pemain tersebut tidak jatuh pasti Yoshi sudah out

Yoshi berkata dalam hati "Syukurlah Dewi Fortuna masi memihakku"

Sekarang setiap base telah terisi !

"Siapa pemukul selanjutnya ?"

Hinata kembali melihat ke tribun " Eh dimana gadis tersebut ? Apa dia pulang ? Disaat aku main dia.."

"Hinata ! Ambil batnya !"

"I-Iya !"

Hinata berkata dalam hati"Saat aku beraksi dia malah ga ada, yah apa boleh buat !"

"Ini kesempatan ku ! Aku tak boleh membuat kesempatan emas ini menjadi sia sia !"

TBC~~

A/N : I hope you like it :v dilanjut gak yaa

Kritik dan saran :v