Happy Reading!

.

.

.

"Baekhyun, Kau.. Harus Mendesah dengan hebat Selama.."

"Kau Gila?! Sialan!"

"Kyung, Tolong saran untuk waktunya. Kira-kira berapa lama?" tanya Luhan pada Kyungsoo tanpa mendengarkan protesan Baekhyun.

"Yak! Berhenti! Kau gila? Kau tahu aku tidak bisa mendesah tanpa rangsangan bodoh!! Kau sengaja?!" pekik Baekhyun semakin keras karena tidak terima.

"12 Menit bagaimana?"

Oh Sepertinya Grup itu hanya berisi Kyungsoo dan Luhan saja. Mereka tidak mendengarkan pekikan frustrasi Baekhyun.

"Jangan 12 menit! Itu terlalu lama Kyung Bodoh!" Baekhyun kembali protes.

"Diamlah Baek!" bentak Luhan. "9 Menit saja. Tanpa perubahan! Setujui atau aku akan menyebar foto Bugilmu saat kau menginap di apartemenku!" Luhan mengancam.

Tidak ada jalan lain untuk Baekhyun selain menyetujui.

"Untuk apa tadi kau meminta saranku?!" kesal Kyungsoo karena Luhan mengambil keputusan yang tidak mengikuti sarannya.

"Baiklah, Baekhyun. Bersiap Kita akan melakukan Live gabungan 5 menit lagi."

"Bagaimana cara aku mendesah? Sudah kubilang kalau ini akan sulit!"

"KAU HANYA PERLU MEMINTA BANTUAN PADA VIBRATOR DAN DILDO YANG KAU BELI, BODOH!" teriak Luhan lalu mengakhiri Video Callnya. Kyungsoo hanya tertawa melihat wajah memelas Baekhyun. Dia melambaikan tangannya pada Baekhyun lalu mengakhiri panggilan seperti Luhan.

.

.

Ulzzang Side

.

.

5 Menit sudah selesai. Saat ini, Baekhyun sudah mempersiapkan dirinya. Baju dan Makeup masih sama seperti tadi. Dia hanya menggunakan Bra dan Celana dalam. Hanya saja, sekarang bukan peralatan Makeup yang bersamanya. Tapi peralatan perang menuju desahan-desahan seorang Byun Baekhyun.

Live di Mulai. Awalnya, Luhan yang memulai setelah itu Kyungsoo dan Baekhyun Bergabung.

Luhan memberitahukan pada penggemar mereka kalau Baekhyun akan mengeluarkan desahannya secara Live pada mereka semua. Sontak itu membuat penggemar mereka senang.

"Teman-teman, sepertinya Byun Baekhyun kita akan segera melaksanakan hukumannya. Baiklah, Baekhyunie.. Mulai."

Setelah Luhan Selesai bicara, Baekhyun mulai menyalakan Vibratornya. Jantungnya tidak berhenti berdetak. Kamera tidak dia arahkan pada wajahnya. Kameranya hanya menangkap Tempat tidur Baekyun Saja.

'Baekhyune, Kau menggunakan Vibrator?'

'Aku sudah tidak tahan untuk mendengar'

'Baekhyun nunna belum memulai tapi aku sudah ereksi'

'Baekhyun jangan lakukan ini'

'Baekhyun kita menunggu'

Puluhan bahkan ratusan komentar sudag mulai membanjiri Live mereka bertiga. Luhan dan Kyungsoo tidak bicara sedikitpun. Mereka hanya menunggu Baekhyun yang siap berbicara.

"Shhhh Uhhhh.."

Desahan pertama Baekhyun saat dia membelai vaginanya yang sudah terbuka tanpa sehelai benangpun.

'Aku langsung ereksi!'

'the power of Baekhyunie.'

'desahanmu seksi'

'Chanyeol beruntung mendapatkanmu'

'ah. Chanyeol hyung pasti gila kalau dia tahu ini'

'Baekhyunie lebih keras lagi'

Suara Vibrator mulai terdengar. Baekhyun ragu tapi dia harus melakukan ini atau foto telanjangnya akan disebarkan oleh Luhan.

"Akhhhh enngggg... Yeahhhmmm" Baekhyun menggesekan ujung Vibrator yang sedang bergetar pada klitorisnya.

"Ahh.. Shhh ohhh... Emmmhhh.."

Baekhyun terus mendesah. Terhitung sudah hampir 5 menit baekhyun melakukan itu. Tinggal beberapa menit lagi dan semuanya akan berakhir.

"Shhh.. Kyaaahhh.. Eummmppp" Baekhyun menggigit bibir bawahnya. Itu kebiasaannya ketika waktu terlalu nikmat untuk di lewati.

"Aku... Ahhhshhh.. Akkhhhh.. Aku akan melakukanhhh ini sampai aku keluar... Ahh.. Setelah itu aku matikan." Baekhyun mencoba memberitahu dengan susah payah. Luhan maupun Kyungsoo tidak protes sama sekali. Mereka mengerti apa yang Baekhyun rasakan.

"Aahhhhh.. Fuckhhh!!!! Seharusnya ini shhhh bisa lebih cepat! Ouhhhhhss hmmmppp"

Brak!

Pintu kamar Baekhyun terbuka. Baekhyun mengerjap kaget. Dia langsung menatap pintu dan ada Chanyeol dengan tanduk merah di kepalanya.

Mata Chanyeol mengkilat penuh kemarahan. Dia berjalan mendekati Baekhyun. "Sudah puas?!" bentaknya dan Baekhyun hanya bisa menunduk dan mematikan Vibratornya.

'Apa itu Park Chanyeol? Kenapa dia mengganggu?''Park Bodoh!''Ah! Aku ereksi dan ini sangat sakit tapi Chanyeol bodoh menghentikannya!''Sialan!''Chanyeol Oppa menyelamatkan Baekhyun Unnie!''Chanyeol sialan!'

Chanyeol lalu mendekati Laptop Baekhyun. Dia menatap Sebentar Kamera yang ada di sebelah laptop itu lalu mematikannya.

"Kau berani melakukan ini?! JAWAB AKU BYUN BAEKHYUN!" mati saja Kau Baekhyun! Chanyeol benar-benar marah!

Baekhyun melipat kakinya lalu memeluk kakinya dan menenggelamkan wajahnya disana. Dia tidak berani menatap Chanyeol.

Bukan apa-apa, dia gagal mencapai Klimaksnya. Dia takut menjadi agresif pada Chanyeol. Tapi Dia juga sedang butuh pelepasan saat ini.

"Kenapa kau diam?!" tanya Chanyeol kembali. Chanyeol sudah tidak membentak. Tapi suaranya sangat tajam di pendengaran Baekhyun.

"Maafkan aku." lirih Baekhyun.

"Semudah itu? Kau pikir semudah itu kau minta maaf?! Kau seharusnya sadar apa yang telah kau lakukan! Membagi desahan pada orang lain?! Aku tahu mereka penggemarmu tapi seharusnya kau.." Chanyeol berhenti berbicara karena Baekhyun mendongak menatapnya.

"Kenapa kau melihatku seperti itu? Kau pikir aku akan mudah memaafkanmu?! Byun Baekhyun kau membuatku benar-benar gila! Bagaimana kau bisa melakukan itu pada penggemarmu?! Apa kau memang sudah gila?! JAWAB AKU BUKAN HANYA MEMINTA ma.."

Chu~

Baekhyun berdiri menaiki kursi yang tadi dia duduki. Dia langsung menarik wajah Chanyeol dan mencium bibir Chanyeol. Semuanya terjadi begitu cepat sehingga Chanyeol saja tidak menyadarinya.

"Berhenti bicara! Aku akan jelaskan semuanya nanti. Untuk saat ini, Mari bercinta!" Ajak Baekhyun dengan suara seraknya sambil terengah-engah Karena Ciumannya tadi.

Chanyeol mengerjapkan matanya dua kali sebelum dia Mengumpat 'Sialan' dan membanting tubuh Baekhyun ke ranjang.

Chanyeol langsung menghujami Baekhyun dengan banyak Ciuman di wajah Baekhyun. "Kau akan menyesal Byun Baekhyun!"

"Tidak! Aku tidak akan menyesal! Cepat lakukan! Cepat telanjangi Aku Chanyeol! Masuklah sekarang! Aku ingin kau masuk ke-mmmpphhhh"

Mulut Baekhyun harus di kutuk! Chanyeol langsung menyerang bibir Baekhyun. Menyesap, menggigit, melumat. Semua sudah di miliki Chanyeol saat ini.

"Eunngghhhh.." desah Baekhyun saat tangan Chanyeol meremas payudaranya dengan penuh nafsu sambil terus mencumbunya.

Baekhyun cukup kewalahan dengan Nafsu Chanyeol saat ini karena Chanyeol pasti melakukannya dengan sedikit emosi karena kelakuan Baekhyun.

Tangan Chanyeol mulai mengelus kewanitaan Baekhyun sentuhan Chanyeol membuat Baekhyun merasakan geli dan nikmat yang bersamaan. Baekhyun beberapa kali merapatkan kakinya agar sensasinya semakin terasa.

"Akhhh.. Shhhmmmm.. Masukan lebih dalam Chanyeol!" pinta Baekhyun saat jari tengah Chanyeol memasuki kewanitaan Baekhyun.

"Sabar sayang. Ini sungguh sulit. Aku bukan yang pertama untukmu tapi kenapa Lubangmu terus saja sesempit ini huh?"

Baekhyun memang bukan perawan lagi sejak dia berada di semester pertama kuliahnya. Keperawanannya sudah du renggut dengan manisnya oleh laki-laki keturunan China Berkebangsaan Canada Bernama Kris Wu.

Chanyeol mengeluarkan jari tengahnya dari vagina Baekhyun. Dia berdiri dan melepas semua pakaiannya. Diikuti Baekhyun yang tinggal hanya membuka Sweater dan bra yang dia gunakan.

Mereka saling tatap sebelum Chanyeol kembali menerjang Baekhyun.

"Cchaaan.. Akhh.." desah Baekhyun saat Chanyeol mulai menyesap payudara Baekhyun. Dada Baekhyun semakin membusung saat bibir Chanyeol memberikan kecupan-kecupan basah di puting sebelah kanan Baekhyun. sementara puting sebelah kiri di mainkan oleh tangan Lihai Chanyeol.

Sudah puas dengan payudara padat kerisi milik Baekhyun si Kekasih yang baru seminggunya itu, Chanyeol bergerak menuju kewanitaan Baekhyun.

Saat Vagina Baekhyun sudah berada di depan matanya, Chanyeol langsung mendaratkan bibir tebalnya secara perlahan. Baekhyun menggeliat nikmat saat Chanyeol memainkan lidahnya di vagina milik Baekhyun.

"Aaakhhhhh.. Shhhhh Chanyeolhhhh Tusukkan lidahmu! Ahhhmmm." Baekhyun mendesah hebat.

Saat Chanyeol merasa Baekhyun menghimpit kepalannya dan menarik rambutnya semakin kuat, Chanyeol menghentikan aksinya.

Chanyeol merangkak untuk mendekatkan wajahnya dengan wajah Baekhyun.

"Aku sudah tidak tahan. Aku akan memasukannya sekarang." ucap Chanyeol di depan bibir Baekhyun.

Baekhyun mengangguk. "Masukan sekarang. Aku menunggumu memenuhi diriku Chan."

Chanyeol sedikit mengocok kejantanannya sebelum..

Blesss..

Kejantannannya sudah masuk pada kewanitann Baekhyun.

"ohhh.. Chanyeolll bergerak sekarang!!! Arrrgghhhh"

Chanyeol menyunggingkan senyumnya lalu melumat habis bibir Baekhyun.

Pinggangnya bergerak maju mundur menghentak-hentakkan tubuh Baekhyun.

"Arrghhhh.. Kau benar-benar sangat nikmatthhh Baekhyunnnhhh.. Penggemar sialanmu tidak boleh sampai merasakanmu.. Hhmmmpp.."

"Kau besar Chanyeollhhh.. Semuanya semakin nikmat karena kauhh masuk.. Ahhhh!" Baekhyun memekik saat Chanyeol Menghentakan kejantanannya semakin dalam..

"Aahhh.. Semakin cepat Chanyeolahh.. Ohhhh shhh.."

"Cepat seperti ini?" Chanyeol mempercepat gerakannya. Sesekali dia juga menggoyangkan pinggulnya kekanan dan kekiri.

"ahhhh fuckk yeaahhh.. Chanyeolhhh aku ingin keluar... Ahhhshh..."

"Kau bisammmenn..nahannyaah?"

"Tidak! akkhhhh!! Chann..shhhahhhh.." Baekhyun mencapai klimaksnya.

Chanyeol menggeram karena kejantanannya terasa di pijat oleh kewanitaan Baekhyun. "Jangan lupa kalau aku belum selesai Baekhyun." Chanyeol memperingati dengan suara rendahnya.

Baekhyun hanya bisa pasrah. Tidak lama memberikan istirahat, Baekhyun memutar tubuhnya menjadi menungging tanpa melepaskan mengeluarkan dulu little Park dari kewanitaannya.

"Aku siap."

Chanyeol kembali menggerakan tubuhnya maju mundur mengin-outkan little Park agar segera tertidur.

"Ashhh! Jangan keterlalu mengetatkan lubangmu Baek! Euungggghhhh"

"Lubangku masih sensitiv, Bodoh! Ahh.."

"Kalau beginiihhh aku ahhh.. Aku bisa cepat keluar Baekhyunnnhhhh! Argghh!"

"Bagus! Percepat Chan! Akuuu.. Ahh.. Kita keluar bersama! Huhhhh eunngggghhh.."

Dan satu Hentakan terakhir Chanyeol, Mereka berdua klimaks bersamaan. Nafas keduanya berapi-api. Mereka berdua sama-sama menenangkan diri mereka sebelum akhirnya Chanyeol melepas kejantanannya dari vagina Baekhyun lalu menarik Baekhyun untuk tidur di pelukannya.

"Jangan anggap Aku lupa dengan perbuatan Bodohmu itu Baekhyun! Kau harus menjelaskannya." Ucap Chanyeol dengan mata yang tertutup sambil mengelus kepala Baekhyun yang ada di pelukannya.

Baekhyun Memukul dada Chanyeol. "Brengsek! Aku pikir kau akan memaafkanku setelah aku memberikan sex padamu!"

Chanyeol tertawa ringan "Tidak semudah itu mengalihkanku, Baekhyun! Mengerti?"

"Aishh!" Baekhyun kembali memeluk Chanyeol. "Arraseo.. Arasseo! Aku akan menjelaskannya besok dengan Luhan dan Kyungsoo. Sekarang, Sebaiknya kita tidur oke.. Aku lelah!"

Chanyeol hanya bisa menyunggingkan senyumannya lalu memeluk Baekhyun dengan begitu erat sampai mereka benar-benar tertidur.

END

..

Tadinya, aku hanya bikin cerita Ini untuk Chanbaek Aja. tapi... karena aku berfikir lagi, aku membuat Versi Hunhan dan Kaisoo nya juga!

akan di Update segera!!!!