YGO~ ask

Part2

Rate:K+(fluffy)

Genre:Humour, Romance

Disclaimer:Kazuki Takahashi

Warning: OOC, komikal, random.

Catatan Penulis: Ini cerita yang telah lama terpikirkan setelah selesai menggambar part pertama. Tetapi sepertinya aku tidak mungkin bisa menggambar part2 ini. Kau bisa juga menganggap ini sebagai cerita drabble tetapi mempunyai alur yang urut.

Karena aku mendapatkan sebuah review, maka aku mengepost part kedua ini. Thank you~

~Date~

Sebelumnya: Kaiba bertanya tentang apa yang Jou sukai dan telah mendapat jawaban. Hanya saja dia tidak menyangka akan mendengar jawaban bahwa mutt-nya itu juga menyukainya. Kini dia akan melakukan sesuatu.

Jou hanya menunduk setelah apa yang Kaiba lakukan dan katakan kepadanya. Jou menjadi bingung dengan apa yang baru saja dia alami. Kaiba bertanya dan dia menjawab. Hal itu merupakan hal yang wajar bukan? Oh, tunggu. Sial.. Jou teringat bahwa dia mengakui bahwa dirinya menyukai Kaiba di depan orang itu sendiri. Maksudnya.. ya, dia memang menyukai cowok berambut cokelat itu sebagai teman. Ah, sebenarnya lebih.. Tetapi Jou tidak yakin apa dia akan baik-baik saja jika menyukainya lebih dari teman. Tetapi Kaiba bilang ingin mengajaknya kencan atau dia hanya salah mendengar?. Tetapi dari apa yang Kaiba lakukan tadi..(Jou, kau terlalu banyak memakai kata 'tetapi')

Jou kemudian melirik ke arah Kaiba yang kini sedang berbicara di telepon.

"Ya, sekarang..baiklah. Kutunggu." Setelah selesai, Kaiba menutup teleponnya dan memasukkannya ke saku celananya. Dia kemudian memandang Jou dan mata mereka beradu. Jou dengan cepat menoleh ke arah lain menghindari bertatapan lebih lama dengan Kaiba.

"Uh..hahaha.." Jou menggaruk belakang kepalanya dengan gugup dan tertawa. "A..aku akan pergi sekarang jika kita sudah selesai bicara.." Belum selesai Jou bicara, terdengar suara helikopter. Pertama hanya sayup-sayup tetapi makin lama makin jelas. Satu..dua.. Jou tidak tahu. Dia kemudian mendongak ke atas dan melihat tiga buah helikopter terbang dan entah kenapa Jou merasa dua buah diantaranya mendekat ke gedung sekolahnya.

Kini dua buah heli itu berada diatas kepala mereka. Pintu helikopter terbuka. Beberapa orang yang memakai seragam mirip tentara dan memakai google turun dengan seutas tali satu-persatu dengan gesit. Jou hanya terdiam dengan mulut ternganga melihat apa yang sedang terjadi.

"Apa ini!apa ada penyerbuan?" Jou panik. Dia kemudian merasa ada sesuatu di pundaknya. Itu adalah tangan Kaiba.

"Lebih baik kita menyingkir dulu Jounouchi.." Jou entah kenapa hanya menurut. Walau di raut wajahnya masih terlihat bingung, terkejut.

Semua terjadi dengan cepat. Di depannya, kini terdapat sebuah tenda bewarna putih dan di bawahnya ada sebuah meja dengan kain sutera berwarna biru. Dua buah kursi kayu berlapis juga kain sutera bewarna abu-abu berhadap-hadapan. Diatas meja terdapat sebuah kotak pizza dan dua buah steak terhidang di atas meja di depan kursi masing-masing. Jou hanya memandang dengan setengah sadar.

"Apa kau juga suka steak?"

"Eh, iya..aku suka steak. Tunggu dulu!apa maksudnya ini?" Jou menunjuk ke arah meja itu. Dia juga melihat orang-orang yang memakai baju tentara itu menggunakan logo 'KC' di bajunya. Helikopter-helikopter juga. Kini, dua orang berbaju tentara itu berjalan ke arah pintu dan berdiri di samping kiri kanan. Jou sempat melihat satu heli dari ketiga heli tersebut menurunkan orang-orang dengan seragam yang sama di halaman sekolah. Terdengar suara-suara dari bawah tetapi suara berisik itu telah menghilang.

Kaiba memegang bahu Jou dan mendorongnya ke arah tenda. Dua orang wanita berpakaian pelayan yang Jou yakin mereka juga turun dari kedua buah helikopter itu tersenyum kepada mereka berdua dan mengangguk. Kedua pelayan itu menuangkan air ke dalam gelas dan membuka kotak pizza. Jou telah duduk di kursi dan Kaiba duduk berseberangan dengannya. Jou memandang makanan dihadapannya, sungguh menggoda selera (A/N: Aku juga pengen pizza~) dan membuat mulutnya mulai berair, tetapi dia masih bisa menahan diri dan bertanya.

"Apa maksudnya ini?" Kaiba terdiam sebentar dan mempelajari wajah di depannya. Dia kemudian sedikit menyeringai.

"Bukankah sudah aku katakan aku ingin mengajakmu kencan mutt?" Jou berkedip beberapa kali."Lebih cepat lebih baik." Kaiba merasa senang melihat wajah Jou yang mulai memerah lagi.

FIN.

That-ukeish-puppy, terimakasih telah membaca dan memberikan review*Ngasih dek kartu duel moster* *ngajak main DM*

Eh, mau ujian yah?^^ met belajar~