Bab 1
MASASHI KISHIMOTO
Takdir Brought Me to You
SUMMARY : Cinta itu muncul lagi disaat kami saling menatap
walaupun ia telah menemukan cinta yang baru
tetapi hasrat cinta kami semakin besar saat kami bersama
akankah takdir mempersatukan ku dengannya, seperti ia mempertemukanku lagi dengannya.
WARNING : typo, ooc, rated m jaga*,songfic.
.
.
.
.
.
.
"Sakura"
wajah tampan itu basah akibat keringat yang membanjirinya,rambut ravennya yang emo menjadi sedikit basah,tubuhnya menggeliat tak tentu,matanya terpejam erat seakan dia tidak ingin membukanya,bibir itu selalu mengalunkan sebuah nama sakura.
sasuke,pria uchiha ini gelisah dalam tidurnya,seakan sesuatu yang buruk terjadi didalam alam mimpi sang uchiha ini,ya dia mengalami hal yang buruk dalam wajah seorang gadis masalalunya selalu menghantui pikiran sasuke.
"SAKURA"
sasuke tersentak dalam tidurnya,matanya membuka lebar,tubuhnya telah dibanjiri oleh keringat,dan nafasnya tersengal-sengal. "hah..hah..kami-sama aku memimpikannya lagi" Ditatapnya hampa sebuah foto yang terpajang di dinding kamarnya,mata onyx itu terpejam dengan nafasnya yang mulai teratur.
diliriknya sebuah jam yang menunjukan pukul 06.05 " sepertinya aku harus segera bersiap " Gumamnya pada dirinya sendiri. kaki jenjang yang berbalut kimono dark blue itu di langkahkannya menuju kamar mandi.
.
.
.
Disebuah meja makan yang besar dikediaman uchiha ini telah tersusun rapi dengan berbagai sarapan pagi, seorang wanita parubaya yang masih terlihat cantik diusianya yang hampir menginjak 40 tahun itu telah sibuk menyusun berbagai mikoto, ibu dua anak ini sangat aktif diusia nya yang sudah tak muda.
"ohayou kaa-san" Sapa pria tampan yang terlihat dewasa dengan pakaian kantor yang casual, dikecup kedua pipi ibu tercintanya itu.
"hm, ohayou itachi -kun" Sahut mikoto dengan senyum keibuan pada anak sulungnya , "apa kau melihat adikmu ?, apa dia sudah bangun" Tanya mikoto sambil memberikan ocha hangat pada itachi.
itachi memakan sarapan paginya" kurasa sudah kaa -san" Ujar itachi menyahuti.
tak lama terlihat lah dua orang pria yang sedang menuruni tangga. fugaku, dengan pakaian formal kantor terlihat gagah dan ,dengan pakaian casual jeans dark blue dan baju berwarna abu abu berlengan panjang dengan rambut yang bergaya emo dan jangan lupakan wajahnya yang selalu terlihat tampan.
"Hn, Ohayou kaa -san, aniki" Sapa sasuke.
"ohayou" Sapa fugaku singkat.
"Ohayou mo anata, sasu -kun" Balas sapa Mikoto DENGAN senyum lembutnya, SEMENTARA itachi Hanya mengangguk sebagai Balasan KARENA mulutnya Yang dipenuhi DENGAN nasi goreng lezat Buatan kaa san nya ITU.
"tch, dasar aniki konyol " Decak sasuke melihat tingkah konyol anikinya itu.
"apa masalahmu mu suke" Sahut itachi innocent
"hn" Gumam sasuke mengambil potongan roti dengan beberapa sayuran terutama tomat.
"Huh, adik malehoy" ejek itachi sambil memakan umpan terakhirnya.
sasuke mengerutkan alis nya sebal " apa apaan panggilan mu itu aniki baka " Hardik sasuke.
"Ah, kalian berdua habiskan makanan kalian dengan tenang" Lerai Mikoto pada kedua anaknya itu.
itachi meminum ocha hangatnya dan lekas berdiri, " aku berangkat tou -san , kaa-san" Ujarnya sambil menyambar jas kantornya, dan jangan lupakan tangan jailnya yang mengacak rambut raven sasuke.
" tch kuso, baka aniki " Umpat sasuke mendelik kesal ke arah tersangka yang tengah berjalan kearah pintu dengan suara tawanya yang terdengar menyebalkan bagi sasuke.
" jangan mengumpat saat makan sasu -kun" Mikoto menasehati anak bungsunya itu.
"gomen kaa -san" Sahut sasuke innocent.
mikoto hanya menggelengkan kepalanya heran melihat tingkah anak anaknya itu "dasar kalian ini " Ujar mikoto.
Tokyo,konoha Internasional University . sebuah mobil sport dark blue metalik terpakir rapi di jejeran beberapa mobil mewah lainnya,sasuke melangkahkan kaki jenjangnya ke koridor universitas dengan sebuah buku yang dibawanya.
"Teme !" Panggil naruto sedikit berteriak dan segera mensejajarkan langkahnya di samping sasuke.
"Hm" Gumam sasuke singkat.
"tidak biasanya kau berangkat pagi teme" Tanya naruto
sasuke memutar onyx nya bosan " ada kelas pagi dobe" Sahut sasuke singkat
naruto hanya mengangguk, sasuke sedikit heran dengan sahabat pirangnya ini, biasanya akan ada banyak pertanyaan yang tak penting bagi sasuke dilontarkan naruto. tapi sasuke hanya diam menanggapi sikap aneh sahabat pirangnya itu.
"ohayou sasuke -kun"
"ohayou sasuke -sama"
"Sasu -kun"
"sasuke -koi ohayou"
terdengar banyak sapa an gadis gadis di koridor sekolah untuk sasuke. pria tampan yang banyak digilai para gadis ini apalagi dengan hartanya yang melimpah. sasuke mengerutkan alis nya mendengar sapa an yang menurutnya menyebalkan dari gadis gadis itu.
naruto menghentakkan kakinya kesal " kau dingin sekali teme, seharusnya kau sedikit menghargai perhatian mereka " Naruto melirik sekumpulan para gadis yang sedang menatap memuja sasuke, ya walaupun dalam hatinya dia sedikit iri.
"itu tidak penting untukku dobe" Jawab sasuke datar.
"akh, kau benar benar menyebalkan. aku heran kenapa para gadis begitu menggilaimu" Cibir naruto sambil memanyunkan bibirnya kesal.
"Hm" Sahut sasuke dengan gumaman ambigunya.
"bicara lah yang be- "
sebuah sapaan yang familiar menghentikan ocehan naruto.
"sasuke -kun , naruto -kun"
naruto menoleh kearah hinata yang tengah berada didepan dirinya dan sasuke "yo,hinata -chan" Sapa naruto kepada hinata, sementara sasuke hanya bergumam sebagai tanggapan.
" etto- sasuke -kun, apa kau sibuk siang ini? " Tanya hinata pada sasuke, sementara naruto hanya menyimak.
"tidak,kenapa?" tanya sasuke
"aku ingin membeli sebuah buku, apa kau ingin menemaniku ?" Hinata sedikit menundukan kepalanya malu dan sedikit takut sasuke menolak ajakannya.
"hm iya" Sahut sasuke singkat. hinata yang mendengar itu tersenyum lega serta senang.
"wah hinata -chan kau tidak mengajak ku" Seru naruto sebal ,
"ah gomen ne, etto - jika naruto -kun ingin ikut silakan, iya kan sasuke -kun" Sasuke yang ditanya hanya menjawab dengan gumamannya.
"baiklah sampai jumpa nanti siang naruto -kun, sasuke-kun" Ujar hinata sambil berjalan kearah yang berlawanan , naruto hanya mengangguk semangat sebagai jawaban dan sasuke hanya bergumam-ria.
"kau seharusnya tidak bersikap cuek begitu pada hinata-chan, Teme. dia gadis yang baik dan perhatian padamu selama ini" Naruto mulai menasehati sasuke . sementara sasuke hanya bisa menjadi pendengar yang baik "kau beruntung teme mendapatkannya" .
"hm" Sasuke hanya bergumam-ria.
"akh teme kau menyebalkan ttebayou" Naruto menghentakan kakinya kesal.
sasuke mengerutkan alisnya terganggu dengan tingkah konyol sahabat pirangnya itu"ck,berisik dobe. lebih baik kau segera masuk ke kelasmu" Ujar sasuke, ia pun segera masuk kekelas bahasa.
Naruto mendengus sebal dan segera menuju arah kelas paginya.
.
.
.
Disebuah kamar dengan cahaya matahari yang masuk dari cela cela kaca jendela yang masih tertutup gorden pink,terlihatlah seorang gadis tengah berbaring dengan sebuah perban yang melilit kaki dan lengannya,mata itu telah terbuka dari , melirik jam yang telah menunjukan pukul 06.30 . sakura berusaha duduk dan menyandarkan tubuhnya dengan bantal.
mata emerald itu menatap sebuah bingkai foto seorang pria tampan yang dipajang menghadap ranjangnya "ohayou sasuke -kun" Sapanya dengan senyum kecil yang menghias wajah cantik sakura.
Saat sakura hendak mengambil segelas air di nakas sampingnya, pintu kamar itu terbuka dan muncul lah seorang pria dengan mata hazel dan rambut merah yang membingkai wajah babyface nya.
sasori,memakai pakaian casual celana pendek dan kaos hitam polos menghampiri adik kesayangannya itu dengan membawa sebuah roti isi dan segelas susu. "ohayou saky" Sapa sasori sambil meletakkan nampan makanan itu di nakas.
"Ohayou mo saso -nii" Sakura menyahut DENGAN senyuman Kecil.
Sasori mendudukan diri diranjang " hari ini perban di tubuh mu sudah bisa dibuka , dan kau akan melakukan terapi beberapa bulan " Ujar sasori sambil mengusap lembut surai sakura.
"syukurlah jika begitu nii" Sakura tersenyum senang " kalau begitu aku akan bisa memulai karirku lagi" Sambungnya.
sasori menanggapinya dengan senyuman " dan kuharap kau tidak ceroboh lagi imouto" sasori mengacak gemas surai pink sakura.
"huft, iya nii" Sakura memanyukan bibir mungilnya.
"aku tak menyangka, jika terpeleset itu bisa membuatmu mengalami kecelakan besar begini ha ha" Sasori terkekeh .
Sakura cemberut " kau melupakan bahwa aku terpeleset dari tangga nii ".
"iya, kau membuat kami semua khawatir, kecerobohan konyolmu itu hampir membuatmu mati konyol, kau mengalami pendarahan hebat, kaki dan tanganmu mengalami kelumpuhan sementara, hah untung saja tidak terjadi yang lebih parah dari ini" Jelas sasori tersirat rasa khawatir pada adik satu satunya itu.
"Gomen nii-chan, aku telah banyak merepotkan kalian" Gumam sakura dengan mata emeraldnya yang berkaca-kaca.
"Apa yang kau katakan saky,kau tidak merepotkan kami sama sekali" Sasori mengusap lembut pipi ranum adik satu satunya itu "Justru kau membuat kami sangat khawatir" sambungnya.
"hiks..Gomen ne" Ujar sakura terisak.
Sasori memeluk sakura yang terisak"Hey sudahlah imouto, jangan menangis" Dielusnya surai pink sakura penuh kasih sayang.
.
.
.
.
Hari menunjukan pukul 13.40 di sebuah tokoh buku,terlihat sasuke yang menatap datar naruto dan hinata yang sedang sibuk memilih berbagai macam buku. bagi sasuke, dia tidak perlu repot repot membeli beberapa buku karena perpustakaan uchiha dirumahnya telah banyak menyimpan semua buku yang diperlukannya.
Hinata menghampiri sasuke yang tengah bersandar pada rak buku yang tidak jauh darinya "Sasuke-kun, kau tak ingin mencari beberapa buku?" Tanya Hinata setelah berada di hadapan sasuke.
"Tidak hinata,kau saja" Ujar sasuke Datar.
"ah baiklah, aku akan membayar buku buku ini" Hinata berlalu menuju kasir.
Naruto memperhatikan raut wajah sasuke seakan ada sesuatu yang disembunyikan diwajah datar itu. "Kau kenapa teme, apa ada sesuatu yang kau sembunyikan dariku" Naruto menatap curiga sasuke saat telah berada di dekatnya.
"Hm, tidak ada Dobe" Sahut sasuke dengan singkat.
"Akhir-akhir ini kau terlihat dingin pada hinata-chan, mungkin Bagi hinata-chan sikap mu ini telah wajar baginya,tapi bagiku tidak teme" Cercah Naruto
"Kurasa itu hanya perasaanmu saja Dobe" Balas sasuke singkat sambil berjalan menghampiri hinata.
"Ternyata Dia benar benar membuat sikapmu berubah jauh Teme" Gumam Naruto miris melihat perubahan sasuke yang semakin lama semakin dingin,dia juga bingung awal mulanya sasuke dan hinata bisa berpacaran sampai saat ini yang telah terhitung hampir satu tahun.
.
.
Waktu cepat sekali berlalu, tidak terasa bagi sakura telah enam bulan berlalu baginya melewati tahap terapi pengobatan kakinya itu, sekarang sakura telah bisa berjalan dengan normal tanpa harus pakai kursi roda,tujuan sakura saat ini hanyalah membangun karirnya dan menemui sang pujaan hati.
"ohayou baa-chan, nii-chan" sapa sakura saat kaki jenjangnya telah sampai di sebuah meja makan kediaman senju di Jerman.
"ohayou mo,saku-chan"Sahut tsunade,wanita parubaya yang bahkan masih terlihat cantik diusianya yang telah menua "cucuku ini terlihat cantik sekali" Puji tsunade melihat penampilan sakura yang terlihat sempurna dibalut dengan dress putih susu tanpa lengan yang membalut tubuh rampingnya.
"hm, sepertinya kau semangat sekali imouto" Senyum jahil terlihat dimuka babyface sasori yang ditanggapi sakura dengan senyum senang.
"tentu nii-chan" Balasnya semangat.
"memang kalian akan pergi kemana hm?" Tanya tsunade pada cucunya itu
"kami akan pergi menemui Temari-san" Sasori menyahuti pertanyaan tsunade sambil meminum susu hangatnya.
"Bukannya dia Sutradara dijepang? kenapa dia datang kemari?" Tanya tsunade yang dibuat penasaran oleh cucu sulungnya itu.
Sakura hanya menyimak sesekali memakan sarapan paginya itu.
"Aku memberinya saran saat ia membutuhkan pemain utama untuk film besarnya bersama sang adik baa-san,dan aku menyarankan sakura untuk coba terjun kedunia acting" Sasori menyahut untuk pertanyaan tsunade.
Tsunade melirik cucu gadisnya itu "Bukannya bakat mu bernyanyi saku-chan" Pertanyaan dia lontarkan pada sakura.
"Aku akan berusaha baa-chan, lagian aku rindu suasana dijepang" Ujar sakura tersirat kerinduan yang mendalam dari kata-katanya.
"Apa ! kau akan kembali ke jepang? " Seru tsunade yang membuat sasori dan sakura saling menatap bingung.
.
.
TBC!
gomen saky telat publish ini cerita, semoga nih cerita tidak membosankan saat dibaca, maaf jika kesalahan typo,alur kecepatan dan feeling yang gaje. saky usahain nih cerita lebih cepat dipublish agar feelingnya gak hilang, salam buat penggemar anime dan kalian yang telah iseng baca nih cerita.
Terima kasih untuk ulasan
Namerayhani : ts udah lanjut ^^
Wisma Ryuzaki : makasih sarannya ^^ itu udah diusahain
Nurulita sebagai Lita-san: Saya yaps ^^
echaNM : udah lanjut ^^
Salam mangav!
