Darkness In You

.

.

.

Cast: Masih sama seperti yang chapter sebelumnya

Disclaimer: Cast-nya sadly minjem and doesn't belong to me. Cerita murni dari hasil pertapaan saya 1 menit 60 detik di mana-mana hatimu senang

Warning: Semakin Gaje,OOC,dan Aneh plus chapter ini ada beberapa kosakata dan kalimat yang agak harsh dan 'ambigu'

Jadi,interpretasinya menurut pikiran masing-masing yaa ^^

xxx

Hoy people..SodariBangYifan balik lagi dengan Newest chapter of kisah yang agak aneh ini

Big Thanks buat yang udah baca dan review*Tebar KisseuKisseu*

Mian baru bisa diupdate sekarang karena lagi sibuk laporan plus responsi plus puasa(loh hubungannya?) plus galau abis ngintipin preview Happy Camp

And ditambah sekarang kulit manggis kini ada ekstraknya :D *Okay vixx abaikan*

Hope you enjoy this chapter and don't forget untuk amalannya di kotak amal di bawah ini

Happy Reading

x

...

"Cantik sekali,adikku tersayang...Lucifer"

...

"Kau yakin dengan tubuh ini?"

"Tidak ada alternatif lain lagi. Aku dapat merasakan The Bleachers semakin dekat. Lagipula kau telah mengambil tubuh lelaki yang mati overdosis tersebut"

"Mianhae. Aku tidak tega sosokmu yang indah itu ternodai oleh keadaannya yang sudah tidak suci lagi dan penuh dengan zat narkoba menjijikkan"

"Aigoo..padahal dia tampan dan tinggi..Now..tell me tentang anak laki-laki di depan kita"

"Zhang Yixing..."

"Ah...Zhang Yixing...kebetulan sekali namanya "

"Aku tahu, Master. Well, Zhang Yixing.14 tahun. Tertabrak mobil demi menyelamatkan seekor anak kucing. Dia memiliki Hemofilia parah. Sehingga tidak bisa terselamatkan akibat darah yang cukup baru saja meninggalkan bumi beberapa menit lalu"

"Ah tipikal anak yang berjiwa pahlawan dan baik hati. Pantas saja keluarganya serta semua orang menangis seperti itu... Heol, sayang sekali anak manis ini akan menjadi boneka kegelapan",sosok berambut platina itu menyentuh wajah anak yang terbujur kaku di ruangan

"Aku tahu Master...Anda sudah siap?"

"Nee"

"Good luck dan I'll see you soon,Master"

"Nee, Ceberus. Aku masuk dulu"

Sosok itu kemudian menghilang masuk ke dalam tubuh kaku tersebut

"No...Xing ah...don't leave us here",seorang wanita berusia 30 tahun lebih masih menangis di depan ranjang seorang anak laki-laki

"Maafkan kami Tuan dan Nyonya Zhang. Kami sudah berusaha sebaik mungkin,tapi sepertinya Tuhan lebih menyayanginya"

"Uhuk..uhuk",terdengar batukan kecil dari sosok di ranjang tersebut

"Eh,dok...Beep..beep..beep...dok...lihat alatnya hidup lagi"

"Ah?Apa?Tidak mungkin...Ini...Nadinya kembali normal,tidak ada pendarahan dari dalam bahkan bekas lukanya lenyap... ini suatu keajaiban...Kita mendapatkannya kembali",dokter tersebut berkata dengan senangnya setelah selesai memeriksa anak laki-laki didepannya

"Oh my Xing Tuo",wanita itu langsung memeluk sosok yang terbangun tersebut

"Ma?"

"my baby, my precious baby. Jangan pernah tinggalkan kami lagi seperti itu..oh terima kasih Tuhan",wanita dengan mata sayu itu kemudian memeluk sosok di depannya itu

"Tidak akan,Ma. Xing janji...",sosok anak laki-laki tersebut membalas pelukan wanita didepannya.

'Hummphh dasar bodoh',batinnya sambil tersenyum sinis

Terlihat beberapa orang berpakaian hitam sedang berkeliaran di taman di luar kamar rumah sakit tersebut

"Brengsek"

"Ada apa?"

"Aku kehilangan sinyalnya,Ketua. Padahal baru saja sinyalnya sangat kuat disini"

"Somehow i can feel the presence of him...Here",pria tua itu kemudian melihat sejenak ke dalam kamar rumah sakit tersebut

"Jadi kita gagal,kek?",tanya sosok kecil disamping pria tua tersebut

"Untuk saat ini Kyungsoo. Si sialan itu sepertinya berganti tubuh lagi"

...

D.O masih menatap Suho dengan pandangan nanar

"D.O-yahh..",lirih Suho

"Aku tekankan sekali lagi,,hyung...Jangan pernah sekali-kali kau jatuh cinta padanya hyung"

"Kenapa?Kenapa tidak boleh?"

"Sekali kukatakan tidak boleh, tetap tidak boleh..Dia itu..."

Deg.

'Ohok..kenapa dadaku terasa sakit?Perasaan apa ini?',Batin D.O sambil meremas dadanya

"D.O-yah ,kau tidak apa-apa?",nada suara Suho berubah cemas melihat D.O yang tiba-tiba pucat.

D.O pun jatuh bersimpuh.

"D.O..Astaga kamu tidak apa-apa? ",Suho langsung duduk bersimpuh juga melihat keadaan D.O.

Terselip nada khawatir melihat keadaan D.O yang tiba-tiba jatuh seperti itu

"Hyung...dadaku sakit",ringis D.O

"Kau tidak apa? Perlu aku panggil dokter atau apa kita harus ke rumah sakit? ",Suho berkata dengan panik

"Tidak..tidak usah..aku sudah tidak apa-apa",D.O berkata sambil meremas dadanya yang sedikit sakit.

"Benar kau tidak apa-apa?Ah sebentar aku ambilkan air buatmu"

D.O hanya mengangguk pelan

'Ya Tuhan perasaan apa ini? Tidak enak sekali. Semoga bukan pertanda buruk',Batin D.O yang kini meminum air pemberian Suho.

...

"Ge, menurutmu tas ini bagus tidak?"

"Bagus Tao. Tapi yang biru lebih cocok denganmu..Lihat motifnya cocok dengan jaket birumu itu",Kris berkata sambil menunjuk tas dalam katalog majalah tersebut.

"Ah benar juga..Kau benar-benar seorang Fashionista,ge...heol,kenapa tiba-tiba dingin begini? Yak!Oh Sehun kecilkan Ac-nya sedikit"

"Kecilkan saja sendiri"

"Dasar magnae sialan"

"I love you too,Zitao hyung"

"Eh bunga es? Aneh sekali...Da aku harap ini bukan salah satu prank kalian,ChanBaek",Luhan berbicara setelah merasakan sesuatu menyentuh tangannya

"Yak!Kenapa selalu kami yang disalahkan? Dari tadi kami disini tanpa melakukan apa-apa. Benarkan,Yeollie?",pria imut itu kemudian menoleh kepada pria tinggi yang duduk disampingnya yang menganggukkan kepalanya

"Mungkin Yixing hyung. Dia tidak keluar kamar dari tadi. Dan kita harus ingat kalau dia cukup jenius dalam mengerjai seseorang...remember that time when he changed all the toothpaste with Kris hyung facial foam"

"Ah bisa juga ...tapi setahuku Lay hyung langsung kembali ke sleeping beauty mode on-ya sejak kita tiba disini",Chen menambahkan

Semua kemudian memandang bunga-bunga es yang berjatuhan semakin banyak. Setitik bunga es kemudian jatuh di pinggir hidung Kris yang kemudian membuatnya tersadar akan sesuatu.

"Ini..Oh tidak...",Kris langsung tersigap dan bangun dari tempat duduk tersebut

"Eh ge ...kau tidak apa-apa?Kenapa wajahmu pucat begitu?",Tao bertanya polos

"Diam disini dan jangan pergi ke lantai atas",Kris berteriak kencang membuat Tao dan hampir semua member di ruang tengah terkejut

Semua member kemudian hanya memandang aneh dan heran kepada Kris yang sudah menaiki tangga dengan berlari setelah berteriak seperti itu tiba-tiba.

...

"Wah..wah...sosokmu masih cantik dan anggun seperti dulu ya",Gabriel tersenyum kepada sosok berambut platina dihadapannya

"Terkutuk kau Gabriel"

"You're welcome...Aigoo...aku baru menyadari betapa aku sangat merindukan sosokmu yang ini. Walau kuakui sosok manusiamu tidak buruk juga"

Lay mengeram dengan taringnya.

"Kau sudah mendapatkan keinginanmu untuk melihat bentuk asliku...Sekarang cepat katakan apa maumu disini"

"Ah tunggu dulu...masih ada satu tamu yang belum ada disini"

"Master",terdengar teriakan dari arah pintu.

Entah Kris harus bersyukur atau tidak karena kamar mereka paling ujung, sehingga kemungkinan besar tidak akan terdengar teriakan dan suara apapun dari arah kamar tersebut

"Ah Bintang tamu terakhir kita...sang anjing penjaga bermata indah ...Masih bodoh dan setia seperti biasa rupanya. Sayang sekali, Kau tahu kamu bisa saja menjadi salah satu dari..."

Perkataan Gabriel terpotong setelah perlahan mata Kris mulai berubah warnanya dan kukunya berubah tajam. Terlihat taring mulai keluar dari mulut wajah tampannya.

"Heol cute"

"Ceberus,pergi dari sini"

"Tapi..."

"Keluar dari sini..Ini terlalu berbahaya"

"Heol,manis sekali kalian berdua...Well..well sepertinya pestanya sudah tidak seru lagi pfft...Baiklah langsung saja... Sebenarnya aku kesini karena ingin memberitahu kalian sesuatu"

"Apa itu?"

"Well..."

...

"Hey,Jongdae cepat telepon restoran ayam goreng yang biasa kita pesan",Suho berkata
"Tumben memesan makanan ,hyung. D.O kenapa tidak masak?",Jongdae bertanya sedikit heran

"Dia sedang tidak enak badan",Suho menambahkan

"Well,itu menjelaskan bad mouth habitnya hari ini",Kai ikut menjawab

"Syukurlah aku kira pms-nya bertambah parah"

"Aku mendengarmu Baekhyun",terdengar teriakan dari kamar belakang

"Oopsiee..kkaebsong"

"Dimana Kris dan Lay?",Suho bertanya setelah melihat semua membernya yang berada di ruang tengah tersebut

"Lay hyung belum turun dari kamarnya dan Kris hyung pergi ke lantai atas setelah berteriak-teriak tidak jelas.",Chanyeol berkata sambil tersenyum dengan lebarnya

"Mungkin dia mulai lapar",Xiumin menambahkan

"Atau mungkin Kris hyung ke kamarnya Lay hyung",Baekhyun berbicara

"Dan mereka berdua melakukan 'itu'",Kai tiba-tiba berbicara

"Mwo?"

"Ah...Kim Kai...Mungkinkah pikiran kita sama?.Tentang 'itu'..",Sehun membalas jawaban Kai dengan senyum yang agak aneh

"Tentu saja. Dan mungkin sebentar lagi kita akan mendengar suara erangan-erang..

Pletak..pletak

Dasar magnae mesum..."

Sehun dan Kai hanya meringis setelah merasakan 'kasih sayang'(baca: dilempar bantal) oleh para hyung 'tercinta' mereka

"Pesanannya akan tiba 20 menit lagi. Sebaiknya kau memanggil Kris hyung dan Lay hyung ke bawah,Suho hyung"

"Kenapa harus aku?"

"Oh ayolah hyung..aku tahu dalam hatimu itu sekarang sedang bergejolak seperti lautan yang sedang terkena badai mendengar kalau mungkin Kris hyung dan Lay hyung sedang berduaan di dalam kamar dan...

"Yak!Berhenti menggodaku Kim Jongdae"

...

"Well...Keturunan Michael ada disini..Di Seoul"

"Mwo?Bukankah semuanya sudah dihabisi saat perang?",Kris berkata heran

"Sepertinya ada satu yang lolos ..Dan aku rasa...",Gabriel berhenti sejenak dan melihat ke arah Lay

"Kau menuduhku melepaskannya? Cih kau lupa siapa yang sudah membuatku terusir dari Eden? dan kau menuduhku menyelamatkan keturunan seorang makhluk yang aku bersumpah jika aku bertemu dengannya akan kuhabisi dia dan kulempar ke neraka terdalam...Jangan bercanda"

"Aigoo brother ...aku hanya membuat suatu asumsi. Dan lagipula..aku harap kau tidak lupa kalau kalian berdua memang punya sedikit 'sejarah' yang cukup manis..Oh that beautiful times ketika sang Lucifer yang agung ja..."

Brukkk..seketika sosok bersayap putih itu terhempas ke dinding

"Tutup mulutmu atau aku akan dengan senang hati menjadi makhluk terakhir yang kau lihat",Lay berkata sambil mengeluarkan kuku tajamnya yang mulai menyentuh wajah Gabriel

"Keturunan Michael itu membawa Holly Arrow",Gabriel berkata dingin

Lay cukup terkejut dengan perkataan Gabriel barusan dan melepaskan cengkramannya dari leher Gabriel

"Apa?"

...

"Kenapa kalian mendorongku seperti ini?"

"Buka saja hyung"

"Oh Semoga tidak ada apa-apa, kalau tidak maka ini akan menjadi the best Love affairs in entire kpop world"

"Benar sekali Baekkie"

"Aku rasa kalian berdua terlalu banyak membaca Fanfiction","Suho hanya mengeleng-gelengkan kepalanya menjawab perkataan dongsaengnya

Tepat saat Suho akan mengetuk pintu kamar tersebut

"Semua makhluk di Eden dan Underworld mencarinya sekarang. Perintah langsung dari Father."

'Eh suara siapa itu?Asing sekali..Wait..Eden?Underworld?Father? Apa yang mereka bicarakan?',Suho membatin penasaran

"Apa Father takut?Cih..dan dia yang menciptakan perang waktu itu "

'Itu seperti suara Yixing,tapi kenapa suaranya terdengar lebih deep dan husky seperti itu..Wah dia terdengar sexy...Ya Tuhan apa yang aku pikirkan..fokus Joonmyeon yang tampan..Ini bukan saat untuk fanboying',batin Suho sambil memukul pelan kepalanya sendiri

"Eh hyung kenapa kau malah menguping di pintu seperti itu? ayo cepat ketuk pintunya...Makanannya sudah menunggu",Chen mengingatkan

"Baiklah...hey tapi ada apa dengan handycam tersebut?",Suho menunjuk kepada benda hitam yang dipegang Baekhyun

"Siapa tahu ada kejadian yang menarik..dan Tentu saja ini tidak boleh terlewatkan",Baekhyun tersenyum jahil

"Ah kau jenius, Byun Baek",Chen menepuk-nepuk pundak pria berambut hitam disampingnya

"Always,Kim Dae"

"Beagle Line sialan..."

"Arghhhh"

Terdengar suara erangan kecil dari arah kamar tersebut

"Eh kenapa ada suara erangan seperti itu?",mata Chen sedikit membulat karena terkejut

"Yehettt,sepertinya ini sudah dimulai...MC Baekhyun disini dalam XOXO biggest love affair 2014...",

"faster ge.. faster"

"Yes Master"

"OMO..OMO...apa yang barusan aku dengar?",Baekhyun sedikit terkejut kemudian langsung menutup mulut sambil masih memegang handycam kecil tersebut

Dan betapa Suho hanya bisa terdiam menahan emosinya yang sedari tadi dan hanya bisa mengeluarkan aura hitam(?) yang cukup dahsyat

"Kau yang terhebat ge, tidak salah kau adalah budakku yang paling setia...i love you"

That's it

Tidak bisa menahan emosi lagi,Suho langsung meraih kenop pintu dan langsung membuka pintu tersebut yang kebetulan saja tidak dikunci

"SUDAH CUKUP...YAK!LAXY HYUNG, LAY... APA YANG KALIAN LAKU...kan?"

TBC...

Gimana?Gaje?Aneh?Absurd? Sorry cliffhangernya kayak gitu

Thanks buat semua yang sudah review chapter. It means so much to me*bowbow*#yang rajin ya# dan Buat para readers sekalian*bowbow* yang udah berminat baca ff abal ini

Feel free to pm or message me if you have something or two things to ask

See you Next time

ZF

P.S Jangan lupa nonton EXO Happy Camp..di laptop masing-masing

Dan Met Puasa buat yang menjalankan

EXO!Let's love 3