o0o~Junior High School Life~o0o

Rated: T for safety~

Warning: OOC, typos, BL, Yaoi, hints M-Preg

Author note: Oke... ini chapter 2, maaf klo lama ngupdatenya. T^T aku sibuk banget nih . klo mau nyalahin... salahkan guruku ya. xDDD


"Hmm... Sesuatu.. yang bisa membuat Saru marah... ARRGGHHH! INI SUSAHH!" Lampu neon (ehh?) muncul di atas kepala Yata. "O iya... mungkin ini bisa." Yata tersenyum.

"MUAAHAHAHAHA! Mari lihat apa reaksimu terhadap ini!" Yata tersenyum jahat dan tertidur. Mari kita intip apa yang dilakukan Munakata.


-Kamar Munakata-

Bepp...

Rupanya Munakata sibuk bbm dengan Mikoto. Mari kita intip percakapan mereka.

Munakata: jadi...?

Mikoto: begitulah.. sebenarnya sih...

Munakata: sebenarnya?

Munakata: Oi! Suoh?

Munakata melihat statusnya Mikoto dan matanya membelalak seketika. Penasaran? Statusnya Mikoto adalah ini Ciuzz deh... saya itu sexyy dan I love Munakata 4ever. Kemudian status itu berubah menjadi kosong.

Mikoto: Maaf, barusan di hack Totsuka.

Munakata: ...

Mikoto: Kalo dilihat-lihat si Yata itu agak suka dengan Fushimi

Munakata: Ohh.. kalo si Fushimi sudah jatuh cinta dengan Yata. Sudah... kita akhiri saja, kamu tidur jangan sampai bangun siang.

Mikoto: Iya... iya...

Kita tutup percakapan itu dan mari lihat apa yang Mikoto pikirkan.

Mikoto menendang Totsuka keluar dari kamarnya. /Tadi hampir saja ketahuan... kalau aku... sudahlah, lupakan. Lagipula aku tidak pantas untuk Munakata/

Mikoto menutup matanya dan pergi ke alam mimpi.


-Esoknya-

"King..."

"King..."

"King!"

"Kingg!"

Totsuka mencoba membangunkan Mikoto yang masih tidur. Dia sudah mencoba 30 menit dan Mikoto masih tertidur pulas. Kusanagi datang ke kamar Mikoto dengan membawa air dingin se-ember. Yap.. dia menuangkan semuanya ke muka Mikoto.

"Uh.. apa sih?"

"Sekolah."

"5 menit lagi." Segeralah Kusanagi berteriak.

"BANGUN! TITIK! TIDAK ADA KOMA DAN JANGAN PERNAH MENAMBAH KOMA!" Author jadi pingin tau bagaimana rasanya menjadi tetangga-tetangga mereka, pasti rame. Oke.. back to story.

Mikoto pergi ke arah meja makan dan melihat pandangan yang lumayan mengerikan yaitu biasanya rambut Yata selalu acak-acakan sekarang tertata dengan rapi dan biasanya murung karna harus bangun pagi-pagi tapi khusus untuk pagi ini, dia tersenyum penuh kebanggaan.

"Em... apa yang terjadi pada Yata?"

"Begini, King. Dia menemukan ide untuk membuat Saru marah atau apalah itu dan dia meminta aku dan Kusanagi-san untuk membantu. Begitu..."

"Ohh.."

"Pertamanya aku pikir dia itu sudah gila." Totsuka tersenyum sementara si Yata memberikan hadiah death glare ke Totsuka. Totsuka yang diberi death glare sudah pergi ke sekolah dengan riang.

"Yo, Mikoto-san."

"..." Mikoto yang disapanya mengambil roti dan berjalan ke sekolah sambil membawa roti. Yata cepat-cepat menyusulnya dan Kusanagi menunggu Awashima untuk lewat dan berjalan bersama.

"Hihihi... liat saja ya kau, monyet."

Yata selalu tertawa dan berbicara sehingga Mikoto berpikir kalau dia sudah SANGAT gila.


-Jam Istirahat-

"Eh, Kusanagi-san, Totsuka-san. Bantu aku ngerjain Saru."

"Ok, Yata." Mereka berdua setuju untuk membantu Yata karena mereka sangat penasaran apa idenya Yata dan mereka ingin agar Yata kembali menjadi normal, tidak berbicara sendiri, tertawa sendiri tanpa sebab dan lain-lain.

"Yo, Saru-kun."

"Ada apa, Totsuka-san?" Jawab Fushimi dengan wajah bosannya seperti biasa.

"Yata-chan memanggilmu."

Wajah Fushimi lansung berubah menjadi... senang? Coret... berubah menjadi bahagia. "Tunggu disini sebentar ya, Saru-kun. Yata-kun akan datang kesini."

"Baik."

"Aku pergi dulu ya."

Dan tak lama kemudian, si Yata muncul dan... "Saru..."

"Apa?"

"Aku hamil anakmu."

CROOOOTTT! Fushimi menyemprotkan teh ke arah Kusanagi dan Kusanagi menggunakan Mikoto sebagai perisai yang kebetulan lewat.

"Apa? Beneran, Misaki? Kalau gitu, ayo kita menikah. Sekarang juga."

"TIDAK MAU! ARE YOU GURENJI?" (Apakah kamu gila?)

"No, maybe yes." (Tidak tapi mungkin iya)

"STOP! Pake bahasa lain." Sela Kusanagi.

"Kok kowe iso edan?" (Kok mau bisa gila?)

"Yo isolah!" (Ya bisalah!)

"STOPPP! Pake Bahasa Indonesia dong. Kasihan mereka yang ndak mudeng, Bahasa Jawa."

"Oke..." Mereka berdua mengagguk sebelum aura gelap milik Kusanagi menyebar.

"Bercanda, Saru... Bagaimana mungkin aku bisa melahirkan bayi? Aku itu cowok. COWOK."

"Iya.. iya.. aku tau... Siapa tau kamu bisa melahirkan bayi." Jawab Fushimi seenaknya dan melarikan diri sebelum Yata memukul dia dengan besi yang entah darimana (Author juga ndak tau) dia ambil.

"Erm..." Kusanagi mencolek pundaknya Mikoto.

"Ada apa, Kusanagi? Tidak biasanya kamu pucat seperti itu."

"Itu." Kusanagi menunjuk ke arah Totsuka yang sedang asyik bermain dengan anak yang mirip oke... yang mukanya sangat persis dengan Yata tapi sifatnya persis dengan Fushimi.

"Itu... halusinasi atau bukan?" Kusanagi sibuk mencubit dirinya.

"Itu bukan halusinasi, kita tidak bermimpi."

"Jadi... anak itu..."

"Siapa tau."

"Oke... lebih baik kita kembali ke kelas dan melupakan kejadian itu." Mikoto mengangguk.


-Di tempat Fushimi dan Yata-

"KEMBALI KAU, MONYETT!"

"Misaki... kita lanjutinnya nanti aja ya? Udah mau masuk."

"AKU NDAK PEDULI!"

"Oke..." Fushimi lari dan masuk ke kelas sementara Yata...

"Kena kau, monyet."

"Yata-kun. Apa yang kau lakukan disitu? Duduk!" Ternyata... Pak Guru sudah datang dan membentak Yata. Yata tertunduk dan berjalan ke arah tempat duduknya.

"Yata-kun... Untuk apa dan demi apa, kau memanggilku monyet? Hah?"

"Er.. itu tidak sengaja, Pak."

"Lari..."

"Apa?"

"LARI KELILING LAPANGAN 20 KALI!" Tanpa perlu dikomando lagi, Yata berlari mengelilingi lapangan dengan skateboard kesayangannya.


Author note: akhirnya selesai... Maaf minna-san. Author sibuk banget nih. Dapat PR 3 kali sehari dan barusan Ul Mat dibagi. Besok masih Ulangan Bahasa Jawa. Kamis ulangan Pkn dan Biologi kemudian Jumat ulangan Bahasa Inggris padahal gurunya ndak bisa Bahasa Inggris ==

Yata: Author... tadi itu tidak lucu tau.

Author: Bagiku lucu. Ya kan, Fushimi?

Fushimi: iya...

Author: Fushimi... minta... PIN BBMU!

Fushimi: Kapan-kapan.

Author: (OAO) Munakata-san... minta PIN BB!

Munakata: Maaf, Author bbku ketinggallan.

Author: Anyways ;~; ini

Kyupods115: Hi~ makasih udah nge-fav aku. Iya~ dia kelas 7 dan udah menjadi OSIS. Yup... hebat kan d(^_^)b

44Himeka44: Hi! O3O Hahahaha. Harus gaje dan kece dong #plakkk. Klo aku sih... 7D dan sekarang 8D. Wah.. semoga kita sekelas sama Reisi di kelas 9D tapi.. bukannya Reisi lansung masuk SMA waktu kita baru aja naik kelas 9? Yup, sangat cocok.