Autumn

.

.

by mie2ryeosom

pair : Ryeowook ? / LuMin

Cast : Kim Ryeowook , Kim Minseok/Xiumin , Xi Luhan ,Kim Jongwoon/Yesung

Cho Kyuhyun ,Lee Sungmin ,Choi Siwon ,Zhoumi

Rated : T

Warn : Gaje , Typo , Yaoi , Ejaan tak jelas

.

.

.

A/N :hanya saran,sebaiknya kalian baca chap 1 lagi sebelum baca chap nie,ozt q da berusaha benerin semua typo dan kata kata yang ngilang disana,n semoga chap nie g keg chap kmren y?.thanks buat n Kim RyeoChan,ozt gr2 review klian q jd nxadar lok ad bnyk banget kata yang 1x q post ff dsni,n q bru tw lok qta harus /wajib ngereview ulang ff qta lok gmw kejadian keilangan kata q lngsng post aj d wp,jd baru tw...kkk,oia...kalian jgn sungkan kasih tw q y lok mang ada kata kataku yang g nyambung,typo 1 lagi...ternyata disini lebih parah dr wp...sidersx bo'...ahahaha...

.

.

.

.

Dentingan sendok dan garpu terdengar dimeja makan,sedang yang sedang menikmati makan malam hanya makan dalam diam,entah kenapa mereka merasa canggung unuk memulai sebuah percakapan saat ini,padahal ryeowook dan xiumin bukan sepasang umma dan aegya yang canggung sebenarnya,hanya saja keadaanlah yang kadang membuat mereka seperti ini.

Aura canggung itu terasa sampai mereka sekarang sedang duduk di sofa yang berhadapan di ruang santai,masih saja mereka enggan untuk memulai drama yang biasa mereka tonton bersama tanpa sedikitpun mengeluarkan suara,padahal sebelum sebelumnya mereka suka ribut jika masing masing aktor favorit mereka muncul.

Drrrrttttt

Getar ponsel xiumin membuat xiumin langsung mengangkat panggilan yang masuk di ponselnya,gerakan tubuh xiumin yang kikuk saat membaca nama penelpon membuat ryeowook yang duduk diam dihadapannya mengernyit melirik gerakan xiumin sekilas namun langsung memalingkan wajah enggan mendengar pembicaraan xiumin begitu tau siapa yang menelpon putranya.

"ne appa…aku sudah makan,umma…ne,aku sedang bersamanya"ucap xiumin tanpa sedikitpun berniat mengecilkan suaranya,sadar ryeowook sudah tau siapa yang tengah menlponnya sekarang.

"….."

"saranghae appa"xiumin mengakhiri sambungan dan meletakkan asal ponsel disebelahnya,menatap ryeowook yang nampak serius menonton acara yang yang ditayangkan di tv.

"wae?ada yang ingin kau katakan?"Tanya ryeowook yang merasa jengah ditatapi sedemikian seriusnya oleh xiumin.

Mendengar pertanyaan ryeowook xiumin sedikit memicingkan matanya menelisik kedalam mata ryeowook,mencoba mencari sesuatu yang berarti dalam mata itu."hanya dinner biasa dan umma menolaknya?"

Takkk

Remote tak berdosa yang beberapa detik lalu masih berada digenggaman ryeowook kini malah terlempar dengan malangnya di bawah meja."dia mengadu padamu lagi?apa kau tak bosan melakukan ini minseok"ryeowook sudah mati matian meredam amarahnya,tapi melihat putra yang sangat dicintainya lebih memilih memihak appanya membuat emosinya tak terbendung.

"umma memarahiku karna aku memihak appaku?apa salahnya umma...kenapa kau melakukan ini padanya?ia bahkan masih sangat mencintaimu"

"salahnya kau bilang?ahhh…sudahlah,ini bukan kekamarmu sekarang jika kau masih peduli pada ummamu"titah ryeowook akhirnya,dan dengan terpaksa dituruti xiumin.

.

.

.

.

Kediaman mewah keluarga kim tampak lengang menyisakan dua namja yang sibuk dengan pikirannya masing dan xiumin yang hanya diam sejak kedatangan xiumin setengah jam yang lalu,yesung tak ingin sama sekali putra kesayangannya ini merasa terbebani akan keinginannya yang ingin bersatu kembali dengan mantan istrinya,meski yesung sangat tahu jika xiumin juga menginginkan hal yang sama dengannya.

Namja dengan mata bulat yang menyerupai mata sang umma hanya diam ditempatnya sambil sesekali memandang appanya yang juga terdiam dihadapannya,mereka duduk berhadapan , hanya dibatasi meja berbetuk persegi,sebelum mengunjungi appanya pagi ini xiumin sudah menyiapkan berbagai pertanyaan yang sudah dirangkainya,tapi entah kenapa saat sudah berhadapan dengan yesung semua pertanyaan yang sudah ia siapkan menguap begitu kusut yesung menjadi salah satu alasan xiumin kehilangan gairah untuk bertanya pada yesung.

Yesung dan ryeowook berpisah saat xiumin sudah bisa mengerti arti dari kepergian ummanya dari rumah ini dengan membawanya serta,dan sedikit banyak ia sudah memahami jika setelah kepergiannya kali ini akan susah untuknya untuk bisa kembali lagi kerumah yang ditinggalinya bersama itulah yang terjadi,sejak perisahan itu yesung sudah berkali kali meminta bahkan memohon pada ryeowook untuk kembali padanya,namun semuanya sia sia,ryeowook sama sekali tak berniat mengubah keputusannya higga detik ini.

"appa…"dan setelah lewat dari 30 menit xiumin membulatkan tekad untuk bertanya pada yesung.

"ohh…"

"apa kau benar benar tak tahu alasan umma ingin berpisah darimu atau….kau hanya berpura pura tak tahu?"

Yesung menghembuskan nafas lelah mendengar kata yang penuh kecurigaan yang dilontarkan xiumin,menopang sebelah kakinya diatas kaki yang lain dan menatap serius xiumin. "menurutmu?apa appa pernah berbohng selama ini padamu?"ketegasan yesung terapkan disetiap katanya,dan itu cukup membuat xiumin menganggukkan kepalanya,tahu jika appanya tak mungkin berbohong padanya.

Xiumin menggaruk kesal rambutnya,sedang matanya menatap nyalang pada yesung."lalu,apa yang sebenarnya terjadi pada kalian?apa appa begitu bodohnya hingga tak bisa mengetahui apa masalah yang terjadi diantara kalian"eluh xiumin penuh nada frustasi sampai meninggalkan kesopanannya.

"appa memang bodoh xiu'ah….mianhae…."

Mendengar jawaban pasrah yesung malah membuat xiumin semakin jengkel,menghentakkan kakinya dan berdiri meninggalkan yesung."kau harus tetap berusaha arra…"

Yesung tertawa lirih penuh kesedihan tersirat dari wajahnya setelah mendengar kalimat terakhir xiumin,batinya terus bergulat antara ia harus menuruti keinginan xiumin atau ia harus merelakan ryeowook yang ingin lepas seutuhnya darinya.

.

.

.

.

"jadi…dia mulai mendekatimu lagi?aku heran sebenarnya apa sih alasan kau meninggalkannya?karna setahuku kau sangat mencintainya... dulu…."

"itu dulu hyung,sekarang yang tersisa hanya benci,aku membencinya seperti aku membenci keluarganya"

"keluarganya?astaga wookie….aku makin tak mengerti apa maksud ucapanmu"Tanya namja yang memiliki senyum memikat pada ryeowook.

Lee donghae,namja yang sekarang sedang menemani ryeowook di sebuah kedai ramen langganan adalah sahabat ryeowook juga yesung,mereka telah saling mengenal saat masih di jhs,dan sampai sekarangpun yesung maupun ryeowook masih sering berkomunikasi dengan donghae meski sudah tak bersama seperti selalu bertemu hanya berdua seperti saat ini.

"aku malas mengungkit lagi masa lalu yang telah lama ku kubur hyung,biarlah seperti ini,aku tak ingin memikirkannya lagi"

"kalau seperti ini bukankah sama saja kau menggantungnya wookie,ada baiknya kau mengatakan yang sebenarnya terjadi padanya,siapa tahu dengan ia tahu apa yang sebenarnya terjadi ia jadi mengerti dengan keinginannmu berpisah darinya dan memutuskan menjauh darimu"

"apa kau pikir aku bisa menjadi setega ini padanya jika memang tak ada yang terjadi padaku hyung?apa hanya karna aku berasal dari kelas bawah dan tak terhormat seperti keluarganya mereka bisa seenaknya menghinaku"emosi ryeowook seperti tak tertahan lagi saat mendengar nasihat donghae, sampai ia secara tak sengaja sedikit membongkar alasannya sendiri saat meninggalkan yesung.

Donghae memberikan senyum teduhnya pada ryeowook,ia tahu bahkan sangat tahu ryeowook itu sangat pintar menyembunyikan semua masalahnya,dan bisa sedikit memancing ryeowook sampai mengeluarkan sedikit rahasia yang sudah disimpannya selama bertahun tahun merupakan sebuah keajaiban bagi donghae."aku yakin kau yang sangat tersakiti disini wookie,aku sangat mengenalmu,kau orang yang sangat penyabar yang pernah kukenal"ucap donghae berusaha membuat ryeowook nyaman dengannya.

"hyung,aku percaya padamu,dan aku yakin masalah ini tak akan sampai pada yesung hyung dari mulutmu"ucap ryeowook sedikit mengintimidasi.

"kau bisa mempercayaiku wookie,bukankah aku hyungmu?"

"ne,kau hyungku,itu sebabnya kenapa aku selalu keceplosan jika berhadapan denganmu,berhentilah mencari tahu masalahku hyung~"kali ini ryeowook setengah merengek pada donghae,ryeowook tahu donghae bisa dipercaya,itu sebabnya ia selalu nyaman bercerita apapun pada donghae,dan memnag selama ia berpisah dengan yesung donghaelah yang selalu menjadi penolongnya,donghae juga membantunya mengurus xiumin dan berbagai keperluannya saat ryeowook sibuk dengan cafenya yang waktu itu masih dalam masa perintisan hingga menjadi sebesar sekarang ini.

"kau tahu aku melakukan semua itu untukmu wookie,dan lagi…bersikap baikalah pada xiumin,aku tak ingin ia kehilangan kasih sayang seorang ibu karna kau selalu saja sibuk dengan namjachinggumu itu"

"huft….."ryeowook membuang nafasnya kesal "xiumin sangat memihak appanyaa hyung,dan lagi…aku sudah putus dengan siwon"

Mendengar penjelasan ryeowook sama sekali tak membuat donghae kaget,ia malah mengedikkan bahunya acuh seakan masalah ryeowook hanyalah masalah sepele untuknya."kau putus dengan kuda itu?baguslah….."

"yaaa…."teriak ryeowook sembari memukul lengan donghae

"jadi….siapa yang mendekatimu sekarang?tak mungkin kan namja secantik kau tak ada yang mengincar begitu tau kau sudah berakhir dengan kuda itu"

"yakkk...hyung...aku…."

"jangan berbohong padaku wookie…"

"arra….arra….aku sedang dekat dengan zhoumi"

"kau baru seminggu putus dengan siwon dan sudah bisa dapat yang baru eoh?"

"ck,kau tahu aku kan hyung?"

"arra….kau manis dan menggemaskan….hahahhaha…."

"yaa….hyung kecilkan suaramu,kau memalukan"seru ryeowook sambil mencubit pelan lengan donghae,ringisan donghae sama sekali tak dipedulikannya,dan dengan raut malu malu ryeowook membungkukkan badannya pada pengunjung lain,meminta maaf atas kelakuan donghae.

Donghae hanya nyengir saat deathglare ryeowook melayang padanya."jadi siapa zhoumi itu?"

"dia seseorang yang kukenal saat aku tak sengaja menyerempet mobilnya sekitar 1 bulan yang lalu"terang ryeowook santai,sama sekali tak ada raut sedih diwajahnya meski baru 1 minggu yang lalu putus dari siwon.

"wooww…jadi kau sudah dekat dengannya saat kau masih bersama siwon?"ryeowook mengangguk acuh dan memakan ramennya dalam suapan besar,enggan menjawab donghae. "apa sekarang kau sudah berpacaran dengannya?"

Ryeowook buru buru menelan ramennya dan menyeruput soju dengan cepat saat donghae sudah tak sabar menanti jawabannya."aku bilang baru dekat hyung,tapi….dia sudah menyatakan perasaannya padaku tadi pagi…jadi…."

"ck,kau hanya mengulur ulur waktu…begitu kan?"dan anggukan ryeowook sudah cukup sebagai jawaban untuk donghae.

"apa kau sudah benar benar mengenalnya?kau tahu kan,aku hanya tak mau kau yang dipermainkan oleh mereka?"Tanya donghae was was.

"direktur pemasaran Cho Corp,kau tahu kan?dan aku sudah memastikan statusnya,lajang berusia 36 tahun dan dia Bi"jelas ryeowook dengan nada santainya.

"wow….kau memang profesional wookie,kau bahkan bisa tahu sedetail itu,terserahmulah….yang penting,kau harus bisa membagi waktumu dengan xiumin arra"

"arra…."

.

.

.

.

Xiumin melangkah dengan gontai disepanjang koridor kampus yang menghubungkan dengan lapangan sepak bola,tak memedulikan mahasiswa lain yang menyapanya bahkan mengabaikan begitu saja siapapun yang mencoba menarik perhatiannya.

Mengedarkan mata bulatnya dilapangan sepak bola yang Nampak lengang,aneh menurutnya jika sama sekali tak ada mahasiswa yang bermain bola disini,padahal biasananya sangat banyak sekali mahasiswa yang bermain atau hanya sekedar melihat lihat disini.

"apa yang kau cari xiu"

"hyung….kau mengangetkanku~"rengek xiumin saat seseorang yang ia kenal sebagai sepupu luhan tiba tiba muncul dari belakang punggungnya.

"kau mencari si rusa jelek eoh?"

"ne….dia membolos kelas tanpa memberitahuku"jawab xiumin dengan wajah jengkelnya.

"mungkin dia ketiduran diatap,kau sudah memeriksa disana?"

Xiumin menepuk kepalanya saat menyadari tempat biasa mereka menghabiskan waktu jika enggan masuk kelas. "ahhh…aku lupa hyung,harusnya aku kesana dulu sebelum kesini"

"ck,kau memang bodoh….jadi aku tak kaget…hahahahha"

Tawa laknat dari sepupu luhan membuat xiumin dongkol,"hyung…kau….ahhh…sudahlah aku pergi dulu ne?"marah pun percuma,xiumin lebih memilih menghampiri luhan daripada adu otot dengan sunbaenya itu.

"dasar bodoh"gumam namja yang baru saja ditinggalkan xiumin.

"kyu….apa yang kau lakukan disini?"

Tbc

thanks buat readers yang da mw nnggalin jjak d ffq...tengkyuuu~~~