Cerita sebelumnya.

"Itu !!" " Sitttt" saat lk-lk bertopeng bicara Rin segera mengperingati.Naruto pun meminum obat yg dibawa oleh Rin.Tak lama naruto tertidur.

"Apa maksudeny Rin ? kenapa kau kasih obat tidur padanya ??" tanya laki-laki bertopeng tersebut.

"Diamlah obito, dia punya penyakit yg Sangat rumit saat dia kecil" ujar Rin mengelus Elus rambut naruto.

"Maksudenya ??"

...Happy reding...

"jadi bisakah kau Cerita padaku ??" tanya Obito pada Rin."Hah..." Rin mengehela nafas. "Knp kau tak bicara. aku ini kekasih mu" ujar obito lg merasa tak bisa dipercaya olehnya.

"yh udah putus toh masih ada Kakasih"ujar Rin yang emang tak bisa menceritakan.

"Kau tau aku itu Uciha." Ngancam Obito.

"Lalu ??" Tegas Rin walou dalam hati tak ingin putus dengannya.

"Aku akan Cari Sendiri jika kau tak menjawabnya" Obito pun mencoba mencari tau.

"So" jawab Rin masih sama.

"Aaaaaaa, aku muak dengan mu, ayo kita putus" ujar Obito pada rin setelah selesai menjambak rambutnya.

"Yh udah Good bye...Sayonara MOTO KARE" ujar rin dan menekan kalimat Terakhirnya.

Rin pun berjalan Menjauhi Obito. Sebenarnya mereka berbicara diluar UKS.

"Kau tak boleh tau Obito, maafkan aku" ujar Rin degan wajah yg sulit di artikan.

Skip

"Loh kok kamu balik lg sih ??" tanya Itachi pada Obito.

"Gue putus" ujarnya dan membuat Itachi beku seketika.

"sorry but, Ore ga yuitai no wa. why loh dah sampai duluan!!" bentak Bin sabar itachi dengan bahasa Ceker ayam.

"iyh gue putus jadi ada disini" Jawabnya membuat itachi Geram.

Flas back.

" Tsunade kaasama. apakah ada orang"tanya Naruto yg masih sakit dan berbaring diranjangnya karena masuk angin.

"Eh ?? tak ada siapa pun selain Kasaan." jwb Tsunade.

"Sakit... Di di dia ... datang... HIYAAAAAAAAAA TIDAKKKKKK PERGI PERGI"Naruto pun tiba-tiba berteriak dan menagis kencang. sampai Tsunade susah menenangkanya.

2 jam kemudian Naruto pun tertidur dengan lelap dan seakan tak ada apa-apa lg.

Flas back Off.~

"emm Uhuk uhuk" Naruto pun terbangu dan segera mengangkat badanya perlahan.

"Aku Mimpi lagi ?" tanyanya entah pada siapa.

"Hoo jadi kamu Cuman mau bolos yh" Ucapnya dengan senyuman Iblis dimulutnya.

"Ka.. kau" ujar Naruto bergetar. Melihat orang yang ia hidari ada di depanya.

"Kau harus membayar telah memangilku pantat Ayam DOBE" ujar Sasuke yg dari tadi Disitu sebelum Naruto banggun.

"Emang Benar kok TEME Rambutmu seperti Pantat A.Y.A.M" ujar naruto dengan santai walou bergetar.

"Hiyaaaaa" pekik Naruto Saat tanganya Di tempelkan di tembok dan Disegel dengan tangan sasuke.

"A apa ma mau mu" ujar Naruto gugup dam menarik dasi Sasuke yang tangan satunya tidak ditahan.

"Hn" Sasuke cuman Bersenyum miring dan mendekatkan wajahnya dengan wajah Naruto.

"Te Te teme Te...telalu Dekat." ujar Naruto memerah yg sudah bisa merasakan Hembusan Nafas sasuke.

"Hik Rin nee ...to tolang~"lanjut naruto mulai sayu dan menutup matanya karena takut dan gugup.

"Pfh, hahahaha. siapa yg akan mencium mu .dobe" ujar Sasuke menjauh dan membenarkan Darinya karena ditarik oleh naruto.

Naruto yg mendengar Sasuke Mengembulkan pipinya dan berwajah mereh karena Marah.

"Ah Naru-chan kau sudah bangun, maaf yh tak tinggal" ujar Rin yg tiba-tiba masuk.

Sasuke pun yg melihat kedatangan Rin pun keluar dari uks dan menutup mulutnya.

"Tadi ada Sasuke ?? apa kau dijahatinya ??" tanya Rin kwatir pada naruto.

"Engga kok" Ujar naruto tersenyum paksa. awas aja kau Teme ujarnya dalam hati Naruto.

"Ouh yh udah" Rin pun tersenyum hangat.

-Ruang Osis-

"Sial Apa yg aku lakukan kenapa aku bisa hilang kendali dan Begitu dikuasai oleh nafsu ... Gyaaaaaa" Gumung sasuke saat sudah ada didalam Ruang Osis Dan berterika dia akhir kalimatnya.

"Kau knp ?? sunggu tidak Uchiha sekali kau bertriak" ujar Itachi mendekati Sasuke yg Menjerit.

"tidak Cuman lg Ke inggat dia" Wajah sasuke pun menjadi agak Merah tp juga masam berkat Kejahan itachi.

"Hmmm begitu yh !" ujar Itachi lalu meningalka sasuke.

"Hah ??" sasuke pun tak mengerti maksud dengan tingkah kakanya.

-Kediaman Uzumaki-

"Kenapa aku tak bisa menemukanya ??" Seorang wanita berambut Merah pun bergumung dengan nada putus asa.

"Bersambung"

Maaf jika ceritanya masih berantakan dan lain-lain, saya juga Berusaha agar cerita nya menarik.. mohon dimaklumkan.

Terutama ntar Ada UNBK dan sebagainya membuat AN susah fokus membuat ini...jadi mohon maaf jika masih ada kesalahan dalam Texs. Tp karena hobby nya membuat cerita mau engga mau tangganya gatel buat getik keyboard heheh...#MalahCurhat.

Jangan lupa commen and vote..thanks for readers.