Disclaimer: Masashi Kishimoto

Anime: Naruto

Rated: T

Genre: Humor and Drama

Pair: Unspecified

Warnings: AU, OOC, possible typo(s), drabbles, there will be some boys love involved, straight love too, incest, mixed language, DLDR.

Summary: Kehidupan yang dialami oleh para karakter tokoh Naruto diluar mereka syuting film.

Author by: Kazugami Saichi Hakuraichi

On Air, On Off!

"Dimana yang lainnya?" tanya Deidara ketika memasuki ruangan syuting mereka untuk hari ini.

"Kurasa hanya tinggal Konan dan Yahiko saja yang belum," sahut Hidan sambil sedang memainkan senjatanya.

"Lama sekali mereka bersiap-siap. Season kali ini kita mulai akan mendapatkan peran yang lebih banyak lagi."

"Apa jangan-jangan mereka terlalu asik dalam date mereka sampai lupa kalau harus syuting?" celutuk Kisame.

"Mereka berpacaran?" Kali ini Sasori yang bertanya dari dalam bonekanya. Mereka sudah siap dengan kostum masing-masing.

"Kau baru tahu Sasori? Mereka sudah lama berpacaran bahkan sebelum mereka dikontrak dalam film ini," jawab Kakuzu.

Pembicaraan para aktor tersebut terpotong ketika Konan sudah memasuki ruang syuting sambil berujar, "Maaf aku terlambat, aku mengalami kesulitan tentang suatu hal."

Semua orang yang ada di ruangan itu menoleh ke arah datangnya suara dan sedikit terkejut ketika melihat orang berambut ungu dengan jubah Akatsuki. Yang mengejutkannya karena mereka tidak bisa melihat wajah orang berambut ungu tersebut karena kerah jubahnya terlalu tinggi.

"Bwa... ha... ha... ha..." Deidara dan Hidan lah yang kemudian tertawa melihat hal tersebut.

"Apa kau salah mengambil jubah Konan?" tanya Itachi mengabaikan suara tawa dari dua orang itu. Setidaknya ada orang yang bisa tetap tenang dan berpikir rasional dalam hal ini.

"Itulah aku bilang aku mengalami kesulitan karena jubah yang aku temukan terlalu besar," ujarnya sambil menggunakan tangannya untuk menurunkan kerah baju itu agar bisa melihat sekitarnya.

Beberapa saat kemudian Yahiko muncul juga dengan penampilan unik yang membuat tawa Hidan dan Deidara semakin menjadi. Yahiko muncul dengan jubahnya, tetapi jubah itu tidak menutup dengan sempurna di bagian dadanya. Jadi yang dikancing hanya di bagian bawah-bawah saja sedangkan bagian dadanya tidak dikancing. Dan tampaknya ketat sekali.

"Sepertinya jubah kalian tertukar," kali ini Zetsu yang berujar setelah sedari tadi hanya diam saja.

Kedua orang yang menjadi pusat perhatian itu hanya bisa saling bertatap-tatapan. Mereka ingin tertawa sekaligus malu.

~end~

A/N (Author's Note): Akhirnya karena yang mereview cerita ini mengatakan untuk lanjut, saya bersedia melanjutkan drabble ini. Saya seorang fujoshi, jadi terkadang drabble ini akan berisi boys love. Tapi yah terkadang juga akan ada pair straight seperti chapter ini. Tetapi cerita ini sebenarnya tidak berfokus pada romance. Mungkin akan ada beberapa tetapi saya ingin lebih menunjukkan sisi humornya. Pada intinya ini adalah sebuah fanfic ringan untuk cemilan. Thank you for the reviews and see you in the next chapter! Don't forget to review and you can request or post an idea for me!

See ya in the next chapter!