Title: The End

Genre: Romance & Hurt and Parody xD

Pair: NaruHinaOrochi.

Disclaimer: Masashi Kishimoto

Chapter 2

Setelah diberikannya gelar Hokage kepada Kakashi Hatake, Naruto masih saja terdiam di dalam kamarnya, ia tidak mau merangkak keluar maupun menjalani aktivitas seperti biasanya. yang hanya diinginkannya sekarang adalah Hinata seorang, baginya Hinata sosok harta yang tidak akan tergantikan, bahkan jika dia membayarnya dengan nyawanya, itu tidak masalah selagi Hinata masih bisa bernafas tenang di dunia ini… namun bayang-bayang perang masih saja menghantuinya dan itu membuatnya berpikir tentang jutsu terlarang. Edo Tensei…

Naruto mencoba menemui salah satu legenda sannin yaitu Orochimaru di markas rahasianya, ia bertemu dengannya secara empat mata dan merundingkan permasalahan yang diderita Naruto.

"Jadi maksud tujuanmu datang ke sini, untuk belajar jutsu Edo Tensei?" tanya Orochimaru tenang. Sekarang mereka berdua telah duduk di ruangan yang penerangannya hanya sebuah satu lilin yang tidak begitu menerangi seluruh sudut-sudut ruangan.

Naruto mengangguk. "Bisakah kau ajari aku jutsu itu, Orochimaru?" Naruto memohon pada Orochimaru karena dialah yang hanya bisa membangkitkan Hinata. "Bagaimana jika aku membangkitkan kekasihmu itu langsung? Jadi kau tidak perlu repot-repot untuk mempelajari jutsu itu.."

"Benarkah kau bisa dattebayou."

"Tentu saja, aku bisa membangkitkannya dengan mudah…"

"Tapi aku ingin menguasai jutsu itu.. terlebih untuk membangkitkan orang yang kusayangi.."

"Kau polos sekali Naruto, dan jika kau berhasil menghidupkan orang-orang yang kau sayangi, apa yang akan kau lakukan selanjutnya?"

"Mengenai itu…"

Seminggu telah berlalu semenjak Naruto datang ke tempat Orochimaru, orang-orang Konoha khususnya Sakura pun bertanya-tanya, sebenarnya apa yang terjadi dengan Naruto? dan ketika Naruto akan kembali ke tempat Orochimaru, Sakura memanggilnya dari belakang.

"Naruto! mau ke mana kau!?" teriak Sakura dari kejauhan, Naruto berhenti sejenak.

"Aku sibuk, bicaranya nanti saja, Sakura." perkataan itu malah membuat Sakura semakin curiga dan diam-diam dia mengikuti Naruto dari belakang, dan sampailah dia ke tempat Orochimaru. "Apa yang dilakukan Naruto, di tempat ini?" Sakura pun juga ikut masuk untuk mengetahui lebih dalam lagi tentang apa yang dilakukan Naruto, setibanya di dalam markas itu. Orochimaru telah menunggu kedatangannya.

"Ini mayatnya…" ujar Naruto sambil menyerahkan mayat yang baru saja ia bunuh.. "Mayat yang bagus Naruto, baiklah kau bisa mulai sekarang.. lakukan apa yang sudah aku ajarkan kepadamu." Sakura tidak percaya akan hal ini, sesuatu seperti ini bagaikan mimpi buruk, ia berusaha tidak percaya tapi tetap saja ini kenyataan, melihat Naruto yang rela melakukan apa saja untuk Hinata.

Naruto duduk menyila, dan sebuah segel darah mulai terbentuk menulis sebuah motif dengan sendirinya di lantai, dan mayat itu terselubung oleh segel-segel tersebut, membungkusnya rapat-rapat dan kemudian… tidak lama setelah itu, pecahlah bungkusan itu dan muncul sosok wanita yang sangat dirindukan Naruto.

"Hinata?"

"Di mana aku?"

"Hinata!" seru Naruto sambil berlari dan mendekap Hinata penuh kehangatan. "Aku mencintaimu, jangan coba-coba melindungiku lagi ya, aku benar-benar tidak ingin kehilangan dirimu lagi.." tapi tetap saja Edo Tensei, matanya merah bukan putih menandakan dirinya adalah mayat hidup.

"Naruto? apa yang kau lakukan? Kenapa kau menghidupkanku kembali?"

"Karena aku tidak bisa hidup tanpamu Hinata, aku mencintaimu."

"Terima kasih, Naruto aku senang mendengarnya." Ucap Hinata sambil meneteskan air matanya, dan ketika air mata itu mengalir dan membasahi pipinya, cahaya terang muncul melalui tubuh Hinata, cahaya itu adalah penghubung antara dunia nyata dan dunia para roh, kulit Hinata mulai pudar dan retak-retak, rohnya pun tertarik dengan sendirinya.

"Keinginanku di dunia sana adalah mendengarmu mengatakan itu, Naruto… aku sangat bahagia…"

"Hinata? kenapa? Kenapa kau pergi lagi dattebayou!"

"Maaf Naruto… aku tidak bisa berlama-lama di sini, aku akan menunggumu di alam sana, Aishiteruu!"

"Hinata!" teriak Naruto penuh kesedihan dan penyesalan.. cahaya itu redup dan kegelapan menyelimuti ruangan itu lagi, Sakura yang menyaksikan itu tidak bisa berkata apa-apa, air matanya menetes dan mengalir begitu saja.. sesuatu seperti ini sangat menyakitkan.

"Kelemahan Edo tensei adalah jika yang dihidupkan telah menemukan kebahagiaan yang sebenarnya maka dia akan kembali dengan sendirinya…." Papar Orochimaru memberitahukan kebenaran tentang jutsu terlarang ini.

"Bahkan aku tidak sempat menciumnya…"

"Kau bisa menciumku Naruto." jawab Orochimaru singkat

"Ini bukan waktunya bercanda!"

The End

Habis nulis POW 5 k langsung melesat ke Fanfik ini… fanfik ini tidak bisa dibuat MC jadi saya buat tambahannya biar gak penasaran sama endingnya, ehhh endingnya malah jelek banget…. Xd tapi gakpapalah,, aku sudah siapin fanfik pengganti Power of White… publish ketika POW hampir tamat, kok malah bahas POW? Ahhh sudahlah…

Thank you!