Annyeong haseyo chingu-ssi
Neomu neomu gamsahamnida yang udah review FF Rae ^_^ . Rae sebenarnya emang udah berencana buat Wonkyu juga di sini, tapi karena idenya sebenarnya udah pair Haehyuk jadinya susah buat di ganti. Tapi pasti ada kok Wonkyu pair scenenya. Inikan tentang Donghae dan Siwon yang mengejar cintanya hyahahaha. Mungkin sampai chapter berapaan Haehyuknya masih banyak daripada Wonkyunya, eh tapi gak janji deh..abisnya aku gak tahan juga mau masukin scene pair Wonkyu *nyengir kuda*
Apakah kalian kecewa atas keputusan ini, maaf ya..
Rae balas reviewnya di sini aja yah..
To ZeeHyuk :
-Gamsahamnida udah di kasi tau kalo banyak typosnya, hehe jadi malu karena nulis banyak salah. Yeeah..mari kita berjuang bersama chingu, semoga nilai kita baik, amin. Panggil aku Rae-ssi aja, gomawo udah review.. :D
To Schagarin :
-Wonkyu pasti ada tapi gak janji banyak apa nggak masih nunggu wonkyu momentnya mau di taruh di mana, tapi beneran deh ada kok Wonkyunya di tunggu aja yah, iya aku udah berfikir untuk Wonkyu juga jadi main pairnya. Gomawo udah review :D
To Kim Min Hae :
-Rae juga Wonkyu shipper senangnya punya reviewer yang juga WKS kekeke. Gamsahamnida udah mendoakan Rae, jadi senang mau ngelanjutin FF ini. Gomawo udah review
To Choi Donghyun :
-Tapi kalo di lihat-lihat lagi, para penggemar Wonkyu a.k.a WKS ternyata banyak banget sekarang jadi makin sayang sama Wonkyu, perlu banget tuh melestarikan ff Wonkyu biar gak punah *ada-ada aja*. Oh ya sebenarnya ini Haehyuk, bukan Eunhae loh, beda ya..di sini semenya Donghae, Cuma mengingatkan barangkali kalo Donghyun-ssi lupa. Gomawo udah mau menyempatkan RnR di ff Rae ^_^
To ressijewelll :
-Annyeong~
selamat datang di ff abal ini, pintu review selalu terbuka buat readers baik hati, hahaha*nyengir kuda*emang Rae sadar banget kalo typo(s) itu sangat tidak bisa di hindarkan, semoga kali ini typo(s)nya berkurang. Bagus?wahh..gomawo!gak apa kok baru review, Rae juga biasanya gitu kalo ngereview ff author lainnya, baru berkesempatan mereview soalnya. Baru buat akun ya?wah selamat ya..selamat bergabung di dunia ff. Baiklah Rae akan melanjutkan ff ini*semangat 45!*
Walaupun sedikit yang mereview fict ini bukan berarti Rae akan berhenti, Rae akan melanjutkan ff ini sampai akhir . LANJUTKAN!*kayak pak SBY aja-_-"*
Udah deh, langsung aja chapter 2..Happy Reading Chingu!
Disclaimer : Semua yang ada di fict ini bukan punya Ae tapi fictnya punya Rae dong..
Summery : Ketika Donghae dan Siwon mengejar cinta mereka#isang(aneh). Tapi walau aneh terapkan RnR yah
Warning : Shonen-Ai, BxB, YAOI, Namja lope namja. Ryeowook di sini itu yeoja a.k.a wanita, FemWook
A/N : Cerita ini abal, gaje, garing, typo(s), update sesuai mood, idenya pasaran. Saya ngaku sendiri kan?jadi bagi kalian yang ngeflame berarti setuju juga hahaha
Pair : (Haehyuk, Wonkyu)sedikit Yewook juga
Rate : T *cari aman aja dah..*
Genre : apakah fict ini bisa di katagorikan Romance n Friendship?aku sendiri bingung ini fict apaan (-_-")
Don't Like Don't Read
Kalo dengan keterangan di atas sana udah ngerasa gak senang, silahkan tekan tombol back dan /tinggalkan fict ini, gampangkan. Terima kasih.. ^_^
My Target Is In You
...
Haehyuk pair scene..
"Hyuki Chagi~!"panggil Donghae. Dia berlari mendekati Eunhyuk tapi karena ceroboh dia menabrak seseorang sehingga orang itu terjatuh dan malah menabrak Eunhyuk dan..
BRAKK!
Semua orang menatap Eunhyuk dengan kuah ramyeon yang tumpah di bajunya. Sementara Donghae dan 'sang korban' hanya menatap ngeri pemandangan itu sampai akhirnya Donghae angkat bicara juga
"H-hyuki..c-changi"panggil Donghae takut-takut
"Jangan panggil aku DENGAN SEBUTAN MENJIJIKAN SEPERTI ITU!"pekik Eunhyuk
"Mianhaeyo Hyuki-ah. Aku tidak sengaja"kata Donghae minta maaf
"Pergi dari hadapan ku namja mesum!kau harus ganti rugi, lihat baju ku jadi basah, mau di ganti pakai apa hah?kata maaf itu tidak cukup LEE DONGHAE!"Eunhyuk berteriak marah, menatap tajam mata Donghae yang berada di hadapannya, dan tentu saja menyita perhatian seluruh siswa yang sedang makan di sana.
"Hyuki..ayo kita ke ruang ganti, mungkin kau bisa pakai baju olahraga, pinjam saja dengan kelas lain ya"kata Ryeowook menenangkan Eunhyuk dengan cara mengajak Eunhyuk pergi.
Tapi Donghae melakukan hal gila, dia mengambil tisu dan mengelapkannya ke baju bagian depan Eunhyuk yang basah.
"Donghae-ssi apa yang kau lakukan?"tanya Ryeowook, matanya terbelalak lebar dan besar karena terkejut.
Donghae mengelap baju Eunhyuk dengan tisu, kali ini ia melakukannya karena dia merasa bersalah. Dia tulus melakukannya, tidak ada maksud apapun.
Kyuhyun yang melihatnya hampir tersedak air yang baru saja di minumnya.
"Dia berani sekali..sudah tau Hyuki lagi marah ckckckck!dasar Hyung babo"gumam Kyuhyun
Eunhyuk terdiam membeku, namja itu telah berani menyentuhnya, pikir Eunhyuk
PLAK!
Satu bunyi tamparan yang mungkin cukup keras begitu terdengar jelas di sekitar kantin. Eunhyuk menatap marah Donghae, sementara Donghae tengah memegang bekas tamparan di pipinya dan juga menyeka darah yang mengalir di ujung bibirnya.
"Aku membenci mu Lee Donghae!Dasar namja mesum!Sialan~!"umpat Eunhyuk kemudian dia pergi menjauh dan menarik Ryeowook yang menatap kasihan pada Donghae.
"He'em!"Siwon mencoba mengambil alih keadaan yang mulai ricuh lewat dehemannya. Siswa-siswa pun kembali ketempat duduk dan kegiatannya masing-masing.
"Hyung, Gwenchana?"tanya Siwon cemas.
Donghae yang tadinya menunduk kini menatap Siwon, mencoba sedikit tersenyum walau pipi dan bibirnya sakit saat ini.
"Gwenchana Siwonni, geokjeongmarayo, aku sudah tau ini pasti akan terjadi. Hari-hari berikutnya akan seperti ini, jadi kau tenang saja. Sudah ya, aku ke toilet dulu"kata Donghae, dia pun pergi meninggalkan Kyuhyun & Siwon.
Kyuhyun juga ingin bergerak pergi, tapi ditahan oleh Siwon,
"Mau makan bersama?"ajak Siwon dengan senyum yang menampakkan lesung pipinya.
"Hah?"Kyuhyun bingung sesaat. Tidak salah dengarkan?
"A,ne..hyung"kata Kyuhyun setelah mengerti apa yang di katakan Siwon barusan.
Mereka duduk berhadapan, "Kau mau makan apa?"tanya Siwon setelahnya
"Selera makan ku hilang begitu saja saat melihat adegan seperti di drama-drama TV tadi. Aku mau makan es krim saja"kata Kyuhyun dengan imutnya -menurut Siwon-
Siwon tertawa kecil sejenak, ternyata selain polos, imut dan manis, Kyuhyun juga lucu di satu sisi.
"Kalau begitu kau tunggu di sini, aku akan bawakan es krim untuk mu. Mau rasa apa?"tanya Siwon
"Vanila!"jawab Kyuhyun semangat.
Sebelum pergi memesan, Siwon sempat tersenyum kecil saat sosok imut itu. 'Neomu Kyeopta'itulah pikirannya
Tak sampai semenit, Siwon datang dengan nampan berisi secangkir kopi ekspreso dan es krim vanilla pesan Kyuhyun, dan sebuah bungkusan yang ntah apa isinya.
"Ini..makan segera, nanti mencair"Siwon menyerahkan es krim itu pada Kyuhyun, tanpa basa basi lagi Kyuhyun langsung melahapnya hingga setengahnya
"Dan ini.."Siwon memberikan bungkusan itu pada Kyuhyun.
Kyuhyun berhenti makan dan mengalihkan pandangannya pada bungkus itu, "Apa ini?"tanya Kyuhyun bingung
"Lihat saja sendiri. Berikan padanya ya"ucapan Siwon membuat Kyuhyun penasaran dan melihat apa isi di dalamnya. Sedetik kemudian, Kyuhyun tersenyum penuh arti.
"Ne, hyung"
Eunhyuk POV
Akhh!aku tidak mengerti apa mau Lee Donghae itu. Dia benar-benar namja mesum!
Dia sudah membuat ku malu, bayangkan saja di perhatikan hampir sebagian murid di sekolah ini dengan baju basah seperti ini dan kelakuan ku yang aku akui sangat menyita perhatian. Aku menamparnya karena saat itu aku sangat marah dan aku refleks, oke!REFLEKS!, bisakah kalian mengerti aku?Di sini yang jadi korban adalah aku!KIM HYUKJAE!
Ku lihat Ryeowook tengah berbicara pada temannya, dia baik sekali mau meminjamkan baju olahraga pada temannya itu, tapi raut wajahnya berubah sedih sesaat pembicaraan mereka sudah selesai, Ryeowook menatap ku lalu menyusul ku yang tengah berdiri bersandar di dinding ini.
"Hyuki, mianhae.."ia mengatakannya dengan wajah sedih
"Sudahlah Wooki. Gwenchana"aku mencoba memperlihatkan senyum ku di hadapannya.
"Tapi baju mu bagaimana?"ia bertanya khawatir.
Hah~aku semakin yakin kalau dialah yang terbaik untuk hyung ku. Aku menepuk bahunya pelan, "Jangan khawatirkan aku lagi ya. Aku bisa melakukannya sendiri. Sekarang kau masuk kelas duluan oke!"
Aku mencoba menyemangatinya. Hah, lucu juga yah yang terpuruk itukan aku kenapa aku yang jadi menyemangati orang, seharusnya orang yang menyemangati ku, tapi ya sudahlah.
Ryeowook pergi menjauh, meninggalkan ku di sini. Sendiri..
"Huaah, bagus Hyukjae. Kau barusaja membuang malaikat penyelamat mu. Sekarang apa yang akan aku lakukan?Eottoke?Eottoke?"tanya ku pada diri ku sendiri.
"Hyukjae!"
Aku mendengar seseorang memanggilku. Aku menoleh dan..Apa?dia lagi?Ah, kenapa dia sangat menyebalkan. Bahkan sikapnya seolah-olah tidak terjadi apapun di antara kami barusan.
"Apa yang kau lakukan di sini namja mesum!"kata ku ketus. Aku kesal padanya sekarang!
"Tadi..kau bilang aku harus bertanggung jawab, kan?ini pakai baju ku, barusan aku di beri baju oleh pihak sekolah. Yah mau kau terima atau tidak terserah, aku tidak memaksa mu. Simpan saja dulu, kalau kau menolak tinggal datang ke kelas dengan membawa baju ku. Oke, See ya~"ucap Donghae yang langsung menginggalkan ku.
Aku menggertakkan gigi, sedikit menggeram.
"Aku membenci kau LEE DONGHAE!"teriak ku penuh emosi.
"Hati-hati, hate became love, itu bisa saja terjadi. Jangan terlalu membenci seseorang"baiklah aku tau siapa dia.
"Kyu, jangan wise mode on deh. Aku lagi gak mood nih. Dan siapa bilang benci bisa menjadi cinta, kalau dengan namja mesum seperti itu, tidak akan terjadi. NEVER!"kata ku menghampirinya, tangan ku meremas baju pemberian Donghae tadi.
Jika ku terima pasti dia akan besar kepala dan kegirangan, sifatnya akan melunjak, hah tidak!tidak!aku tidak mau menerimanya. Tapi, kalau aku menolaknya?aku tidak mau ketinggalan pelajaran hanya gara-gara baju ku yang kotor dan basah ini, Jung Seongsenim pasti akan mengusir ku.
"Baju Donghae ya?kenapa harus bingung Hyuki, pakai saja..anggap saja membayar bekas tamparan refleks mu itu. Yah yang telah membuat bibirnya berdarah, kuat juga tamparan mu, aku harus berhati-hati kalau dekat-dekat dengan mu Hyuki. Oh ya, ini..Donghae juga mengganti susu stroberi mu yang tumpah tadi, kalau di hitung jumlahnya 2x lipat dari yang kau beli. Ini banyak sekali Hyuk. Sudah ya, aku ke kelas duluan"
Kyuhyun pergi meninggalkan ku yang terpaku pada dua benda di tangan ku ini, yang sama-sama harus ku pikirkan apa di terima atau tidak. Seharusnya aku menerimanya, kan?Bukankah aku yang berteriak agar dia bertanggung jawab atas ulahnya di kantin tadi?Ah..aku harus membuat keputusan sebelum bel masuk berbunyi.
End of Eunhyuk POV
Semua murid di kelas 2-1 tampak sedang sibuk, baru saja ada kejadian 'menarik' di kantin. Kedua murid sekelas mereka yang berbeda marga itu bertengkar. Yah mereka mungkin memprediksi kalau hari-hari berikutnya mungkin akan sama, mereka harus terbiasa.
"Apa Donghae-ssi benar-benar menyukai Eunhyuk-ssi ya?"
"Kejadian di sana benar menjadi pembicaraan hangat sekarang. Aku salut sama Donghae-ssi yang berani masuk ke kandang buaya –ini istilahnya kalau sudah tau bahaya tapi masih aja dilakukan-"
"Eh, orangnya datang tuh!"mereka berhenti bergosip ria dan bersikap seolah-olah tak terjadi apa-apa. Donghae tersenyum kecil saat pandangannya bertemu pada orang-orang yang membicarakan Eunhyuk dan dirinya tadi.
"Mianhamnida karena sudah membuat kacau ketenangan makan siang kalian di kantin tadi akibat kecerobohan ku. Aku mohon jangan bicarakan hal ini saat Eunhyuk datang, atas perhatian kalian, aku ucapkan terima kasih"kata Donghae pada siswa yang berada di kelasnya saat itu.
Kyuhyun yang berada di sana hanya menyeringai. 'Dia bisa merasa bersalah di saat yang bersamaan. Donghae, kau betul-betul orang yang menarik. Aku akan membantu untuk mendapatkannya'batin Kyuhyun
"Kyu, Eunhyuk mana?"tanya Donghae yang kini duduk di sebelahnya.
"Aku tidak tau, terakhir aku bertemu dengannya saat kalian berbicara berdua"jawab Kyuhyun
"Aku juga bersamanya di dekat lorong sekolah"sahut Ryeowook,
Kyuhyun dan Donghae menatapnya, kemana Eunhyuk?
Jung seongsenim masuk ke kelas beberapa menit yang lalu, Eunhyuk belum lagi muncul, Donghae terlihat cemas.
"Apa dia masih marah pada ku?padahal adegan mengelap tisu ke bajunya itu karena aku merasa bersalah padanya"gumam Donghae
"Donghae, kau jangan cemas berlebihan padanya. Hyuki bukan orang yang seperti anak kecil, saat ada masalah malah lari, dia sudah dewasa dan kau sebaiknya tenang"kata Kyuhyun
Karena tidak mau membuat Eunhyuk marah lagi, Donghae memutuskan untuk duduk di sebelah Kyuhyun. Semua siswa di kelas tampak serius mendengarkan penjelasan Jung Seongsenim di depan.
Tok Tok Tok
Bunyi ketukan pintu menghentikan penjelasan Jung Seongsenim, pandangannya tertuju pada pintu geser di sampingnya.
"Masuk"perintahnya
Pintu geser itu terbuka dan keluarlah Kim Hyukjae dengan baju atasan olahraga dan juga baju seragamnya yang basah di tangan.
"Mianhamnida Jung Seongsenim, saya terlambat. Tadi terjadi se—"belum selesai Eunhyuk menjelaskan alasan kenapa dia terlambat, Jung Seongsenim sudah menyuruhnya duduk. Hieh?Aneh..Jung Seongsenim tidak marah padanya, apa yang sudah terjadi?
"Saya mengerti. Sekarang kamu kembali duduk dan catat materi ini. Arraseo?"kata Jung Seongsenim. Eunhyuk hanya menganguk dan berjalan menuju tempat duduknya.
Saat lewat Eunhyuk bingung, keadaan di kelasnya tidak seperti apa yang ia bayangkan. Teman-temannya tidak menatapnya aneh dan tidak ada yang berbisik-bisik tentang kejadian tadi, seperti tidak terjadi apa-apa. Hari ini begitu aneh, sangat.
Lalu pandangannya teralih pada kursinya, Donghae tidak ada di sana, melainkan duduk di tempat Kyuhyun lagi. Eunhyuk duduk dan mulai mencatat, kepalanya penuh dengan kata 'Aneh'.
Saat melihat wajah Donghae tadi, terdapat rasa bersalah di dalam hatinya. Emosi membuatnya hilang kendali dan menampar anak itu hingga ujung biirnya berdarah. Ternyata dia baru sadar bahwa amarah bisa membuat dirinya seperti monster. Rasanya susah berbalik dan mengatakan terima kasih pada Donghae atau lebih tepatnya minta maaf, tubuhnya serasa membeku ada rasa malu dan juga bersalah yang menyelubungi hatinya. Lalu Ryeowook yang duduk di depannya pun berbalik, bertanya pada Eunhyuk.
"Hyuki, kau pinjam baju punya siapa?"tanya Ryeowook bingung
Lagi-lagi lidahnya kelu hanya untuk menyebut nama 'Lee Dongahe', ntah kenapa rasa bersalah itu lebih menyiksa dianding rasa bencinya terhadap namja itu.
"Kalau kau belum mau cerita ya sudah..nanti sepulang sekolah aku akan ke rumah mu oke"kata Ryeowok sedikit berbisik, tak lupa juga senyum terukir manis di wajahnya sebelum kembali memperhatikan Jung Seongsaenim menjelaskan materi.
Waktu pelajaran selesai dan semua siswa segera berhamburan keluar kelas. Donghae juga demikian, setelah bel dia langsung mau pulang.
"Donghae"ini nih kalo yang manggil gak pakai 'hyung' di belakang nama Donghae udah tau, siapalagi kalo bukan Kyuhyun
"Sudah ku bilang kau itu lebih muda dari ku, panggil aku hyung!siwon saja memanggil aku hyung, kau juga memanggilnya hyungkan. Kenapa aku tidak?"protes Donghae, sayangnya aksi protesnya itu di acuhkan oleh Kyuhyun
"Setelah ini, sandiwara apalagi yang akan kau mainkan untuk merebut hati Kim Hyukajae, hah?"kata Kyuhyun dengan evil smirknya
Donghae berhenti berjalan.
"Waeyo?apa aku ada salah bicara, hm?"tanya Kyuhyun, seringainya masih setia menghiasi wajah manisnya itu. Sedetik berikutnya Dongahe ikut menyeringai bersama Kyuhyun.
"Ternyata kepintaran mu tidak dapat di bantah lagi. Cepat atau lambat kau juga akan tau, aku sudah memprediksi kau akan tau rencana ku ini.."Donghae berhenti sejenak
"-bantu aku mendapatkannya"
Kyuhyun menepuk pelan bahu Donghae, "Of course.."kata Kyuhyun.
Siwon yang lewat di tempat mereka berbincang-bincang langsung semangat, apalagi kalo bukan karena ada Kyuhyun di sana ng..dan juga teman barunya juga sih.
"Apa yang sedang kalian lakukan?"tanya Siwon, sekedar basa basi
"Menunggu jemputan"jawab Kyuhyun asal
Donghae melirik ke Siwon lalu ke Kyuhyun. Siwon tengah memandang intens Kyuhyun dengan senyumannya sementara Kyuhyun tampak menghindari tatapan itu dan juga Kyuhyun terlihat salah tingkah di pandangan matanya.
"Ah..aku mengerti. Ehem, Kyuhyun-ah..aku antar kau pulang ya. Siwon-ah, kau tidak pulang?"kata Donghae dengan nada yang terdengar menggoda.
Donghae sengaja memancing kecurigaan Siwon, ada sedikit kesenangan di hatinya saat reaksi Siwon seperti apa yang ia harapkan. Ternyata menjahili teman sendiri itu menyenangkan.
"Sebentar, jangan bilang ..kalau kau.."Siwon menyeret Donghae sedikit menjauhi Kyuhyun. Kyuhyun hanya memandang mereka aneh.
"Jangan bilang kalau kau menyukai Kyuhyun"katanya, tentu saja berbisik.
Ucapan itu tentu saja membuat tawa Donghae membuncah, bagaimana bisa seorang Choi Siwon berpikiran seperti itu?. Siwon terkejut dengan respon Donghae, memangnya ada yang salah dengan perkataannya barusan, pikir Siwon.
"Ya!kalian itu kenapa?aneh. Donghae kalo tidak ada yang mau di bicarakan lagi aku pulang. Umh..Siwon hyung, aku pamit pulang"kata Kyuhyun yang secara otomatis membuat acara bisik-bisik Siwon selesai.
"Ne, kami sudah selesai. Lagipula masalah kami tidak terlalu penting, ya kan Siwon?"tangan Donghae menyikut pinggang Siwon.
"A, ne"kata Siwon singkat
"Ya sudah..Annyeong"kata Kyuhyun, ia pun menghilang dari pandangan dua namja itu.
"Kau hamper membuatnya curiga hyung..hah tadi itu nyaris saja. Untung aku berbisik pelan kalau tidak, dia bisa tau kalau kita berbicara soal dia"ucap Siwon lega
"Nah Siwon-ah, karena Kyuhyun mau membantu ku mendapatkan Eunhyuk, kini giliran ku yang akan membantu mu mendapatkan Kyuhyun"kata Donghae
"Jeongmalyo hyung?Haah..gamsahamnida hyung!"seru Siwon
"Hey..hey..kau itu seme!gak cocok senang berlebihan begitu, terapkan gaya gentlemen mu itu padanya. Sudah aku mau pulang"Donghae pun pergi meninggalkan Siwon yang berdiri sendiri tanpa berpikir untuk bergerak sekalipun.
"Tuhan terima kasih sekarang aku mendapatkan perantara untuk 'mendapatkannya' "doa Siwon, dia selalu berterima kasih atas apa yang Tuhan berikan padanya.
Eunhyuk terlihat bermalas-malasan di tempat tidurnya. Makanan tak ada satupun di kulkas, ia lapar dan ia sudah tidak tahan dengan bunyi perutnya yang meronta-ronta minta diisi.
"Duh..Yesung hyung kemana sih?Inikan udah jam 4, kenapa belum pulang juga"eluh Eunhyuk, dia keluar kamar dan turun tangga hanya berniat menghilangkan laparnya dengan menonton TV, bermaksud melupakan kalo dia itu lapar.
Eunhyuk menyandarkan tubuhnya di sofa, ia pun mulai menyalakan TV.
Ting Tong
Sebenarnya Eunhyuk ingin merutuki orang itu, siapapun yang menganggunya sekarang, tapi mengingat hyungnya belum pulang Eunhyuk cepat-cepat membuka pintu itu.
"Pasti Yesung hyung!"ujarnya semangat
Clek
"Kau lama sekali membukakan pintunya"protes Yesung yang sudah duluan masuk ke dalam.
Eunhyuk hanya mengerucutkan bibir, dasar hyung cerewet, pikirnya. Lalu pandangannya teralih pada seseorang yang masih diam berdiri di depan pintu.
"Hai Hyuki~"sapa Ryeowook
Senyuman Eunhyuk merekah, di tangan Ryeowook ada sebuah bungkusan, mungkinkah itu makanan?dari baunya sih iya.
"Chagiya~!ayo masuk. Kenapa hanya diam di sana. Hyuki kenapa kau biarkan dia berdiri di depan pintu begitu hah?"kata Yesung dari arah dapur
"Iyaa!ini juga baru mau masuk. Berisik kau ini.."omel Eunhyuk
"Deuro oseyo, Wooki"kata Eunhyuk dengan senyum kaku. Aneh.
"Gamsahamnida.."Ryeowook pun masuk diiringi Eunhyuk yang berjalan di belakangnya setelah sebelumnya menutup pintu. Eunhyuk memegangi perutnya. Lapar ini tak tertahankan.
Ketiganya duduk di meja makan, tak ada yang bersuara terlebih dulu. Hening, sampai akhirnya Ryeowook menjerit.
"OMO!aku lupa..Hyuki..Sungi..kalian pasti lapar, kan?ini ku bawakan jajamyeon. Sebelum ke sini aku pergi membelinya terlebih dulu"
Eunhyuk sedikit menyeringai ke Yesung, pikiran mereka sama, daritadi yang mereka nantikan ialah makanan, makanya daritadi mereka diam saja, nahan lapar.
"Loh kok bengong gitu?gak suka ya?"tanya Ryeowook bingung
"Gak kok!"ucap Eunhyuk dan Yesung bersamaan dan secara bersamaan pula mereka mengambil bungkusan berisi mie itu.
Merekapun makan dengan lahapnya, menyuapkan 1 atau 2 sendok jajamyeon ke mulut masing-masing. Taulah kalo orang lagi lapar udah gak mikirin imagenya, mereka makan udah kayak gak makan 3 minggu.
"Chagi..gomawo. Kau perhatian sekali"kata Yesung setelah selesai makan. Ryeowook mengelap mulut Yesung yang kotor dengan tissue, dan tentu saja adegan itu membuat Eunhyuk muak.
"Hey..hey..aku mencoba untuk makan di sini"protes Eunhyuk. Seperti tidak ada tempat lain saja, hah menyebalkan, pikir Eunhyuk.
"What's wrong with it?"tanya Yesung enteng. Eunhyuk hanya memutar matanya, malas mau menjawab lagi dan mulai melanjutkan makannya.
"Wooki, kapan kau menikah dengan Yesung hyung?kalian sudah seperti suami-istri saja"kata Eunhyuk, iseng saja bikin yeojachingu hyungnya sekaligus sahabatnya malu.
"Ya!Hyuki jangan bilang begitu, aku..jadi..malu..tau"protes Ryeowook sembari menutup mukannya
"Hyuki, kalau bisa kau juga cari pacar sana supaya ada yang menemani mu, ada yang meyamangati mu, dan menyayangi mu. Sebentar lagi aku akan lulus, jadwal ku mungkin akan lebih banyak dan waktu di rumah mungkin sangat sedikit. Apa kau tidak ada dekat dengan seseorang?"saran Yesung
Eunhyuk terdiam sesaat, Pacar?dia tidak pernah memikirkan hal semacam itu. Kalau dekat dengan seseorang, banyak orang yang dekat dengannya terlebih karena dia cukup di kenal di lingkungan sekolah, ia cukup banyak memiliki teman tapi tanpa ada perasaan khusus
"Aku tidak butuh pacar kalo sahabat juga bisa memberikan hal yang sama seperti apa yang kau katakan hyung"jawab Eunhyuk ketus
"Apa maksud kata-kata mu itu?aku ini terkenal di sekolah, tentu saja banyak orang yang dekat dengan ku. Teman ku banyak, tidak seperti diri mu hyung"ujar Eunhyuk melanjutkan kata-kata ketusnya itu. Kenapa jadi ngomongin ini sih, dia gak pernah mikir sampai situ, berencana punya pacarpun tidak.
PLETTAK!
"Apa kau bilang!haish!kau menyebalkan Kim Hyukjae!Baboya!bukan itu maksud ku"karena kata-kata menyebalkan itu Eunhyuk berhasil mendapat satu jitakkan keras di kepalanya.
Dan sambil meringis kesakitan, Eunhyuk masih bisa bergumam yang tidak-tidak, "Aku bodoh itu karena banyak dekat-dekat dengan mu"
Sayangnya Yesung dengar gumaman itu dan hamper menjitak Eunhyuk untuk kedua kalinya, kalo bukan Ryeowook yang menahannya, Eunhyuk mungkin sudah babak belur.
"Kalian ini seperti anak kecil saja. Hyuki..apa kepala mu masih sakit?"tanya Ryeowook khawatir
Eunhyuk masih mengelus-elus kepalanya yang sakit, sedikit melirik ke arah Yesung, "Ne, appeuda~"kata Eunhyuk dengan manjanya, sebenarnya di buat-buat saja sih, pengen manas-manasin Yesung.
"Yak!jangan percaya sama dia Wooki, dia cuma pura-pura!dasar kau dongsaeng kurang ajar!"
Mau sebagaimana bentuk protes Yesung, tetap saja Ryeowook tak memperdulikannya. Dan tentu saja senyum kemenangan terulas di wajah Eunhyuk saat itu. Yesung yan melihat senyum itu ingin sekali protes lagi, Eunhyuk malah sudah menjulurkan lidah, benar-benar seperti anak kecil.
Ryeowook Eommanya, Yesung dan Eunhyuk anaknya..ckckck ada-ada saja mereka ini.
…
Eunhyuk dan Ryeowook sedang berada di kamarnya -setelah kejadian kecil nan memalukan itu- niatnya sih mau belajar bersama, eh mereka malah malas-malasan di disitu
"Hyuki, masalah yang di sekolah itu.."
Eunhyuk menghela nafas sejenak
"Donghae merasa bersalah, dia mengganti semua kerugian yang aku minta. Termasuk susu stroberi ku"jelas Eunhyuk yang tengah berbaring di tempat tidurnya sambil menutup matanya.
"Dia benar-benar menganti semuanya, apa baju itu..juga?"tanya Ryeowook menunjuk baju olahraga yang tergantung di gantungan baju.
"Ya"jawab Eunhyuk singkat
"Hyuki, apa aku keterlaluan?"tanya Eunhyuk tiba-tiba
"T-tidak.."sulit sekali menjawab mana yang benar. Tapi lebih sulit berbohong pada teman sendiri
"Wooki..jawab saja yang jujur"pinta Eunhyuk yang mulai duduk menghadap Ryeowook
"Ne, kau keterlaluan Hyuki. Aku bukannya membenci mu makanya aku bilang begini, tapi aku juga kasihan pada Donghae-ssi"wajah Ryeowook tertunduk, berharap kata-katanya tidak mengecewakan Eunhyuk.
"Tapi dia menyebalkan, dan sekali menyebalkan tetap saja akan begitu. Dia adalah musuh ku saat ini, tapi karena dia sudah mengganti semuanya aku akan membiarkan langkah selanjutnya yang akan dia lakukan pada ku"ucap Eunhyuk dengan seringainya.
"Baiklah..aku akan menghabiskan semua susu stroberi ku sambil nonton—"
"B-bukan BF kan?"
"Anio, aku lagi malas nonton film yadong..hahaha gak perlu takut!"
'Aku akan membalas semuanya suatu saat nanti Donghae, hahaha!sekali kau mengerjai ku, 2 kali balasan yang akan kau dapat!'batin Eunhyuk
Ryeowook yang merasa aura membunuh di sekitar temannya itu hanya bisa diam saja. Merekapun keluar dari kamar Eunhyuk menuju ruang TV.
Keingin balas dendam Eunhyuk sudah menutupi rasa bersalahnya pada Lee Donghae. Dia jadi benci banget sama Donghae.
…
Balik ke tadi siang..
"Sudah kau berikan?"
"Sudah hyung, kenapa kau yang menggantinya hyung?seharusnya Donghae hyung saja yang ganti"
"Hae hyung sudah tau, dia juga berterima kasih pada kita."
TBC
Fiuuuhh!akhirnya chap 2 update juga!
Setelah UAN selesai, aku memang belum ngelanjutin proyek ku yang ini berhubung waktu itu otak ku lagi sekarat. Nah, readers sekalian..bagaimana chap 2nya?bagus kah?atau malah makin buruk dari sebelumnya?atau makin membosan kan?yah maaf ya readers sekalian, tapi aku udah berjuang buat menulis serangkaian kata ini. Kan udah di perpanjang sampai 3ribu word nih..
Aku juga nyadar kok, Wonkyu momentnya belum di mulai, kayaknya bakalan muncul di chap selanjutnya, maaf karena mungkin readers bakalan kecewa karena setelah membaca sedikit review kebanyakkan reviewers Rae adalah Wonkyu Shipper.
Apakah di sini masih ada typo(s) yang berkeliaran?silahkan di flame kalo emang ada, Rae udah malas buat ngecek lagi. Walaupun yang reviewnya sedikit, bukan berarti ff ini langsung terabaikan..Andwae!Rae akan tetap mempertahankan ff ini bagaimanapun caranya. Baiklah..sebagai penyemangat Rae untuk update chap selanjutnya mana reviewnya..?
Oh ya, bener-bener terima kasih buat yang udah ngereview ff Rae, yang udah nge-alert ff ini juga neomu neomu gomawooo deh
Terakhir,
Review please~
