Chapter 2
Author note : Yeey. yeeey.. [lari2 keliling lpangn namimori.. d tebas hibari..] akhirnya saya bwth yang chpter k2. Mungkin bakal ancur lagii.. cumann.. Tolong maapkan~ otle ? xDD..
Pokoknya repiew lagi yaah.. xDD
4 Mei , malam hari di rumah tsuna , sekitar jam 22.00 WIB (WTH ?!)
2 hari sudah kirei dan nagi ada di dunia KHR , salah satu dunia anime yang ingin mereka kunjungi. Cuman tanpa persiapan seperti ini ? Kirei yang sudah senang bertemu dengan tsuna... tetapi angin hitam berpaling pada nagi.. karena ia belum bertemu dengan...
"GAK SABAR MAU KETEMU HIBARIIIIIII..!!! HHUUAAAAAAAA~~~~~~".. nagi mewek2 ke kirei waktu mereka mau tidur di ruang tamu. Kirei hanya bisa swt , karena ia tak bisa bantu apa-apa..
"jaelah , besok juga ketemu sih. Lagipula kan kita bisa ke sekolah berkat tsuna dan ibunya." kirei mengelus2 kepala nagi yang lagi mewek-mewek di pangkuannya [WTH ?!]
alasan mereka bisa bersekolah di namimori adalah :
// Kemarin 3 mei , siang hari di rumah tsuna.
"TADAIMAAA..~~~" teriak tsuna yang di susul oleh gokudera dan... yamamoto.. ? , ya , yamamoto.. Lalu nagi , kirei , lambo dan.. Bianchi menyambut kehadiran mereka bertiga.
Kecuali gokudera , setelah ia melihat bianchi ada di rumah tsuna , ia langsung pergi entah kemana.. Dasar bianchi , kasihanilah adikmu itu.. xD
"Oh , hai nagi-san , kirei-san." yamamoto menyapa kirei dan nagi.
DEG.. walau nagi menyukai hibari , begini-begini ia menyukai yamamoto lohh.. Karena dia , pikir nagi.. mungkin orang yang paling waras di antara para Vongolers yang lain , dan juga cakep lohh.. xDD
"Ah , kok kamu tahu namaku.. dari mana yaah..?" Kirei langsung menyerobot untuk merebut yamamoto duluan.
"Eh..!! APA-APA-AN KAMU..?! MINGGIRR..!!!!" nagi mendorong ke belakang senpainya dan menyapa yamamoto.. "Yama-kun.. Kok kamu tahu dari mana nama ku..? Sungguh merasa terhormat nama ku di kenal oleh.. --- muu..." pipi nagi langsung ngeblush begitu yamamoto melihatnya bingung.
'aih , kamu jangan menatap ku seperti itu..' nagi gerak-gerak gak jelas. Sementara itu darah daging senpainya sudah mendarah daging untuk memutilasi nagi.
'WEKKKK... aku duluan yah..~~' nagi menggaet yamamoto masuk ke dalam ruang makan di mana biasanya tsuna n dkk mengadakan rapat.. atau yah ? Semacam begitulah. Lalu kirei mengikuti dari belakang dengan aura hitam , tapi terkadang bulu kuduk nagi berdiri.
"nagi-san , kirei-san.. kalian mau tidak bersekolah ke namimori ?" kirei dan nagi pun terbelalak.
"NANYATTEEEEEE...?!".. nagi dan kirei pun secara refleks ngomong seperti itu (Penulis : ngomong nanyate ketularan kawachi from Yakitate~ xD)
"yah.. supaya kalian bisa bergaul di sini. Kalian kan berasal dari.. istilahnya dunia lain kan ? Indonesia lah.. jadi gunakan saja waktu luang di sini. Daripada di rumah terus." tambah yamamoto sambil melirik ke kirei.
'AKKHH.. kenapa kau melirik kirei yamamoto..?! Lihat aku...!!!' teriakan hati nagi akan senpainya yang dilihatin sama yamamoto merajalela.
'Kufufufufufuf... ternyata yamamoto menyadari daya tarik akan keseksianku...' tambah kirei dalam hati nagi.. yah , istilahnya 2 makhluk alien ini bisa berteleportasi lah.. kayak apa tahu deh gayanya.. gak banget~ xD
"Jadi gimana.. mau tidak ?" tsuna tersenyum pada kirei dan nagi....
Un.. sebenarnya mereka mau bersekolah di namimori. Karena bagi kirei dan nagi itu hal yang menguntungkan. Kirei bisa melihat tsuna terus , sedangkan nagi , BISA BERTEMU HIBARI..!!! Tetapi mereka takut merepotkan tsuna dan yang lainnya , berhubung mereka berdua adalah makhluk dulan (dunia lain) bagi di dunia KHR . Tetapi niat itu mereka urungkan , dan niat mereka untuk bersama tsuna dan bertemu hibari lebih kuat.. and the result is.
"Iyah deh.. aku mau.." nagi menjawab dengan pasti. Kirei pun kaget karena nagi langsung menjawabnya pasti.
"Oh , bagus deh kalau begitu. Kalau kirei-san ?" tsuna menatap kirei yang mungkin masih bimbang mau sekolah di namimori atau tidak. Lalu nagi toel-toel senpainya itu.
'Ayolah senpai.. ikut saja' bisik nagi pelan ke senpainya itu
'Gila lo..! Nanti kalau gak ngerti sama pelajaran di namimori gimana... ?!'
'yah , masa senpai lupa si ? Senpai kan udah kuliah. Jadi kan pasti bisa menjawab semua pertanyaan yang ada di namimori. Lagipula senpai kan bisa bantu-bantu tsuna kalau tsuna sulit pelajaran , berhubung yang kita lihat di animenya ituloh senpai.. tsuna kan rada-rada bodoh... err.. gitulah.. jadinya pasti kan gak beda sama dunia yang kita alami sekarang' nagi meyakinkan senpainya itu. Karena keyakinan nagi , akhirnya senpainya ikut//
-- Kembali ke dunia nyata --
Huff..
Nagi pun mengucek-kucek matanya.
"Yawdah deh , yuk senpai. kita tidur. Aku jadi gak sabar besok bisa ketemu hibari.." nagi pun udah bermimpi angan-angan bagaimana pertemuan romantisnya bersama hibari . Namun senpainya malah merusaknya
"yah , paling juga kamu nanti di cium sama tonfanya. Lebih baik kamu bawa baju baja dan perisai saja ke sekolahnya." kirei pun tersenyum licik seolah-olah ia tahu segalanya tentang hibari.
"AH , SENPAI SEMPRUULL...!!! TAOK AH..!! MET BOBO..!!" nagi pun langsung berbalik badan dan tidurlah dia.
*5 Mei , Di rumah tsuna menuju ke sekolah namimori , Pagi hari.*
Well , akhirnya nagi dan kirei sudah siap mental hati dan segala tetekbegeknya supaya bisa berangkat ke sekolah namimori , dan berharap moga-moga bisa selamat sampai tujuan dan walafiat.. wes pokoknya gak kurang apapun deh [Kayak mau kemana saja xD]..
Mereka mengenakan.. yah.. Baju seragam namimori lah. Cuman nagi agak risih sama roknya yang berada di atas lutut itu. Senpainya sih beda cerita , senpainya justru mungkin mau tebar pesona di namimori , niatnya sih. Tapi gak tahu juga.
"Ibu.. aku pergi dulu yah.. Baii..." tsuna menutup pintu dan didepannya.. langsung ada gokudera yang menyambutnya. Setia sekali si gokudera , mungkin menjadi babu tsuna sudah menjadi takdirnya. Itulah takdir kehidupan di keluarga mafia , may be. [author sok tahu nih]
Lalu , sampailah kedua makhluk dulan itu sampai di sekolah namimori. Keadaanya beda waktu mereka tiba di sini dulu. Sekolah itu sangat ramai , bahkan wajahnya pun asing-asing. Jadi gak aneh jika kedua makhluk dulan itu menjadi canggung.. yah istilahnya kagok lah.
Lalu , tak usah memakai acara babibubebo lagi. kedua makhluk dulan itu langsung menuju kelas tsuna cs. Tak peduli orang-orang melihat mereka seperti apa. Kenapa tidak ? Nagi yang menjadi salah satu calon murid tingginya 158 , kirei juga salah satu murid baru tingginya 175. Belum lagi 3 orang yang ada di depan mereka , yang menjadi salah satu faktor pamous sekolah ini , sudah cukup untuk kedua makhluk dulan itu ikutan pamous juga. wkwkwkwkwkw..
Lalu , di kelas tsuna , Bapak guru [atau bu guru terserah kalian lah] datang dengan membawa berita , dan tentunya tsuna cs sudah tahu berita yang di bawa oleh guru itu.
"Anak-anak.. hari ini kalian berdua kedatangan teman baru. Mereka berdua ini saudara jauh tsuna , datang dari indonesia untuk mengetahui jepang dengan baik . Berteman dengan mereka yaahh..." kata bu guru dengan suara super toa yang mungkin tuh guru emang punya bakat ke dunia tarek suara kali yah.
"nah , ayo masuk.. Inilah dia.. Nagi dan Kirei..." kata tuh guru yang udah kayak pembawa acara yang ada di acara Super Junior , dan pastinya gayanya norak pula.
Lalu , 2 orang makhluk dulan ini melangkah masuk. Suasana kelas langsung hening pada saat mereka masuk. Lalu nagi dan kirei pun memperkenalkan diri mereka dulu , dan terutama dari kirei.
"Selamat pagi teman-teman. Nama ku Sakaeguchi Kirei. Tapi kalian bisa memanggilku kirei. Mohon bantuannya yah.." kirei pun menampilkan senyum bisnisnya yang selalu ia latih jika di omelin oleh dosennya. Kaum adam pun , [kecuali ketiga cowok alim kita.. xDD] pada nangis-nangis bahagia terharu sambil berkata :
'Oh. ternayata masih ada bidadari secantik ini di mataku. Aku gak bakal cuci mata hari ini' 'senorita ada di namimori' dan sebagainya yang membuat kirei semakin pamous saja [penulis : Ah.. senpai curang. ngambil jatah nagi. xD].
lalu , sekarang giliran nagi beraksi di depan muka umum [hayah ?!]
"selamat pagi teman-teman.. Namaku Ayuzawa Nagi. Kalian bisa memanggil ku nagi. Mohon bantuannya dan mari berkawan.." nagi pun langsung menebarkan senyum pesonanya yang gak kalah kawaii sama senpainya. Iyalah.. wong tadi malam di latih senyum cepet sama senpainya. Tetapi , ada sesuatu yang janggal. Cowok2 cuman senyum biasa saja , walau masih ada yang mabuk kepayang sama senyuman nagi , cuman nih kenapa malah cewek yang langsung ngeces karena senyuman nagi ? Auh , hati-hatilah nagi.. mungkin tuh satu kelas pada demen ama yuri.. xD
"nah , sekarang kalian duduk di situ yah..." sang gurupun menunjukkan tempat duduk buat para makhluk dulan itu. untung tempat duduk mereka dengan tsuna cs tidak terlalu jauh , jadi jika ada apa-apa , bisa rengek-rengek gajel kali.. yah ? xD
KRRIIIINNGGG..!!!!
"ISTIRAHATTT..!! YEEAHHHH..!!!" nagi langsung teriak super toa sampai-sampai orang yang berada di lorong kelas pun menjadi paranoid sama teriakan nagi satu ini. Lalu ia menuju meja senpainya , yang tepat berada di sebelahnya.
"Senpai.. ayo ke ruang komite.. Ketemu hibarii. hibariii.. HIBARIIII..!!!" kata nagi sambil menahan teriakannya itu. Senpainya pun langsung menganggukkin kepala , karena sayang mulut jika hanya menjawab seperti itu. Lalu , nagi menarik tangan senpainya dan tsuna cs pun melihat.
"hei , kalian mau kemana ? kok sepertinya buru-buru sekali ?" kata tsuna yang sempet menepuk pundak kirei.
"Oh...--" jantung kirei langsung berdetak dengan kencang , karena tsuna menepuk pundaknya. Aih , lebay amat nih senpai. Cuman ditepuk doang.
"Ah.. aku mau mengatar kirei ke tempat hibar---" mulut kirei langsung di bekep oleh nagi , dan tak lupa nagi mencubit pinggang senpainya itu , karena nyaris bocorin kalau nagi ingin bertemu dengan hibari
'Anjritt..' Lirih kirei pelan. Ampunilah nagi .. xD
"Iyah.. kirei mau nganterin aku ke kantin. Kita duluan yahhh..." nagi langsung menyeret kirei dan berteriak-teriak manggil-manggil nama hibari gak jelas. Segitukan antusianisme nagi ingin bertemu dengan hibari ?
*Di ruang komite*
Hibari yang lagi mengawasi para anak buahnya bekerja , dikagetkan dengan kusakabe yang membawa berita tentang kedua makhluk dulan itu.
"Kyou-san.. kyou-san.." kata kusakabe sambil keringat dingin karena habis melihat tingkah laku makhluk dulan itu di lorong yang sungguh banget duper super kampungan
"ada apa ?" khas hibari . Menjawab dengan sinis + To the point. Kalau misalnya gak kayak gitu , namanya bukan hibari.
"itu.. ada orang utan.. EHHHH.. maksudku ada cewek kayaknya murid baru.. teriak-teriak manggil nama kecil kyou-san di lorong sekolah." kata kusakabe sambil gayanya orang cemas.. gigit jarilah [penulis : KUSAKABE BODOHH..!! NGAPAIN KASIH TAHU..?!!!]
"siapa orang itu ? Akan aku kamikorosu" hibari mencabut tonfanya dan membuka pintu komite dengan ganasnya.
Sementara itu , nagi yang lagi menuju ruang komite masih saja teriak-teriak manggil hibari.
"HIBARI.. HIBARIII. HIBARIII...KAMU DI MANA..?!" teriak nagi layaknya kayak manggil burung merpati yang hilang terbang entah kemana. Ternyata nagi cari mati ke hibari , namun nagi tetep bersikukuh ingin bertemu dengan pujaan hatinya itu. Lalu kirei melihat... hibari... yang ada di depan ruang komite. Lalu kirei pun yang diseretnya untuk menemani nafsu nagi untuk bertemu dengan hibari , memberitahunya.
"Nagi , itu ada hibarii.. di.. depanmuu..." kata kirei sambil setengah menunjuk ke arah depan.
"Eh.. maaa..... na...........??????" mulut nagi langsung cengo , ngeliat hibari dengan posenya memakai tonfa yang sering ia lihat di gambar-gambar komputer milik nagi atau tema hape nagi. Tetapi kali ini ia bisa melihat LANGSUNG , tanpa memakai perantara.. apapun.
Nagi melepaskan kirei dari genggamannya , menunduk sebentar. Lalu.. dilihatnyalah..
... mata nagi langsung berbentuk lope [baca : love] , dengan taring yang ada di giginya , dan menahan nosebleeth yang luar biasa udah mau keluar.
"HIIIIBBARRIIIIII..~~~~~~~~~ !!!!!!!!!!!" nagi langsung lari-lari gak jelas ke arah hibari. Lalu ia lompat ke belakang , supaya hibari tidak langsung menyerang.. dan .. nice move for nagi. Nagi berhasil melilitkan tangannya membentuk lingkaran , mengelilingi pinggang hibari [pembaca : Siap-siap bunuh nagi.. =))]. Nagi memeluknya dengan erat , mungkin sedikit membuat hibari sesak nafas , tetapi...
"TCH !" Hibari yang sangar dan kuat itu langsung sensi di pegang pinggangnya yang seksi , molek , nan indah itu. Apalagi oleh orang utan macam nagi . Lantas , hibari langsung menendang nagi kebelakang dan nagi pun terpental dengan dasyatnya sepanjang koridor itu , dan berakhir dengan bersender di tembok lorong sekolah itu.
Namun , asal kalian tahu. Nagi adalah orang yang nggak gampang menyerah kalau misalnya udah ketemu dengan pujaan hatinya , apalagi orang kayak hibari. Nagi berlari dari ujung lorong dan mencoba lagi. Kali ini ia lakukan dengan nafsu yang emang udah bernafsu (?!) dia loncat lagi untuk menerkam hibari.
"Hibarii.. jangan malu sayang.. kemariii..~~~~" bisa-bisanya ia berkata seperti itu dalam pose loncat untuk menerkam hibari.
Dan yang seperti kalian tahu , Hibari itu non ekspresi , tetapi sangar hatinya. Jadinya , hibari langsung menggebrak nagi , tapi kali ini dengan tonfanya. Dan nagi terlempar ke luar jendela dan berakhir di lapangan sekolah dalam keadaan telungkap. Tapi , nagi begitu gigih. Ia bangun dan berlari ke tangga untuk menuju hibari lagi.
Keadaan nagi saat ini : Lecet , gigi patah 2 akibat jatuh dari lantai yang di gebrak sama hibari , tangan kiri nyaris kepelintir , dan semacam tetekbengeknya yang mampu menambah pengertian kalau nagi sekarang lagi luka parah.
Sementara itu , senpainya tidak berusaha untuk menghentikan nagi yang sekarang kondisinya udah gak mungkin untuk memburu hibari lagi. Ia justru malah menonton. Senpai yang jahat.
Kembali ke cerita utama..
Mata nagi belum mati , masih berbentuk lope berwarna pink. Hal ini mungkin membuat hibari muak.
"dasar karnivore. Kami korosu" kata hibari sambil mengambil ancang-ancang lagi untuk menangkis serangan mematikan nagi lagi.
mata nagi sparkle karena hibari menyebutnya 'karnivore'
"Apa.. aku.. di sebut.. karnivore...?".... nagi nyaris pink sun karena ia dibilang karnivore oleh pujaan hatinya itu. Karena kata-kata itu , perasaan nagi semakin di pacu dan makin memacu. Mata nagi semakin terbakar... [penulis : PANTANG MUNDUR NAGIIII..!!!! =)) =))]
"HIIIBBARRIIIII..~~~!!!!!"..
kali ini ia menyerang lagi. Dengan keadaan yang sudah naudzubillah setengah zombie itu , masih sempat-sempatnya ia berkata seperti itu.
"Kami korosu".. kata-kata itu pasti udah gak terdengar asing lagi dong. Hibari sekarang melempar nagi dengan keras ke tembok. SAMPAI-SAMPAI TUH TEMBOK RETAKNYA KARENANYA..!!!! Akhirnya , sang pencari cinta ini terkapar juga , setelah di serang sebagai serangan terakhir (?!) oleh pujaan hatinya. Nagi menyelesaikan misinya ... yah , walau belum mencapai 'sempurna' keadaan nagi saat ini adalah : tangan kiri SUDAH kepelintir , memar di wajah , gigi copot menjadi 3 , mata nyaris bengkak , dan tetekbengeknya yang sudah tak bisa di katakan lagi kalau sekarang nagi sudah benar-benar-super-duper luka amat parah.
Sementara itu , senpainya yang berlagak sok cool dan tenang itu , berjalan ke arah nagi yang sudah terkapar 'belum sempat' menyelesaikan tugasnya . Kirei menggotong nagi untuk di bawa ke kelasnya. Tapi sebelum itu , ada perbincangan sedikit antara 2 topeng monyet ini.. er.. i mean 2 manusia ini.
"Ternyata kamu kasar juga yah ?" kata kirei sambil mengangkat nagi.
"....." hibari still silent , tetapi matanya yang dingin itu sempat-sempatnya mengarah ke nagi.
"hoo. ternyata kamu jutek yah.. dan.... AHHHHHHHH...---!!!!" mata kirei kaget ke arah jendela luar itu. Dan otomatis hibari juga refleks mengikuti ke arah mana mata kirei menuju.
Selagi itu , ia ingat perkataan dosennya di universitas ITB. (WTH ?!) jika ada seseorang menjahili perempuan , tendanglah 'bagian terlarang' lelaki itu. Maka , kirei akan mempraktikannya di sini , dengan obyeknya yang tak lain tak bukan adalah hibari. Karena hibari lagi lengah oleh tipuan goblok kirei , maka ini adalah waktu yang sangat sangat tepat untuk melakukannya. Lalu , kirei pun mengambil ancang-ancang untuk melakukan aksi terlarangnya itu. [penulis : Anak baik atau anak buruk , jangan di tiru yah.. xDD]
1...
2.....
3.......
DUUAAKKKK...!!!
'Loh , kok gak bereaksi ? Jangan - jangan 'anu'-nya hibari dari besi kali yah ?' aduh.. begonya nih manusia. Sempat-sempatnya ia berkata seperti itu. [penulis : ASLI NGAKAK GULING - GULING..!!! =)) =)) ]
Namun , sepertinya hal yang akan terjadi sekarang akan menjawab pertanyaan kirei yang ada di dalam batinnya itu. Memang , wajah hibari itu non ekspresi. Tetapi , inilah penderitaan hidup yang di takdirkan lahir di dunia ini sebagai laki - laki , hibari. Muka hibari langsung pucat , bulu kuduk berdiri , dan langsung terduduk lemas sambil memegang 'anu'-nya yang udah kena vonis sama kirei. Tambahan lagi , hibari mengucapkan kata - kata yang emang sudah seharusnya di ucapkan jika seseorang menendang 'benda penting' itu bagi kaum lelaki.
"ANJRIITT..!! ANJRITT..!! ANJRITT..!!!!"... nah , sudah jelas bukan saudara - saudara sekalian ? yang belum tahu , hibari telah mengatakan ANJRIT.. Kurang jelas ?.. A-N-J-R-I-T.. jadi... AN-JRIT...!!! Ngerti kan ? =)) =))
'oh , ternyata hibari bisa ngomong anjrit juga' batin kirei sambil mengucapkan 'alhamdulillah' dalam hatinya. Karena ia dengan sukses tanpa cacat 100% mampu mempraktikan hal itu di sini. Kacang emang mahal , oleh karena itu kirei kacangin hibari yang sakit - sakitan karena 'anu'-nya telah di tendang.
Lalu , kirei akhirnya sampai di kelas. Ia di sambut dengan hangat oleh tsuna cs yang sudah ada di kelas. Jadi dari tadi mereka bertiga di kelas ? Gak bosen yah.. Kalau author sih diem di kelas waktu istirahat pasti udah bosen [hayah.. gak penting. xD]
Tsuna cs kaget melihat nagi yang tadi meninggalkan kelas dengan wajah semangat , kembali ke rahmatullah.. er.. i mean kembali ke kelas dalam keadaan zombie.
"Kirei-san.. nagi kenapa...?.." kata tsuna sambil menghampiri kursi kirei yang waktu itu memang bersebelahan dengan kursi nagi.
"Ur.. ceritanya nanti saja yah.. waktu pulang sekolah.. Aku mau bersihin luka nagi dulu." Kirei pun membawa tas nagi dan tasnya untuk berjalan ke ruang UKS.
"Eh , nanti ijinin aku sama nagi yah. Bilangin saja aku rawat nagi yang lagi sakit.. jangan bilang kalau nagi luka karena babak belur." Kirei mengedipkan sebelah matanya sambil tersenyum tipis
"Oke deh.. tapi nanti cerita yah.." kata tsuna penasaran. Lalu , kirei pergi ke UKS. Banyak anak - anak yang melihat mereka berdua. Sesampainya di UKS , kirei menutup pintunya dan membaringkan nagi ke ruang UKS.
KKKRIIINNGGGGGG......
Bel namimori yang menandakan pelajaran di sekolah itu sudah selesai [Di percepat yah.. author lagi aiaiaiai.. =)) =)) ]
Lalu , teringat nagi dan kirei tadi , Tsuna cs langsung ke ruangan UKS , tempat mereka berdua berada. Lalu tsuna membuka pintu UKS dan yang di dapatnya adalah nagi yang sudah terbangun dari lukanya dan kirei yang menemani nagi.. Mungkin dari tadi.
"Nagi-san.. kamu tidak apa-apa.. memang apa yang terjadi ?" kata tsuna yang langsung to the point. Mungkin dengan keadaan nagi sekarang ini , hanya pertanyaan inilah yang cocok untuk di tanyakan.
"Urr.. jadi gini lohh.... Tapi jangan kasih tahu siapa - siapa yah... " nagi sedikit malu - malu karena jawabannya pertanyaan itu sepertinya di tunggu oleh pemilik cincin oozora , ame , dan arashi itu.
.......
............
.................
"Oh.. jadi begitu... Pantas kamu terlihat terburu - buru." kata yamamoto sambil duduk di sofa yang sudah tersedia dari kapan tahu di UKS itu.
"Iyah.. tapi setelah itu aku pingsan karena aku di pukul berkali - kali di gebrak sama hibari." kata nagi dengan tampang polosnya. Gokudera, yamamoto , dan tsuna pun merasa paranoid oleh pernyataan nagi itu. Karena menurut sejarah namimori berdiri pertama kali di bangun , baru pertama kalinya ada orang.. ah , bukan.. perempuan yang dengan nafsunya berlaku seperti itu kepada hibari.
'Gila.. nih cewek memang gak kenal mati..' ini menurut pendapat gokudera
'Akhirnya gua menemukan superwoman di sini.. dan sekarang superwoman ini berada di depan mataku' ini menurut pendapat yamamoto
'Gua aja gak bakal seberani itu. Walau gua emang rada fan sama hibari-san' ini menurut pendapat tsuna.
"Oh ya , setelah aku pingsan , hibari gimana senpai.. ? Senpai belum cerita nih.." nagi mengarahkan matanya ke arah senpainya.
"Hm.. jadi begini loh.. Tapi jangan kasih tahu yang lain yah.."
"O-K-E-H deh..." kata tsuna , yamamoto , gokudera dan nagi dengan mantap.
........
...............
.......................
"WAAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAK...!!!! HUAHUAHUHAUHAUHAUAH....!!!!!!" sesuai yang diperkirakan kirei , mereka berempat pasti akan tertawa meledak. Pada saat itu , ruang UKS di penuhi aura tawa.
"WAKAKAKAKAKAKAKAKAK.. Kasihan hibari.. WAKAKAKAKAKAK.. aduh.. perutku sakitt.. Gud Job kirei-san.".. kata yamamoto sambil menepuk pundak kirei
"BWAKAKAKAKAKAKAKAKAk..!!! GUA YAKIN TUH HIBARI LANGSUNG KE DOKTER KELAMIN BUAT MERIKSA TUH BENDA DALAM KEADAAN PERFECT GAK..!!! WAKAWKWKAKKKWAKWK..!!! GILA ..!!!! GUA BAKAL INGAT NIH TERUS...!!!! NICE MOVE KIREI-SAN..!!! AWKAKWAKAKAWKAKW..!!!!" gokudera ngejungkal di kursinya.. sungguh.. sungguh.. menurut gokudera ini adalah hal terlucu yang pernah ia dengar
"Ukh.. Entah 'barang'-nya hibari rusak dong...? Aku ganti deh sama punya ku." kata tsuna dengan polos.
....
...... Seisi UKS jadi silent begitu tsuna berkata begitu.
"AKWAKAKWAKWAKAKWAKWKAKAWK...JYUDAI...AKWAKWKWAKKWAKWk.... Kamu polos banget.. HIBARI KAN 'BARANGNYA' TERBUAT DARI TIMAH BERTARAF INTERNASIONAL...!!! AKWAKWKAKWAKWAK..!!!" gokudera terbahak - bahak semakin menjadi - jadi. Sepertinya ia bangga karena hibari mendapat pengalaman barunya. [Pesan moral : LINDUNGILAH BARANG TERPENTING MU..!! =)) =)) ]
"awkakwakwak.. aduh gilaa..." kata yamamoto yang sepertinya suara ketawanya sudah mulai pelan.
"wkkwkwkwkw.. senpai ada - ada saja. Tapi itu buat pelajaran hibari yah... Kasihan lama - lama hibari." kata nagi sambil setengah senyum tipis.
"hauhauhuahuahuaha... eh , pulang yuk. Kamu udah gak apa - apa kan ? Lagipula langit sudah mulai malam." kata kirei sambil mengangkat tas nagi dan tas dirinya sendiri.
"Yups.. sepertinya begitu. Kamu bisa jalan nagi-san ?" yamamoto mengulurkan tangannya untuk membantu nagi berdiri.
"ah.. ah... iyahh.. terima kasiihh..." wajah nagi memerah saat tangannya di pegang oleh yamamoto. Lalu mereka berlima berjalan menuju perjalanan pulang.
"hahahah.. gila . Ada kejadian seru hari ini. Betul kan jyudaime..?" gokudera menepuk pemilik cincin oozora itu.
"Ah , begitulah.. hahahhah..." kata tsuna dengan setengah tersenyum
Di perjalanan pulang , dalam hatinya ia bersyukur karena ia bisa masuk ke dalam dunia KHR ini. Memang bukan bersifat nyata tetapi seengaknya ia mempunyai kenangan kalau misalnya ia sudah mengalami hal yang baru , yang belum tentu bisa terjadi di dunia nyatanya. Nagi melepaskan pegangannya dari yamamoto dan berbalik menggandeng kirei.
"Un.. ada apa nagi.. ?" kata kirei bingung melihat nagi yang tiba - tiba menggaet dirinya..
"Urr.. tidak apa - apa...Ayo pulang." kata nagi sambil tersenyum dan menyandarkan kepalanya ke pundak senpai abadinya itu.
--- To Be Continued ---
Gimanaaa..? Chapter ke dua.. Seru gak..
mungkin sedikit ancur yah. [SEDIKIT ?!]... yah , intinya begitulah.. untuk chapter selanjutnya , saya akan berjuang. Doain yah...
DON'T FORGET TO REVIEW IT..!! Tenkyu~
