HYAAA! maaf! maaf bangeeetttzz! kalo udah lama gak apdet fanfic... maklumlah elas 3 sma getoh! jadi ya harus mikirin pelajaran dari pada fanfic lah! *dijambak*
oh iya chap ini sangat pendek pendek dan pendek, karena di chapter ini adlah awal konflik shaka... lanjutannya besok aja deh, gak papa kan *dibakar*
oke deh, met baca, yuk mari...
.
.
.
Disclaimer: entah punya sapa, gw nemu dijalan soalnya *dirajam*
Warning: pendek, dan gak bermutu...
"apa kau tidak bosan?"
"tidak"
"memang apa gunanya kau melakukan itu?"
"tidak tau"
"kau memang sangat membosankan"
"memang"
"hhuh!"
"..."
Hanya kata-kata itu yg kami lontarkan di tengah keheninganku melakukan sesuatu yang aku senangi ini, tapi entah kenapa dia bukannya pergi meninggalkanku seperti para manusia lain, dia duduk dengan tangan memeluk lutunya disamping ku sambil menatapku penasaran dengan bola matanya yang hijau, aku tidak peduli dan terus saja melakukan 'aktivitas' ku ini...
Skizofrenia...
Sudah berjam-berjam dia terus duduk tepat disampingku, tetapi sejak dari tadi dia tidak berbicara sepatah kata pun, kupikir... mungkin dia tertidur, aku pun beranjak berdiri hendak meninggalkan halaman rumah sakit ini, sudah 2 bulan sejak aku terkurung di kamar baruku itu, entah kenapa para perawat berkata bahwa aku harus keluar untuk terkena cahaya matahari, dan entah kenapa juga aku menuruti kemauan mereka, mungkin memang aku merasa rindu akan seberkas, cahaya yang sudah 3 tahun tidak pernah kurasakan...
Skizofrenia...
Aku pun mulai beranjak berjalan pelan menuju kamarku yang berada di lantai paling tinggi yang ada dirumah sakit ini, aku tidak peduli pada gadis berambut ungu panjang berkisar 9 tahun yang sekarang masih saja tertidur di gundukan bukit kecil tempat aku melakukan 'aktivitas' tadi, aku tidak tau mengapa gadis kecil itu selalu memperhatikanku sejak aku dapat keluar dari kamarku 2 hari ini berturut-turut, apakah dia pasien disini? Atau dia salah satu anak perawat di rumah sakit ini?.. sudahlah itu bukan urusanku, yang aku ingin aku lakukan setelah sampai dikamar adalah tidur sejenak sambil meneruskan meditasiku lagi...
Skizofrenia...
"kau sudah pulang"..
"..."
"rupanya kau tertarik pada gadis kecil itu ya?"
"..."
"apa kau tertarik pada nya karena dia telah mengingatkanmu pada seseorang di masa lalumu?"
"..."
"kau harus kembali shaka!, kau harus kembali!"
"DIAAAMMM!"
JBLAARRR!
Aku tidak mau mengingatnya lagi...
Karena aku tahu aku tidak pantas untuknya...
...
TBC
makasih buat review nya senpai, kirain fanfci ini gak bakal dianggap sama sekali *mewek-mewek*
ok..
till the next chap...
