Holllaaaaa,, minnaaaa..
Kuro is back,, yup Chappie 2 apdet..
Check this out
Love is Hard and Hurt KuroHiruAmano
Chapter 2 " I'm coming "
BLEACH Tite Kubo
Beberapa hari berlalu setelah Renji menemani Rukia ke Urahara shop. Mereka pun menjalani hari-hari seperti biasa, mereka menjalani kesibukan seperti biasanya yaitu sekolah, bagi Rukia hari ini hari yang biasa-biasa saja namun tidak untuk Renji. Hari ini merupakan hari yang menyenangkan karena pada hari ini sahabat yang sudah lama tidak ditemuinya akan kembali ke Tokyo. Ya, ternyata berita bahwa Ichigo akan kembali ke Tokyo itu benar dan hari ini adalah hari kedatangannya dan Renji sangat senang mendengarnya.
Renji side
Renji berencana akan menemui Ichigo sepulang sekolah, jam istirahat pun tiba Renji beranjak menuju kantin.
"Renji-kun.." tiba-tiba ada suara yang memberhentikan jalan Renji menuju kantin.
"Yup, Inuoe-san ada yang bisa kubantu.." serunya.
"Hmm,, aku hanya ingin bertanya sesuatu padamu," ujar Inoue.
Renji menaikkan sebelah alisnya. "Tentang apa?" Tanyanya bingung.
"Tentang..." ucapan Inoue sedikit menggantung dan seketika muncul semburat merah dipipinya, "Ku-kurosaki-kun." Lanjutnya.
"Hahahaha,, ohhhh.. tentang Ichigo.." seru Renji dengan senyum dan ia beranjak dari diamnya mereka pun berbicara seraya berjalan menuju kantin.
"Iya, tentang Kurosaki-kun, apa benar ia akan kembali ke Tokyo?" Tanya Inoue sambil merunduk malu.
Ya, Inoue, Renji, dan Tatsuki adalah teman Ichigo sewaktu ia masih tinggal di Tokyo mereka dulu teman SD namun saat Ichigo telah lulus SD kelurganya pindah ke Karakura bersama keluarganya. Dan tanpa diketahui Ichigo ternyata Inoue memendam rasa suka pada Ichigo sejak dulu saat Ichigo sering melindunginya ketika iya menjadi gadis yaang kesepian.
"Iya, benar ia akan kembali.. akhirnya setelah 3 tahun ia akan kembali." Ucap Renji sambil melipat kedua tangannya dibelakang kepalanya.
"Seperti apa sosoknya sekarang ya?" Tanya Inoue.
"Hmm,, mungkin ia menjadi laki-laki tampan." Seru Renji asal menjawab dan itu membuat Inoue memerah.
"Inoue,, ada apa denganmu? Mengapa tiba-tiba wajahmu memerah? Apa kau demam?" Tanyanya bingung melihat perubahan warna wajah Inoue.
"Ee-ehh,, aku baik-baik saja kok..." Elak Inoue, menahan rasa malunya.
"Oohh,, sukurlah.." sahut Renji.
"Renji-kun memangnya kapan Ichigo datang?" Tanya Inoue sedikit mengalihkan pembicaraan tentangnya.
"Siang ini ia tiba di Tokyo." Jawab Renji dengan senyum. "Aku akan menemuinya sepulanh sekolah, apa kau ingin ikut?" Tawar Renji.
"Apa aku tidak akan mengganggu kalian?" Tanya Inoue balik.
"Tentu tidak," senyum Renji.
"Baiklah kalau begitu." Balas Inoue dengan senyunya.
Tidak terasa bel masuk pun berbunyi, Inoue dan Renji kembali ke kelas mereka.
Rukia side
"Ssstt,, Rukiaaaa..." panggil Nel dengan berbisik.
"Ada apa?" Ujar Rukia.
"Sepulang seokolah aku, Soifon dan Momo akan pergi ke mall apa kau ingin ikut." Ajaknya.
"Aku tidak bisa, ada kelas melukis sepulang sekolah." Seru Rukia.
"Yaaahhh,, tidak seru nihh.." Ujar Nel sedikit kecewa.
"Sstt,," rukia meletakkan telunjuk dibibirnya, dengan memberikan tatapan 'kecilkan suaramu Nel.'
"Ada masalah apa nona Neliel?" Ujar Aizen sensei yang mendengar suara Nel.
"Heeh,, tidak ada apa-apa sen-sei..." Ujar Nel dengan gugup.
"Ya, sudah lanjutkan mencatatnya." Perintahnya.
"Baik sensei." Ucap Nel. 'Sial' umpatnya.
"Hehe,, makanya jangan berisik." Ledek Rukia.
"Awas kau," Ucanya dengan sedikit mengancam dan mereka menahan tawa bersama.
"Kriinnnggggggggg..." bel yang menandakan kelas selesai pun berbunyi.
"Baiklah, sampai disini pelajaran hari ini, ja minna." Seru Aizen sensei.
"Jamata senseiii..." jawab yang lain serentak.
Rukia dan Nel pun berjalan keluar kelas bersama. "Rukia, apa kau yakin tidak ingin ikut dengan kami.." Tanya Nel sekali lagi.
"Sebenarnya aku ingin ikut, tapi apa boleh buat." Ucapnya.
"Iya, aku tahu." Kata Nel sambil tersenyum.
"Hei, ," panggil Nemu.
"Hai, Nemu." Balas Rukia sambil melambaikan tangannya.
"Rukia kita ke kelas bareng ya." Ajak Nemu.
"Baiklah." Ucanya.
"Ya, sudah Rukia, Nemu, aku duluan ya..." pamit Nel.
"Iya," kata mereka bersamaan. Nel pun berjalan sendiri, sedangkan Rukia dan Nemu pun menuju kelas melukis.
Ichigo side
Ichigo pun tiba di Tokyo sebelum ia naik taksi untuk mengentarnya ke apartemennya ia menyempatkan diri untuk menghubungi sahabanya Renji dan ayahnya di Karakura kalau ia sudah tiba di Tokyo. Setelah menelepon Renji, Ichigo masuk ke taksi dan menuju ke apartemennya.
Setelah lima belas menit ia pun tiba di apartemen tempat ia dan kelurganya tinggal dulu, ia pun mengambil kunci dari sakunya dan membuka pintu itu.
"Cleklek.." suara pintu terbuka.
"Tadaima..." gumamnya lirih. 'tidak ada yang berubah.' Serunya.
Ichigo mulai membuka satu persatu kain serta plastik penutup yang mengkaferi peralatan di apartemennya. Dan mulai membersihkannya.
"Renji-kun, maaf membuatmu menunggu." Seru Inoue.
"Daijoubu." Jawabnya.
"Apa Ichigo sudah sampai?" Tanya Inoue.
"Ya, ia sudah sampai tadi ia meneleponku." Sahut Renji.
"Ohh,, sukurlah ia sudah samapai dengan selamat." Seru Inoue senang.
"Ya, maka itu ayo naik jangan membuat teman lama kita menunggu." Ujar Renji menyuruh Inoue segera naik ke motornya, Inoue hanya mengengguk.
"Oohh,, iya Kurosaki-kun tinggal dimana?" Tanya Inoue pada Renji yang sedang mengendarai motornya.
"Ia tinggal diapartemen lamanya." Jawab Renji.
"Oohh,, begitu.." tanggapnya Renji kembali berkonsentrasi dengan jalan. Beberapa menit kemudian mereka samapi di apartemen Ichigo.
"Tingtong..." suara bel apartemen Ichigo berbunyi.
"Yo, tunggu sebentar..." Ucapnya. Ia pun berjalan kearah pintu, dan pintu itu terbuka.
"Hei, sobat.." sapa Renji dengan senyum.
Ichigo membalas senyuman Renji Mereka berpelukan sebentar. "Yo,, sobat.." jawabnya." Kau tampak berbeda sekarang." Seru Ichigo melihat perubahan sahabatnya.
"Hahaha,, tentu aku tambah keren kan?" Seru Renji.
"Hahahah,, sedikit." Ledek Ichigo mereka pun tertawa bersamaan.
"Ohh,, iya aku kesini bersama seseorang." Ucap Renji.
"Hmm,, siapa?" Ujar Ichigo sedikit bingung.
"Ayo kesini." Ajak Renji. Inoue pun mendekat.
"Hiii,, Kurosaki-kun." Sapa inoue.
"Hiii,, juga.. hei,, kau ini kan..." Ucap Ichigo sambil berusaha menginga-ingat sosok perempuan dihadapannya.
"Aduhhh,, dasar pikun.. ini tuh Inoue teman SD kita." Kata Renji berusaha mengingatkan.
"Iya, aku ingat.." Ungkap Ichigo.
"Ya, itu namaku." Seru Inoue dengan senyum dan malu-malu. "Apa kabar Kurosaki-kun?" tanyanya.
"Seperti yang kau lihat aku baik." Jawabnya. "Mari masuk..." ajaknya, "maaf ya masih kotor dan berantakan, hehhe.. maklum aku kan baru sampai..."
"Santai saja sobat." Seru Renji, Inoue hanya tersenyum melihat kedua sabahat itu.
"Mari kubantu merapihkan apartemenmu," ucap Inoue.
"Tidak usah repot-repot nanti aku saja rapihkan sendiri." Seru Ichigo sambil mengusap kepalanya.
"Hei, benar kata Inoue, lagipula jika dikerjakan bersama akan cepat selesai kan." Sahut Renji.
"Hahaha,, baiklah apa boleh buat jika kalian memaksa." Setuju Ichigo dam mereka mulai merapihkan apartemen Ichigo dengan penuh canda tawa kareba kerinduan.
XXXXXXX
To be continueeeeee...
Ahahahah,, akhir'a chap 2 selesai juga.. huftt *usap" dahi penuh peluh*jiah gaia XDDD
A/N : typo, gaje sedikit AU *sedikit? Apa iyah *plalkk n OCC..
Ga mo ngomong macem" lagi dahhh REVIEW PLEASSSSEEEEEEE !
