Second Thorn : Because I'm crazy for you
Playlist song : Double A (AA) – Because I'm crazy
Hurt – 2NE1
'Kai ~datanglah ke café xxx , aku dan sehoon sudah merencanakan kencan buta untuk mu~
Dan kami berdua tidak menerima kata 'tidak' ok?
Jadi datanglah , aku yakin kau pasti akan menyukainya , dia laki-laki yang baik :D
Luhan & sehoon
P.S.I : kami mencintaimu 3 Dari jeju xoxoxoxo
Mata kai menjelajahi kertas ditangan kanannya itu .
Segalanya terlihat begitu jelas sekarang…
Luhan akan meninggalkannya
Tidak…
Luhan sudah muakdenganya…
Apa ini cara sehoon untuk menyingkirnya dari luhan?
Atau memang benar bahwa Luhan sudah tidak mau bertemu denganya dan menjadikan hal ini sebagai alasan untuk membuatnya pergi dari hidup luhan
Dengan menjodohkanya?
Kepala kai serasa sakit ketika memikirkan beberapa kemungkinan dengan apa yang sebenarnya terjadi,sejenak ia melihat amplop surat dari luhan yang dikirimkan 1 hari setelah pesta pertunanganya berlangsung..
Mereka di jeju…geram kai dengan kecewa
Dan ini adalah hal pertama yang ia lakukan supaya aku menjauh dan lenyap dari hidupnya…getirnya lagi dalam hati sambil tak terasa meremas kertas surat itu hingga kecil.
Tetapi jika memang itu yang ia inginkan..
Akan kulakukan..bahkan bila itu berarti aku harus melenyapkan diriku sendiri dari hadapanya…
Café yang penuh dengan semerbak wangi biji kopi itu dikerumuni para pengunjung yang sibuk dengan kopi pagi mereka , disisi lain pemuda berambut cepak ini dengan tak sabarnya menoleh selalu ke jam dinding , dengan tangan yang tak henti beradu dengan kulit jacket yang ia pakai , tak kuasa menahan rasa nervous yang dari menit ke menit membuatnya tak nyaman
Dimana dia? Sehoon bilang dia akan datang sekitar jam 9…tetapi ini lebih dari 15 menit…pekiknya kesal dan gelisah .
Tetapi kegelisahanya terasa buyar ketika sebuah tangan menepuk pundaknya dengan pelan , untuk sejenak jantungnya serasa hampir lepas dari dadanya , nafasnya kian terengah ketika ia berusaha untuk mencerna apa yang terjadi dan melihat orang yang mengangetkanya.
Dan tentu..
Betapa kagetnya Kyungsoo ketika ia melihat sesosok manusia sempurna versinya menatapnya sambil tersenyum.
Belum pernah melihat seseorang sesempurna mahluk didepanya
Mata hitam lekat yang menawan
Bibir sexy merah adam apple yang luscious
Dan kulit exotic yang membuatnya lebih terlihat attractive
Semuanya membuat tubuh kyungsoo serasa mendapatkan aliran electric shock (XD)
"Um…chogi..apa anda..um..Do Kyungsoo-sshi?" Tanya sang mahluk exotic didepanya dengan suara yang membuat kyungsoo semakin tertegun
"….."
"Um..hallo? …um kau disana?" bisik lagi sang exotism , kyungsoo yang sadar dari lamunanya segera berdiri dan tersipu malu
"a-a-ah nae…d-d-do kyungsoo imnida~" pekiknya dengan gugup sambil langsung membungkuk , laki-laki didepanya tertawa melihat tingkah kyungsoo , dan untuk beberapa saat ia seperti mendengar sebuah music yang beralun di telinganya saat mendengarka tawanya yang addictive
"ah tak perlu formal seperti itu kyungsso-sshi , Namaku Kim Jong in tapi kau bisa memanggilku Kai jika kau mau.." sahutnya yang kini duduk dimeja yang sama dengan kyungsoo.
Wajah kyungsoo terlihat berbinar-binar dan bahagia ketika kai memperkenalkan dirinya
Tetapi disisi semua kegembiraan itu
Tangan tak henti mengenggam sebuah handphone
Dengan photo luhan dan kai di wallpapernya….
"Kai-sshi , apa makanan favoritmu?" Tanya laki-laki ceria didepanya itu , kai pun mencoba untuk terlihat tertarik dan melakukan pose 'berpikir' untuk membuatnya terlihat nyata
"hmm…aku suka kimchi chigae , atau kimbap , apa kau bisa memasakan itu untukku Kyungsoo-sshi?"
"tentu! Aku benar-benar cinta memasak kau tahu saat aku kecil aku-"
Luhan juga pintar memasak…
"lalu adikku baekhyun tak henti memintaku untuk memasakan omurice-"
Aku juga selalu meminta luhan untuk memasakan Beijing fried rice….
" dan itu adalah momen yang paling bahagia dan membuatku tersenyum le-"
Luhan juga akan tersenyum bahagia setiap kali ia melihat orang yang memakan makananya mengatakan masakanya enak….
"um… Kai-sshi..um..apa kau mendengarku..?" Tanya kyungsoo yang kini membangunkan kai dari pikiranya
"AH! Ah.. nae..um ya.. aku rasa kau adalah sosok yang sangat keibuan kyungsoo-sshi , untuk sejenak kau mengingatkanku akan seseorang yang kukenal…" desih kai pelan , disisi lain kyungsoo terlihat senang mendengar pujian teman kencan butanya itu
"ah benarkah ? siapa dia?" Tanya kyungsoo yang mengantipasi jawaban kai
"dia….dia…..ibuku.." jawabnya bohong sambil mencoba untuk tersenyum , kyungsoo yang mendengar ini langsung tersenyum lebar , jika ia mengingatkanya dengan ibunya , berarti ada kemungkinan bahwa kencan buta yang ia lakukan hari ini berhasil dan tentu kyungsoo tak kan keberatan untuk bertemu Kai beberapa kali , karena hari ini hatinya telah dicuri oleh laki-laki manis didepanya ini
"Ah~ kau terlalu baik Kai-sshi " bisiknya , pipinya berubah merah merona sambil tersenyum malu
"ah tidak justru Kyungsoo-sshi lah yang terlalu baik " jawab kai , saat mereka sedang asyik berbincang tiba tiba handphone kai bordering
"ah..maaf kyungsoo-sshi bisakah aku mengangkat telepon ini?" Tanya kai dengan sopan , kyungsoo pun menganguk pelan sambil tersenyum
"halo?"
'halo , apa ini dengan tuan kim jongin?'
"iya , betul sekali ini dengan saya sendiri" Tanya nya lagi kepada line yang sedang menghubunginya
'kami ingin memberitahukan bahwa teman anda Xi Luhan…dan tuan oh sehoon sedang dirawat di Jeju Healty care Hospital dikarenakan kecelakaan , tuan Xi Luhan sendiri sedang berada dalam keadaan coma . dikarenakan menurut dokumen asuransi keduanya tidak memiliki wali keluarga maka kami segera menghubungi anda sebagai terdekat. Bisakah anda pergi segera ke jeju dan mengisi beberapa administrasi untuk tuan Xi Luhan dan Oh Sehoon?'
Saat mendengar sepatah kata kecelakaan dan nama luhan , mata kai segera terbelalak , setetes air mata membasahi pipi kirinya yang kini tak henti mengalir , kyungsoo yang melihat ini segera bertanya apa yang terjadi tetapi tak menghiraukanya dan segera berdiri dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan kyungsoo yang hanya bisa melihat punggung kai yang semakin kecil dengan heran.
Dan dengan nafas terengah , kai segera masuk ke mobilnya
"beritahu aku alamat rumah sakitnya , sekarang!"
