~ KATAOMOI or UNREQUITED LOVE ~
Genre : Drama, Romance
Pairing : Naruto, Hianta ( Slight Sasusaku, SaiIno, NejiTen )
Rate : T
Chapter 2
~ ^ Awal Pertemuan ^~
Ini hari kedua aku menjalani MOS di KHS. Hanya satu kata yang bisa ku katakan, Menyenagkan. Ya menyenagkan! Dengan adanya kegiatan ini aku menemukan berbagai hal baru, meski ku akui ini sudah ke dua kalinya aku menjalani yang namanya MOS, tapi waktu SMP dulu tidak begitu meyenangkan seperti saat ini.
" Ne,, Hinata...kau dari sekolah mana ya ? Aku lupa tidak tanya, soalnya terlalu senang dengan situasi MOS ini. " Tanya Ino.
" Aku juga yamanaka San, aku dari Amegakuen. Kalo kamu dari mana ? "
" Hinata. Bukannya aku sudah bilang panggil aku Ino saja atau Ino Chan, jangan panggil seperti itu, aku merasa bukan temanmu. " gumam nya sedih.
" Gomen Ino Chan. "
" Nah gitu donk. Aku merasa jadi sahabatmu. Aku dari imagakuen. "
" Imagakuen ? "
" Iya, memangnya kenapa Hinata ? "
" Ahh, tidak, hanya saja apa kamu kenal dengan... " tanyanya terpotong
" Kyaaa... Sasuke Kun. " teriakan keras siswi memotong pembicaraan Hinata. Baik Hinata maupun Ino langsung menoleh ke arah itu. Terlihat sesosok cowok berambut Raven dan bermata Onik berjalan santai ke kelas dengan kedua tangan yang dimasukan ke masing masing sku celana, tak menghiraukan teriakan suara yang memanggil namanya.
" Haah... selalu saja begitu. Kau tau Hinata setiap dia masuk kelas suasana kelas dalam sekejap jadi riuh." gumam Ino ketus, menatap sasuke.
' Haahh.. ternyata aku sekelas dengannya. ' Batin Hinata melihat sasuke.
" Ne Ino chan, apa maksudmu itu Sasuke kun ? Kau dulu sekelas dengannya ? "
" Tentu saja Hinata, kau pikir siapa lagi yang tiba tiba membuat kegaduhan hanya karena masuk kelas. Kau tau Hinata dia itu sangat menyebalkan. "
" Menyebalkan maksudnya ? "
" Heem... dia itu sangat dingin kayak es dan juga irit bicara. Setiap orang yang bicara padanya pasti langsung emosi, karena dia hanya menjawab sangat singkat dan seperlunya saja. Hanya si baka itu yang bisa mengimbangi sifatnya. " jelas Ino, aura ratu gosip memancar dari nya.
' Memang benar yang di katakan Ino chan. Dia itu seperti pangeran es. Kenapa aku harus sekelas denganya. Coba aja aku sekelas dengan Naruto kun. Ahhh... ' batin Hinata
" Heh, baka ? " tanya Hinata heran.
" Hehehehe.. kau pasti binggumg ya, yang ku maksud itu Naruto. "
" Na..naruto. Jadi Ino chan dulu juga sekelas dengan naruto kun ? "
" Iya, ne Hinata kau kenal Naruto ? "
" A...ano..Itu I..iya. "
' Hee kenapa jadi gagap gitu. ' batin Ino.
" Bagaimana kau bertemu dengannya, ayo beri tahu aku Hinata ? " tanyanya penasaran.
" Heem...i..itu waktu itu aku... "
Flashback On
Saat ini Hinata dan Sakura sedang berjalan tergesa gesa menuju tempat lesnya. Seperti yang diketahui ujian kelulusan akan segera dilakasanakan, karena itu mereka menambah jam belajar mereka dengan les tambahan, jadi saat ujian tiba mereka benar benar siap menghadapinya.
Tempat les mereka termasuk tempat les unggulan karena materi yang diajarkan disana lebih ringkas dan mudah dipahami daripada yang di ajarkan di sekolah, dan juga materi yang diajarkan hampir 69 % muncul saat ujian.
Langkah kaki mereka semakin cepat menyusuri lorong les itu, seakan berpacu dengan waktu. Sesekali keduanya melihat jam di tangannya dan langsung mempercepat langkahnya. Hinata yang berlari di depan Sakura teralu fokus pada jamnya sehingga waktu akan berbelok ke kanan tiba tiba...
BRUUKK.
Hinata jatuh kelantai dengan posisi duduk, didepannya terlihat seorang cowok dengan posisi sama sepertinya berambut raven dan bermata onik menatapnya dengan tajam. Kenapa ? Tentu saja karena cowok itu yang ditabrak Hinata. Dapat di dengar Hinata cowok itu mendengus kesal kearahnya, walau dengan suara kecil, tapi masih bisa di dengar Hinata.
Dia pun berdiri dan berjalan melewati Hinata dan Sakura begitu saja. Baik Sakura, Hinata dan seorang cowok bersurai kuning yang sedari tadi diam berdiri di belakang cowok raven itu hanya memandang cowok raven itu. Sakura yang melihat cowok itu main pergi begitu saja, tidak menolong Hinata bahkan tidak mengucapkan maaf pada sahabatnya langsung emosi.
" Heii Kau... pantat ayam ! " teriak Sakura. Seketika cowok yang di panggilnya menghentika langkahnya, dia menoleh ke belakang menatap tajam ke arah Sakura.
" Kau memanggil ku ? " tanya nya dengan nada dingin.
" Kau pikir siapa lagi hah ? Apa kau tidak lihat sudah menabrak temanku, kenapa tidak minta maaf hah"
" Ck.. menabrak katamu ? Bukankah teman bodoh mu itu yang sudah menabrakku ? Apa kau juga sama bodohnya sampai tidak tau kalo teman bodohmu itu yang menabrak ku duluan. JIDAT ! " jawabnya dengan penekanan di akhir katanya.
" Walaupun beg... Apa katamu ? " katanya terpotong, terkejut dengan ucapan cowok raven itu.
Cowok raven itu berbalik dan berlalu mengacuhkan ocehan dan pergi meninggalkan Sakura yang sudah mulai naik darah.
~ Sementara di Hinata
Cowok pirang yang sedari tadi berdiri di depan Hinata kini berjalan kearahnya. Mata birunya memandang intens ke arah Hinata. Hinata terpaku melihat mata biru itu perlahan mendekatinya, rona merah muncul di kedua pipinya.
" Kau tidak apa apa ? " tanya nya ramah dengan senyum menawan, tangannya mejulur membantu Hianta untuk berdiri.
" Iee.. aku tidak apa-apa. Arigatou. " gumamnya malu sambil menundukan kepala.
" Lain kali hati hati. " lanjut cowok pirang itu.
" I..iya. " jawab Hianta yang masih menunduk.
" Kau punya mata yang besar, kenapa tak kau gunakan dengan baik. Apa kata temanku tadi benar, kau itu bodoh. " tanyanya ke Hinata dengan mata memincing dan tersenyum meremehkan.
JEDEEERR..
Bagaikan ada petir yang menyambar telingganya. Wajah yang tadi menunduk langsung mendongak ke atas dengan raut wajah kesal, tak percaya dengan apa yang di ucapkan cowok pirang yang di depannya. Bagaimana tidak ? Cowok yang di anggapnya baik, tampan, sopan, dan terlihat keren dalam sekejap hilang hanya dengan satu ucapan. Baginya cowok yang di depannya ini sama seperti temannya tadi, menyebalkan, sombong, sok keren dan sangat mengesalka.
" A..apa ? " tanya Hinata.
" Ck.. ternyata selain bodoh kau juga tuli ya ! Membuang waktu ku saja. " jelasnya yang berjalan meningglakan Hinata.
Baik Hinata maupun Sakura membeku di tempat. Tak percaya dengan cowok pirang yang awalnya mereka anggap berbeda dengan temannya tadi ternyata salah, bahkan dia jauh lebih menyebalkan.
" Hinata mereka berdua benar benar menyebalakn. Ku baru kali ini bertemu orang seperti mereka. " gumam Sakura.
" Iya aku juga Sakura. " jawab Hinata.
Mereka masih diam ditempat, menatap punggung cowok tadi yang hampir menghilang dari pandangannya.
" Kita harus memberi pelajaran ke mereka, kalo kita bertemu lagi. " gumam Sakura.
" Heem. Aku sangat sejutu, Sakura. " jawab Hinata. Sakura mendadak terpaku mendengar jawaban Hinata yang begitu antusius, baginya Hinata gadis yang pemaaf.
' Apa sebegitu bencinya Hinata kecowok pirang itu, sampai menjawab perkataanku dengan yakin. ' batin Sakura. Keduanya masih memandang ke depan tepatnya kearah jalan yang di lewati cowok tadi.
' Benar. Aku harus membalasnya. Aku sangat benci dia, bahkan di dunia ini belum ada yang mengolokku secara langsung, tapi dia ? Benar benar tidak bisa di percaya. Dia mengejekku mata besar, bodoh ! Ku harus membalasnya. ' batin Hinata.
Flashback End
" Jadi gitu lah Ino chan. ' lanjut Hinata menjelaskan ke Ino.
" Oh.. Jadi gitu. Berarti perkenalanmu dengan mereka berdua tidak menyenangkan yach ! Lalu Sakura itu siapa ? "
" Iya sepertinya gitu, Sakura itu sahabtku dari SD. " Mereka larut dalam pembicaraannya.
~ Skip Time ~
Sudah seminggu KHS mengadakn MOS dan hari ini adalah hari terakhir di adakannya MOS.
.Deng
Suara dari speker yang berada di setiap kelas berbunyi. Siswa Siswi yang tadinya asik bergurau, berbincang dan Bercanda sejenak menghentikan aktivitasnya dan mendengarkan pengumuman yang akan dikatakan.
" Mohon perhatiaannya. Utuk semua peserta MOS diharapkan berkumpul di aula sekarang juga. Arigatou. " jelas seseorang dari speker.
Tanpa menunggu lama mereka semua langsung menuju aula. Saat ini aula sudah penuh dengan para peserta MOS, riuh yang mengambarkan keadaan aula saat ini. Beberapa orang atau panitia berdiri di depan Aula.
" Mohon perhatiannya. Mohon berbaris sesuai kelas kalian masing masing. " suara ketua OSIS yang berada di dpan aula. Tak beberapa lama mereka sudah membentuk barisan sesuai kelasnya.
" Arigatou. Sebelumnya saya mawakili panitia MOS dan guru serta staff di KHS ini mengucapkan selamat kepada kalian semua karena kalian semua sudah berhasil menjalankan MOS ini dengan baik dan diterima di sekolah ini. " Jelasnya.
" Yeeeaaahhhh.. " teriakan dari para peserta. Sebagian ada yang menanggis bahagia, bertepuk tangan kecil dan senyum terukir diwajah mereka.
" Selanjutnya saya akan membagi kelas kalian menurut jurusan kalian. " lanjutnya.
" Hee... jadi ini kelas sementara ya. " gumam lirih Hinata.
" Tentu saja Hinata. Kita kan sedang MOS jadi itu hanya kelas sementara selama menjalankan MOS saja. Masa kau tidak tau ? " jawab Ino yang tidak sengaja mendengar gumam lirik Hinata.
" Heheheheh...aku lupa Ino, ku kira kelas ini sudah seseuai kelas jurusan. "
" Kau itu lucu sekali Hinata. " mereka pun kembali mendengarkan panitia di depan.
" Jadi nama yang ku panggil maju kedepan dan membuat barisan baru, seperti dulu. Paham ? " lanjut panitia menerangkan.
" Haiik ! " jawab serempak peserta
" Mulai dari kelas ART 1 A. Akira... " siswa yang dipanggil pun maju ke depan dan membuat barisan baru. Panitia di depan terus memanggil satu persatu nama peserta.
" Hyuga Hinata,... " lanjut panitia. Hinata pun berjalan kedepan dan masuk barisan baru.
" Haruno Sakura,... "
Baik Sakura maupun Hinata saling tersenyum, melihat mereka sekels lagi.
" Namikaze Naruto,... " sebutnya lagi.
Deg.
Hinata tersentak kaget mendengar nama yang tidak asing baginya masuk dalam kelasnya. Di lihatnya orang itu maju ke arah barisannya. Hinata hanya menundukan kepalanya tak berani menatap naruto yang melangkah ke arahnya.
' Kami sama apa aku bermimpi ? Aku sekelas dengan naruto kun ? Arigatou kami sama, kau mengabulkan keinginanku. Senangnya. Semoga ini awal yang baik untuk ku. ' batin Hinata.
To Be Continued
Kyaaa,,ahkirnya Hima Chan bisa selesain chapter 2 ini dengan curi curi waktu di kerja... ehheheeh...
oke dech gak usah lama" langsung aja balas Review nya..
Siiuchild udah Hima kasih Pairingnya yaw. Disini pairing utamanya NARUHINA,
Caesarpuspita arigatou sarannya,, hima emang gak begitu pintar buat bkin fic,, jadi Typo nya mungkin akan selalu ada. Ini udah hima lanjutin,,,
Minaa sann silakan RnR yaw... :) :) :)
