Roleplaying

Sum: Semua ini diambil dari roleplay bersama teman/Pairing Include: GakuNami, Karmanami, Gakuhokuda dll/Lebih ke Humor/Anime nyampur

.

.

.

Ansakyou (c) Matsui Yuusei

Roleplaying (c) Nanakoheartfull n SakuraShadowSFC

Warning: Typo/Humor Garing/ Alur Kecepetan (?)/ OOC (banget)/Bahasa nyampur/ Anime nyampur/ Dll.

.

.

.

"S-Selamat Pagi Asano-kun," sapa Korosensei, Asano menatap makhluk itu kemudian mengangguk "Selamat Pagi Sensei," sapa Asano "Ada apa kamu kesini nak?" tanya Koro-sensei "Saya disuruh Kepala Sekolah buat pengecekan, ah, Okuda-san, hari ini mohon bantuannya," kata Asano sambil duduk di salah satu kursi yang tersedia.

Sementara Okuda asyik ngobrol dengan Asano, Karma ngedumel

"SI KARMA BIKIN SESAJEN WOY!" Seru Nagisa, ya, saya tau dia emang kelewat OOC, Okuda yang kaget pun melihat ke belakang "Kyaa! Karma-kun!" serunya "Omongannya dipoton mulu sih ya," kata Kayano "Bapaknya Asano juga mau dateng lagi entar," kata Nagisa "Udah, jangan baper Ma, mereka jahat emang, gue tau," kata Maehara "Udah jangan dilanjutin bikin sesajennya Karma-kun! Jangan pedulin omongan mereka! Lanjutin aja apa yang mau kamu omongin!" kata Okuda, ceramah ceritanya.

"Jarang-jarang Okuda-chan ceramah," kata Kayano,

"Ooh, Jadi kalian pagi-pagi begini ya," kata Asano, kemudian mencatat "Nggak belajar sama sekali," ucapnya sambil tersenyum sinis "Eh njir, dicatet," ucap Maehara "Hidupmu kayaknya kelam banget deh Asano-kun," kata Kurahashi.

"Memangnya Asano-kun pagi-pagi ngapain?" tanya Okuda, penasaran dikit nggak apa-apalah "Ngapalin rumus," kata Asano "Et dah lipan beranak, ente kerjaannya ngapal mulu," kata Karma, nggak suka dia ngeliat Ketua OSIS deket sama Okuda.

"Daripada lo iblis merah, kerjanya ganggu orang mulu," balas Asano "Ohayou- ASANO-KUN!? KENAPA KAMU DISINI!?" Sapa Si ketua Ikemen yang baru masuk kelas itu "Pagi juga Isogai-kun, pagi-pagi begini sudah ribut,ya?" tanya Asano "Yang salah sebenarnya siapa sih?" tanya Karma.

Kemudian Asano teringat sesuatu, ia membongkar (?) tasnya "Ah, Okuda-san ini buku kimia yang kupinjam kemarin, terima kasih," kata Asano "Sama-sama," jawab Okuda.

Sementara itu, Karma bagian hatinya tertusuk dalam-dalam dan itu karena... "Okuda-san minjemin buku ke Asano... sakheeet," ucapnya, sementara itu, Nagisa menepuk pundaknya dari belakang "Yang tabah ya nak," kata Nagisa, Karma mengangguk kemudian ia mendapat ide.

Ia mendekati Okuda kemudian menepuk pundaknya "Ne Okuda-san kamu mau minjem sesuatu nggak dari aku?" tanya Karma "Eh? Emm... kalau gitu aku mau pinjem foto yang tadi boleh?" tanya Okuda "E-Ehh selain foto gitu, alat tulis misalnya?" tanya Karma dengan tampang gugup "Kalo alat tulis aku sudah punya, aku mau foto yang tadi... nggak boleh ya?" tanya Okuda dengan mata berkaca-kaca.

"Mati Lu bocah!" seru Asano

"Diem Lu! Dasar tua!" balas Karma

Oh-ow, rupanya Asano tersinggung "Tua? Lo bilan gue tua? Belom pernah ngerasain dililit lipan lo ya," kata Asano "Wah, elo yang belom pernah ngerasain kena cekik iblis," kata Karma, sesaat melupakan perempuan bermegane di depannya

"Etto... Karma-kun.. boleh nggak?" tanya Okuda "Gak boleh ya?" tanyanya lagi, Karma benar-benar tidak tahan dengan reaksi Okuda, akhirnya dia mengangguk "Em ya boleh deh, nih," kata Karma

Toh, dia juga untung kalo misalnya Okuda peka.

"Hontou? Eh Arigato," kata Okuda sambil melihat foto itu "Ooh! Foto Nagisa-kun lagi crossdress toh... kukira apa," kata Okuda manggut-manggut "Eh?" tanya Karma, harusnya 'kan itu foto Okuda!

"Aku ganti barusan Ma, yang kau ada di Asano," kata Kayano nyengir jahil

"Ehh, ini Okuda-san? Cantik juga," kata Asano sambil mesem-mesem liat foto itu.

"NO BALIKIN NO! FOTO WAIFU GUE ITU!" seru Karma, Asano yang mendengarnya menatap Karma sinis, kemudian tersenyum "Heee gitu ya," titisan lipan itupun berjalan ke meja Okuda "Okuda-saaaannn katanya kamu itu waifunya Karma ya?" tanya Asano jail.

"EH! BEGO LU TUA! JANGAN BILANG-BILANG NJIR! ADUUU!" seru Karma, kemudian nabok Asano yang notabenenya itu anak kepala sekolah, udah gitu galak dan emang lagi benci sama Karma "Eh?" tanya Okuda, mukanya memerah dikit "E-Ehh itu.. emm.. Jangan percaya apa kata Kakek itu! Musyrik Okuda-san!" seru Karma "Waduh, lo gak sopan banget sama yang lebih tua," kata Asano.

"Berisik lo! Ngerasa tua! Umur samaan juga!" seru Karma, dia memang daritadi udah pengen benyek-benyek si Asano terus masukin dia ke dasar Segitiga Bermuda "Eh sori ya, umur emang samaan, tapi gue itu udah dewasa, nggak kayak lo," ucap Asano tajam "Ngajak berantem lo?" tanya Karma, dia sudah siap "Hayu," kata Asano dengan logat sunda.

"INI YANG BOCAH SEBENERNYA SIAPA!? KOROSENSEI KEMANA LAGI!?" tanya Nagisa, frustasi liat dua temennya itu mulai anu... maksudnya nyiapin kuda-kuda "Katanya mau ke Hawaii bentar," kata Kayano, baik, mari kita lanjutkan "Iya bener Okuda-san, nih liat buktinya Karma beli foto km yang make baju re-,"

"AH WEEEEE! AIB GUE ITU, NO! BALIKIN FOTONYA NO!" seru Karma, ia berusaha meraih foto yang menurutnya masterpiece Korosensei "KAGAK! Gua liatin ato ni foto buat gue?" tanya Asano "HAH!? MASTERPIECE KOROSENSEI ITU! PUNYA GUE NAPA LO MINTA!?" tanya Karma emosi.

"Ya, Cantik aja ngeliatnya gitu," Kata Asano, kemudian si setan merah tersadar akan sesuatu

"Ooh, Lu Naksir Okuda-san Hah?" tanya Karma, sontak muka Asano memerah "K-Kagak!" serunya, munafik modenya on "Muna' Lo!" seru Karma "Daripada lo! Bocah!" seru Asano.

"Kuatkan HambaMU ini Ya Tuhan..," kata anak kelas E yang lainnya.

Kemudian, Karma yang frustasi itu pun menggebrak meja "AAH!? LU NGAPAIN DATENG KESINI SIH!? KALO CUMAN MAU CARI RIBUT NGAPAIN DATENG KESINI!?" tanya Karma "Ya, Karma-kun, Asano-kun bilang kan mau-," omongan Nagisa terputus "BERISIK LO HODE!" seru Karma, yang sukses, membuat Nagisa pundung di pojokan.

Yang ditanya memalinkan muka "Hmph, ngapain gue dateng kesini cuman cari ribut sama bocah? Gw kesini kan ada urusan tau!" seru Asano "hah? Urusan apa? Urusan apa lo? Sama gue?" tanya Karma "Nggak lah, mana sudi gue punya urusan ama lo!" kata Asano lagi.

"Bukannya kamu kesini gara-gara Okuda-chan ya?" tanya Kayano, muka Asano memerah lagi "Enggak!" katanya.

Kemudian, hening sesaat hingga Okuda berbicara "Eh, memang salahku apa?" tanya Okuda, yang lain sweatdrop "Okuda-chan, kamu polos banget sih," kata Kayano "Eh Emang iya ya?" gadis itu kebingungan "Pake banget malah," kata Mimura.

"Etto...," ketua kelas Ikemen bersuara "Asano-kun udah mau bel nih, ayo duduk," kata Isogai "Hmph, aku bakal memastikan kualitas belajar disini," kata Asano, tak lama datanglah Terasaka dkk dengan background sound Guruku.

"WEE! Si Ketua OSIS disini wweeee," kata Terasaka "Ngapa Lo? Turun ke kelas E?" tanya Itona, muka inosennya itu bener-bener kelewat polos "Kagak sudi gua," kata Asano "Mastiin kualitas belajar kita ya? Ha! Kita mah pasti baguslah!" kata Yoshida "Yakin bet lu," kata Asano lagi "Yakinlah, dikira guru kita macem bapakmu yang lipan itu," ucap Itona.

"WOY ITONA!" si Terasaka ngomelin si Itona, takut uke kesayangannya itu dihajar (Tera:NGGAK DIA BUKAN UKE GUE)

Suara tawa memenuhi kelas itu "Ah, Na, jangankan bapaknya, anaknya juga titisan lipan kok," kata Karma, dia sudah duduk santai di mejanya

"Ano... aku mau nanya, aku salah apa sih sebenernya?" tanya Okuda yang masih bingung "Lhah, masih bingung jug ternyata," kata Karma lagi.

"Yang sudah berlalu biarkanlah berlalu, seperti hangatnya mentari Okuda-san," kata Karma, yang disuruh mengangguk.

Seisi kelas itu hening, jam mulai berdetik, sudah lewat 15 menit "Udah bel kok, tapi gurunya belom dateng," kata Kayano "Tau, niat ngajar nggak sih?" timpal Terasaka, kemudian kelas dibuka "Eh? Aku telat ya?" tanya Kanzaki "Enggak kok, gurunya juga kemana tau," jawab Sugino.

Ketua OSIS rambut stroberi itu menguap "Aku mulai bosan..," kata Asano "Eh sebentar, hari ini Jum'at kan? Peajaran pertama 'kan olahraga..," kata Kurahashi "Terus... OR kita itu kan.., soal bunuh-bunuhan," kata Sugino berbisik, yakali bisa ketauan Asano entar.

Isogai berdiri "Sebentar! Kuberitahu Karasuma-sensei dulu," kemudian ia pergi dari ruang kelas.

Ternyata Asano masih belum ngeh juga pelajaran pertama apa, ia bertanya pada Karma "Eh, emang pelajaran pertama apa?" tanya Asano "Olahraga," jawab setan itu, ia mengecek tasnya "Ooh, aku bawa, syukurlah,"

Derap kaki terdengar dari luar, Karasuma memasuki kelas bersama Isogai yang sudah berganti baju

"Ehm... Selamat Pagi anak-anak! Mari kita ke lapang!"

xXxXx

ALOHAAA~ Chap 2 Update~

Nggak saya bingung... yng liat banyak yg review satu ayolah review/maksa lu/dibakar

Ty Untuk TsukiKonaIzu menjadi reviewer pertama fic ini :'D

TsukiKonaIzu: Yak.. ini saya coba rapihkan, semoga lebih rapih ya :'D Wah sama dong Karmanami tetapi disini pairnya nggak menentu kadang ada AsaKaru, Karmanami, Gakuhokuda, Asanokuda dan lain-lain

Terima kasih sudah membaca :'D