Summary: Apa yang akan dilakukan Gakupo dan Rin ketika mendengar Luka yang resmi berpacaran dengannya Kencan dengan cowo shota alias Len?/RnR please!

Rani : Agggggggggggggggggggg~~~~~~~

Rin : AUTHOR!APA-APAAN!

Rani : HUH? Sorehanandesuka?

Luka : APA-APAAN DENGAN FANFIC YANG SUPER BANYAK ITU!

Rani : Dakaranani? Anata no tame no mondai?(memangnya kenapa?Masalah bagimu?)

Gakupo : wach?Tumben pake bahasa Jepang,nee?

Rani : Nihongo o hanasu koto hahaha, motto yorokonde~~(hahaha, lagi mau ngomong jepang~~)

Len: Ayo balas Review!

Yuu-Zai Baka: aaaa...ternyata kesalahan masih melanda saya ya? Terimakasih ya atas RIPIUnya~~ ... dan terimakasih atas pembelaan anda yang sangat bagus!Bah~~ soal yang pairing itu maap ya maap ^^a

Ordinary readers: Ga punya account? Ga papa koq! Asalkan setia baca... Saya sudah senang^^ dan terimakasih saran anda dan pembelaan anda.

Hiwasaki Evelyn: Thanks sangat thanks!^^ huwa~~ jangan pake memo ya? Ok..Ok!hehe.. terimakasih Reviewnya!

Chaos seth:Terimakasih Flame yang ga mutu... kamu emang kagak bisa baca? saya bilang nerima flame mutu gan!==

Shana Hwang: Saudaraku*plakk! Makasih banyak!

Rin : Ya udah disclaimer daripada dengerin author lagi niat pake bahasa jepang~~~

Disclaimer:Tonikaku, itsu demo made! Kono monogatari no sakusha wa, rin, oyobi ōku o motte imasen! Shikashi, wareware wa, kono sakusha no muchi ga kono monogatari no don'na kangae o motte iru!(pokoknya,sampai kapanpun juga! penulis cerita ini pasti tidak punya Rin,dan yang lainnya! Tetapi penulis kita yang bodoh ini punya ide cerita ini!) and Typo luas(jangan sampai!).

Rin : Glek... bener-bener deh!Author kumat penyakitnya!

Rani : Nee!menuju cerita aja!

I wan't to know your Love

chap.2 : Misi IN-COMPLETE SEMUA!

(Gakupo POV)

Ternyata teriakanku tak mendapat perhatian -Yayangku-yang-galaknya-mirip-setan-walau-Secantik-Bidadari-. NO! Apakah dia akan kencan dengan Len dan meninggalkanku? KAMI-SAMA? TOLONG AKU! JANGAN BIARKAN LUKAKU YANG CANTIK PERGI DARI HADAPANKU! ,sambil bermuka masam dan kusut... Aku pulang ke Rumah mendapati Meiko dengan Luki yang lagi mesra-mesraan di meja makanku, banyak botol sake bertumpuk.

"A, Ada apa, Gakupo?" Kata Luki sambil (pura-pura) minum sake, sedangkan Meiko sedang memeluk Luki karna mabuk.. Aku hanya menggeleng dan memulai Ritual Pundung dan Menjedukan kepalaku ke tembok hingga retak, Luki masuk ke kamarku dengan Meiko yang (sangat) mabuk.

"Kata Luka-nii/luka-nee, katanya besok dia akan pergi ke taman bareng Len Kagamine... Jam 10.00 tepat." Kata Lukisambil blushing karna masih dipeluk Meiko. Aku masih pundung dan menjedukan kepalaku ke tembok sampai ga sadar kepalaku berdarah. "Duh, Gakupo.. Jangan pundung entar Luka ilang di bawa Len loh."Luki memakai nada jahil kali ini.

"Wah, manusia terong yang IQnya tengkurep ini lagi pundung ya? HIK! " Kata Meiko dalam keadaan mabuk, "Kayaknya Luka ga suka sama kamu karna kamu Cantik banget~~"

DEG! Demi apa saya yang secakep ini dibilang CANTIK? TAK TERIMA! DEMI KETURUNAN SAMURAI DAN KELUARGA TERONG SAYA(?)! SAYA COWO! SAYA TAMPAN, MEIKO! Aku memandang muka Meiko dengan sangar. Luki cuma sweat drop dan membawa Meiko keluar ruangan dan Luki melambaikan tangannya sambil tertawa hambar. Ok, back to Gakupo..

.

.

.

"Gah, akhirnya pasangan ga 'cocok' itu keluar dari kamarku." Kataku dan memulai membaca buku,

buku yang selalu di bacaku tiap hari...

Dari kecil ampe segede Wari-eh? Samurai aku selalu baca buku ini...

Kenapa?

Buku ini keren coy, ada samurai dengan

TERONG~~!

BRUUK!

heh? Siapa yang pingsan? Ah, Author dan para readers maaf!

.

.

"Hm~~~" sambil mandangin gambar-gambar buku berjudul "Samurai Terong di Kerajaan Ikan Tuna!" , aku memikirkan rencana supaya Len tidak kencan dengan Luka-gadis-mirip-bidadari-tapi-sekeras-batu-, tapi kok kagak ada rencana satupun yang nempel ya? Tenang aku yang IQnya bagus (baca:IQ tengkurep) ini pasti akan menemukan JAWABANNYA~~!

.

.

.

(15 menit)

"..." Dengan suramnya... Aku terpaksa menutup buku kesayanganku lalu, mengambil yang lain, dan mengakhiri acara-lamun- melamun- dengan cara Pundung di pojokan.. Kebiasaan banget deh...

" Gakupo IQ tengkurep dan sering pundung karna pacarnya... Makan malam hari ini terong goreng..." Kata seseorang dari dunia antah berantah (?). Kupingku langsung bereaksi ketika mendengar TERONG, langsung saja aku bangkit dari pundungku dan menutup buku 'SAMURAI TERONG' ku. Akupun berjalan sambil loncat-loncat keluar dan menuju meja makan...

"Set dah, pake iringan terong baru keluar..." Kata wanita dengan rambut dan iris sama sepertiku yaitu.. Gakuko K. yang sedang terkekeh, aku langsung menunjukan senyuman layaknya pangeran turun dari langit *ditendang*. Lalu aku menyatap Terong goreng dengan nikmat dan juga pemandangan indah terlihat di kepalaku..

Ooh... Gakuko kamu cantik sekali, bahkan hari ini kau pake kaos dalam saja dengan bawahan celana pendek... Pikirku tanpa sadar bahwa aku mimisan hebat.

"Dasar mesum!" Kata Gakuko lalu dengan terpaksa makan di kamarnya and

BLAM!

Terdengar suara bantingan pintu oleh Gakuko-chan,

"BESOK TIDAK ADA TERONG BALADO UNTUKMU!" Kata Gakuko dari kamarnya...

Mukaku pucat, bayangan terongku ludes muncul imajinasi TERONGKU dibakar~

"TIDAAAAKKKKKKKKKKKKKKKK~~~~~!" Kataku berteriak sambil pundung dan balik ke kamarku, dan mulai ritual pundusomnia(?) padaku... aku menatap jam dan melihat sudah jam 12.00 malam... "Tidak kusangka sudah semalam ini... Waktu~

Tiba-tiba terlintas ide untuk membuat Luka ga jadi kencan dengan Len...

IKUTI MEREKA! Aku langsung cengar-cengir dan memikirkan yang lainnya. Idenya benar-benar bagus! Tapi ini sudah malam... Saatnya tidur...

(Normal POV (sebelum hari H Len dan Luka kencan) )
"Len, apa benar kamu akan kencan dengan Luka?" Kata seorang gadis berambut honey blond,

SRUUTT!

Pertanyaan gadis itu sukses membuat Len yang sedang meminum jus pisang, menumpahkan dan agak tersedak. Muka Len memerah sedikit dan dia mengacak rambutnya.

"Iya, emang kenapa Rin?" kata Len sambil merona, dan kini kita ketahui gadis tadi bernama Rin Kagamine.. Biarpun marga mereka sama tapi mereka bukan kembar loh!

"Ga, ga papa.." Kata Rin dengan nada datar dan muka agak kesal. Len hanya melihat Rin dengan kebingungan... Lalu Rin keluar dari kelasnya dan menuju kelas Luka..

ZRAAAAT!

Pintu kelas Luka di buka dengan kasarnya oleh Rin, tersirat dari matanya sebuah dendam.. Semua murid di kelas memandang dengan kaget begitu pula Luka.

"Mana yang namanya Luka Megurine?" Kata Rin dipenuhi dendam. Lalu, Luka mendatangi Rin dan menanyakan ada apa.. "Jangan dekati LEN! Dia milikku!" Rin agak merona ketika melemparkan kata keduanya, Luka hanya tersenyum.

"Dia kok yang mau? Tanya saja Len!" Kata Luka dengan senyum seringai khasnya. Rin hanya menatap Luka dan pergi.

"Ternyata Len shota begitu punya stalker ya? Wonderful! Pengetesan baru di mulai.." kata Luka menyeringai, dan memasuki kelasnya dengan damai..

Sementara, Rin hanya berjalan dengan air mata mengalir di pipinya dan dia menggepalkan tangannya.

"Aku akan mengikuti kalian!" Kata Rin dengan dendam.

- keesokannya di rumah Gakupo si manusia terong lanjut usia*plak!~~~

"Oke, misi hari ini... Hm... Kayaknya udah tepat.. Waktunya jadi STALKER!" Kata Gakupo riang gembira kayak anak kecil diajak jalan-jalan ke taman hiburan.. Baju Gakupo serapih dengan rambut yang panjangnya seperti rambut rapunzel. Gakupo lalu berjalan menuju taman yang akan didatangi Len dan Luka..

"I LOPE YOU, LUKA!" Suara apaan nih? Bukan dari Gakupo loh!

"Heh? Ada dering SMS?" Kata Gakupo dengan riang gembira... Karna dering HP ini yang bikin Luka pacaran dengan Gakupo..Ok..Ok... Back to story.. Lalu Gakupo membuka SMS itu isinya...

.

.

.

From: Rin penyuka jeruk tapi anti pisang

To: Me ( Penyuka Terung tapi 100% suka Luka!)

Gakupo-kun? Sudah dengar acara kencan "My Prince" dengan "Your Princess"

.

Dengan cepat Gakupo membalas SMS Rin..

.

From: Me.

To: Rin penyuka jeruk tapi anti pisang

Ya~~ Ada apa? Kamu mau kesana? Bareng aku mau?

sementara Rin yang mendapat SMS itu langsung berjalan 5 langkah dan mendapati Gakupo sedang di gerbang. Gakupo dan Rin adalah tetangga dekat, jadi mereka sudah memberi tau siapa yang mereka sukai. Rin dan Gakupo nyengir dan berjalan menuju Taman itu walau masih jam 07.00 pagi.

-Di rumah Luka-

"Hoam..." Luka masih mengantuk dan menyelimutinya dengan selimut empuk yang membuatnya makin ingin bermanja di mimpinya.

Kreek...

"Kakak katanya mau berangkat pagi!" Kata adikknya Miki, sementara itu Luka hanya diam seribu bahasa dan melanjutkan mimpinya. "Ntar Tunanya di buang aja ah~~"

SREEK!

Luka yang mendengar kata Tunanya di buang langsung bangun dan menuju ke kamar mandi... dan dapat telpon dari Len.

-Di Rumah Len yang sedang dalam keadaan duka-

"PISANGKU MANA? MANA? MANA?" Kata Len yang sudah siap-siap berangkat tapi ribut karna melihat pisang yang ada di dekat pintu kamarnya Hilang , bagi Len kehilangan 5 sisir pisang yang di berikan Luka sama saja Kiamat bagi Len. Lalu kakaknya, Rinto keluar dari kamarnya sambil memakan pisang.

"Oiya Len, kemarin pisangmu di bawa inap sama Lenka buat bekel Staditur ke Bali.." Kata Rinto masih mengantuk, sesekali menguap...

"SEMUANYA!" Kata Len panik banget ralat sangat panik, Rinto menggangguk dan menuju kamar Mandi untuk apa? Ya mandi lah~~ dan Len dengan sangat-sangat- sangat- sangat - sangat terpaksa pergi dengan muka kusut layak baju belum disetrika.

"..." Lalu Len menelpon Luka dan berencana membalaskan dendam pada adik paling kecilnya Lenka.

- Gakupo dan Rin-

""WWWWWWWWAAAAAAAAAAAAAAAAAH~~~~~~!" Teriakan kedua manusia bodoh terpikat dengan betapa bagusnya dan betapa banyaknya permainan yang ada disana, Gakupopun menjadi lupa akan misinya dan malah main dengan Rin wahana yang menyenangkan dan sangat seru..

"Naik yang itu yuk!" Kata Gakupo dan Rin berbarengan, maklum mereka ini dari kecil belum pernah ke taman bermain walaupun udah umur setua itu. Gakupopun terus bermain begitu juga Rin.

Sementara seorang laki-laki berambut pink melihat kedua insan itu dengan penuh keheranan, bersama gadis berdada seksi dan berambut coklat. Mereka adalah Meiko dan Luki, sedang mengikuti dua orang bodoh yang harusnya sesuai skenario tapi kelewatan... Luki cuma pengang kepala~~

Drt..Drt

"Please understand my feeling"

"Ada telpon ya?" Kata Luki lalu mengangkat telponnya. "Halo"

"Halo, Luki-kun.. Aku dan Len-kun jadwalnya di rubah! Katanya dia ga bisa akting kalau lagi suram pisangnya hilang! Dah ya,bye!" Kata Luka takut pulsa abis dan menutup telpon... WTH? JADI SEMUA SIA-SIA? pikir Luki dalam hati.

"Luki, naik itu yuk! Yang TORNADO!" Kata Meiko dengan riang dan menarik tangan merona dan tersenyum, Ya ga papa, asal bareng Meiko.. pikir Luki dan akhirnya mereka juga memainkan permainan sama seperti Gakupo dan Rin..

(Skip time~~ jam 12.00 siang~~~)

"Dah, Gakupo!" Kata Rin yang sudah loncat-loncat Riang menuju rumahnya yang 5 langkah dari rumah Gakupo. Gakupopun melambaikan tangannya dan tersenyum. Lalu, Gakupo masuk kerumahnya.

Kreek..

"Kemana saja Gakupo? Kencan bareng Luka?" Kata Gakuko yang lagi masak Tuna steak, Gakupo langsung inget dengan misinya dan masuk kamarnya sambil pundung lagi. Gakuko justru memberikan tanda tanya besar dengan tingkah laku Gakupo yang aneh itu.. Gakupo terus melakukan menjedukan kepala di tembok sambil pundung.

"Kenapa aku malah main dan lupa ma misiku~~~ Hueeee~~~" Kata Gakupo mulai galau lagi,

"I LOPE YOU LUKA!"

"Tch...Sms dari siapa lagi?" Kata Gakupo kesel, dan terdapat dua SMS dari Luki dan Rin.

.

.

.

.

From: Luki Prince of TUNA!

To: Me

Gimana? Kencan dengan Rin sukses? EHEHEHE!

.

.

JLEB!

Ke, ke, kencan dengan Rin? TIDAKKKKKKKKKK! AKU MELANGGAR JANJI! Kata Gakupo tereak-tereak dalam hati.

.

.

.

From:Rin

To: Me

GAKUPO! AKU JADI LUPA KAN! KITAKAN MAU NGIKUTIN LUKA MA LEN! AHHHHHHHH! KACAU! MALAH JADI KENCAN MA KAMU LAGI!

.

.

.

PRANGG!

"Aku lupa juga tauk!" Kata Gakupo banting HP. Al hasil Hand Phone Gakupo pecah dan rusak, "HE? HANDPHONE KU!" Gakupo lalu mungut tu HP dan ngelus-ngelus tu HP.. Tapi mau rusak mau diapain? Dan sekarang suramnya Gakupo bertambah hebat... "JANGAN-JANGAN HILANG DARIKU HANDPHONEKU!"

"... Tadi Luka ngapain ma Len ya?" Kata Gakupo sambil pundung.

- Rumah Luka dan Luki lagi dalam perang-

.

.

.

.

.

BUAK

DUGH
BUAAGH!
DZING!
PRANGG!

.

.

.

"AMPUN LUKA-NEE! MEREKA GAK NGAPA-NGAPAIN KOK!" Kata Luki membela diri, namun Luka yang ngamuk gara-gara denger bahwa Rin dan Gakupo kencan sudah terlanjur marah tingkat wahid.. Miki yang tau itu mengungsi di kamarnya biar ga jadi sasaran kesadisan Luka.

"TRUS KENAPA KAMU DIAM AJA DODOL? GAK MISAHIN MEREKA GITU? DEMI APA MEREKA KAGAK NGAPA-NGAPAIN!" Kata Luka ganas kepada Luki, Luki berusaha ngabur tapi malah dapat timpukan dari Luka menggunakan Ikan Tuna besar ukuran King size.. dan membuat Luki tidak sadarkan diri..

(keesokannya)

Terjadi Aura memusuhi antar Luka dan Gakupo keesokannya,tidak saling menatap ataupun berbicara... Kenapa ya? Baca pikiran mereka yuk!

Luka: JANGAN DEKET-DEKET GAKUPO! KUBUNUH KAU DEKET DENGAN CEWE LAIN!

Gakupo : kayaknya Luka udah deket dengan Len.. HUWEE~~ KAMI-SAMA JAHAT!

dan ketika mereka memasuki kelas..

Muka Gakupo kusut + suram banget...

Muka Luka memancarkan dendam tinggi dan kemarahan.

Luki yang sekelas dengan Gakupo cuma memandang dengan penuh arti.. Soalnya dia kena Bully sama Luka..

"So? Luka kenapa? Marah-marah?" Kata Luki dengan tertawa hambar. Luki masih nyeri karna kemarin..

"Ga sih.. Cuma kayaknya tadi pagi dia ga minat ngobrol deh.." Kata Gakupo lalu duduk di kursinya.

"Berarti marah dong?" Kata Luki, Gakupo ngangguk. "Sama aja Baka!" Lalu Gakupo menjatuhkan kepalanya ke Meja..

"Apa salahku Luka-chan?" Kata Gakupo mulai pundung lagi..

-kembar kagamine(?)-

ZRAAAAAAAT!

Pintu kelas yang di buka Rin sempat menggangetkan seluruh anak di kelasnya termasuk Len yang lagi minum jus pisang jadi keselek. Rin duduk di kursinya dengan ga-anggun-ama -sekali-deh. Rin natep papan tulis dengan wajah ga banget gitu..

"Rin? Kamu kenapa?" kata temen Rin yaitu Utatane Piko, yang sama kayak Len shota banget..

"GAK KENAPA-KENAPA PIKO!" Kata Rin menghajar Piko pake Meja dan Piko pingsan di tempat. Len yang dari tadi ngeliatin nolongin Piko sambil mandang Rin..

"Ya ampun Rin! Kasian Piko jangan segitunya dong! Diakan cuma nanya!" Kata Len dengan wajah heran dan naikin satu alisnya, Rin mengalihkan wajahnya ke arah lain.

"GA PEDULI!" Kata Rin dengan teriak yang sempat menyebabkan semua anak di kelasnya menengok ke arah Rin. Len curiga dan menarik tangan Rin, tapi Rin membanting tangan Len..

"Ada apa sih Rin? Kamu marah sama aku?" Kata Len kebingungan.

"IYA! MARAH BANGET! AHAHAHA!" Kata Rin terus pergi ke kelas lain..

"Eh? Rin! TUNGGU!" Kata Len tapi ngomongnya telat.

sementara ada dua orang yang berada di kelas Rin dan Gakupo tersenyum kecil.

"Dengan begini aku bisa mengambil Luka dengan mudah.." bisik satu orang dari 2 orang itu.

"Dengan begini aku bisa mengambil Rin dengan mudah..."bisik satu orangnya lagi.

-TBC-

Rani : ANCURRR! ALURNYA KAGAK JELAS!*ngacak rambut* Kalau ada MISS TYPO BILANG-BILANG YA! *Ditendang Len*

Len: Yah? Rin Tsundere lagi~~ Jadi ga ada Rin disini..

Gakupo: Nasibku, sial amet sih..*pundung Ria*

Len: Gara-gara Author nih!

Luki: Aku ma Meiko damai dong~~

Meiko: Hum?

Rani: NGOCEH TRUS! NGOCEH! Baiklah para readers! Review di butuhkan sekali disini! sanggggggggggat! Ga nerima Flame ga mutu ya!

Rin: Ok, Riview biar nasib kami disini jelas!

Review

REVIEW

REVIEW

^^v