Sub Tittle : The First Sight

Cast : Siwon, Minho, Donghae, Kangin, Leeteuk, Yoochun

Rating : T

Genre : fantasy

Warning: Boys love, alur lambat ..

Summary : apa jadinya jika seorang putra mahkota kerajaan ELF jatuh cinta pada seorang putra mahkota kerajaan DEMON.?

A/N : ff ini terinspirasi dari trilogy lagu milik Ne-Yo.

Happy Reading .. ^^

Di taman istana sebuah kerajaan elf, sang putra mahkota-Choi Siwon, sedang duduk melamun di sebuah bangku hingga tidak menyadari kedatangan adiknya-Pangeran Minho berjalan mendekatinya.

"Hyung, apa yg kau lakukan di sini?" sapa Minho mencoba membuyarkan lamunan hyung-nya.

"Minho? Sejak kapan kau di sini?" tanya Siwon yg telah kembali dari lamunannya.

"Sejak pertama kali aku memanggilmu hingga panggilaan ke seratus dan kau baru menyadari kehadiranku," jawab Minho sarkastik. "Sebenarnya apa yg kau pikirkan hyung?"

"A-aku tidak memikirkan apa-apa," jawab Siwon agak tergagap membuat Minho mengerutkan keningnya. "Owh ya, ada apa kau menemuiku?" ucap Siwon mencoba mengalihkan pembicaraan.

"Appa mencarimu. Sejak ke dunia manusia kau belum menemuinya, karena itu Appa memintaku untuk menyuruhmu menemui-nya," jawab Minho.

"Oh iya aku lupa," ucap Siwon sambil menepuk kepalanya sendiri. "Dimana Appa sekarang?"

"Appa menunggumu di Balairung Istana. Kau lupa hari ini adalah perayaan ulang tahun mu ke 21 tahun? Ku rasa appa sedang mengurus persiapan pesta," jawab Minho panjang lebar.

"Baiklah, aku pergi dulu. Bye froggy..!" ucap Siwon sambil berlalu menjauh dari Minho.

"Yak! Siapa yg kau panggil froggy huh? Dasar hyung kuda!" teriak Minho kesal karena Siwon memanggilnya froggy.

.

.

.

"Appa, kau memanggilku?" kata Siwon setelah sampai di Balairung Istana, tidak lupa ia membukuk terlebih dahulu pada sang ayah yg juga merupakan Raja Kerajaan Elf -Kangin.

"Putraku Siwon, kemarilah anakku," ucap Kangin meminta Siwon mendekat pada-nya. "Bagaimana? Apa kau sudah menyampaikan undangan pada Yoochun?" tanya Sang Raja.

"Ne, appa. Aku sudah menyampaikan undangan pada Yoochun ahjussi,"

"Apa Yoochun mengatakan kalau dia akan datang ke pesta ulang tahunmu?"

"Ne, appa," Siwon mengangguk.

"Hmm.. Aku senang dia bisa dating. Sudah lama sekali aku tidak bertemu dengan sahabat manusia-ku itu," ucap raja Kangin. "Ngomong-ngomong, hadiah apa yg kau inginkan dari appa? Appa akan mengabulkan semua permintaanmu," tambah Raja Kangin.

"Appa akan mengabulkan semua permintaanku?" tanya Siwon tak percaya.

"Tentu. Ini adalah ulang tahunmu yg ke 21 tahun, jadi appa akan mengabulkan satu permintaanmu. Jadi pikirkan baik-baik apa yg kau inginkan," ucap Kangin menjelaskan. "Untuk sekarang, beristirahatlah. Biar appa dan umma mu yg mengurus persiapan pesta," tambah Kangin.

"Ne, appa. Aku permisi dulu," dengan itu Siwon beranjak pergi dari hadapan sang ayah.

"Ada apa dengan anak itu? Dia terlihat sedang memikirkan sesuatu," kata kangin pada ratunya-Leeteuk.

Leeteuk hanya mengangkat bahunya tanda dia tidak tau apa yg terjadi pada sang putra mahkota.

.

.

.

Siwon, sang putra mahkota kerajaan elf terlihat sering melamun menjelang malam pesta ulang tahun-nya. Hal itu membuat Donghae, sahabatnya yg merupakan anak dari penasehat kerajaan, menjadi penasaran tentang apa yg terjadi dengan sahabatnya tersebut.

"Pangeran Siwon, kau baik-baik saja?" tanya Donghae penasaran saat dia dan Siwon berada di puri Siwon.

"Jangan memanggilku seperti itu saat kita tidak dalam acara resmi kerajaan Hae-ah!" Siwon menegaskan.

"Baiklah. Sekarang ceritakan padaku apa yg kau pikirkan, huh? Kenapa sejak pulang dari dunia manusia, kau terlihat sering melamun? Apa yg terjadi di sana?" Tanya Donghae bertubi-tubi.

"Tidak terjadi apa-apa di sana Hae,"

"Aku mengenalmu sejak kita masih kecil. Aku tau jika kau sedang berbohong pada-ku. Ayo lah ceritakan pada-ku apa yg membuat putra mahkota kerajaann menjadi pendiam dan sering melamun begini, huh?" bujuk Donghae.

"Baiklah. Aku tau aku tidak bisa berbohong pada-mu," Siwon menghela napas-nya sebelum menceritakan apa yg mengganggu pikiran-nya. "A-aku melihat seseorang, dia sangat manis, senyumanya sangat lembut dan entah kenapa aku tidak bisa berhenti memikirkannya. Aku ingin sekali bertemu dengannya," jelas Siwon.

Flashback

"Saya senang paman bersedia hadir dalam perayaan ulang tahun saya. Terima kasih paman," kata Siwon.

"Sama-sama Siwon-ah. Appa mu dan aku sudah bersahabat sejak lama meskipun kami ini berbeda, kalian adalah bangsa elf dan aku hanya manusia biasa. Namun, aku sudah menganggap appa mu dan keluargamu adalah keluarga ku sendiri," Yoochun menerangkan.

"Baiklah kalau begitu, saya permisi pulang dulu paman,"

"Ne, hati-hati di jalan,"

"Baik paman," dengan itu Siwon meninggalkan kediaman Yoochun dan isterinya Junsu.

Bukannya langsung pulang, Siwon justru memutuskan untuk berjalan-jalan di dunia manusia.

'Tidak ada salahnya jalan-jalan dulu di dunia manusia sebelum kembali ke kerajaan' begitulah kira-kira yg dipikirkan oleh Siwon.

Tiba-tiba langkah Siwon terhenti saat mata emerald-nya tidak sengaja melihat seseorang dengan dark brown eyes, black hair menutupi dahinya, pipi chubby, hidung mancung, dan jangan lupakan plump lips yg menurut Siwon begitu kissable. Pemandangan yg benar-benar membuat Siwon tidak dapat berkedip. 'Cantik dan manis, tapi sepertinya dia seorang namja. Bagaimana mungkin bisa secantik itu?' begitulah kata hati Siwon saat melihat pemuda di hadapannya.

Namun, pemuda itu telah pergi saat Siwon tersadar dari lamunannya.

End flashback

"Ouch, putra mahkota kerajaan elf sedang jatuh cinta rupanya," kata Donghae dengan tawa yg tidak bisa ditahannya.

"Jangan mengejekku Hae-ah," ucap Siwon dengan memberikan death glare pada Donghae yg malah menertawakannya. "Tapi sungguh aku tidak bisa berhenti memikirkannya. Aku ingin sekali melihat namja itu lagi. Aku ingin mengenalnya," tambah Siwon.

"Lalu kenapa kau tidak mencarinya saja si dunia manusia?" usul Donghae asal.

"Apa? Mencarinya?" tanya Siwon yg dibalas anggukan oleh Donghae.

Siwon terlihat berpikir sejenak. Lalu, tiba-tiba dia tersenyum, bukan lebih seperti menyeringai membuat Donghae memutar mata-nya.

"Benar juga, kenapa aku tidak mencarinya saja di dunia manusia?" kata Siwon yg lebih ditujukan untuk dirinya sendiri.

Donghae hanya menggeleng-gelengkan kepalanya karena ulah sang putra mahkota.

.

.

.

Sang rembulan telah datang menggantikan sang mentari untuk menerangi dunia, menandakan malam telah datang. Dunia mulai diselimuti kesunyian, namun tidak dengan istana kerajaan elf. Semua keluarga raja, bangsawan elf, dan seluruh rakyat serta tamu undangan telah memenuhi balairung istana untuk merayakan ulang tahun sang putra mahkota.

Tampak beberapa tamu undangan sedang bercengkrama, saling bercanda, dan entah apa lagi yg sedang mereka bicarakan. Terlihat juga pangeran Siwon yg sedang menikmati champange-nya bersama Donghae dan Minho. Semua yg hadir tampak menikmati pesta yg diadakan oleh sang raja.

ting ting ting

Terlihat raja Kangin mengetuk-ngetukkan gelas champange-nya hingga membuat semua yg ada di balairung istana memerhatikannya, tak terkecuali Siwon, putranya.

"Selamat malam untuk keluargaku, bangsawan-bangsawanku, sahabat-sahabatku serta selamat malam untuk semua rakyatku. Aku ingin mengucapkan terima kasih atas kehadiran kalian semua dalam perayaan ulang tahun putra ku Pangeran Siwon. Aku berharap Pangeran Siwon dapat menggantikan ku untuk memimpin kerajaan ini dengan sangat baik. Mari bersulang untuk putraku Siwon," kata raja Kangin sambil mengangkat gelas champange-nya ke udara setelah memberi sambutan.

"Semoga Pangeran Siwon diberkati," seru seluruh hadirin dalam pesta mendoakan pangeran Siwon.

Melihat seluruh rakyat-nya bersulang untuk-nya membuat Siwon merasa senang, hingga sebuah senyum bahagia tercetak jelas di wajah tampan sang putra mahkota.

.

.

.

Pesta telah usai, kini hanya tinggal raja Kangin, ratu Leeteuk, pangeran Minho, pangeran siwon dan juga Donghae yg masih berada di Balairung Istana.

"Appa," panggil Siwon pada ayahnya.

"Ada apa Siwon-ah?" tanya Kangin.

"Appa pernah berjanji pada-ku untuk mengabulkan satu permintaanku kan?" ucap Siwon mengingatkan.

"Ne, appa pernah berjanji pada-mu. Apa kau ingin menyampaikan keinginanmu sebagai hadiah ulang tahunmu?" tebak raja Kangin tepat sasaran.

"Benar appa. Aku ingin mengetakan apa keinginanku,"

"Katakanlah putraku,"

"Aku..aku ingin.. Aku ingin appa mengijinkanku untuk tinggal di dunia manusia," ucap Siwon pelan, khawatir ayahnya-Kangin-akan marah karena permintaannya.

"Apa? Kau ingin tinggal di dunia manusia?" tanya Kangin terkejut.

"Benar appa,"

"Apa alasanmu?"

"A-Aku .. Aku hanya ingin tau bagaimana kehidupan manusia? Bukankah appa juga pernah hidup di dunia manusia? Jadi aku mohon ijinkan aku tinggal beberap waktu di dunia manusia," ucap Siwon memohon.

"Apa benar itu yg kau inginkan?"

"Ne, appa,"

Kangin menghela napasnya, "Baiklah. Tidak ada salahnya seoarang elf tinggal di dunia manusia. Tapi, kau harus ingat, kau tidak boleh menunjukan sayapmu pada siapa-pun, mengerti?"

Siwon hanya mengangguk.

"Kau boleh tinggal di dunia manusia, tapi hanya 3 bulan, tidak lebih dari itu dan kau harus kembali setelah waktu mu habis," lanjut Kangin.

"Benarkah appa? Appa mengijinkanku pergi?" tanya Siwon antusias.

"Ne, appa mengijinkanmu. Kau juga boleh mengajak Donghae. Biar appa yg bicara pada ayahnya,"

"Gamsahamida, appa. Jeongmal gamsahamida," Siwon membukuk sebagai bentuk terima kasih dan hormat- nya pada sang ayah.

Donghae yg mendengar percakapan ayah dan anak itu hanya memutar matanya.

Siwon dan Donghae kemudian pergi meninggalkan balairung istana dan menuju puri Siwon.

.

.

.

"Kau gila Siwon," ucap Donghae setelah mereka berada di puri Siwon.

"Kenapa?" tanya Siwon sambil mengangkat satu alisnya.

"Tak ku sangka kau benar- benar memutuskan untuk ke dunia manusia. Apa kau serius ingin mencari namja itu? Kau bakhan baru pertama melihatnya kan?" kata Donghae panjang lebar.

"Kau sendiri kan yg memberi ku ide untuk mencarinya di dunia manusia?" Siwon mengingatkan.

"Iya, aku memang yg memberimu usul untuk mencari namja itu. Tapi aku hanya asal bicara saat itu. Kau bahkan baru satu kali ke dunia manusia. Bagaimana caranya kau bisa menemukan namja itu?" seru Donghae.

"Aku tau mungkin memang sulit untuk mencarinya. Namun, berdiam diri di istana tanpa melakukan apa-apa untuk bisa bertemu dengan-nya bisa membuat ku gila Hae-ah," seru Siwon.

Donghae mengangkal satu alis-nya mencoba mencerna ucapan Siwon.

"Aku tidak tau pa yg terjadi padaku. Setiap saat aku selalu memikirkan namja itu," Siwon menghela napas-nya sebelum melanjutkan kata-kata yg akan ia ucapkan. "Yach mungkin kau benar. Aku mencintai namja yg bahkan aku tidak tau siapa dia dan ingin mencari namja itu, akan ku jadikan dia milikku," Siwon menyeringai.

"Baiklah, terserak kau saja pangeran Siwon," ucap Donghae sarkastik.

Siwon hanya terkekeh dan mulai mengemasi barang-barangnya.

"Sebaiknya kau cepat kemasi barang-barangmu. Kita akan pergi saat fajar datang," taka Siwon memberi tau.

"Ne. Aku akan kembali ke kamarku. Selamat malam," ucap Donghae lalu meninggalkan Siwon di puri-nya.

Setelah selesai mengemasi barang-barang yg akan ia bawa ke dunia manusia, pangeran Siwon merebahkan tubuhnya di ranjang megah yg ada di puri-nya.

"Aku sudah tidak sabar menunggu esok datang. Tunggu aku baby, aku akan segera menemuimu dan menjadikanmu milikku," ucap siwon sebelum dia terlelap dalam mimpi indahnya.

Apa Siwon akan dapat bertemu namja yg telah membuatnya seperti kehilangan akal? Dan siapa namja pencuri hati sang putra mahkota?

TBC/END

untun chap 1 pendek aja dech..

Choi Kira, Onew's wife