Maaf miina-chi-ku yang manis(?) kelihatannya waktu wa terjangkau, jadi gak bisa ngebalas para pe-komen! *Nangis* Tapi, wa ucapkan terima kasih pada yang memberikan komen. Bagi yang tanya anak-anaknya mau wa apain kalau udah diculik, mau wa jadiin pajangan kamar, satu taro lemari karena kamarku sempit. YA KAGAKLAH! Itu masih jadi rahasia, dan soal para chara-nya... Juga rahasia deh~ so stay tune~!
.
.
.
-Hi there!-
-WEI-
"Semuanya sudah hadir!?" teriak Cao-Cao sekeras-keras mungkin, lebih keras dari batu*Kok nyasar ke bentuk?*
"HADIR, YANG MULIA!" teriak para Jendral-jendral yang sudah berbaris dihadapan Cao-Cao.
"Baru-baru ini saya mendapatkan surat ancaman, dari Author bernama Wa yang sudah dikenal sebagai salah satu dari 1000.000 Author gaje dibeberapa Fandom selain Dynasty Warriors" ucap Cao-Cao super wibawa.
"..." semua mulai berpikir 'Sejak kapan Yang Mulia Cao-Cao bisa-bisanya ngomong kek gitu? Pasti otaknya divirus lagi sama ntuh Author'
"Karena itu, peraturannya adalah membawa satu pemandu yang tidak boleh yang cakep, dan kudu wajib berpatisipasi" ucap Cao-Cao.
"Kalau gak berpatisipasi?" tanya Xu Zhu ngunyah-ngunyah kepala Dian Wei, ralat, Bao Zhi.
"ANAKKU BAKALAN DICULIK!"
"HUAPAH!?" kaget Cao Pi, OOC. Banget. Please. Deh. Pi.
"Anakmu kan bukan cuma Cao Pi, satu-satunya" sahut Jia Xu elus-elus jenggot.
"Emang semua anak diambil, ya?" tanya Xiahou Yuan polos.
"IYA!"
"APA JADINYA KERAJAAN WEI TANPA PENERUS!?"
"Karena itulah saya akan berpatisipasi bagaimanapun juga caranya" ucap Cao-Cao.
"Yang Mulia, biasanya pemandu itu membawa Strategis. Tapi..." Xiahou Dun segera mem-pause omongannya saat tatapannya teralih kearah Guo Jia, Jia Xu, dan Xun Yu.
"Ya, seperti yang engkau lihat sendiri. Mereka cakep-cakep minus Jia Xu" ucap Cao-Cao.
"..." Jia Xu segera masuk kotak, terus hanyut di sungai Xia Pi(?)
"Aku tidak mungkin membawa Xu Zhu, setahun saya jalannya kalau bareng dia. Xiahou Yuan, juga gak mungkin... Ah, saya juga tidak bisa membawa fictional character" ucap Cao-Cao berpikir keras.
"..."
"Hei, Guo Jia! Bantu saya berpikir!" perintah Cao-Cao.
"Baik, Yang Mulia. Saya sarankan untuk membawa Xiahou Dun" ucap Guo Jia.
"..." Semua segera menatap kearah Guo Jia dengan tatapan 'Elu-Yang-Serius-Woi-Kehidupan-Wei-Tergantung-Oi'
"Lha, kan diperintahkan jangan bawa yang cakep, yaudah bawa yang keren aja"
Dan Guo Jia-pun langsung di Smack Down ama Dian Wei(?)
"Hadeh... Kalian yang serius..." ucap Cao Pi memijit-mijit pelipisnya.
"Sabar, Tuanku..." ucap Zhen Ji, mencoba menghibur Cao Pi.
"Yaudah kita voting aja" ucap Xun Yu udah bosan dengan para comedy-group dihadapannya.
"Ide bagus" ucap Cao Ren, setuju.
"Hei, bagaimana jika Zhang He, saja? Diakan cantik" ujar Dian Wei.
"Gak ah, malu-maluin aja saya bawa dia" ucap Cao-Cao, Cross fingers.
"Ente kejam ama Eike~" ucap Zhang He, air mata buaya.
"Gak boleh bawa yang cewek apa?" tanya Xiahou Yuan.
"Sayangnya cewek di Kingdom ini cakep-cakep, mustahil" ucap Cao-Cao.
"Bagaimana jika Xu Huang?" tanya Cai Wenji.
"Ntar kalau si Shu bawa Guan Yu, kan repot" ucap Cao-Cao.
"Sahabatku~ Engkau dimana~" nyanyi Xu Huang lebay.
"Kalau Pang De? Gak mungkin kan mereka bawa Ma Chao?" ucap Xun Yu.
"..." Semua mata segera teralih kearah Xun Yu.
"Ada apa?"
"Napa gak bilang dari tadiii!" ucap semua orang kecuali Xun Yu.
"Sudah, yang penting udah ditentukan! Pang De! Besok kamu akan pergi bersamaku!"
"Siap Yang Mulia! Saya tak akan mengecewakan anda!"
"Serasa mau perang aja" ucap Xiahou Yuan.
Yue Jin, Yu Jin dan Li Dian gak dapet peran disini. Maaf. *Dimusou rame-rame*
.
-My, my~-
-WU-
"... Kenapa lama sekali?" tanya Sun Jian, memberikan tatapan Harimau-nya.
"Maaf, ini semua karena manusia berlonceng satu ini" ucap Ling Tong menunduk maaf.
"APA LU BILANG!?" bentak Gan Ning kesel.
"JANGAN BERANTEM! UDAH TELAT NGASIH, MAU NAMBAHIN MASALAH LAGI!" bentak Sun Jian.
"Ma-maaf..."
"Jadi, saya harus berpatisipasi atau Anakku bakalan diculik, yak... Waduh..." ucap Sun Jian agak pasrah.
"I-Iya Yang Mulia..."
"Hm... Rasanya kalau ngumpulin orang tiba-tiba... Bakalan ngeganggu mereka... Untuk hukumannya, Ling Tong dan Gan Ning kalian cari orang yang sesuai dengan peraturan surat ini"
"BAIK YANG MULIA!" ucap Ling Tong dan Gan Ning serempak.
Dan perjuangan dua orang ini untuk mencari orang yang cocok menjadi Pemandu, akan dimulai Chapter depan~ stay tune Miina!
.
.
.
Wa: Aaaaaakh... Akhirnya!
Aupu: Gak usah banyak bacot, kuotanya kritis : Gyaaaaah! Hai, Hai so desuuu! Sampai jumpa lagi, miina! Wa akan apdet secepat mungkin nanti! Mumpung Wa udah libur~ SHISHISHISHI!
Sima Shi: Manggil?
Wa: NO! *Lempar Bao Zhi*
Sima Shi: *ngejar*
