.

.

Hangeng menelan salivanya dengan susah payah saat pandangannya turun ke bawah, dan mendapati kaki putih jenjang yang tak berbalut apapun. Paha pemuda itu terekspos separuh karena kemeja kebesaran itu menutupi sebagian paha atasnya. Meskipun demikian, seperti yang sudah kita tahu, kemeja itu berbahan tipis, jadi meskipun kemeja itu menutupi sebagian paha atas Kyuhyun, tetap saja Hangeng dapat melihat apa yang ada di balik kemeja itu.

Dan demi semua Tuhan dan Dewa-Dewi yang ada di muka bumi, Hangeng bersyukur karena saat itu, Kyuhyun masih memakai underwearnya -menutupi bagian paling vital dari tubuh seorang lelaki- karena Hangeng tak yakin kalau ia bisa menahan dirinya kalau saja Kyuhyun sepenuhnya tak memakai apa-apa dibalik kemeja tipis kebesaran miliknya. Bagaimanapun juga, Hangeng sadar kalau ia menyukai pemuda didepannya ini, dan ia tak yakin bisa menahan dirinya kalau ia terus disuguhi pemandangan yang membangkitkan hasrat begini terus-menerus.

Hangeng berdehem keras untuk menemukan suaranya kembali. "Apa yang kau lakukan, KuiXian?" tanya Hangeng tajam.

"Aku? Aku hanya melakukan tugas untuk melayanimu saja," jawab Kyuhyun sembari naik ke atas tempat tidur Hangeng.

.

.


Kebahagiaanmu.

Hanya itulah yang kuharapkan.

Will you let me make you happy... for now... and forever?

.

.

Ela-Kyuhyunnie presents :

Make You Happy chapter 2

Pairing : GengKyu / HanKyu / Hangeng X Kyuhyun

Slight : ZhouRy

Warn : YAOI! boyXboy! Uke!Kyu , TYPOs bertebaran karena author tak sempat mengedit ulang.


.

.

.

Sejenak, tubuh Hangeng menegang mendengar jawaban yang keluar dari bibir Kyuhyun. Ia yang awalnya langsung memalingkan wajah melihat penampilan Kyuhyun, kembali menatap pemandangan yang ada di depannya tersebut.

Tergoda.

Ya, jujur saja, Hangeng sungguh tergoda melihat penampilan Kyuhyun sekarang ini. Bahkan bisa ia rasakan kalau nafsunya mulai bangkit ketika ia kembali menelusuri tubuh Kyuhyun yang hanya tertutup kemeja tipis sepaha. Apalagi ketika melihat tatapan seduktif yang dilancarkan Kyuhyun padanya. Sungguh menggoda ketahanan dirinya saja si Kyuhyun itu.

"Come here, KuiXian.." Hangeng berucap sambil mengulurkan tangannya ke arah Kyuhyun.

"Hyaa~!" Begitu Kyuhyun menyambut uluran tangannya, Hangeng seketika menarik Kyuhyun hingga Kyuhyun tertarik ke arahnya dan jatuh tepat di atas tubuhnya. "Kau begitu tidak sabaran, master~" Kyuhyun berucap dengan nada menggoda ketika ia sudah bisa menguasai dirinya dengan cepat. Kyuhyun memposiskan wajahnya hingga berada tepat di depan wajah Hangeng. Ia mendekatkan wajahnya dengan Hangeng, hingga hidung mereka berdua bersentuhan.

"Bagaimana mungkin aku bisa sabar kalau punya seorang naugthy slave sepertimu, KuiXian?" sahut Hangeng seduktif sambil satu tangannya mengelus sisi wajah Kyuhyun dengan lembut. Hangeng merasakan sensasi menakjubkan saat tangannya menyentuh permukaan pipi Kyuhyun yang halus dan terasa sangat kenyal itu. Sepertinya ia harus ekstra menahan diri untuk tak langsung 'memakan' pemilik pipi chubby ini sekarang juga.

"Ne, master. Dan sepertinya naughty slave-mu ini ingin segera 'memuaskan' sang Master. Can I, Master?" Kyuhyun kembali menggoda Hangeng dengan tangannya yang perlahan-lahan mulai bergerak menelusuri dada bidang milik Hangeng. Jarinya menemukan salah satu dari dua tonjolan sensitif yang ada di dada Hangeng, dan jemari nakal Kyuhyun mulai bermain di sana.

"Mmhh~" Hangeng sedikit mendesah saat merasakan titik sensitifnya dimainkan Kyuhyun begitu rupa. Sepertinya memang ketahanan dirinya sangat diuji oleh Kyuhyun, yang selain menggoda nipplenya, sekarang wajah pemuda itu mulai merangkak ke bawah menuju lehernya dan Hangeng harus mengepalkan tangannya erat agar tak langsung membalikkan posisi mereka dan berakhir dengan ia 'memakan' Kyuhyun pada detik berikutnya.

Hangeng melihat Kyuhyun yang sekarang begitu berkonsentrasi dengan leher dan dadanya, dan menggunakan kesempatan itu untuk meraih obat yang memang selalu ia letakkan di bawah bantalnya. Hangeng memasukkan obat itu ke dalam mulutnya, dan dengan segera ia meraih wajah Kyuhyun, dan tanpa menunggu lagi, Hangeng segera meraup bibir mungil nan manis milik Kyuhyun.

Kyuhyun yang kaget hanya pasrah saja menerima ciuman dari Hangeng. Perlahan Kyuhyun membalas ciuman Hangeng saat pria itu melumat bibir atasnya. Dan tanpa perlu bujuk rayu apapun, Kyuhyun langsung membuka kedua belah bibirnya, mempersilahkan lidah Hangeng untuk masuk dan mengeksplor bagian dalam mulutnya.

Hangeng tersenyum saat melihat Kyuhyun yang begitu terlarut dalam ciuman mereka. Tangannya begerak menuju belakang kepala Kyuhyun dan mencengkeramnya erat, dan melancarkan aksinya yang sesungguhnya.

Tablet kecil yang sedari tadi Hangeng simpan di bawah lidahnya, kini mulai ia salurkan kepada Kyuhyun melalui ciuman mereka.

"Hhhmpp!" Kyuhyun yang akhirnya menyadari adanya sesuatu yang dimasukkan Hangeng lewat mulut langsung berusaha memberontak. Namun itu semua percuma karena tangan Hangeng yang berada di bagian belakang kepala Kyuhyun menahan kepala Kyuhyun erat hingga pemuda itu bahkan tak bisa menggerakkan kepalanya sediktpun.

Merasa tak bisa mengerakkan kepalanya, Kyuhyun kini menggunakan lidahnya untuk menahan sesuatu-entah-apa yang berusaha dimasukkan Hangeng ke dalam mulutnya. Dan tak ayal, terjadi pertarungan sengit didalam mulut Kyuhyun.

Tapi di belahan dunia manapun juga, tak akan ada seorang uke yang bisa menahan dominasi dari seorang seme. Dan dengan Hangeng yang begitu manly dan begitu dominan, sudah dipastikan kalau Kyuhyun kalah telak dalam pergulatan lidah didalam mulutnya.

Hangeng melepaskan ciuman mereka setelah memastikan kalau tablet kecil itu sudah tertelan sempurna oleh Kyuhyun.

"Shit! Apa yang tadi kau masukkan, hah? Racun? Obat pelemas otot? Atau obat perangsang? Cih! Ternyata memang kau tak ada bedanya dengan mereka semua!" bentak Kyuhyun kesal karena sesuatu-entah-apa yang telah berhasil Hangeng masukkan ke dalam mulutnya.

Hangeng mengernyitkan alis mendengar penuturan –bentakan- Kyuhyun tadi. 'Mereka? Siapa yang Kyuhyun maksud dengan mereka? Dan mengenai racun, pelemas otot dan obat peragsang tadi...'

Jujur saja Hangeng sangat penasaran dengan pemuda yang ada di hadapannya ini. Ia ingin tahu semua hal yang berkaitan dengan pemuda ini. Tapi sepertinya ini -situasi di mana Kyuhyun yang mengenakan pakaian minim dan masih berada di atasnya- bukan saat yang tepat.

Jadi, tangan Hangeng yang tadinya menahan belakang kepala Kyuhyun, kini beralih mengusap surai ikal kecoklatan milik Kyuhyun dengan lembut. Senyum yang tak kalah lembut pun ia sajikan untuk Kyuhyun yang masih menatapnya kesal.

"Aku tak punya semua obat-obatan yang kau maksudkan," ucap Hangeng lembut. Sekarang tangan Hangeng yang satunya bergerak ke pinggang Kyuhyun dan menariknya lembut, hingga sekarang Kyuhyun masuk dalam dekapan hangat Hangeng. "Aku tahu kau lelah dengan ini semua. Jadi sekarang tidurlah." Lanjut Hangeng sambil kedua tangannya mengusap lembut kepala dan juga punggung Kyuhyun.

Mendapat belaian halus yang begitu penuh kasih itu membuat raut keras di wajah Kyuhyun menghilang. Apalagi kata-kata pria itu yang begitu penuh perhatian kepadanya. Apakah ia telah salah sangka pada pria ini? Mungkinkah... mungkinkah pria ini membelinya tanpa berniat untuk menjadikannya sex doll seperti yang selalu mereka tekankan padanya?

Perlahan namun pasti, efek obat tidur yang diberikan Hangeng kepada Kyuhyun mulai terlihat. Pemuda manis itu merasakan kalau kelopak matanya mulai memberat,seakan memaksanya dengan lembut untuk memasuki dunia mimpi.

Samar-samar, Kyuhyun masih bisa merasakan belaian lembut di punggung dan kepalanya, membuat Kyuhyun makin melesakkan kepalanya ke dada bidang Hangeng, mencari kenyamanan bagi dirinya.

Hangeng hanya tersenyum melihat tingkah Kyuhyun yang menurutnya seperti anak kecil. Ia semakin mengeratkan pelukannya pada pemuda manis itu, sambil mulai menyanyikan lulaby.

"Kau..benarkah berbeda..?" Dan dengan gumaman terakhir itu, Kyuhyun akhirnya meluncur masuk ke dunia mimpinya, meninggalkan Hangeng yang sedikit terpaku mendengar gumam lirih pemuda manis yang baru ia beli dengan harga gila-gilaan di pelelangan tadi.

Hangeng memperhatikan wajah manis pemuda yang sudah terlelap itu. Wajah polosnya memancarkan kedamaian nyata yang membuat Hangeng tak tahan untuk tak menyusurkan jemarinya ke pipi chubby itu. Saat menatap wajah polos itu, Hangeng kembali teringat wajah seduktif Kyuhyun beberapa waktu lalu.

"Kuixian... sebenarnya seperti apa dirimu yang sebenarnya? Apa yang sudah kau lalui selama ini?" gumam Hangeng sambil terus menatap lekat wajah polos yang terlelap itu. Tanpa sadar, Hangeng menggerakkan kepalanya dan menyentuhkan bibirnya ke pipi chubby yang terlihat menggemaskan itu.

"Aish! Apa yang kulakukan?" kaget hangeng saat menyadari tindakan impuls yang ia lakukan tadi. Sungguh, ia sama sekali tak berniat untuk mengecup Kyuhyun! Tapi tadi... semakin lama ia menatap wajah manis pemuda itu, ada bagian hatinya yang mendorongnya untuk mencicipi bagaimana rasa pemuda itu.

"Arrgh! Lebih baik aku tidur saja!" putus Hangeng pada dirinya sendiri, dan menyampirkan selimut pada tubuh Kyuhyun dan tubuhnya, sebelum pikirannya semakin merambat kemana-mana, dan berakhir dengan... akh, Hangeng sungguh tak ingin memikirkan itu semua!

Akhirnya Hangeng memejamkan matanya, dan lengannya semakin erat memeluk tubuh ringan di atasnya itu. Hangeng cukup heran mendapat kantuk yang begitu cepat menyerangnya begitu kehangatan tubuh Kyuhyun menghampirinya. Padahal biasanya, ia harus meminum obat tidur –yang memang selalu ia siapkan di bawah bantalnya itu- minimal 2 tablet agar ia bisa terlelap. Tapi ia tak ingin memikirkan itu sekarang, prioritasnya sekarang adalah tidur, karena besok pagi ia masih harus bekerja.

Tak perlu waktu lama bagi Hangeng untuk menyusul Kyuhyun ke dalam mimpi, dan malam itu, kedua insan itu tertidur dengan lelap, dengan senyum yang –entah sengaja ataupun tidak- merekah di kedua bibir itu.

.


.

.

"Uuumh~ " Kyuhyun mengerang pelan saat merasakan sinar matahari perlahan mencapai wajahnya, membuatnya merasakan silau yang membuatnya terjaga dari tidurnya. Perlahan kelopak matanya mengerjap demi menyesuaikan dengan keadaan sekitarnya. Hal pertama yang terlintas adalah 'Dimana ini?' . Dan detik berikutnya, otaknya yang lumayan jenius itu langsung menguarkan memori hari kemarin. 'Ah, aku berada di kamar..Han..geng? Aish, nama pria itu susah sekali dilafalkan! Han..Kyung! Ah! Hankyung! Untuk lidah korea sepertiku, lebih enak memanggilnya Hankyung! Oke, mulai sekarang kau akan kupanggil Hankyung saja!'

"Eh? Lalu, dimana Hankyung itu?" gumam Kyuhyun heran, karena sekarang ini hanya ada dirinya sendiri di kamar itu. Padahal harusnya ada pria itu di dalam kamar ini. Toh, ini kamar pria itu kan?

Dan tak perlu waktu lama bagi Kyuhyun untuk mengetahui jawabannya. Suara gemericik air yang berasal dari kamar mandi di balik pintu itu menjawab pertanyaan Kyuhyun. Dan saat memikirkan pria itu, Kyuhyun kembali mengingat perlakuan Hankyung padanya semalam.

'Benarkah? Apa benar pria itu berbeda?' batin Kyuhyun dalam hatinya. Bagaimanapun juga ia tak bisa sepenuhnya percaya pada Hankyung. Ia tahu sendiri, berapa nominal uang yang telah di keluarkan Hankyung untuk membelinya. Dan setelah mengeluarkan uang yang jumlahnya tak sedikit itu, sudah pasti pria itu akan meminta balasan yang setimpal padanya kan? Orang-orang di tempat pelelangan itu telah mendoktrinnya dengan segala cara untuk membuatnya mengerti dengan pasti kalau ia telah di beli nantinya, sudah pasti orang yang membelinya itu akan menggunakan tubuhnya untuk tempat pelampiasan seksual mereka. Dan dalam satu tahun, Kyuhyun sudah mendapatkan berbagai pelajaran –secara terpaksa- mengenai hal itu.

Pemikiran itu kembali membuat Kyuhyun mengambil tindakan. Ia melepaskan kemeja tipis yang ia pakai. Ia beranjak menuju lemari pakaian milik Hankyung, dan mengambil sehelai handuk kecil, dan mulai melepaskan underwear-nya, kemudian melilitkan handuk kecil itu ke pinggangnya.

Beruntungnya Kyuhyun saat itu karena ketika ia mencoba memutar kenop pintu kamar mandi milik Hankyung, ternyata pintu itu tak terkunci. Mungkin Hankyung tak menguncinya karena mengira Kyuhyun masih tidur dan belum akan bangun setelah ia selesai mandi.

Kyuhyun –yang hanya menggunakan selembar handuk kecil untuk menutupi daerah privatnya- dengan langkah pelan tanpa suara memasuki kamar mandi itu. Ia melangkah menuju Hankyung yang berdiri di bawah shower untuk membersihkan busa sabun yang melekat pada tubuhnya.

Kyuhyun langsung bergerak maju dan memeluk tubuh kekar itu dari belakang. Kyuhyun dapat merasakan tubuh Hankyung menegang dalam pelukannya. Hankyung langsung berbalik dan kedua bola matanya membulat sempurna mendapati Kyuhyunlah yang ternyata memeluknya.

"A-apa yang kau lakukan?" sentak Hankyung sambil mendorong pelan tubuh Kyuhyun hingga pemuda itu melepaskan pelukannya dari Hankyung.

Crap!

Hankyung merutuki dirinya sendiri yang melepaskan pelukan Kyuhyun hingga kini Hankyung bisa melihat dengan jelas bagaimana keadaan Kyuhyun sekarang ini. Pemuda manis itu kini sepenuhnya telanjang, dengan hanya selembar handuk kecil yang menutupi area privatnya. Apalagi karena Kyuhyun tadi memeluk Hankyung yang berada di bawah shower, membuat pemuda manis itu juga ikut tersiram air. Kyuhyun sekarang ini terlihat sangat sexy dengan tubuh nakednya yang basah dengan air. Hankyung bisa melihat dengan jelas butiran-butiran air yang membasahi surai coklat pemuda itu jatuh dengan begitu menggodanya ke bahu telanjang pemuda itu. Dan mengikuti hukum gravitasi yang mengatur bumi ini, tetesan air itu kini meluncur turun ke dada Kyuhyun. Hankyung tak kuasa mengalihkan tatapannya pada tetesan air yang sekarang dengan tanpa dosanya meluncur turun melewati salah nipple kanan Kyuhyun. Hankyung hanya bisa menelan ludahnya menatapi tetesan air itu yang kini berbelok dan bergabung dengan tetesan air lainnya, menuruni perut Kyuhyun yang putih dan begitu menggoda, dan tetesan air itu berhenti tepat di handuk kecil yang melingkar lembut di pinggang Kyuhyun.

Hankyung menghela nafasnya dengan berat setelah di suguhi pemandangan yang begitu membuat birahinya naik. Tubh Hankyung kembali menegang saat Kyuhyun menyentuhkan tangannya ke dada bidangnya dan berbisk pelan.

"Aku tahu kau menginginkannya. Lakukan dan miliki aku sepenuhnyahh~" bisik –desah- Kyuhyun pada Hankyung sambil memain-mainkan jarinya di dada Hankyung.

.

"..ar dari sini." Gumam Hankyung pelan.

"Apa?" tanya Kyuhyun bingung karena ia tak begitu jelas mendengar suara Hankyung.

Hankyung menghela nafasnya pelan, dan sungguh ia bersyukur karena air shower yang dingin membantunya tetap sadar. "Kubilang, aku tak tertarik pada tubuhmu dan keluar dari sini ." Ucap Hankyung penuh penekanan, dan dengan sepenuh kesadaran, Hankyung mendorong Kyuhyun keluar dari kamar mandi, lalu cepat-cepat ia mengunci pintu kamar mandi agar Kyuhyun tak lagi memasuki kamar mandi.

.

"Kalau kau tak tertarik pada tubuhku, lalu UNTUK APA KAU MEMBELIKU?" teriak Kyuhyun dari balik pintu kamar mandi. Sungguh, saat ini Kyuhyun merasa sangat frustasi dengan tindakan Hankyung, yang berada di luar nalarnya. Seharusnya, dengan tindakannya tadi, Hankyung akan tertarik dan itu akan membuktikan kalau sebenarnya Hankyung itu sesuai dengan apa yang ia pikirkan mengenai masternya!

Tapi tindakan Hankyung yang diluar perkiraannya itu membuat semua logikanya buyar. Semua doktrin dan pemikiran yang sudah tertanam di dalam dirinya, dipatahkan dengan semua sikap yang ditunjukan Hankyung. Ia sangat tak bisa menebak jalan pikiran Hankyung yang di luar nalarnya itu, dan ini semua membuat Kyuhyun merasa ia tak lagi memiliki pegangan terhadap situasinya saat ini. Bagi serang Cho Kyuhyun yang selalu bersikap rasional, kondisi dimana otaknya taak mampu mengurai maksud tindakan Hankyung itu membuatnya -sebenarnya Ia sangat tak mau mengakui hal ini, hanya saja karena pada kenyataannya ia- merasa takut. Dan ketakutan yang timbul dalam dirinya itu membuat dirinya nampak begitu tak berdaya dan.. rapuh.

.

Hankyung yang mendengar teriakan frustasi dari Kyuhyun hanya bisa terdiam. Karena jujur saja, ia sendiri tak mengerti motif apa yang ada di balik tindakan gilanya yang mengeluarkan uang dengan nominal tak terduga hanya untuk membeli seorang pemuda yang tak ia kenal. Tapi ia sadar, dengan Ia diam begini, pasti akan membuat pemuda itu bingung dan tak mengerti.

Hankyung meraih 2 piyama mandi. Satu ia pakai untuk membalut tubuhnya, dan satunya ia sampirkan di lengan, dan kemudian ia membuka pintu kamar mandi. Hatinya mencelos saat ia melihat Kyuhyun yang sekarang duduk di lantai sambil memeluk kedua kakinya.

Hankyung segera menghampiri pemuda itu dan menyampirkan piyama mandinya untuk menutupi tubuh naked Kyuhyun. Ia meraih tubuh ringkih Kyuhyun dan mendudukkannya di tempat tidurnya. Dengan lembut ia menangkup wajah Kyuhyun dengan kedua tangannya.

"Katakan padaku, Kuixian, apa yang berkecamuk dalam benakmu saat ini?" tanya Hankyung lembut.

"Untuk apa?" gumam Kyuhyun lirih. "Kalau kau tak tertarik dengan tubuhku, untuk apa kau membeliku?"

"Kau ingin tahu?"

Kyuhyun mengangguk pelan. Saat ini ia butuh jawaban. Ia butuh jawaban yang pasti kenapa pria didepannya ini mau membelinya, tapi tak bermaksud untuk menyetubuhinya.

"Kau tahu... bahkan aku sendiri sebenarnya tak tahu pasti kenapa aku membelimu." Ucap Hankyung pada akhirnya. Ia tahu kalau saat ini ia harus jujur, atau kalau tidak, pemuda di hadapannya ini tak akan bisa membuka hati untuknya.

"A—" ucapan Kyuhyun terhenti karena Hankyung meletakkan jari telunjuknya pada bibirnya. Isyarat untuk membuat Kyuhyun diam.

"Aku memang tak tahu pasti kenapa aku membelimu. Aku bukan homoseksual mesum yang membeli seorang pemuda hanya untuk melampiaskan nafsuku. Bahkan sebenarnya aku ke pelelangan itu hanya karena aku di tarik temanku kesana. Aku tak ada niat untuk membeli apapun di pelelangan itu, kau tahu?" Hankyung menghela nafasnya lagi sebelum melanjutkan ucapannya. "Itu yang ada di pikiranku saat itu sampai sebelum aku melihatmu. Apa kau tahu, saat itu kau benar-benar membuatku hampir seperti orang gila." Hankyung menatap wajah Kyuhyun dengan intens. Sementara Kyuhyun yang ditatap seperti itu, merasakan sesuatu yang menghangat di hatinya.

"Aku bukan tipe orang yang suka menghamburkan uang. Tapi demi membeli dirimu, aku bahkan sampai mengeluarkan uang senilai 50juta yuan untuk membelimu. Sungguh tak terduga sama sekali." Hankyung terkekeh pelan mengingat betapa gilanya ia semalam.

"Kenapa?" lirih Kyuhyun ketika mendengar semua ucapan Hankyung. Sungguh, mendengar semua kata-kata Hankyung membuat Kyuhyun semakin penasaran pada pria itu. Apa sebenarnya motif utama pria tampan itu membelinya?

"Kenapa? Aku juga tak tahu kenapa. Tapi saat pertama kali melihatmu, aku tak kuasa mengalihkan perhatianku ke arah lain. Wajah ini, sungguh sudah menjeratku dengan begitu kuatnya." Hankyung mengelus lembut kedua pipi bulat milik Kyuhyun. Kedua bola mata gelap milik Hankyung menatap lembut pada wajah manis Kyuhyun.

"Apa kau tahu, amarahku langsung mencuat saat semua orang bisa melihat tubuh nakedmu walaupun hanya melalui foto-foto. Dan saat itu juga kuputuskan, kalau aku tak ingin ada orang lain yang melihatmu dalam keadaan naked. Yah, dengan pemikiran itu, akhirnya aku membelimu." tutup Hankyung mengakhiri penjelasannya.

Kyuhyun menatap tak percaya pada pria yang telah dengan tololnya –begitu menurut Kyuhyun- mengeluarkan uang begitu banyaknya dengan alasan yang sangat tak masuk akal. Meski sebenarnya dalam hatinya timbul perasaan senang mendengar alasan Hankyung, tapi pemuda itu berusaha menyembunyikannya dengan bersikap sinis. Terlalu banyak menemui kesukaran hidup membuat Kyuhyun tak lagi bisa bersikap polos dan jujur seperti dulu lagi.

"Lalu sekarang, apa yang kau harapkan dariku setelah kau membeli dan memilikiku? Kalau berdasarkan penjelasanmu yang tak suka orang lain melihatku naked, apa itu berarti kalau kau menginginkanku selalu terlihat naked di depanmu?"

"Tidak. Tentu saja tidak. Aku bukan pria homoseksual mesum, ah ralat, mungkin aku sekarang ini sudah menjadi pria homoseksual, tapi tetap saja, aku tidak semesum itu sampai ingin selalu melihatmu telanjang. Aku hanya ingin kau bisa merasa bebas, itu saja." Sahut hankyung santai.

Kedua iris coklat Kyuhyun membulat sempurna mendengar jawaban Hankyung yang sangat tak teduga itu.

"Kau mengeluarkan uang 50juta yuan, dan kau hanya ingin agar aku merasakan kebebasan. Dengan kata lain, kau tak meminta imbalan apapun dariku. Benar begitu?" tanya Kyuhyun mengulang jawaban Hankyung. Hankyung mengangguk mengiyakan pertanyaan Kyuhyun. "Apa kau sudah GILA?" seru Kyuhyun tak percaya.

"Ya. Mungkin bisa di bilang begitu juga." Hankyung mengangguk-anggukkan kepalanya menyetujui ucapan Kyuhyun. "Dan kaulah, KuiXian, yang membuatku gila."

Merasa percakapan mereka telah berakhir, Hankyung beranjak menuju lemari pakaiannya dan mengambil setelan kerjanya. Pria matang itu masuk ke dalam kamar mandi untuk berganti pakaian, karena 30menit lagi sudah waktunya ia bekerja.

Seulas senyum tipis terpatri di wajah Hankyung saat melihat Kyuhyun yang masih terdiam. Meskipun dari jarak yang tidak dekat, Hankyung masih bisa melihat adanya semburat kemerahan yang timbul di kedua pipi Kyuhyun, dan itu membuat Hankyung –entah kenapa- merasa senang.

.

.

.

"KuiXian, aku berangkat ke kantor dulu. Kau tak apa kan, kalau kutinggal sendiri?" tanya Hankyung perhatian, namun malah terkesan memperlakukan Kyuhyun seperti anak berusia 10 tahun saja. Dan jujur, itu membuat Kyuhyun kesal.

"Aku bukan anak kecil, master. Ah, dan jangan lupa untuk mengunci pintu,master, siapa tahu saja nanti aku lari dari sini." Sinis Kyuhyun. Hankyung hanya terkekeh mendengar jawaban Kyuhyun yang terkesan sinis, namun karena ucapan sinis itu dipadu dengan wajah manis yang mengerucutkan bibirnya dengan imut, membuat Hankyung malah merasa gemas dengan pemuda manis itu.

"Ya, ya. Kau sudah bukan anak kecil, jadi aku tahu kalau kau pasti tak akan kabur, mengingat kau ada di tempat asing, right?" ucap Hankyung santai sambil mulai berjalan ke arah pintu apartement miliknya. "Ah, dan jangan panggil aku master. Panggil langsung dengan namaku saja. Hangeng." Tambahnya lagi.

"Tak mau. Namamu itu terlalu sulit untuk kulafalkan. Kalau memaska untuk memanggil nama saja, aku akan memanggilmu Hankyung. Itu lebih enak di lidah korea milikku."

"Ya, terserahmu sajalah , sekarang kau kutinggal dulu. Semua keperluan sudah ada di dalam. Kau bisa nonton tv untuk menghabiskan waktu. Dan kalau kau lapar, semua bahan makanan sudah siap di dalam kulkas. Masak saja , aku berangkat dulu, Kui—"

"Kyuhyun!" potong Kyuhyun cepat, membuat Hankyung menautkan kedua alisnya.

"Eh?"

"Kyuhyun. Itu nama Koreaku. Aku tak suka di panggil KuiXian, itu membuat telingaku gatal karena rasanya aneh sekali."

Hankyung terkekeh pelan mendengar kata-kata Kyuhyun.

"Oke. Kalau bgitu, aku berangkat dulu, Kyuhyun."

"Ne, ne."

.

.

.

"Haaaah~" Hankyung menjatuhkan tubuh lelahnya ke atas tempat tidur miliknya. Ia merasa sangat lelah hari ini. Bukan, bukan karena pekerjaan yang menumpuk –karena itu bisa ia selesaikan dengan rapi- tetapi karena pemuda manis yang tinggal bersamanya itu.

Bagaimana ia tidak merasa capek, bayangkan saja, ia hampir mati berdiri saat pulang dari kantornya, dan mendapati dapur apartementnya hancur berantakan bagai habis di terpa badai. Alat masak berjatuhan di lantai yang penuh dengan air dan entah kotoran apalagi yang melekat di lantai dapurnya itu. Perasaan takut menyelimutinya. Bagaimana kalau yang membuat dapur berantakan itu adalah perampok kejam, yang akhirnya melukai Kyuhyun?

Dan setelahnya –setelah menemukan dan mendengarkan penjelasan Kyuhyun- perasaan kaget dan shocknya sirna, digantikan tawa membahana, yang membuat sang empu pembuat kerusuhan di dapurnya itu merengut kesal. Karena bagaimana lagi, Hankyung sungguh tak bisa menahan tawanya saat mendengar penuturan namja manis itu kalau dapurnya berantakan seperti itu karena pemuda manis itu berniat memasak. Padahal pemuda manis itu hanya berniat membuat Ramyun dengan telur saja, namun akibatnya dapurnya jadi seperti kapal pecah saja.

Akhirnya Hankyung memanggil cleaning service, dan sementara apartementnya di bersihkan, Hankyung mengajak Kyuhyun keluar ke pusat perbelanjaan. Hankyung tentu sangat menyadari kalau hari itupun Kyuhyun mengenakan baju bekasnya, dan itu membuat Hankyung ingin membelikan Kyuhyun seluruh perlengkapan hidup yang ia butuhkan, termasuk baju dan aksesoris seperti sepatu.

Seharusnya kegiatan mari-kita-belikan-Kyuhyun-baju berjalan damai sentosa sampai kemudian mereka –Hankyung dan Kyuhyun- bertemu dengan Zhou Mi yang juga tengah pergi bersama Henry.

Akhirnya, niatan Hankyung yang semulanya hanya memperkirakan waktu maksimal satu jam untuk mencarikan seluruh perlengapan hidup untuk Kyuhyun, jadi diperpanjang hingga kurang-lebih empat jam! Hankyung sepenuhnya menyalahkan teman masa kecilnya –Zhou Mi- atas tambahan waktu 3jam itu. Pria bersurai merah berbadan super tinggi itu menarik Henry dan Kyuhyun kesana-kemari, membuat kedua makhluk manis itu seperti model yang mencoba berbagai jenis baju, di berbagai toko pakaian. Alhasil Hankyung dan Kyuhyun pulang dalam keadaan lelah sambil membawa –entah berapa puluh kantung- hasil belanjaan mereka.

Saat itu waktu sudah menujukkan pukul 10 malam, dan sebenarnya Hankyung ingin langsung merebahkan badannya dan pergi ke alam mimpi. Namun niatan itu sirna saat telinganya mendengar suara perut dari pemuda manis yang wajahnya sudah memerah sempurna menahan malu itu.

Hankyung yang tak tega membiarkan Kyuhyun kelaparan –disamping kenyataan bahwa ia juga belum makan- , akhirnya pergi ke dapur dan membuat nasi goreng Beijing keahliannya. Mereka berdua memakan nasi goreng buatan Hankyung dengan lahap, meski sebenarnya Hankyung lebih banyak menatap wajah imut Kyuhyun yang memakan nasi goreng buatannya dengan wajah lahap sih.

.

"Aaah... so tired. Kurasa malam ini aku bisa tidur tanpa menggunakan obat tidur itu." Hankyung memposiskan tubuhnya senyaman mungkin dan mulai mmejamkan kedua matanya. Sungguh, tubuhnya merasa sangat lelah saat ini, dan ia ingin segera terbuai ke alam mimpi yang tenang dan damai.

Namun sepertinya Tuhan berkehendak lain. Karena sudah hampir setengah jam Hankyung memejamkan matanya, ia masih saja belum bisa terlelap. Hankyung sudah akan meraih obat tidur di bawah bantalnya saat—

TOK! TOK! TOK!

-sebuah ketukan menginterupsinya. Hankyung mengerutkan alisnya karena sungguh, ia merasa de javu dengan keadaan ini. Ketukan pada pintu kamarnya di malam hari, dengan hanya ada Kyuhyun yang tinggal bersamanya.

"Masuklah, pintunya tidak ku kunci." Hankyung tak beranjak dari posisinya yang tengah tiduran di tempat tidurnya karena tubuhnya sudah memprotes mengenai rasa lelah yang ditanggung. Pintu terbuka dan nampaklah kepala Kyuhyun menyembul dari pintu.

-oh, oke, Sungguh, perasaan de javu itu makin menguat sekarang.

"Ya Kyuhyun. Ada ap—" ucapan Hankyung terhenti seketika saat akhirnya Kyuhyun memasuki kamarnya seutuhnya. "Ap-apa yang kau lakukan?" Hankyung berseru keras melihat Kyuhyun yang berjalan kearahnya.

.

.

.

~TBC~

.

.

Kekekekekeke~ Author balik lagi bawa lanjutannya HanKyu ini! Gimana? Penempatan TBC-nya pas banget kan? HAhahahah, author emang jenius! #dibakar reader

Oh, ya, sekedar penjelasan aja ya, disini, karena pakai sudut pandang orang ketiga, Kyuhyun di sebut sebagai Kyuhyun, sedangkan Hankyung yang saat itu belum tau nama korea Kyuhyun, teetep manggil Kyuhyun dengan panggilan KuiXian, oke?

Dan nama Hangeng berubah menjadi Hankyung, karena menyesuaikan Kyuhyun yang memang berniat memanggil nama Hangeng dengan nama koreanya, Hankyung, Oke?

Nah, sekarang waktunya bales review~

Kim Min Lee : gomawo ud review~ . Yupz! karena author pecinta uke!Kyu, author ada niat buat bikin ff dimana Kyu jadi uke~ .Ah, soal umur, bakal di jelasin di chappie berikutnya~

jjynh3 : gomawo ud review~ . Iya, Han-gege kan emang gantle. Beruntung banget si Kyu yang jadi uke-nya! Rated M? Oh, tentu aja~! #yadong mode On

Yuri Masochist :gomawo ud review~ . Nih, nih, author kasih chappie dua-nya. Soal slave, d ff ini author bikin Hankyungnya gentle koq.. jadi sebagai slave, Kyuhyun nggak bakal di macem2in gitu.. hehehehe..

Meong : gomawo ud review~ . ah, itu kan awalnya aja si Kyu dingin.. yang ada malah si Kyu maen sosor aja ke Han-gege tuh.. Iya, ff yewook ud apdet, habis ini kan mw apdet yg hoMin... ukh..utang author lumayan juga.. #pundung di pojokan

HiMi Duckbutt : gomawo ud review~ . Iya nih, author suka ukeKyu, dan beruntungnya, Hankyung jadi cast pertama yang menyemei Kyu~ . Ini ud lanjut, chingu..

BabyGGyu: gomawo ud review~ . Iya, Han-gege gila gara2 Kyu tuh, makanya berani beli Kyu seharga 50juta Yuan alias 75M! Iya, Han-gege nggak asal maen 'makan' Kyu koq.. "makan' di chappie depan aja yah..

kyuNa: gomawo ud review~ IYa, Kyu berani banget tuh!Dan mai berani lagi wktu di kamar mandi! Iyaa.. author jg udah nahan Han-gege sekuatnya biar nggak langsung 'makan' Kyu koq..

rizkyeonhae: gomawo ud review~ . Ne, na do saranghae~ tapi author lebih cinta sama hanKyu sih#kicked. Iya, emang Han-gege itu seme paling gentle deh! Oke, ni ud apdet chingu~

cha cha: gomawo ud review~ . Iya nih, author juga susah nemuin ff HanKyu, makanya akhirnya author bikin sendiri deh. Ahahahak~ soal TBC, itu emang hobi author yg motong di saat paling asyik~

KyuLuphHanMinWon : gomawo ud review~ . Iya ning chingu, langsung author kasih lanjutannya~!

dae hyun : gomawo ud review~ . Iya, saran diterima, cz emang author niatnya bikin Kyu jatuh cintrong duu ama Han-gege, baru mau ehemNCehem.

cassielf : gomawo ud review~ Aaw, makasih ya ud ngingetin~ Iya, sebenernya author mau full pake Kyuhyun, tapi karena di ambil dari udut pandang Hankyung yang belom tau nama korea Kyuhyun, jadi author campur pake Kuixian. Jadi terasa aneh ya chappie satu kemaren? Mianhae~ Tapi ud author perbaiki di chappie ini deh~ MinKyu? Siap!

evil princess : gomawo ud review~ . Iya, nih author kasi lanjutannya~

maknaelovers : gomawo ud review~ . Iya! Author juga g terima kalo babyKyu ampe di grepe2 sama om2 gendut nan mesum itu! sudah apdet nih chingu~

nieniekyukyu : gomawo ud review~ . Iya, babyKyu sexy banget tuh! Author aja sampe mimisan bayanginnya! Eh? sampe babayKyu punya baby? Hmm...author pikir dulu deh, siapa cast yang cocok buat jadi babynya babyKyu

Kyuminjoong : gomawo ud review~ . Ahahahaha~ gimana yah chingu, masalahnya Kyu itu kan seme oke, Uke pantes banget.. Oke! udah athor apdet nih chingu~

Park Hyo Ra : gomawo reviewnya saeng~ . Iya, akhirnya eon bikin GengKyu-nya nih... Mana habis GengKyu di publish, kepincut ama HoMin pula... *sigh*... Oh, bau rate M ya? *endus2* kagak tuh... tapi emang author rencana bikin NC sih~ Kan authornya seyadong readernya~

kangkyumi : gomawo ud review~ . Iya nih, author kasi lanjtannya~

cho tika hyun : gomawo d review~ . Iya chingu, ini author apdet chappie ~ Karena ini cuma Threeshot, jadi author nggak bakal biarin ni fic terbegkalai deh! yaksok!

Azi CloudYesungiElf : gomawo ud review~ . Ahahahaha~ Kyu keliatan OOC yak? Jadi malu.. Iya nih, udah author apdet chap ~

KyuMinnie : gomawo ud review~ . Iya nih, author suka crack pair..hehehe.. Iya, author bikin HanKyu buat yang pertama cz author kangen banget ama Han-gege TT^TT . Oke, sudah di lanjut ini chingu~

park soohee : gomawo ud review~ . Iya tuh, si Kyu ama Henry di lelang.. kalo beneran, author juga mau beli tuh!#dibakar SparKyu ama Strings . Oke, uda di lanjut chingu~

someone : goawo ud review~ . Ah? Kurang pendalaman karakternya ya? Iya, author coba lebih di tekankan ke perasaan para cast nih. Gimana? masih kurang juga ya? T^T . Naik rate? Of course di setujui!

Yuki-onna : gomawo ud review~ . Iya nih, jarang ada pair HanKyu nih.. makanya akhirnya author bikin aja sendiri buat kepuasan author..hehehehe... Oke! Author lanjutin koq ff ini sampe tamat. gomawo~

RosaHeartfilia : gomawo ud review~ . Belum koq.. belum keluar NCnya..hihihihi... Oke, sudah di lanjut nih~

Choi ha rin : gomawo ud review~ . Ahahahaha~iya, author juga teracuni ff HanKyu dari author favorite author(?) . Oke, sudah author lanjut nih~

cloudcindy : gomawo ud review~ . Gapapa koq, kan akhirnya Henry keeli sama Zhou Mi, dan Kyu di beli sama Han-gege~jadi semua aman sentosa~ . Oke, sudah do lanjut nih chingu~

Cho Sangmi : gomawo ud review~ . Ahahahahahk~ iya, in ud authr lanjut~ masi penasaran nggak, sama lnjutannya ini?

Saeko Hichoru : gomawo ud review~ . salam kenal juga chingu~ aigooo~ jeongmal gomawo ud mau baca dan suka sama ff author ini~ *kasi babyKyu #digampar Han-gege+SparKyu . Ini udah di apdet chingu~

ninamum itha : gomawo ud review~ . Hihihihi, iya tuh, Kyu godain Han-gege sampe DUA KALI! dasar babyKyu nakal! Ini udah di apdet chingu~

Enno KimLee : gomawo ud review~ . Iya nih, Han-gege sekarang kaya kayaknya. Ahahahaha~ Kyu nakal godain Han-gege tuh.. sampe da kali pula!eh, MWO? apdet 2 chappie sekaligus? Haduh.. author masi banyak hutang nih chingu.. #kabur

VitaMinnieMin : gomawo ud review~ . Iya, kan emang si Kyu minta di rape~ Ini bau perbudakannya nggak terlalu kerasa chingu, soalnya athor nggak tega ngancurn image gentle punya Han-gege.. Naik rate? boleh deh.. Iya, perfect life-nya nggak bakal author tinggali koq, kan apdetnya urut~

KimHanKyu : gomawo ud review~ . Iya, ini author kasi chappie duanya nih~ Oke, ternyata reader saya ada yang punya kemampuan meramal! Soalnya Han-gege kan gentle, jadi nggak mw grepe2 Kyu kalo belom jadian..

DeKyu : gomawo ud review~. Ahahahaha~ asyik juga kan kalo yg ngeet itu yang uke~ Ini ud author apdet chingu~

RyeoViieKyuu : gomawo ud review~ Iya chingu, ini udah author apdet nih~

noonacomplicated : gomawo ud review~ . Akh! Jangan dibayangin, ntar jadinya mimisan kayak author~! ud di apdet nih chingu~

.

Haah, udah selesai bales reviewnya~

Jeongmal gomawo buat para reader yang udah sudi mereview ff abal author~ Biarpun dari review2 reader sekalian, bisa author simpulkan kalo kebanyakan reader disini itu yadong tingkat dewa! Hahahahaha #ditimpukin reader

Oke, oke,karena banyak yang req naekin rate, chappie terakhir depan, bakal author keluarin NCannya HanKyu!

Da seperti biasa, athor sengaja naruh TBC di tempat yang tepat~

Sooo, buat yang pada penasaran kelanjutan ff ini -atau kelanjutan adegan NCan HanKyu- , author minta reviewnya lagi pleeaasseeee~~~