Title : KiHyun Family
Cast :
Kim Kibum
Kim (Cho) Kyuhyun
Kim Hyuno Daniel Lachapelle
.
Warning : Gs/ Typo/ Bahasa tidak Baku/ DLDR/ No Bash/ No Edit/ EYD Berantakan dan jika tidak berkenan silahkan enyah dari sini -,-
.
.
.
Happy Reading
.
.
.
~Annishi KiAnn Kim~
Di sebuah kamar luas bernuansa putih, dengan interior sederhana namun tampak elegant dan rapi dipandang mata. Selain bed yang berukuran sangat besar hingga menampung lima orang dewasa sekaligus. Dan juga lemari pakaian diujung pojokan sebelah kanan dan rak buku disebelah lemari itu, beserta meja rias di ruangan tersebut.
Kim Kyuhyun nama sang pemilik kamar tersebut, sedang bersantai ria dengan laptop dihadapannya, setelah dirinya berhasil mendapatkan laptop dari sang Putra Semata wayangnya Hyuno. Kyuhyun mati-matian merengek pada anaknya itu, agar mau meminjaminya laptop.
Hyuno, walaupun masih berumur 7 tahun, tapi Kyuhyun merasa dirinya telah memiliki anak berumur belasan tahun. Selain perfectionist, Hyuno itu ternyata cerewet sekali, melebihi dirinya. Kyuhyun merasa anaknya itu benar-benar menyebalkan dari Kibum suaminya.
Hyuno memang tampan dan manis secara bersamaan dengan kulit putih pucat, hidung mancung, dengan mata bulatnya yang indah, tatapan mata tajam dan datar, dengan iris hitam kelamnya, warisan dari Kibum sang ayah. Secara fisik Hyuno sempurna, tapi secara omongan, gaya bahasa, cara berpikir serta penyampaian kata-katanya itu benar-benar kejam, pedes, pahit, asam, getir dan segala rasa yang tidak enak untuk dimakan. Lebih mudahnya, jika makanan rasanya seperti itu, sifat Hyuno bagaikan makanan beracun yang mematikan apabila dimakan.
Tapi sekalinya Hyuno bersikap manis, maka tidak akan ada orang yang bisa menolak pesonanya. Mereka akan segera luluh dengan sekejap mata, seperti dirinya tadi yang tidak bisa marah dalam waktu lama pada anaknya, dan langsung memaafkannya begitu saja dengan mudah, setelah melihat Hyuno mengeluarkan puppy eyes yang jarang sekali digunakan dan di lihat olehnya. Tapi kenyataannya, Hyuno tidak sedang melakukan aegyo apapun dan itu hanya impian Kyuhyun saja, yang ingin melihat anaknya ooc dan bersikap manis dan normal seperti anak kecil pada umumnya,
~Flashback On~
"Hyuno-ya, bolehkah Mama pinjam laptopnya sebentar?" Tanya Kyuhyun pada anaknya yang duduk di sampingnya dengan laptop di pangkuan sang putra.
"Tidak!" Tegas Hyuno sambil melirik ibunya singkat.
"Ayolah, sebentar saja ne!" Rengek Kyuhyun manja.
"Tidak." Kekeh Hyuno.
"Hyuno-ya." Masih dengan nada manja kepada anaknya.
"Tidak mama." Ucap Hyuno kembali.
"Hyun-ah anak Mam..."
"Sekali tidak tetap tidak Mom." Potong Hyuno cepat.
"Kenapa tidak boleh?" Kesal Kyuhyun akhirnya dengan tangan terlipat di depan dada dan memandang Hyuno tajam, setelah sang putra berani memotong ucapannya, dan itu benar-benar tidak sopan.
"Hanya tidak ingin." Ucap Hyuno santai sambil main game di laptop tersebut dan mengabaikan tatapan tajam ibunya.
"Kenapa tidak ingin?" Tanya Kyuhyun lagi.
"Apakah harus Hyuno jawab Mom?" Hyuno balik bertanya tanpa menjawab pertanyaan ibunya.
"Tentu saja kau harus menjawabnya bocah." Ucap Kyuhyun pada anak menyebalkannya.
"Malas." Singkat padat dan jelas, dan jawaban kurang ajar Hyuno berhasil membuat Kyuhyun murka dan jiwa iblisnya keluar.
Kyuhyun mencoba untuk menahan dirinya agar tidak berteriak pada anaknya.
"Kenapa malas Hyuno?" Tanya Kyuhyun dengan suara agak kesal, tapi Kyuhyun masih berusaha sabar menghadapi anak menyebalkannya.
"Karena Mama akan menonton drama membosankan itu lagi." Jelas Hyuno akhirnya, membeberkan alasan kenapa dirinya tidak mau meminjami ibunya laptop.
"Tapi Mama suka drama itu Hyuno." Jawab Kyuhyun melas.
"Jikalau Mama suka, kenapa harus pakai laptop Hyuno. Bukankah Mama punya laptop sendiri." Ucapnya datar tanpa mengalihkan tatapannya dari game yang dia mainkan.
"Laptop Mama rusak, dan masih dalam masa perbaikan. Ayolah pinjami Mama laptop ne. Sebentar saja ya ya ya." Rengek Kyuhyun pada anaknya dan tidak lupa dengan jurus maut andalannya.
Memutar bola matanya malas, dengan perasaan setengah rela tidak ikhlas. Akhirnya Hyuno mau tidak mau meminjamkan ibunya laptop. Setelah dirinya mendengar suara isakan ibunya yang berada disampingnya, Hyuno tau jikalau ibunya hanya akting saja dan airmata itu adalah airmata buaya.
Hyuno terlalu hafal dengan watak ibunya yang suka dramaqueen dan mendramatisir keadaan. Tapi walau bagaimanapun juga, Hyuno sangat mencintai dan menyayangi ibunya itu. Dirinya berjanji agar selalu menjaga dan melindungi Kyuhyun ibunya ketika sang ayah tidak di rumah. Seperti sekarang ini, dia berusaha untuk menyenangkan Kyuhyun yang sedang main drama alias akting.
"Kenapa kau hobi sekali menangis dan bersandiwara Mom?"
"Mama tidak sedang melakukan sandiwara. Ini airmata beneran Hyuno." Sangkal Kyuhyun tidak terima
"Benarkah?" Selidik Hyuno pada Kyuhyun.
"Tentu saja benar!" Ucap Kyuhyun tegas.
"Jangan menangis karena hal sepele Mom."
"Mom menangis bukan karena itu."
"Lalu? Mom menangis karena apa?" Tanya Hyuno sambil menatap ibunya tidak mengerti.
"Mom menangis karena kau tidak pernah sopan, kurang ajar dan tidak bisa bersikap manis pada Mom." Jawab Kyuhyun memandang anaknya sendu.
"What?" Hyuno menatap ibunya tidak percaya.
"Iya." Kyuhyun merengut menanggapi pertanyaan Hyuno.
"Astaga Mom. Bukankah Mom tau sifat Hyuno yang seperti ini."
"Iya, sikapmu yang seperti itu sangat menyebalkan."
"Mom juga menyebalkan."
"Mom tidak."
"Iya."
"Tidak."
"Iya."
"Ti..."
"Apa yang sedang kalian perdebatkan?" Tanya suara datar yang tiba-tiba memotong perdebatan ibu dan anak tersebut.
"Bummie, kau sudah pulang?" Tanya Kyuhyun tanpa menjawab pertanyaan Kibum, dan langsung berdiri menghampiri suaminya.
"Hm, hari ini aku pulang cepat, lelah dan ingin istirahat." Jawab Kibum setelah mencium kening Kyuhyun singkat.
"Oke. Aku mau kedapur dulu dan membuatkanmu kopi." Ucap Kyuhyun pada Kibum. Dan Kibum hanya mengangguk mengiyakan ucapan istrinya.
~Annishi KiAnn Kim~
"Hai Hyuno." Sapa Kibum pada anaknya, setelah melihat Hyuno hanya diam.
"Hai Papa." Jawab Hyuno
"Apa kau jadi anak baik hari ini." Tanya Kibum setelah mendudukkan dirinya disamping anaknya.
"Hm. Seperti yang Papa lihat."
"Kau apakan Mamamu hari ini."
"Maksud Papa?" Tanya Hyuno tidak mengerti.
"Kau membuatnya menangis lagi, benar?" Tanya Kibum menyelidik pada anaknya.
"Tidak."
"Tapi Papa lihat, mata Mamamu bengkak seperti habis menangis."
"Itu karena Papa yang membuat Mama menangis dan bukan Hyuno." Bantahnya tidak terima dituduh seperti itu oleh Papa datarnya.
"Kenapa jadi Papa yang salah?"
"Karena Papa selalu salah."
"Memangnya Papa salah apa pada Mamamu?"
"Banyak."
"Banyak." Gumam Kibum dengan alis berkerut sambil memandang anaknya datar dan tidak terima di tuduh seperti itu. Anaknya ini benar-benar menyebalkan.
"Kenapa Papa melihatku seperti itu?" Tanya Hyuno akhirnya, setelah mendapatkan tatapan super datar dari ayahnya yang membuatnya terusik.
"Tidak ada." Acuh Kibum dan membuat Hyuno hanya mengendikan bahunya tidak peduli menanggapi ucapan sang ayah. Dan melanjutkan game yang sempat tertunda akibat ulah kekanakan ibunya.
"Papa." Panggil Hyuno setelah mereka terdiam cukup lama dengan kegiatan masing-masing.
"Hm." Jawab Kibum dengan gumaman dan masih sibuk dengan ponsel ditangannya.
"Boleh Hyuno mengatakan sesuatu?"
"Mengatakan apa?"
"Hyuno lebih tampan dari Papa." Ucapnya asal dengan seringai dibibirnya, menatap Kibum dengan gaya songong, sok cool dan dewasanya.
Mendengar ucapan tidak penting Hyuno, Kibum langsung mengalihkan tatapannya dari ponsel ke arah Hyuno anaknya, dengan pandangan malas super datar miliknya dan mendengus kemudian, sambil memasukkan ponsel ke dalam saku celananya.
"Ada apa dengan kalian berdua?" Tanya Kyuhyun setelah sampai di ruangan tempat suami dan anaknya berada. Merasakan aura aneh tidak mengenakkan di antara anak dan suaminya. Membawa 3 gelas minuman beserta cemilan.
"Tidak ada. Dan ini urusan para namja, benarkan Papa?"
"Hm." Gumam Kibum malas menanggapi mulut menyebalkan dan berbisa milik anaknya.
"Terserah kalian saja." Ucap Kyuhyun yang tidak mau memperpanjang masalah.
Dan mereka bertiga terdiam setelahnya, sambil menikmati makanan dan minuman yang di bawa oleh Kyuhyun tadi, sesekali terdengar suara tawa antara ketiganya karena sesuatu hal yang menurut mereka lucu dan menarik.
~Flashback Off~
Kibum keluar dari kamar mandi dengan handuk yang di lilitkan di pinggang. Menuju ke lemari pakaian untuk mengambil kaos oblong dan celana training, Kibum langsung memakainya tanpa masuk lagi ke kamar mandi. Kibum heran kenapa Kyuhyun tersenyum-senyum sendiri seperti orang gila. Lalu menghampiri sang Istri setelah selesai memakai baju.
"Apa yang kau lihat hingga membuatmu tersenyum seperti orang gila begitu?" Tanya Kibum pada Kyuhyun dengan suara datarnya.
"Tidak ada. Aku hanya merasa sangat senang dan lucu." Jawab Kyuhyun dengan mata masih menghadap laptop di hadapannya.
"Senang dan lucu?" Tanya Kibum tidak mengerti
"Hm, senang dan lucu." Kyuhyun menanggapi.
"Terserahlah aku mau tidur dan jangan berisik." Kibum langsung memposisikan dirinya tidur di samping Kyuhyun, dan membuat Kyuhyun merengut tidak suka di katakan berisik.
"Aku tidak berisik Kim."
"Tidurlah!"
"Aku belum mengantuk."
"Cepatlah tidur dan matikan laptopnya!" Perintah Kibum mutlak dengan suara dingin dan tatapan yang sangat datar.
"Aish, iya iya! aku akan tidur dan mematikan laptopnya." Ucap Kyuhyun setelah mendapatkan tatapan super datar dan dingin dari Kibum.
Kyuhyun mengerti dan sangat mengerti jikalau Kim Kibum sudah mengeluarkan aura membunuh seperti itu, maka Kyuhyun harus mematuhinya dan tanpa penolakan.
Setelah mematikan laptop dan menaruhnya di atas nakas, Kyuhyun langsung merebahkan dirinya di kasur king sizenya di sebelah Kibum dan menghadap suaminya kemudian.
"Apa kau sangat lelah Oppa?" Tanya Kyuhyun menghadap wajah tampan suaminya sendu, tak lupa tangannya mengelus rahang tegas suaminya.
"Hm." Jawab Kibum dengan gumaman dan membuka matanya kemudian.
"Kau cantik. Aku mencintaimu." Ucap Kibum tiba-tiba, setelah mereka saling memandang satu sama lain. Dengan tangan Kibum menyentuh pipi putih Kyuhyun dengan lembut.
"Kau selalu menggombaliku Kim Kibum." Kyuhyun merona dan semakin membuat Kibum melebarkan senyumannya.
"Aku tidak gombal dan itulah kenyataannya Kim Kyuhyun."
"Benarkah?" Tanya Kyuhyun sanksi
"Hm, Kim Kibum tidak pernah berbohong dalam hidupnya." Ucap Kibum santai.
"Aku tau."
"Kalau begitu, bolehkah aku meminta sesuatu darimu Kyuhyun?" Ucap Kibum masih mengunci tatapannya pada Kyuhyun.
"Kau mau apa?" Tanya Kyuhyun balik.
"Aku mau..." bisik Kibum pada Kyuhyun dan membuatnya_
"KIM KIBUM." Teriak Kyuhyun dengan suara delapan oktafnya, sambil menatap Kibum tajam.
"Iya." Kibum santai menjawabnya.
"KAU MENYEBALKAN."
"Banyak yang bilang seperti itu."
"Tapi aku istrimu KIM."
"Hm dan seingatku, aku tidak pernah bilang kalau kau adalah pembantuku."
"Apa kau akan menganggapku seperti pembantu?" Tanya Kyuhyun tidak terima.
"Bolehkah?"
"Kau ingin mati Jifan."
"Aku masih ingin hidup Kuixian."
"Jika kau masih mau hidup, tidak bisakah kau tidak menyebalkan."
"Menurutmu?"
"Tidak bisa! Kau dan anakmu sama saja, MENYEBALKAN." Kesal Kyuhyun sambil menekan kata menyebalkan di akhir kalimatnya.
"Kita satu paket dan itulah kami." Ucap Kibum santai menanggapi ocehan istri evil dan cerewetnya.
"Iya, dan sayangnya kita bertiga sama-sama menyebalkan." Kyuhyun mengiyakan ucapan suaminya yang benar adanya, dan tersenyum kemudian.
"Tentu! Dan jangan pernah menyesalinya sayang." Ucap Kibum membalas senyum Kyuhyun dan mencium bibir istrinya singkat.
"Aku tidak pernah menyesal, memilikimu dan Hyuno dalam hidupku." Jawab Kyuhyun dan semakin mempererat pelukannya pada Kibum, membenamkan wajahnya di ceruk leher suaminya yang wangi dan membuatnya nyaman.
"Hm, ayo tidur sudah malam."
"Good Night Suamiku. Saranghae."
"Nado Saranghae Kyuhyun-ah, istri Kim Kibum dan Ibu dari Hyuno anakku." Balas Kibum disertai kecupan di puncak kepala Kyuhyun.
Dan membuat Kyuhyun tersenyum lebar penuh kebahagiaan, menerima perlakuan manis dan romantis dari suami tampan tapi datarnya tersebut.
.
.
END
