alybee92

.

.

May I Love You ?

.

Ini adalah ff remake (yang aku tambahin dikit-dikit) dari sebuah komik dengan judul yang sama

.

Main cast

Park Chanyeol

Byun Baekhyun

.

Other cast

Find by yourself

.

.

Disclaimer : semua cast disini milik agensi masing-masing

Warning : Gerderswitch (GS) . Typo everywhere .

.

.

.

CHAPTER 1

UNPREDICTABLE MEET

.

.

Ini akibatnya jika jadi pemalas.

Seharusnya di musim semi yang indah kita dapat mengawali hari-hari baru yang indah pula. Tapi sayang sekali hal itu tidak berlaku bagi seorang gadis manis yang baru saja jatuh karena tidak berhasil meloncati pagar. Gadis itu mengumpat kecil merutuki kesialannya yang bahkan telah datang memberondong sejak pagi buta. Pertama ia harus rela mengakhiri libur panjangnya dengan raungan dari wanita baruh baya yang ia yakini adalah orang yang berjasa melahirkannya ke dunia ini. Kedua, gadis itu lagi-lagi hanya menghela napasnya ketika ia tahu ayahnya telah berangakat TANPA mengantar anak semata wayangnya ini ke sekolah. Oh My Lord ! dan sekarang apa? Gadis itu terlambat datang ke sekolah dan berusaha meloncati pagar yang bahkan orang tinggi sekalipun tidak bisa melewatinya. Apa dia tidak sadar kalau dia ini hanya seorang gadis keturunan smurf? Ops.

"Anak baru ya? Wah berani sekali datang terlambat di upacara penerimaan siswa baru?", tiba-tiba entah datang dari mana munculnya, seorang lelaki tinggi telah duduk jongkok di sebelah si gadis manis

"Kau juga terlambat kan? Apa bedanya?", kesal gadis itu sambil mencebikkan bibirnya

"Ayo ikut aku.", belum sempat gadis itu menjawab tangannya sudah ditarik oleh laki-laki tinggi menuju ke sebuah pintu yang kalau dilihat dari tampilannya pintu itu pasti sudah sangat tua.

"Nah, kau bisa masuk lewat sini tanpa ketahuan. Ketika kau masuk kau akan langsung berada di belakang barisan siswa baru.", jelas lelaki tinggi itu lalu beranjak pergi, namun gadis itu mencegahnya dan sembari mnundukkan kepala ia berkata, "Te-terimakasih."

"Bukan masalah besar.", tangan lelaki itu mengusap kepala si gadis dan mengeluarkan seringaian iseng

"Nanti malam ketemuan ya.", ucapnya sambil melemparkan wink

"Kita main-main.",tambahnya sebelum ia benar benar pergi lalu ditutup dengan teriakan dari yang lebih kecil

"DASAR MESUM!"

.

.

.

BAEKHYUN POV

Setelah lelaki itu pergi aku segera membuka pintu dan masuk ke dalamnya. Dengan hati-hati aku mengendap-endap menyusup diantara barisan siswa baru. Aku masih mengomel dalam hati mengingat ajakan lelaki tadi, ketemuan? Main-main? Saat malam hari dengan seseorang yang tak dikenal? Dasar! Lagipula malam hari adalah waktu untuk membantu eomma mengurus kedai dan menemani appa mengedit foto, pikirku sampai sebuah suara mengagetkannku.

"sst! Ya- telat ya? Kemarilah ada tempat kosong di depanku.", kata seorang gadis berambut hitam legam

"Ha?", aku hanya bisa menanggapinya dengan wajah blank dan dengan tidak sabar ia menarikku ke dalam barisan.

"Nah, kau sudah aman."

"Gomawo!"

"Aku Do Kyungsoo."

"Byun Baekhyun."

Setelah seorang siswa yang kalau tidak salah adalah peraih nilai tertinggi dalam seleksi penerimaan memberi sambutan, terdengarlah suara merdu MC yang mengatakan acara selanjutnya adalah sambutan dari ketua osis dan seluruh siswa dipersilahkan duduk. Aku tidak begitu tertarik sehingga aku hanya duduk diam sambil mengamati sekitar. Sedangan para gadis di belakangku mulai berbisik-bisik genit tentang seperti apa wajah ketua osis. Lalu seorang lelaki berjalan menuju ke podium tempat berpidato. Sampai di podiaum ia membalikkan badannya kearah penonton dan membungkuk sopan. Saat ia mengangkat kepalanya aku hanya dapat membuka mata dan rahangku lebar-lebar.

" ….. jadi sekali lagi, untuk para murid baru, selamat atas masukknya kalian di sini."

Jadi

Lelaki baik

Tapi mesum dan tak jelas itu

Ketua osis?

.

.

.

NORMAL POV

"Hei upacara kemarin…"

"Ketua osis kan? Keren banget!"

"Dia punya pacar nggak ya?"

"Suka yang lebih muda gak ya?"

"Ah! Aku mau daftar menjadi anggota osis!"

Bla

Bla

Bla

BRAK !

"Aku tidak terima ! Kenapa setiap orang membicarakan pria mesum itu? Siapa namanya ? chang-ryeol? Cheon-yul? Akh!", Baekhyun berteriak kesal dan para gadis yang tadi sedang bergosip tentang ketua osis itu pun mendelik ke arahnya. Baekhyun balas mendelikkan matanya kea rah mereka.

"Namanya Park Chanyeol Baek .. ", Kata Kyungsoo dengan mata yang masih setia menghadap buku

"Siapapun itu.", Sungut Baekhyun dan menjatuhkan kepalanya di meja

"Dia adalah ketua osis paling keren yang pernah kulihat.", Kali ini Kyungsoo membalik halaman bukunya dan Baekhyun memutar bola matanya malas sambil terus mengoceh tidak jelas.

"Tapi sepertinya dia bukan kakak kelas yang baik.",tiba tiba Kyungsoo menutup bukunya dan serius menghadap Baekhyun, Baekhyun mengangkat kepalanya dan menatap Kyungsoo dengan dahi berkerut.

"Menurut informasi yang aku dengar, ia terpilih menjadi ketua osis karena popularitasnya dan memanfaatkan jabatannya untuk makan gratis di kantin sekolah."

"Lalu di festival budaya sekolah ia menyamar jadi perempuan dan kasih cium jauh untuk semua cowok yang lewat."

"Dan yang paling parah, ia pernah di skors karena ketahuan pacaran dengan guru!"

OH MY GOD !

"Bagaimana kau tahu?", yaah .. meskipun menyebalkan, Baekhyun tidak akan langsung percaya tentang berita-berita seperti itu.

"Aku anggota klub koran waktu SMP, sekarang aku juga di klub yang sama dan sedang menulis artikel tentangnya."

Baekhyun tidak suka dengan lelaki yang hidup dengan cara slebor seperti itu. Huhh. Ia jadi ingat appanya, Byun Kyuhyun fotografer yang sebenarnya terkenal tapi berantakan. Bahkan terkadang Baekhyun ikut begadang dan membuatkan kopi untuk Appa nya agar tidak tertidur dan berakhir dengan menelantarkan pekerjaannya. Untung eomma nya adalah perempuan yang sabar dan baik. Hah.

"Tidak ingin daftar jadi anggota osis? Aku punya formulirnya.", Kyungsoo menyerah kan sebuah formulir dan Baekhyun hanya menatapnya dengan tatapan tidak berminat lalu mendorong formulir itu menjauh.

"Aku tidak mau berurusan dengan ketua.."

"Ah.. tenang saja. Lagi pula ketua sekarang sudah kelas 3 dan kita kelas 1."

Iya juga ya.. dunia kelas 1 dan kelas 3 sangat berbeda. Dia nggak akan lagi berurusan denganku. Atau berbicara padaku. Tapi .. Apakah dia bisa membagi waktunya? Memikul beban sebagai ketua osis sekaligus memikul bebannya sendiri demi menghadapi kelulusan? Batin Baekhyun terus melontarkan pertanyaan pertanyaan semacam itu . Eh? Kenapa Baekhyun jadi memikirkan ketua?

"Aku akan ke toilet.", pamit Baekhyun dijawab anggukan dari Kyungsoo

.

.

.

CHANYEOL POV

"Ketua kau harus mencari seseorang untuk membersihkan ruanganmu.", kata Luhan— sekretaris osis paling cerewet.

"Ya ya ya .. aku pergi dulu ." Jawabku santai tak menghiraukan teriakan mautnya

Hah. Lelah sekali. Seharusnya sebagai siswa kelas 3 aku sudah tidak menyandang status 'ketua osis' dan hidup tenang. Namun semuanya kandas kerena sistem aneh dari sekolah ini yang mewajibkan bahwa ketua osis sebelumnya harus mengajukan diri lagi ketika masa jabatannya berakhir. Kandidat sisanya bisa diisi oleh siapapun siswa yang berminat dan terpilih. Maka dari itu, untuk kedua kalinya aku harus terdampar di sebuah ruangan yang tidak pernah bersih (read: ruang osis) karena para penggemarku, ehem, dengan gencar mencontreng namaku dalam pemilihan ketua osis. Heol.

Aku hanya melangkah gontai tanpa semangat sampai aku menemukan sesuatu yang menarik karena mendengar teriakan Jung Saem, "BYUN BAEKHYUN DARI KELAS SATU E!"

"Kemarin hanya kamu yang tidak hadir dalam upacara penerimaan murid baru kan?. Buktinya kamu tidak ada di foto!", Oh tuhan kenapa Jung Saem selalu hobi bertriak? Tapi karena penasaran aku mengintip dari balik tembok dan aku bisa melihat Jung Saem sedang berdiri di depan gadis mungil— tunggu sebentar, bukankah dia siswi baru yang terlambat kemarin? Jadi namanya Byun Baekhyun? Haha kasian sekali dia. Oke, mari kita lihat alasan apa yang bisa dia berikan.

"Tidak! Aku mengikuti upacara sampai selesai Saem!", Baekhyun berusaha membela dirinya, ia terlihat gugup, haha dasar kelinci kecil. Kenapa dia imut sekali?

"Atau jangan jangan kamu datang terlambat dan mengendap-endap?! Iya kan? Tidak ada gunanya kamu beralasan!", Gotcha! Ayo manis, aku ingin mendengar jawabanmu, seruku dalam hati.

"Tidak Saem.", Baekhyun menunduk takut, uhh aku ingin sekali mencubit pipinya !

"Bohong! Apa perlunya kamu pergi sebelum foto?"

"JARUM PENTUL SERAGAM BARUKU MENUSUK PANTATKU!"

"…"

"…"

"MANA ADA ALASAN BEGITU?"

"HAHAAAHAAAAAA…", tawaku meledak sudah! Haha.. jarum pentul? Hahaa.. jarum pentul. Oke ini saatnya aku keluar dari persembunyian dan menyelamatkan Kelinci dari Harimau.

"Biarkan saja Saem.. mungkin dia memang kesakitan.",akhirnya aku menghampiri mereka dengan menahan tawaku yang masih bisa meledak kapan saja, pfftt. Aku dapat melihat wajah terkejut Baekhyun saat aku suda berdiri di sampingnya lalu memegang pundaknya. Wajah Baekhyun merah padam menahan malu. Sedangkan Jung Saem memberiku lirikan mematikan.

"Sabar Saem .. yang paling penting, sekarang osis kekurangan anggota. Kamu mau bantu bantu kan?", tanyaku pada Baekhyun yang masih memasang tapang polosnya.

"Ya sudah, kali ini saja. Kalian boleh pergi.", kata Jung Saem lalu meninggalkan kami. Aku langsung menarik tangannya dan menyuruhnya untuk mengikutiku.

"Ruang osis sebelah sini, didalamnya ada ruanganku. Ingat bai-baik ya.", aku mencoba memancingnya bicara tapi tetap tidak ada respon, aku hampir saja berhenti agar dia menabrak punggungku ketika dia tiba tiba bersuara. Ya meskipun lirih.

"Padahal sunbae juga terlambat.. kenapa bisa lolos?", tanyanya dengan wajah tanpa semangat dan pout di bibirnya, oh kyeoptaa !

"Karena aku tidak ketahuan. Amuteun .. aku sangat butuh bantuanmu sekarang ini.", jawabku, namun lagi lagi jiwa ingin menggodanya datang kembali. Aku berdeham lalu berkata,

"Tapi ngomong-ngomong .. alasanmu keren sekali loh.. haha pantat tertusuk jaru pentul.. hahahaaa"

"MINGGIR!"

"Hahahaa kau lucu sekali kelinci kecil."

.

.

.

NORMAL POV

"MINGGIR!", Baekhyun berteriak untuk menutupi rasa malunya, lalu ia menggeser pintu untuk masuk ke dalam ruang osis. Namun ia berhenti melangkah karena melihat keadaan di dalan sangatlah kacau. Berkas bertebaran dimana mana. Botol bekas tergeletak tak beraturan. Meja kursi tak tertata rapi. Kantong sampah di setiap tojok ruangan. Oh my God! Ini ruang osis atau gudang nya gudang?

"Apa-apaan ..", guman Baekhyun

"Kan aku sudah bilang kaau aku butuh bantuanmu.", Chanyeol melangkahkan kakinya dan menduduki salah satu kursi—satu satunya kursi yang masih berdiri-

"Ya, tapi apa kalian tidak pernah bersih bersih?", kata Baekhyun bersungut sungut

"Itu tugasmu .. selamat berjuang!"

"App-apa maksu—?"

"Jadi aku bisa tidur."

"Kau pikir aku pembantu?"

Dan Chanyeol tidak menggubris, ia menjatuhkan kepalanya di atas meja lalu memejamkan matanya tertidur. Sedangkan Bakhyun hanya menghembuskan napas. Tapi Baekhyun tetap melakukan tugasnya. Walaupun kadang ia pemalas—sebenarnya Baekhyun hanya malas dan susah dibangunkan dari tidur—, Baekhyun paling benci kotor. Jadi Ia mulai bekerja memisahkan sampah, menata berkas, mengembalikan furniture pada tempatnya, menyapu, mengepel dan semua nya. Huh lelah sekali. Namun saat Baekhyun berusaha mengembalikan buku pada tempatnya, Chanyeol membuka matanya dan tertawa kecil.

"Kenapa sunbae tertawa?", Tanya Baekhyun tanpa mengalihkan fokusnya

"Tidak.. hanya saja rasanya bodoh ..", jawab Chanyeol sekenanya

"Ha?", akhirnya Baekhyun menolehkan kepalanya menghadap Chanyeol

"Mendengar suaramu sibuk bersih-bersih… hatiku jadi tenang.."

Sigh

Hening

Dug

Dug

Glep

Baekhyun menelan ludah

Apa katanya tadi?

Wajah Baekhyun memerah sedangkan Chanyeol kembali menenggelamkan kepala diantara lengannya. Baekhyun berpikir mungkin karena ini Chanyeol jadi popular. TIDAK! Itu hanya karena tampangnya saja, batin Baekhyun berperang.

"Emm permisi..", Baekhyun menoleh ke sumber suara. Dari seorang yeoja cantik dengan kucir cepol di kepalanya

"Maaf mengganggu, aku hanya perlu meletakkan berkas ini. Oh? Tumben ketua bisa tidur di depan orang lain? Biasanya dia selalu waspada.", lanjut yeoja cantik itu. Baekhyun memerah.

"SUNBAE ! ADA ANGGOTA DATANG !", Baekhyun reflek berteriak menutupi rasa gugupnya

"YA! Orang tidur jangan dibangunin seenaknya dong!", Kata Chanyeol kesal

"Sudah jangan tidur lagi. Disini ada coffee maker kan? Akan kubuatkan kopi agar tidak mengantuk.", Baekhyun dengan gesit menuju dapur namun tiba tiba tangannya ditarik—lagi- oleh si yeoja cantik

"LUAR BIASA! Kamu bisa mengurus ketua osis yang menyusahkakn ini?"

"Eh?"

"Kamu belajar teknik kesabaran dari mana?"

"Eh?"

"Kumohon uruslah ketua kami !"

"E-eeh.. Nn-ne.."

"Gomawo … Sekarang aku terbebas dari pekerjaan bersih bersih tempat penampungan sampah ini deh."

"APA?!"

"Haha kamu dalam masalah ..", ucap Chanyeol. Baekhyun hanya mengehela napas dan meneruskan langkahnya ke dapur lalu berusaha menggunakan coffee maker tapi sayangnya tidak bekerja. Luhan si Yeoja cantik pun menghampiri Baekhyun dan menjelaskan bahwa coffee maker itu jarang dipakai hingga rusak.

"Itu dari Sandara Saem.. ops.", Luhan menutup mulutnya tiba tiba, Baekhyun bingung

"Ada apa?"

"Bukan apa-apa kok.. he he, aku Luhan. Xi Luhan. Panggil Luhan Eonni saja.", Kata Luhan canggung

"Oh.. Byun Baekhyun. Senang bertemu denganmu Luhan Eonni.."

.

.

.

.

.

Sandara Saem?

.

.

.

TBC

.

.

Hellow readers ~~

Ini dia Chapie 1 nya.. semoga kalian suka yaa .

Kalian kan tahu kalau aku rada abal abal gitu..

Tapi aku seneng banget kalau kalian mau meluangkan waktu untuk membaca ff remake++ ini kkk

Maafkan aku jika banyak typo terbang yang mengganggu kalian

Aku sungguh berharap review kalian .. hitung hitung sebagai suplay semangat ! fighting !

Makasih ya buat para reader yang udah membaca dan mengunjungikuu .. yang ngefollow or fav or review ..

Aku akan update fast jika kalian mau review :P kkk :D

Wish you like it

Sincerely , alybee92

And last

Review please?