Title: ALL WITH YOU
Cast: Taehyung, Jungkook, Jimin, Namjoon - VKook VMin NamKook FF
Lenght: Two Shoot (4 Chapter Include Prologue dan Epilogue)
Rating: 15+
Author: Tae-V [Line KTH_V95, Twitter KTH_V95}
CHAPTER 2
.
JUNGKOOK POV
Aku pertama kali bertemu dengannya dua tahun yang lalu, di sebuah media sosial bernama twitter.
Awalnya kami sama-sama membahas tentang sebuah lagu kesukaan kami, dan akhirnya kami bercanda.
Kami bahkan membahas hal-hal gila bersama.
Seperti ketika aku bertanya padanya, ia sedang apa, dan jawabannya adalah, "Mau nonton Disney Channel XXX~"
Aku bertanya, "Disney Channel XXX? Maksudnya?"
Dan jawabannya, "Disney Channel edisi plus plus, tanpa sensoran.. Isinya ada Minnie Mouse ganti baju, sexy loh, pasti seru nontonnya~"
Dan jujur saja, aku tak bisa berhenti tertawa terbahak-bahak ketika membaca jawabannya.
Disney Channel untuk dewasa, uncensored Disney Channel. Igo mwoya? Hahaha...
Dan sejak saat itulah, kehidupan membosankanku ini seketika berubah.
Aku jadi lebih sering menatap layar laptop dan handphoneku ketimbang berinteraksi dengan teman-temanku yang munafik itu.
Sejujurnya, aku ini salah satu siswa teladan di sekolahku.
Nilai-nilaiku selalu bagus dan aku menjadi kebanggaan para guru di sekolahnya.
Hanya saja, hal itu membuat teman-temanku menjauhiku.
Mereka hanya baik padaku jika ingin meminta contekan tugas ataupun contekan ujian, dan aku merasa lelah dengan semua ini.
Namun, semua lelahku, semua penatku, rasanya menghilang setelah aku menemukan pria bernama Kim Taehyung itu di akun sosial media.
Dan selama dua tahun ini, tanpa ia sadari, ia sudah menjadi semangat dan kebahagiaan bagiku.
Aku bahkan berjuang mati-matian agar diijinkan orang tuaku melanjutkan kuliahku di Seoul.
Dan dengan segala kerja kerasku, akhirnya aku berhasil masuk ke universitas yang sama dengannya!
Dan inilah pertama kalinya kami bertemu, secara langsung, setelah berkomunikasi hampir setiap hari melalui sosial media.
Dan aku sangat terkejut ketika pertama kali melihatnya secara langsung!
Karena ia sangat sangat sangat tampan!
Jauh lebih tampan daripada semua foto-fotonya yang kulihat selama dua tahun ini!
Dan ia tersenyum dengan begitu kerennya, menyambut kedatanganku ke kampusnya.
Membuat detak jantungku semakin berdebar tidak karuan rasanya!
Aku ingin berteriak tapi ini kan acara penerimaan mahasiswa baru!
Aku harus bersikap dengan sebaik dan semanis mungkin agar aku tidak dicap sebagai mahasiswa baru yang kurang ajar, iya kan?
.
.
.
JIMIN POV
"Chimchim a! Chimchim a! Chimchim a!" teriak si alien itu tiba-tiba ketika masuk ke dalam kelas.
"Mwoya, imma?" sahutku sambil menatapnya dengan tatapan heran.
Tentu saja aku heran, mengapa energi yang dimilikinya tidak pernah ada habisnya?
Ia selalu terlihat seceria ini.
Membuatku selalu saja tersenyum... Setiap melihat semua gerak gerik dan jiwa aliennya...
Yaishhhh... That handsome alien!
"Chimchim a! Jungkook! Busan boy itu!" sahutnya tanpa berkedip.
"Uh? Jeon Jungkook teman chatmu? Waeyo?" Aku bingung, apa yang sebenarnya ingin diucapkannya?
"Jungkook! Ia... Ia ada disini!" sahutnya.
"Uh?" Aku membelalakan kedua bola mataku.
"Jungkook! Ia ada disini! Menjadi mahasiswa baru angkatan pertama, Jimin a!" sahut Taehyung dengan ekspresi yang begitu bahagia.
"Mwoya? Mengapa ia bisa disini? Bukannya kau bilang akhir-akhir ini kau jarang berkomunikasi dengannya? Ia sering menghilang tiba-tiba..." sahutku.
"Ternyata ia melakukan itu karena sibuk belajar demi lulus ujian masuk kampus kita!" teriaknya sambil memelukku erat, menunjukkan betapa bahagianya seorang Kim Taehyung.
"Aaaaah... Jinjja?" tanyaku sambil membelalakan kedua bola mata kecilku, sementara Taehyung masih terus memeluk erat tubuhku.
Taehyung kini melepaskan pelukannya. "Majjayo! Ia yang mengatakannya tadi saat aku dan dia berdiri berhadapan! Dan kau tahu? Ia... Jauh lebih manis dari semua foto-fotonya! Whoaaaa~ Apa aku dulu melakukan sebuah kebaikan sampai aku mendapat takdir seindah ini?"
"Uh? Ah... Mungkin saja..." sahutku sambil mengangkat kedua bahuku.
Taehyung terlihat begitu excited, mmebuatku hanya bisa menatapnya sambil tersenyum.
Bukankah kebahagiaannya, seharusnya juga menjadi kebahagiaanku? Ya kan?
.
.
.
AUTHOR POV
Sebulan sudah berlalu sejak Jungkook bergabung menjadi mahasiswa di kampus itu.
Dan selama sebulan itu lah, Jungkook selalu menghabiskan waktunya bersama Taehyung dan Jimin.
Taehyung.. Dan Jimin?
Tentu saja! Taehyung dan Jimin sudah terkenal sebagai pasangan terbaik di kampus itu, tak ada yang bisa memisahkan mereka!
Bahkan dengan adanya Jungkook di kampus itu pun, Taehyung tetap tidak menelantarkan sahabat terbaiknya itu sendirian.
"Yaishhh~ Jangan mengajakku kalau kalian ingin berkencan!" gerutu Jimin setiap Taehyung mengajaknya makan siang bersama Jungkook.
"Ya, Chimchim a~ Apa kau pikir aku ini tipe orang yang membuang sahabatku sendiri ketika aku jatuh cinta, huh?" sahut Taehyung sambil menatap Jimin.
Taehyung... Dengan kerpibadiannya yang sangat baik itu... Selalu mengajak Jimin setiap bersama dengan Jungkook...
Dan hal ini tentu saja membuat Jungkook sering bertanya-tanya, siapa Park Jimin sebenarnya?
Mengapa Taehyung selalu bersama Jimin? Bahkan ketika Taehyung mengajaknya makan bersama, pasti Jimin juga selalu diajak olehnya.
Jungkook mencoba mencari tahu kesana kesini, dan semua yang didengarnya mengatakan bahwa Jimin adalah soulmate Taehyung yang nyaris tak terpisahkan.
Membuat Jungkook sering bingung, sebenarnya seperti apakah perasaan Taehyung kepadanya?
Apakah Taehyung juga mencintainya, seperti ia selama ini mencintai Taehyung?
Namun, karakter Jimin yang cukup periang sebenarnya juga membuat Jungkook nyaman bersama dengannya, jadi Jungkook akhirnya berpikir, bahwa keberadaan Jimin tidak buruk juga agar kecanggungannya bersama Taehyung tidak terlalu terasa olehnya.
Canggung?
Tentu saja!
Bukankah selama dua tahun ini mereka hanya bertemu di sosial media?
Berhadapan langsung dengan Taehyung ternyata tidak seindah yang selama ini dibayangkan Jungkook! Karena sejujurnya, ternyata bertemu secara langsung membuatnya jadi agak canggung...
Dan salah tingkah...
.
.
.
TAEHYUNG POV
Aku duduk di teras kamarku, menatap ratusan bintang yang tengah berkelap kelip di langit malam.
Dan senyuman terbentuk di wajahku, mengingat bahwa sosok Jeon Jungkook benar-benar ada dihadapanku kini.
Bukan lagi via sosial media.
Bukan lagi via chat line.
Tapi sosoknya ada, dan nyata dihadapanku.
Jimin pernah bertanya padaku beberapa waktu lalu.
"Yaaaa, Taetae! Ia sudah ada dihadapanmu, mengapa kau tidak menyatakan perasaanmu saja padanya? Melihatnya berjuang demi masuk kampus ini demi bertemu denganmu sudah cukup untuk membuktikan betapa ia mencintaimu, imma... Apa lagi yang kau takutkan?"
Aku juga seringkali memikirkan hal ini sejak sebulan yang lalu, ketika melihatnya ada tepat dihadapanku.
Mengapa tidak langsung kuungkapkan perasaan cintaku padanya?
Namun, ada satu hal yang harus kuteliti.
Sifat aslinya.
Bukankah selama dua tahun ini kami baru berkenalan via sosial media?
Bagaimana jika... Sifat aslinya berbeda jauh dengan dunia maya?
Bagaimana jika... Setelah mengenalnya secara langsung, ia tidak seperti yang kubayangkan selama dua tahun ini?
Namun, satu bulan ini sudah sangat cukup bagiku untuk mengenalnya!
Dan rasa cintaku ini memang tidak salah.. Karena semakin mengenalnya langsung, aku semakin... Mencintainya...
Dan aku menyetel lagu itu di handphoneku, alunan nada itu menemaniku malam ini sambil menatap ratusan bintang di langit malam ini.
"I am happy that I'm by your side
I dream because I am by your side
I can smile because I am by your side
I pray again that you will be my person
If you see my heart
And feel my true heart
If you see my heart
And find your way to me
I want to give you all of my heart
If you can stay by my side forever"
Lirik lagu itu benar-benar menggambarkan perasaanku pada Jungkook.
I'm happy that I'm by your side...
I can smile because I am by your side...
I pray again that you will be my person...
Apakah Jungkook... Juga mencintaiku seperti aku mencintainya?
If you see my heart.. And feel my true heart...
If you see my heart... And find your way to me...
I want to give you all of my heart... If you can stay by my side forever...
Haruskah aku menyanyikan lagu itu? Untuknya?
Sambil mengutarakan perasaanku padanya?
Aku terus menatap ratusan bintang di langit malam sambil berpikir, bagaimana caraku untuk mengungkapkan rasaku ini untuknya?
.
.
.
JUNGKOOK POV
Aku duduk di dalam kamarku, menatap ratusan bintang di langit sana lewat jendela kamarku.
Taehyung hyeong...
Wajahnya melintas di benakku, senyumannya terus membayangiku, dan semua sikap periangnya membuatku selalu tersenyum setiap mengingatnya.
Aku... Aku rasa aku semakin mencintainya...
Satu bulan sudah berjalan.. Dan aku semakin jatuh cinta padanya...
Tapi.. Apa Taehyung hyeong.. Juga menyukaiku? Seperti aku menyukainya?
Seharusnya iya...
Karena aku bisa merasakan semua perhatiannya padaku, selama dua tahun kemarin, bahkan hingga sampai saat ini.
Namun.. Mengapa ia harus selalu mengajak Jimin hyeong kemana-mana?
Jujur saja, aku merasa sedikit cemburu dengan kedekatan mereka...
Ah! Mengapa aku tidak dilahirkan dua tahun lebih cepat agar bisa sekelas dengannya? Huft!
Dan seolah mengerti isi hatiku, tiba-tiba saja radio di kamarku menyetel lagu itu!
"AKMU - Be With You (Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo)
I'm laughing for nothing
I'm thinking of you again
I wonder if it's same as love
The sun of day and the moon of night
They don't know my mind
be with you
cry cry don't ever cry
I hope you're not sad baby
Love, I know now
fly fly forever fly
In my life forever with you
I want you
I want your love
Aren't there me in your mind?
If I can do it as I want
I don't need to worry and wait
I want to act like as you're mine
to you
It too far to walk in an awkward atmosphere
What is the perfect distance between you and me?
From the moment when our eyes were met
I started to worry every night
How can't I make you be confused
I'm laughing for nothing
I'm thinking of you again
I wonder if it's same as love
The sun of day and the moon of night
They don't know my mind
be with you
The time of us
It's awkward for now
But your arms are just in front of me
Like mine, I wnat to feel
I pretended to cough when I saw you
But I was trying to hide smiling
Sometimes I yawned with pretending to be tired
But I was crying because I was so happy
I can't hide my emotion
Because I really want you
Please tell me proudly like we're the one
Baby i just want to
be your love I'll love you
Even this year is gone and a new day will come
I'm laughing for nothing
If I'm with you
I don't want to cry even if It's sad day
If you're waiting with closing your eyes
Is it okay if I come to you first?
be with you
cry cry don't ever cry
I hope you're not sad baby
Love, I know now
fly fly forever fly
In my life forever with you
I want you
I want your love"
Lirik lagu itu! Seolah menggambarkan perasaanku pada Taehyung hyeong.
I'm laughing for nothing.. I'm thinking of you again..
I wonder if it's same as love..
The sun of day and the moon of night, they don't know my mind be with you...
Aren't there me in your mind? If I can do it as I want...
I don't need to worry and wait.. I want to act like as you're mine...
Apakah aku... Ada dalam hati dan benaknya?
.
.
.
TAEHYUNG POV
Setelah berpikir keras beberapa waktu belakangan ini, aku akhirnya memutuskan untuk menyatakan perasaanku padanya!
Jadi, sepulang kuliah sore itu aku mengajaknya, hanya berdua denganku, ke gedung theater di kampusku..
Kali ini mafkan aku Jimin a, karena tidak bisa mengajakmu...
Seperti biasanya, ruangan theater ini sudah kosong setelah jam empat sore.
Aku memintanya duduk di kursi penonton paling depan, lalu aku memberanikan diriku mengambil mic.
"Test mic test mic one two three~ Ehem~" sahutku sambil melakukan test mic yang ada di stage ruang theather itu.
"Ada apa sebenarnya, hyeong?" tanya Jungkook dengan tatapan polosnya.
"Dengarkan lagu ini baik-baik, Jeon Jungkook!" sahutku sambil membuat ekspresi wajah secool mungkin dihadapannya.
Aku mengambil handphone dari sakuku dan mengconnectkan handphoneku ke sound system yang ada di ruangan theater itu, lalu aku menyalakan melodi lagu itu, yang kudownload di handphoneku.
Alunan pembuka lagu itu berkumandang memenuhi seisi ruangan.
Dan aku membuka mulutku, memulai menyanyikan lagu itu untuknya.
"I am happy that I'm by your side
I dream because I am by your side
I can smile because I am by your side
I pray again that you will be my person
If you see my heart
And feel my true heart
If you see my heart
And find your way to me
I want to give you all of my heart
If you can stay by my side forever
Thank you
For being by my side
Because you're by my side
It's so warm
Because you're by my side
I am able to have strength
Just looking at you
Makes tears come
If you see my heart
And feel my true heart
If you see my heart
And find your way to me
I want to give you all of my heart
If you can stay by my side forever
Even if we get exhausted in this world
Let's always stay by each other's side
Never let go of my hand
I want to use my last love
For you
I would be so happy
If my last destiny was you
I want to give you all of my heart
If you can stay by my side forever"
Setelah lagu itu selesai kunyanyikan, aku segera menatap kedua bola mata indahnya yang tengah tercengang, aku rasa ia sangat terpesona dengan penampilanku untuknya barusan.
"Jeon Jungkook... Would you be mine? Can i call you mine for now until the eternity?" sahutku sambil tersenyum menatap tepat ke kedua bola matanya.
Dan aku bisa melihat... Air mata menetes dari kedua bola mata indahnya..
Air mata itu menetes, diiringi anggukan kepalanya.
Itu menyatakan bahwa ia menerima cintaku, ya kan?
Dan sebelum aku sempat turun panggung untuk menghampirinya, tiba-tiba saja sorakan yang begitu kencang bergema.
Astaga! Aku lupa! Aku lupa!
Hari ini kan ada latihan theater jam setengah lima sore untuk pertunjukan yang akan kami tampilkan akhir minggu ini di sebuah festival di pusat kota!
Dan itu berarti... Sejak tadi... Mereka semua... Mendengarkan nyanyianku dan pernyataan cintaku untuk Jungkook... Dari belakang stage?
Whoaaaaaaaaaaaaa! Harus kutaruh dimana wajahku ini?
Aku tercengang, Jungkook tercengang, sementara anak-anak klub theater masuk memenuhi ruangan sambil bertepuk tangan, memberikan dukungan untuk hubunganku dan Jungkook.
Dan aku baru sadar satu hal! Jimin juga akan klub theater, karena kami masuk ke klub yang sama!
Dan Jimin berdiri diantara kerumunan itu, sambil tersenyum menatapku dan mengacungkan ibu jarinya ke arahku.
Aku bisa membaca gerakan mulutnya, seolah mengatakan padaku, "Taetae, jjang!"
"Jadi, kau menerima pernyataan cintanya?" tanya beberapa anak klbu theater kepada Jungkook.
"Taehyung a! Kau sangat keren!" teriak akan theater lainnya sambil menatap ke arahku.
Dan Kim Namjoon. Namjoon hyeong biasa kami memanggilnya. Setahun diatasku. Seniorku sekaligus ketua klub theater, juga memberikan senyumannya padaku sambil berkata, "Hoobaeku ini ternyata sangat keren!"
Aku hanya bisa tersenyum canggung sambil menggaruk kepalaku, dan aku bisa melihat Jungkook juga tersenyum canggung karena mendapat perhatian dari anak-anak klub theater.
Aku segera berlari ke arah Jungkook, lalu segera menarik tangannya dan berlari keluar dari ruangan theater, diiringi sorakan anak-anak klub theater.
Aku dan Jungkook berhenti berlari setelah kami berada cukup jauh dari gedung theater.
Kami mengatur nafas kami yang terengah-engah akibat lelah berlari, lalu kami bertatapan.
"Mian, Jungkook a! Aku lupa sore ini ada latihan theater... Aku tak bermaksud membuatmu menjadi tontonan mereka... Mian.."
Sebelum sempat aku menyelesaikan ucapanku, bibir lembut milik Jungkook sudah menempel di bibirku, seolah menjawab permintaan maafku dengan kata "Gwenchana~"
Aku memejamkan kedua bola mataku, dan membalas ciuman Jungkook.
Kami berciuman cukup lama, sampai nafas kami mulai terengah-engah. Lalu kami menyudahi ciuman itu.
"Gumawo, hyeong.. Karena sudah membuatku begitu bahagia sore ini, jinjja..." sahutnya sambil tersenyum. Sangat manis.
Aku menatap wajahnya. "Saranghae, Jungkook a.."
"Nado, Taehyung hyeong~" sahutnya sambil tersenyum.
Dan kami pun resmi berpacaran, dengan diketahui seluruh anak-anak klub theater sebagai saksi hari jadi kami.
.
.
.
JIMIN POV
Malam tiba.
Aku duduk di sudut kamarku.
Meringkuk.
Kakiku kutekuk ke atas, dan kedua tanganku melingkar memeluk kedua kakiku.
Kepalaku kubenamkan ke antara dua lututku.
Dan air mata menetes dari kedua bola mataku.
Senyuman Taehyung. Wajah ceria Taehyung. Serta nyanyiannya untuk Jungkook sore tadi.
Semuanya melintas di benakku.
Dan semua itu... Membuatku... Terluka...
Hatiku terasa sangat sakit... Dadaku terasa sangat sesak...
Dan air mata ini tak juga mau berhenti mengalir.
Inikah akhir kisah cintaku?
Inikah hasil dari betapa pengecutnya aku karena selalu bersembunyi disisi Taehyung dengan status sahabat dan tak pernah berani menyatakan perasaanku untuknya?
Sejak kedatangan Jungkook sebulan yang lalu dihadapan Taehyung, aku sudah mempersiapkan diriku untuk patah hati. Aku sudah mempersiapkan diriku patah hati.
Semua rasa cintaku untuk Taehyung sudah siap untuk kubendung dan kubuang sejauh mungkin.
Namun, selama sebulan ini, mengapa setiap Taehyung bersama Jungkook, ia selalu mengajakku?
Mengapa ia bahkan berkata tak akan pernah meninggalkanku?
Membuatku kembali berharap... Membuatku berharap bahwa setidaknya sedikit saja Taehyung juga menyimpan rasa untukku..
Membuatku berharap, bahwa sosok Jungkook yang sesungguhnya ternyata tidak seindah ketika mereka chatting bersama via sosial media...
Membuatku berharap, bahwa ternyata Taehyung merasa lebih nyaman bersamaku daripada dengan Jungkook...
Dan tanpa memberitahuku bahwa ia akan menyatakan perasaannya pada Jungkook.. Ia menyatakan perasaannya kepada Jungkook.. Tanpa memberitahuku sebelumnya..
Membuatku begitu syok... Melihat apa yang kulihat sore tadi di gedung theather... Semuanya begitu mendadak..
Dan hatiku belum siap... Terluka begini...
.
-TBC-
Rrn49 : segera sadar dari kenyataan/? untungnya bukan mimpi :)
Jecnxy : wetsah ibu negara nongol :* mau dikecup disini apa di dm aja? :* jangan desah, abang author innocent disini yang XD ye aku mah serius, kan hadiah biar kamu kaga ngambek mulu :) iya maap ya kaga ngabarin, kejebak disini sampe lupa buka twt :(
Nam0SuPD: kata orang, kalo maen rp ketemu rl ntar feelingnya beda makanya enakan begini wkwkw XD abis jimin juga di variety show atau bangtan bomb sering ngomong imma ke jk sama kth XD
cllmearay : salam kenal cll :) kayaknya baru liat idmu review ff saya :) thx udah nyempetin mampir :) iya nih anak rp yg hijrah ke ffn waks XD situ anak rp juga kah? iya kisah rp lebih manis dari kisah kasih di sekolah/?
