Bleach (c) Tite Kubo

Warnings: Canon. Drabble dari pertengahan chapter 240: Regeneration.

DLDR. Enjoy :)

.

.

Grimmjow merasakan suatu perasaan hangat menyelimuti bekas luka dimana tangan kirinya berada dulu—ia mengutuk Tousen untuk selamanya akibat hal itu—selama perempuan berambut oranye itu berusaha 'menyembuhkan' lukanya. Mustahil, batinnya. Sudah pasti ini mustahil! Tanganku sudah dipotong oleh bedebah buta sialan itu! Akan tetapi, mata Grimmjow tetap waspada pada apa yang diperbuat Orihime sementara telinganya menyimak dengan jelas teriakan, cercaan serta ancaman dari Luppi, sexta Espada penggantinya.

"Jika kau tidak bisa melakukannya, kami akan langsung membunuhmu!"

Grimmjow memutar kedua bola matanya, bosan mendengar suara Espada cerewet itu dan tak menyadari bahwa tangan kirinya yang semula tak ada telah kembali utuh seperti sedia kala tanpa kurang satu jari pun.

"Tidak mungkin!" jerit Luppi tak percaya pada penglihatannya.

Bila yang lain saja tak percaya, bagaimana pula dengan dirinya sendiri? Tentu saja Grimmjow juga tak percaya, meskipun melihat dengan mata kepalanya sendiri. Selagi Grimmjow terkagum-kagum dengan tangannya, Luppi berdebat serta mempertanyakan regenerasi atau apalah itu pada Aizen yang disambut dengan segala konklusi Aizen terhadap kemampuan Orihime yang kemudian dibenarkan oleh Ulquiorra.

"Kekuatan ini melanggar alam Tuhan," tukas Aizen dengan percaya diri.

Luppi kembali tak dapat menyembunyikan rasa keterkejutannya, wajahnya pucat pasi sementara kedua pupilnya melebar.

Tak memedulikan segala keributan yang berubah menjadi keheningan dalam sejenak, Grimmjow masih berkutat dengan 'tangan baru'-nya. Setelah puas menggerak-gerakkan pergelangan tangannya, ia berkata, "Hei, Anak Ayam. Sembuhkan yang ini juga." Ia menunjuk punggungnya dengan jempol tangan kirinya.

Siiinnnggg...

Anak ayam?

"Kau... bilang apa tadi, Grimm?" bisik Yammy lirih.

"Anak ayam," jawab Grimmjow innocent.

Ulquiorra menatap wajah Grimmjow sejenak kemudian berujar, "Apakah yang kaumaksud tadi itu 'Chick'?"

Grimmjow mengangguk. "Iya. Kan aku tadi baca scan manga Bleach chapter 240 di Mangarubah dot kom, di situ pas aku panggil dia kan tulisannya 'Chick'. Chick itu di kamus artinya anak ayam, 'kan?" jelasnya panjang lebar dan santai.

"Grimm." Ulquiorra menepuk pundak Espada berambut biru itu. "Chick itu bahasa gaul dari Amrik, artinya 'Cewek'," terangnya.

"Ah, mau nipu gue, ye? Dikata gue bego kali, ya, ga bisa bahasa Inggris. Di mana-mana 'Chick' itu anak ayam! A-NAK A-YAM!" Grimmjow mengeja kata 'anak ayam' tepat di wajah Ulquiorra sampai-sampai wajah Espada yang satu itu mendadak banjir bandang.

"Okeh, ceman-ceman! Denger, ye! Chick! Si, eich, ai, si, khey! Chick! Artinya anak ayam! A en a ka, anak, a ye a em yam, ayam. A-nak a-yam. Ayo ulangi!" perintah Grimmjow.

Krik... krik...

Aku... ingin pulang, batin Orihime sedih.

~Owari~

.

.

Grimmjow: "Pada ngilang ke mana, deh?"

Author: "Pada masuk RSJ ngeliat tingkah gila lu!"

Grimmjow: "Cih. Ya udah, sini lu ulangin apa kata gue..."

Author: *siap-siap kabur*

Grimmjow: *jambak rambut Author* "Mau ke mana lu? Sini! Ikutin gue. A en a ka nak, anak, a ye a em yam, ayam!"

Author: "..."

Grimmjow: *nyiapin Cero*

Author: "A en... a na ka..."

Grimmjow: "Bagus..."