MY PRETTY BOY / Chapter 2 [ Kaisoo ]
Author : Ichakyungie
Main Cast : Kai
Kyungsoo
Main Pair : other
Rated : T / tentuin sendiri yo
Genre : Romance/angst
Summary : Mereka hanya bisa membully tanpa peduli dengan perasaan ku dan aku salah mengartikan sifat mu selama ini pada ku ternyata kau sama saja dengan mereka, aku sudah tidak tahan lagi (Kyungsoo). Aku merindukan sifat mu yang dulu dan sekarang kau berubah, aku benar-benar menyesal atas sikap ku dulu pada diri mu (Kai).
"Nama ku Kim Jongin kau bisa memanggil ku Kai dan soal yang tidak gratis tadi kau harus menaraktir ku Ice Cream pulang sekolah nanti" ucap Kai pada Kyungsoo.
"Hah Ice Cream?" Kyungsoo menatap Kai bingung karena permintaannya menurut Kyungsoo sedikit aneh.
"Iya, kenapa mudahkan hanya meneraktir Ice Cream saja nanti pulang sekolah aku tunggu di depan gerbang" ucap Kai.
"..." Kyungsoo hanya bisa diam mendengar ucapan Kai sambil mengerjapkan mata bulat imutnya di balik kaca mata.
"Aigoo...Kau ini lucu sekali kalau terlihat bingung kalau begitu sampai bertemu di depan gerbang sekolah ya..Bye~~~" ucap Kai berjalan meninggalkan Kyungsoo dalam kebingungan.
'Namja yang sangat aneh' batin Kyungsoo.
Chapter 2
Kai pun pergi meninggalkan toilet tanpa berbalik melihat wajah Kyungsoo yang sangat bingung atas sikapnya. Kyungsoo masih saja berdiri di toilet tersebut sepertinya masih memikirkan siapakah seorang Kai, Kyungsoo yang tidak memperdulikan sikap Kai pun beranjak pergi dari toilet.
"Kyungsoo..."panggil seseorang dan Kyungsoo pun berbalik.
"Tao-er , Baekhyun hyung..kenapa kalian berlari seperti itu?" ternyata yang memanggil Kyungsoo adalah Tao dan Baekhyun.
"Kau ini lama sekali di toilet ada sebenarnya?" tanya Baekhyun dengan nafas yang terbata-bata.
"Kau lama sekali hyung di toilet, apa saja yang kau lakukan sampai lama seperti itu?" tanya Tao.
"Kau tidak apa-apakan, apa kau di kerjai lagi Kyungsoo? Apakah mereka berniat mengurung mu di toilet?" Nada bicara Baekhyun sangat khawatir dengan Kyungsoo.
"Ya, kalian berdua ini menanyai ku sangat bertubi-tubi, aku tidak apa-apa Baekhyun hyung dan Tao-er aku lama di toilet karena aku sakit perut" bohong Kyungsoo.
"Kau tidak berbohong kan Kyungsoo?" ucap Baekhyun karena karena Baekhyun tau kalau Kyungsoo berbohong.
"Benar apa yang dikatakan Baekhyun hyung, aku tau kau berbohong hyung" ucap Tao dan Kyungsoo hanya menunduk.
"Mianhe Baekhyung hyung dan Tao-er aku tidak ingin membuat kalian khawatir" ucap Kyungsoo sambil menunduk.
"Kami semakin khawatir kalau kau tidak bercerita dengan kami kalau kau dikerjai oleh mereka" Baekhyun sambil memegang pundak Kyungsoo.
"Ne hyung, kau harus menceritakannya supaya kami tidak khawatir" ucap Tao.
"Aku tidak ingin merepotkan kalian berdua kalian sudah terlalu banyak membantu ku" lirih Kyungsoo.
"Kapan kami selalu merasa di repotkan tidak ada Kyungsoo dan ku mohon berhentilah kau berkata seperti itu" ucap Baekhyun.
"Kami berdua akan selalu menjaga mu hyung dan berhentilah kau berpikiran seperti itu hyung" ucap tegas Tao.
"Gomawo chinggu-ya" ucap Kyungsoo tersenyum dengan sangat gembira.
"Kajja kita pergi dan karena jam pelajaran sudah di mulai beberapa menit yang lalu tidak mungkinkan kita masuk" ucap Baekhyun.
"Benar juga Baekhyun-hyung bagaimana kita bolos saja hehehe, untuk sekalikan tidak apa-apa hehehe" Tao tersenyum menampilakan deretan giginya.
"Kau ini ada-ada saja Tao, lebih baik kita masuk saja" ucap Kyungsoo.
"Apa yang dikatakan Tao benar Kyungsoo, percuma kita masuk kau taukan bagaimana Soman Seongsenim marah" Baekhyun nampak berpikir.
"..." Kyungsoo tidak dapat berkata-kata.
"Kajja kita ke atap sekolah saja" ajak Tao.
Mereka bertiga pun berjalan menuju atap sekolah dan memutuskan untuk bolos pelajaran Soman Seongsenim. Tak terasa mereka berjalan sambil bercanda gurau mereka bertiga pun sampai di atap sekolah. Baekhyun, Kyungsoo dan Tao mereka bertiga berdiri tepat di depan pagar penyangga, angin sangat sejuk di atap sekolah menerpa wajah mereka bertiga.
"Waaahhhh, sejuk sekali disini" ucap Tao girang.
"Kau benar Tao, aku baru pertama kesini ternyata tempat ini lumayan" ucap Baekhyun.
"Tempat ini sangat tenang aku sangat menyukainya" Kyungsoo yang melihat sekeliling atap sekolah.
"oh iya Kyungsoo, bolehkah aku menanyakan sesuatu" ucap Baekhyun.
"Tentang apa hyung, tanyakan saja" Kyungsoo memalingkan wajahnya menghadap Baekhyun.
"Bisakah kau ceritakan pada kami berdua apa yang terjadi sebenarnya saat kau di toilet" Baekhyun yang masih pernasaran terhadap apa yang terhjadi dengan Kyungsoo.
"..." Kyungsoo menunduk nampak ragu untuk meceritakannya.
"Tak perlu ragu seperti itu hyung terhadap kami, ceritakan lah" ucap Tao.
"Sebenarnya aku hampir dipukul oleh Doyun dan teman-temannya" Kyungsoo sedikit takut menceritakannya.
"Mwo, kenapa Doyun ingin memukul mu hyung" kaget Tao.
"Doyun sempat memarahi ku karena aku terlau dekat dengan kalian dan juga Doyun mengatakan gara-gara diri ku kau dan Baekhyun hyung tidak ada yang mau berteman dengan kalian karena kalian dulu adalah namja populer " ucap Kyungsoo masih dengan menundukan kepalanya.
"Dasar Doyun kurang ajar awas kalau aku sampai bertemu dengannya" kesal tao.
"Kau jangan terlalu memikirkan perkataan Doyun, Kyungsoo" ucap baekhyun.
"Ne, Kyungsoo hyung jangan terlalu dipikirkan" sambung Tao.
"Kau kira enak menjadi namja populer yang selalu di ikuti kemana kau ingin pergi, mereka terus saja menempel pada kami dan aku muak dengan semua itu mereka berteman dengan kami pun juga ada maunya dan aku tidak suka itu" kesal Baekhyun.
"Iya hyung, aku bosan di ikuti sperti itu kau tidak merasa bebas hyung" ucap Tao.
"Lalu kenapa kalian ingin berteman dengan ku" tanya Kyungsoo.
"Karena kau tidak seperti mereka Kyungsoo hanya kau sendiri yang tidak peduli dengan kami berdua kau hanya diam menyidiri tidak seperti kami, aku iri melihatnya dan aku sering melihat mu di bullly oleh mereka dan aku benci mereka memperlakukan mu seperti itu dari situlah aku dan Tao ingin berteman dengan mu" jelas Baekhyun.
"Apa Baekhyun hyung dan Tao-er berteman dengan ku hanya kasian" lirih Kyungsoo.
"Aigoo hyung ku ini, kami berteman dengan mu bukan karena kasian hyung kami tulus berteman dengan mu berhenti lah beranggapan yang tidak-tidak Kyungsoo hyung" ucap Tao.
"Mianhe Tao-er dan Gomawo untuk kalian berdua mau berteman dengan diri ku" ucap Kyungsoo sambil menggenggam tangan Naekhyun dan Tao.
"Hyung, kata diri mu kau hampir apakah ada orang lain lagi selain teman-teman Doyun" tanya Tao.
"Ne Tao, seandainya tidak ada orang itu mungkin aku sudah babak belur" jelas Kyungsoo.
"Kalau boleh tau kenapa orang itu bisa sampai melihat kejadian dirimu dan siapa orang itu Kyungsoo" tanya Baekhyun.
"Aku pun tidak tau Baekhyun hyung, Doyun hampir saja melayangkan pukulannya ke wajah ku dan aku menutup mata ku, waktu aku tidak mersakan apa-apa diwajah ku, aku pun membuka mata ku ternyata namja itu sudah menahan tangan Doyun untuk memukul ku tadi" jelas Kyungsoo.
"Siapa nama namja itu hyung?" tanya Tao.
"Kalau tidak salah namanya Kim Jongin atau sering di panggil Kai" ucap Kyungsoo sambil berpikir.
"Kim Jongin..?" ucap Baekhyun nampak berpikir.
"Kai...mollaso aku tidak peduli asal Kyungsoo sudah selamat karena namja itu" ucap Tao.
"Dan anehnya lagi dia menolong ku tidak gratis"
"Mwo..kurang ajar sekali namja beraninya meminta imbalan seperti itu" marah Tao.
"Apa yang dia inginkan dari mu Kyungsoo, uang dasar namja tidak berperasaan" kesal Baekhyun.
"Hahahahahahahaha..kalian ini" Kyungsoo tidak bisa lagi menahan tawanya.
"Kenapa hyung tertawa?" bingung Tao.
"Kalian tau apa imbalan yang di inginkan namja itu, Kai hanya meminta imbalan untuk menaraktirnya makan es krim pulang sekolah nanti" ucap Kyungsoo sambil tersenyum.
"Mwo, hanya itu memang namja yang aneh" Tao menggelengkan kepalanya.
"Syukurlah kalau begitu karena dia tidak meminta macam-macam dari mu" ucap tenang Baekhyun.
"Aku sempat berpikir kalau permintaan Kai tersebut sedikit aneh tapi aku tidak memperdulikanya" ucap Kyungsoo.
"Baiklah Kalau begitu Kyungsoo nanti pulang sekolah aku ingin bertemu yang namanya Kai" ucap Baekhyun.
"Aku juga, seperti apa Kai itu" ucap Tao.
"Baiklah nanti pulang sekolah kita menemuinya, kajja sepertinya jam pelajaran Sooman Seonsenim sudah berakhir kita kembali kekelas" ucap Kyungsoo sambil melihat jam di tangannya.
Mereka bertiga beranjak pergi dari atap sekolah dan kembali kekelas mereka dan mengikuti pelajaran selanjutnya.
"Akhirnya pelajaran usai juga" Tao sambil meregangkan kedua tangannya.
"Kau ini Tao mendengar jam pulang sekolah sangat bersemangat" ucap Baekhyun sambil merapikan buku-bukunya.
"Habisnya aku bosan hyung dan aku ingin cepat-cepat kembali kerumah" ucap Tao.
"Apa kau tidak ada kegiatan hari ini Tao-er" ucap Kyungsoo.
"Tidak ada Kyungsoo hyung jadwal latihan whusu ku hari ini kosong" Tao pun merapikan beberapa bukunya.
"Bagaimana kalau kita bertiga mampir di kedai ice cream langganan kita sudah lama kita bertiga tidak mampir kesana" ucap Kyungsoo menawarkan ajakannya terhadap kedua sahabatnya.
"Tapi hyung, bukan kah kau ada janji dengan namja yang menolong mu hari ini"
"Iya Kyungsoo, apa kau lupa" ucap Baekhyun.
"Aku tidak lupa hyung" jawab singkat Kyungsoo.
"Lalu kenapa kau mau mengajak kami berdua untuk makan ice cream bersama mu?" tanya Baekhyun.
"Mungkin namja itu hanya mempermainkan ku atau bisa dia lupa" jawab Kyungsoo.
"Kau ini mana mungkin dia lupa Kyungsoo hyung" ucap Tao.
"Bagaimana kalau kita berempat pergi makan ice cream bersama, ayolah jebal" mohon Kyungsoo.
"Apa tidak apa Kyungsoo kau mengajak kami berdua?" tanya Baekhyun.
"Iya Kyungsoo, mugkin saja namja itu ingin berteman dengan diri mu maka dari namja itu ingin makan ice cream berdua dengan mu" ucap Tao sambil merangkul Kyungsoo.
"Tidak mungkin Tao-er mana ada yang berteman dengan ku selain kita berdua, ayolah ku mohon" rengek Kyungsoo.
"Baiklah kalau begitu aku juga takut terjadi sesuatu terhadap diri mu Kyungsoo" ucap Baekhyun.
"Benar juga apa yang dikatan Baekhyun hyung" ucap Tao.
"Kalau begitu kajja kita pergi sepertinya sekolah sudah sepi karena kita bertiga asyik bicara" ucap Kyungsoo sambil berjalan.
"Kajja kita pergi" Baekhyun pun menyusul Kyungsoo.
Mereka bertiga pun berjalan beriringan keluar sekolah dan menuju pintu gerbang nampaknya Kyungsoo sedang mengedarkan padangannya untuk mencari seseorang. Yang dicari oleh Kyungsoo yaitu Kai namja yang menolongnya waktu di toilet yang berjanji menyuruhnya untuk menunggunya di gerbang sekolah. Kyungsoo pun nampak masih mencari keberadaan Kai.
"Kau kenapa Kyungsoo apa yang kau lihat" tanya Baekhyun.
"Aku sedang mencari Kai namja yang menolong ku waktu di toilet Baekhyun hyung" jawab Kyungsoo.
"Apa benar Kai menunggu didepan gerbang Kyungsoo-hyung dan aku tidak melihat orang sama sekali selain kita bertiga" Tao pun juga ikut mengedarkan pandangannya seperti Kyungsoo mencari Kai.
"Molla Tao-er, mungkin dia lupa atau sudah pulang kalau begitu kajja kita pergi" Kyungsoo langsung menarik tangan kedua temannya.
"Sudah ku bilangkan mungkin dia hanya membohongi ku lebih kita bertiga saja pergi ke toko iice cream" ucap Kyungsoo.
"Terserah pada mu saja Kyungsoo" ucap Baekhyun.
Setelah perbincangan tadi mereka bertiga pun berjalan keluar gerbang untuk pergi ke toko ice cream namun langkah mereka terhenti karena mendengar sebuah suara.
"Kau, apa kau lupa dengan janji mu"
"Kai..."
"Sudah ku bilangkan aku menolong mu tidak gratis dan kau malah ingin pergi" ternyata suara tersebut adalah Kai.
"Aku tidak lupa Kai, aku sudah mencari mu Kai tapi aku tidak melihat diri mu di depan gerbang" jawab Kyungsoo.
"Aku sudah lama menunggu mu disini namun kau tak kunjung datang juga" ucap Kai setengah kesal.
"Mianhe karena aku asyik mengobrol dengan sahabat ku" lirih Kyungsoo.
"Oh begitu" jawb singakat Kai.
"Oh ya Kai apa aku boleh mengajak kedua sahabat ku dan kenalkan yang disebelah kanan Baekhyun hyung dan di sebelah kiri ku Tao-er" Kyungsoo bertanya sambil mengenalkan kedua sahabatnya.
"Hai Kai, aku Baekhyun salam kenal" Baekhyun mengulurkan tangan dan Kai membalasnya dengan wajah cueknya Baekhyun yang melihat wajahb Kai yang cuek tidak menghiraukannya.
"Dan aku Tao" Tao sama seperti apa yang di lakukan Baekhyun Kai pun membalasnya masih dengan cuek.
"Apa-apaan anak ini cuek sekali awas saja nanti kalau dia macam-macam dengan Kyungsoo Hyung" batin Tao.
"Apakah boleh aku mengajak mereka berdua untuk ikut?" tanya Kyungsoo pada Kai dan Kai nampak berpikir.
"Mereke berdua tidak boleh ikut" ucap Kai dengan wajah cuek.
"Wae Kai? Kami bertiga sudah lama tidak makan ice cream bersama" wajah Kyungsoo berubah menjadi sendu.
"Aku ingin makan ice –cream hanya berdua dengan mu bukan untuk mengajak kedua sahabat mu ini ikut" kesal Kai sedikit mebentak.
"Sudahlah Kyungsoo lain kali saja kita pergi makan ice cream" ucap lembut Baekhyun memeganggi punadak kyungsoo.
"Ya, Kai jangan membentak Kyungsoo hyung seperti itu" kesal Tao karena membentak Kyungsoo.
"Apa peduli ku aku hanya ingin makan ice cream berdua dengan kenapa Kyungsoo jadi membawa kalian" ucap Kai terhadap Tao.
"Ya kau ini..."kesal Tao.
"Sudahlah Tao jangan memperburuk keadaan mungkin Kai ingin sambil mengenal Kyungsoo" Baekhyun memelerai pertengkaran kecil Tao dan Kai.
"Pergilah Kyungsoo kapan-kapan kita makan ice cream bersama aku janji" ucap Baekhyun.
"Ne hyung, janji hyung?" ucap Kyungsoo.
"Ne aku berjanji dan kau Kai jaga Kyungsoo karena Kyungsoo tidak pernah keluar dengan orang lain selain kami berdua" jelas Baekhyun pada Kai.
"Baiklah aku akan menjaganya" ucapa Kai.
"Dan satu lagi terima kasih sudah menolong Kyungsoo waktu di toilet Kai kajja kita pergi Tao" Baekhyun menarik tangan Tao.
"Awas kau kalau sampai terjadi sesuatu terhadap Kyungsoo hyung, Kyungsoo hyung aku dan Baekhyun pulang" ancam Tao pada Kai dan berpamitan dengan Kyungsoo.
"Jangan lupa hubungi kami kalau terjadi sesuatu terhadap mu" ucap Tao dan berjalan pergi meninggalkan Kyungsoo dan Kai.
"Kalian berdua hati-hati dijalan" teriak Kyungsoo.
"Baikalah kalau begitu kita pergi Kyungsoo" ucap Kai sambil menarik tangan Kyungsoo yang di tarik hanya pasrah.
"Kau ingin makan ice cream di mana Kai?" tanya Kyungsoo.
"Ikuti saja aku di daerah sini ada kedai ice cream favourite ku" jelas Kai.
Mereka berdua pun berjalan menuju tempat ice cream yang dimaksud oleh Kai. Hanya hening di perjalanan mereka berdua tidak ada yang membuka suara. Kyungsoo merasa canggung berjalan berdua dengan Kai kerena Kyungsoo hanya terbiasa dengan Baekhyun dan Tao kalau mereka pergi dan Kyungsoo tidak pernah pergi keluar dengan orang lain selain dengan kedua sahabatnya. Hening pun masih melekat di keduanya dan tidak terasa Kai dan Kyungsoo sampa di kedai ice cream yang Kai maksud mereka berdua pun masuk. Tempat kedai ice cream itu sangat sederhana tidak terlalu banyak pengunjung yang datang kesena hanya tersedia beberapa buah bangku untuk pelanggan walau terkesan sederhana kedai ice cream tersebut sangat bersih terdapat balkon belakang yang di suguhi dengan pemandangan indah. Kyungsoo pun kagum memandangi kedai ice cream tersebut saking kagumnya sampai tidak mendengar panggilan dari Kai.
"Kyungsoo..."panggil Kai
"..." Kyungsoo nampak tidak bergeming masih mengaggumi kedai ice cream tersebut.
"Kyungsoo.."
"..."
"YA, Kyungsoo" Kai sedikit berteriak dan mencubit pipi tembem Kyungsoo.
"Ya, kau kenapa berteriak dan mencubit pipi, sakit" kesal Kyungsoo sambil memeganggi pipinya.
"Salah kau sendiri kenpa tidak mendengar aku memanggil mu" ucap Kai.
"Mianhe, kerena aku sangat kagum dengan tempat ini" ucap Kyungsoo sambil tersenyum.
"Kajja kita pesan ice cream, kau ingin ice cream rasa apa?" tanya Kai.
"Ice cream rasa vanilla saja" jawab Kyungsoo.
"Baiklah, Noona aku pesan ice cream vanilla dan ice cream special doubel noona" ucap Kai.
"Baiklah, silahkan kalian tunggu pesanan kalian akan kami antarkan"ucap sang noona pelayan ice cream.
"Kajja kita di dudk di balkon luar saja" ucap Kai menarik tangan Kyungsoo.
"Waahh Kai pemandangan disini sangat indah" girang Kyungsoo.
"Bagaimana kedai ice cream ini bagus dan indah bukan walau pun sepi pengunjung tempat ini yang paling ku senangi di bandibg dengan kedai ice cream yang lain" jelas Kai.
"Ini sungguh indah Kai baru pertama kali aku mengunjungi tempat seperti ini" jawab Kyungsoo dengan tersenyum tulus menghadap Kai.
"Manis..ada apa dengan ku, tidak-tidak buang pikiran ku yang aneh tadi" batin Kai sambil menggelengkan kepalanya.
"Kau kenapa Kai?" tanya Kyungsoo.
"Ah tidak ada apa-apa Kyungsoo" jawab Kai.
"Ini pesanan kalian ice cream rasa vanilla dan ice cream special double silahkan menikmati" ucap sang pelayan yang membawa pesanan mereka.
"Wah nampaknya sangat lezat Kai"
"Cobalah kau pasti tidak akan menyesal aku telah mengajak mu kesini" ucap Kai dan Kyungsoo pun memakannya.
"Waaahhhh sangat enak Kai beda dengan rasa kedai ice cream yang lain" giranga Kyungsoo.
"Enak bukan, ice cream disini sangat enak aku sangat menyukainya" Kai pun memakan ice creamnya.
"Ummm...Kai apa aku boleh bertanya sesuatu pada mu?" tanya Kyungsoo.
"Tanyakanlah" ucap Kai sambil memakan ice creamnya.
"Kenapa kau sampai bisa ada di toilet dan kau pun meu menolong ku? Jarang sekali ada orang yang mau menolong ku kecuali Bekhyun hyung dan Tao" ucap kyungsoo.
"Aku ingin pergi ke toilet namun waktu aku ingin membuka toilet, toilet terkunci dan aku mendengar suara keributan di dalam..." Kai memberi jeda pada penjelasannya sambil memakan ice creamnya.
"Dan aku menolong mu hanya ingin saja" jelas Kai.
"Begitu rupanya dan Gomawo Kai" ucap Kyungsoo tersenyum terhadap Kai.
"Ne cheonma cepat habiskan ice cream karena ini imbalan untuk ku jadi kau yang membayarnya" ucap kai.
"Ne Kai kau tenang saja, aku akan mentraktir mu" ucap Kyungsoo kembali memakan ice Creamnya.
Kai dan Kyungsoo menikmati makan ice cream mereka sambil mengamati pemandangan di balkon belakang kedai ice cream. Kyungsoo yang asyik dengan acara makan ice creamnya tidak menyadari ada sisa ice cream di sudut bibirnya Kai yang melihat pun memajukan wajahnya untuk membersihkan wajah Kyungsoo. Kyungsoo yang melihat Kai memajukan wajah hanya diam dan membulatkan matanya. Hembusan nafas Kai sangat terasa diwajah Kyungsoo dan Kai pun menempelkan jarix di sudut bibir Kyungsoo yang ada ice cream.
DEG
DEG
DEG
DEG
"Kau kenapa Kyungsoo" ucap Kai yang kembali ke posisinya semula.
"A..An..anni aku tidak apa-apa" Kyungsoo memalingkan wajahnya dan mengatur deru jantungnya atas perlakuan Kai tadi terhadapanya dan terdapat semburat merah di wajahnya.
"Cepat habiskan ice cream mu habis ini aku akan mengantarkan mu pulang" ucap Kai.
"Baiklah Kai.." Kyungsoo tidak berani memandangi Kai.
Tidak terasa ice cream mereka berdua pun habis, mereka berdua pun menuju kasir untuk membayar ice cream mereka. Kyungsoo pun membayar ice creamnya dan Kai lalu meninggalkan kedai tersebut dan Kai pun mengantarkan Kyungsoo kembali kerumahnya. Rumah Kyungsoo lumayan jau dari kedai ice tersebut dan Kai pun mengantar kyungsoo dengan taxi dan tak terasa taxi tersebut mengantar mereka berdua sampailah mereka di rumah keluarga Do atau rumah Kyungsoo.
"Kai terima kasih untuk hari ini dan sudah menolong ku" ucap Kyungsoo sebelum masuk kerumahnya.
"Aku pun juga berterima kasih padamu kalau begitu aku pulang, masuk lah" ucap Kai menyuruh Kyungsoo masuk.
"Ne Kai kalau begitu aku masuk dan hati-hati di jalan" Kyungsoo pun masuk kerumah.
Kai pun berjalan pulang menuju halte bis yang tidak jauh dari rumah Kyungsoo. Kaerana asyik berjalan sambil menunduk tanpa menyadari ada seseorang menepuk bahunya.
PUK
"Ternyata Kau benar-benar mendekatinya Kai" ucap seorang namja yang menepuk bahu Kai.
"Ternyata kau mengikuti ku rupanya" Kai menyeringai licik terhadap namja tersebut.
~~~TBC ~~~
Mianhe para reders ketemu Mr. TBC dulu hehe ^^
Author minta Riviewnya lagi...jgn pelit-pelit ya ^^ hehehe
Yang udah Riview fanfic Author gomawo..Author tambah semangat jadinya
Mungkin Author rada lama update nanti soalnya mau nyusun skripsi dan Author juga sibuk PPL
Jadi para chinggu yang nunggu Chapter selanjutnya harap bersabar..
Fanfic Author yang sebelumnya juga..Mianhe ya chinggu.. (T^T)
