2. Cards
Saat istirahat, Jean, Marco, Berthold dan Reiner selalu bermain old maid berempat. Kali ini, mereka ditemani Eren yang kesepian karena Mikasa dan Armin tidak masuk sekolah. Setelah mengacak-acak kartu di deknya, Jean pun membaginya menjadi lima sama rata.
Permainan dimulai dengan Marco yang mengambil kartu Jean, lalu Berthold mengambil kartu Marco, dan seterusnya hingga kartu-kartu mereka yang memiliki pasangan disisihkan sampai habis dan yang memegang kartu joker hingga permainan berakhir-lah yang kalah. Permainan yang cukup mudah, namun untuk memainkan permainan ini, seorang harus bisa mengontrol ekspresinya agar tidak ketahuan kartu apa yang dipegangnya.
Sampailah pada giliran Jean untuk mengambil kartu Eren. Beruntung bagi Jean, pemuda temperamen seperti Eren ekspresinya sangat mudah dibaca. Begitu Jean menyentuh salah satu kartu, ekspresi Eren terlihat bahagia, matanya berbinar-binar. Jean menyentuh kartu lain, dan Eren memajukan bibirnya, berekspresi murung. Ekspresi Eren terus berubah-ubah ketika Jean menyentuh kartu-kartunya secara bergantian. Ia lalu berhenti di kartu yang membuat ekspresi Eren terlihat bahagia, lalu mengambil kartu tersebut.
Bodohnya Jean, kartu itu jelas-jelas joker. Tapi bagaimana lagi, ia terbuai dengan senyum bahagianya Eren. Untung saja Jean sudah terbiasa bermain permainan ini sehingga ia dapat mengontrol ekspresinya agar tidak tersenyum-senyum sendiri ketika melihat ekspresi Eren yang terlalu adorable itu.
