Chapter 7
Lapangan azaria
Setelah melalui beberapa mukadimah yang panjang dari kepala sekolah dan panitia. Acara lomba menyambut hari pahlawan pun diadakan, sesuai jadwal di hari kamis akan dilaksanakan lomba fadshion show bagian pertama. Dan kebetulan yang tak terduga dari kelas 91 perwakilan pesertanya adalah farah-raju dyah-fadil. Dan itu membuat line alfad penuh dengan chattan dyah yang meminta izin untuk mengikuti lomba tersebut dengan alibi takut cemburu padahal alfad mah seneng lagi ada.
Lita sekarang terlihat sangat cantik dengan kebaya hitamnya jilbab hitam dengan pernak pernik bunga khas bali dan rok kain batik yang mempunyai corak indah, make up yang natural, dan sepatu heels pendek, membuatnya seperti gadis bali yang sangat anggun dan juga mempesona. Kelas Lita mengambil tema Bali in nasionality. Jadi mereka menggunakan kebaya bali dan ada pernak pernik bunga di jilbab mereka tak lupa dengan beras di tengah dahi mereka. Sedangkan yang cowok menggunakan kemeja putih lengan pendek berkerah dan celana putih dan kain untuk di pinggang yang berwarna hitam juga udeng dan beras di dahi. Sungguh kompak kelas mereka tak kalah dengan kelas lainnya.
Terlihat lita sedang berdiri di belakang kursi penonton dekat tiang tenda bersama wila dengan tangannya yang memegang walkie talkie yang disediakan khusus untuk anggota inti osis yang turut hadir membantu jalan proses acara tersebut dari awal sampai akhir. Lita hari ini terpaksa menggunakan kacamata bulat harry potternya karena dia tak mau menggunakan lensa kontak, walauoun hanya minus 1, tapi lita tak bisa melihat dengan jeli dikarenakan ramai dengan orang.
" Tes.. Tess... Lita kau dicari smo pak ahmad di belakang panggung" suara afan terdengar dari walkie tersebut
"siap, aku smo wila kesano sekarang," jawab lita
"radit.. radit.. Ck mno keadaan drone, aman?" kali ini suara alfad terdengar dari walkie tersebut. Lita langsung tersenyum ketika mebdengar suara alfad.
"bagus sih tapi ado yg biso 6holluopopl aku dak, aku nk ke wc dulu bentar"
"aihhh kau nih nk meseng apo?" tanta alfad
"hehehe, blom buang aku pagi ini dk nyaman rasony"
"y sudah dimno kau, aku be gentike kau"
"di lantai 2, depan kelas 82 sdo sih disini budak tapi dk ngerti ngendalike drone mk mno"
"yyy" jawab alfad mengakhiri obrolan di walkie tersebut.
"sekarang kita panggilkan peserta kita yang berikutnya dari kelas 91, farah dan raju" ucap pak bass selaku pembawa acara bersama buk teti
"willl, cepet will farah mulai win" kata lita kepada wila sehingga mereka berdua berlari dari arah kantor guru ke kursi penonton bagian kiri tempat rombongan mereka menunggu
"mungkin ada iyel iyel atau dari para pendukung untuk farah dan raju, kalau ada di persilahkan untuk menunjukkan iyel iyel"
Lita langsung meminta satu mic kepada pak bas dan memberikannya kepada harum sang propokator iyel iyel
"par par par par ju ju ju ju ju aye ayeeeee, aye ayeeeeeee, yo ayooo yo ayoooo parah dan rajuuuuuu di sini kamiiiii mendukung dirimuuuu, yo ayoooo yo ayooo kelas sembilan satuuuuuu, pegang teguh bahumuuuu, bersama kita majuuuuu"
Iyel iyel mereka disambut tepukan meriah dan sorakkan dari para penonton yang menyaksikannya, sedangkan parah tertawa sambil menutup wajahnya malu malu
"wahhhhh kayaknya bukan kelas sembilan satu aja y pendukung fatah dan raju disini, tapi ada dari adik kelas yahhh, guru guru pada ngedukung farah sma raju juga dk?" tanya pak bas kepada salah satu juri
"eyy pak bas kalau si farah smo raju menang lomba ini, tenang mis tuntaske pelajaran sbk kamu" kata mis anggun selaku juri dan guru seni budaya di lomba kali ini
"hahahaha lemak kamu, lah menang lomba, dapet piagam, dapet piala, dapet duet, dk belajar smpe 3 hari kedepan, lah tuntas pulok pelajaran sbk kamu, oyy adit smo rei di belakang kamu melok ini be nh biar nilai sbk kamu tuntas" kata bu teti sambil bekelakar, dan dua manusia yang dipojok belakang tenda bagian sebelah kanan, adit dan rei hanya bisa menunduk malu sambil tertawa
"ayyy ck ny kamu ngedukung farah smo raju e adit rei? Ibuk jingok kamu tadi nyanyi ke iyel iyel di belakang situ" kata bu teti melanjutkan kelakarannya yg berhasil membuat rombongan dyah bertanya tanya kenapa mereka mendukung farah dan raju
"sudah kita langsung lanjutkan saja acara kita ini"
Istirahat kantin
Terlihat alfad dan lita berdiri bersisian di atas kursi sambil memegang drone dan juga pengeras suara kecil berwarna orange dengan nama lain toak. Mereka terpaksa memantau keadaan kantin secara langsung karena permintaan kak andra, dia bilang hari ini anak sd dan tk yang ingin ke kantin terpaksa dialihkan ke kantin smp dikarenakan kantin sd dan tk yang sedang di renovasi. Dan yang membuat alfad kesal adalah tak ada pemberitahuan dair pihak sekolah kepadanya dan seluruh tim osis. Dari yang tadi sedang duduk selonjoran dimeja bersama afan adit rei, jadi tegak berdiri di atas kursi dikelilingi siswa siswi yang brrdesek desekkan. Suara teriakan menggema di seluruh area kantin
"siswa smp diharap untuk membeli makanan minuman dengan tenang, itu yang diujung adit sama rei, berhenti untuk menjahili siswa siswi" ucap lita di atas kursi dengan toak
Untuk beberapa saat keadaan di kantin bisa dibilang gak sericuh di awal tapi hanya sesaat.
Tiba tiba tanpa sengaja beberapa anak sd berlari sambil tertawa menyenggol kursi yang di gunakan oleh lita yang membuat lita sampai ingin terjatuh untung saja lita langsung memegang tangan alfad dan alfad juga langsung memegang badan lita dengan tangan kanan.
Dengan cepat alfad merebut toak yang ada di tangan lita dan berkata untuk tidak berlari lari di area kantin
"dimohon para siswa untuk tidak berlari lari di area kantin karena kantin sedang ramai"
"perhatikan adik adik kecil yang berada di sekeliling kalian, jangan sampai ada yang tertijak ataupun pingsan karena udara di sini sangat panas," kata lita, setelah lita berkata seperti itu datang adit dan juga rei yang menenteng seorang anak kecil laki-laki yang sedang menangis sesenggukkan
" adit rei, anak siapo itu yang kamu bikin nangis? " tanya alfad sambil terus menjalankan dronenya untuk membuat dokumentasi
"baseng bae, bukan kami yang bikin n nangis malahan kami yang bantui dio, ado anak sd tadi mungkin kelas 1 atau kelas 2 dk tau gara gara apo pokonyo adek ini nangis udah itu kami lerai" jelas adit
"oo y sdh kamu bawak be ke tk ny" kata lita masih dengan di atas kursi dengan mata yang menjelajahi seluruh ruangan
"kami dk pacak ke sno, dk boleh pak ripto gara gara waktu itu kami negjaili pak hary, satpam tk" kata rei
"jadi ck mno?" tanya lita
"y sdh ku tinggalke disini smo kamu beduo, lagi pula aku smo rei dipanggil mis okta untuk naekke mimbar ke panggung"
"dk dk galak, kau dk tau apo, aku smo lita be belom duduk smo makan ini" kata alfad menolak
" y sudah kalu mk itu ku tinggalke be disini, biar kelah dio nangis dk karuan kamu jugo dk galak ngebantuny" kata rei agar lita tak tega, kalian tau kan hati seorang cewek
" alll, jan kayak gitu dong, sini adek biar sama kakak," kata lita sambil turuh dari kursi dan duduk di kursi
"huuuuu huuuu huuuu" tangis bocah di depan lita
"nama kakak lita, kamu bisa panggil kakak kakak lita, coba sini kakak peluk dulu biar kamu sayang sama kakak" kata lita lembut sambil memeluk bocah itu
" si ganteng ini namany siapa? " tanya lita pada bocah laki laki tersebut
" kenjo alama lasya" kata bocah laki laki itu juga dengan cadelnya
"wahhhh kenzo pinter banget ya, udah berhenti nangisnya," kata lita sambil melap muka bocah itu dengan tangannya sungguh perhatian.
Alfad yang melihat itu hanya tersenyum tetapi langsung megalihkan pandangannya ke bawah lagi ketika merasa celana panjang nya ditarik oleh seseorang, kenzo.
"kenapa hm? Kamu mau di gendong ??" tanya alfad sambil turun dari kursinya dan berjongkok di depan kenzo. Kenzo pun menganggukkan kepalanya dan merentangkan tangannya ketika melihat alfad berdiri yang disambut alfad dengan gendongan. Sangat mudah bagi alfad untuk mengendong kenzo sambil berdiri di kursi karena dia sudah berhenti untuk bermain drone ketika dia rasa sudah cukup.
"al bantuin naik aku gak bisa naik sendiri karena rok ku ketet banget" kata lita sambil meminta bantuan pada alfad. Alfad pun mengukurkan tangannya sehingga lita berpegang pada tangan alfad. Sekarang alfad dan lita kembali mengawasi keadaan kantin yang masih ramai sambil alfad mengendong bocah tadi dan dengan sebelah tangan yang memegang toak. Akhirnya jam istirahat pun selesai. Nampak seluruh siswa SD telah kembali ke sekolah mereka. Menyisakan beberapa anak SMP yang masih duduk duduk, walaupun seharusnya mereka telah kembali ke lapangan untuk berebut kursi terdepan.
"kenzo udah makan?" tanya lita yang dijawab gelengan oleh bocah tersebut
"kok belum?" sekarang alfad yang bertanya
"tadi mau makan donat, tapi kakak tadi talik talik lambut kenjo, kakak tewek tadi jelek kayak monyet, kenjo gak cukak, jadi kenjo talik talik lambutny juga"
"kalau gitu kenapa kamu nangis?" tanya alfad dan lita berbarengan
" kalena kakak tewek tadi talik talik lambut kenjo" kata kenzo polos
"hahahahahaha" keluarlah tawa dari mulut lebar alfad yang diikuti oleh bocah itu mengira ada hal lucu mungkin
"ya udah sekarang kita makan, kakak temuin mis yuna dulu ya, bilang kalau kamu ada disini oke?" tanya alfad yang diangguki oleh bocah tersebut lalu alfad pergi ke kantor guru sebelum itu dia juga telah berkata pada lita agar memesan makanan duluan dan membelikannya model gendum campur mie. Dia juga berkata akan meminta izin kepada pak ahmad agar memberikan waktu setidaknya setengah jam untuk beristirahat tetapi ternyata pak ahmad memberikan waktu satu jam untuk mereka beristirahat. Alfad meminta tolong kepada afan agar mengambil alih tugasnya.
"nah karena kenzo belum makan dan kakak lita juga kakak alfad belum makan, gimana kalau sekarang kita beli makanan? Kam mau makan apa, nih kakak kasih pilihan, donat coklat sama susu coklat, atau donat strawberry sama susu strawberry?" tanya lita pada bocah tersebut.
" kenjo mau donat coklat tapi cucu putih" kata kenzo
"okey jadi kita pesen donat dulu ya, buk donat coklat ny satu buk, ini uangny" kata lita sambil menyerahkan uangnya
"nahh setelah itu kita beli susu"
"kak andraaaaaa susu coklat satu susu putih satu susu strawberry satu, sama aqua dua" kata lita sambil mengandeng bocah tersebut.
"litaaaaa, ku ada kabar gembira untuk kita smeua, kini alfad ganteng dan ada specialnya ououou" nyanyian alfad yang tak jelas itu sangat merusak kuping lita
"apo dio kau nih, congek kuping cewek abang" canda kak andra pada mereka berdua,
"nah neng litaaaa, jadi totalnyaaaa 28 rebong"
"sip kak, r dz"
"al kamu sama kenzo duduk duluan aja cari meja nih bawak donat sma susunya aku pesen makanan kamu dulu" kata lita yang diangguki oleh kedua orang tersebut.
Setelah lita memesan dua model gendum satu pakai mie dan satu tidak lita langsung menuju kemeja dimana kenzo sedang bercanda ria dengan alfad.
"nah litaaa, kabar gembiranya adalah kenzo bakal ikut kita hari ini sampai besokkk,"
"lahhhh?" tanya lita heran
"heran kan, jadi tadi aku telpon mis yuna kata mis yuna aku disuruh temuin dia di ruang guru tk jadi aku kesana kan, pas aku kesana aku lihat ada dua orang cowok sana cewek masih muda, kayak aku kenal gitu, nah pas dia liat aku dia juga kayak kenal gitu akhirnya dia bilang, loh kamu alfad kan, anaknya kak bram? Y aku jawab iya dong dan ternyata dia itu koleganya papa om antonio, yang waktu itu pernah nginep di rumah sebelum pindah ke palembang. Dan karena dia mungkin mau pacaran sama istrinya jadi dia telpon papa aku supaya bisa titipin anaknya ke papa aku dulu, karena dia gak ada kerabat disini, ya kata papa aku iya dong jadi ny papa bilang titip aja sama alfad nanti pulangnya bareng alfad, yahh begitulah " jelas alfad panjang lebar sehingga membuat lita menatapny dengan mulut terbuka tetapi langsung ditutupnya kembali ketika alfad telah selesai bercerita.
" yeeyyyyyy, tapi emang dia boleh ikut kita pas lagi ada acara? "
" boleh kata pak ahmad dan guru guru lain, tadi om antanio udah izin, cuma guru gak mau kalau kita ngelalaikan tugas, jaid yahh kita kemana dia ikut "
"ooo, kenzo mau ikut kak lita atau kak alfad?" tanya lita
"kenjo mau sama kak lita aja,"
"y udah, sekarang abisin dulu donatny" kata lita yang diangguki oleh bocah tersebut
. "kak kenzo mau mienyaaa" kata kenzo kepada alfad sehingga alfad menyuapi kenzi dengan mienya, tetapi alfad menyuapinya dengan blepotan. Sein membuat lita yang mengambil alih suap menyuap.
" buku mulutnya, pesawatnya mau dateng, aaaaaaaaa... Emmmmmm pinter" dan selama itupula alfad memandangi lita sambil tersenyum.
"udah deh al pandangin aku sambil senyum senyum gak jelas, ku tau ku cantik"
"heem cantik banget kayak bidadari nyasar di bumi"
"uhhh gombal banget sih"
"heemm, ku bicara sesuai fakta sayangku,"
"iyaa, makasih ya bang atas pujiannya"
"sama sama... Aku suka deh sa-" ucapan alfad terpotong ketika suara afan dan wila terdengar dari walkie talkie
"tes... Tesss untuk lita dimohon untuk segera ke belakang panggung menemui pak ahmad lagi" ucao afan tanpa rasa bersalah tak tahu apa dia alfad sedang ingin mencoba romantis pada lita
"ya ya" ucap lita malas
"dah al, aku sma kenzo duluan yah, ayo kenzo sini susuny kakak pegangin, bye bye kak alfad
"nah alfad mari kita abisin dulu, nanti baru kita keliling" kata alfad pada dirinya sendiri, lalu langsung melanjutkan acara makannya yang tertunda.
On the other side
"huu capek gue," desah lita ketika dia duduk di sebelah wila di samping the squad, dia baru saja selesai bertemu dengan pak ahmad yang menyuruhnya ke lantai 3 untuk mengambil barangnya yang ketinggalan. Sungguh melelahkan. Wila juga sepertinya baru duduk sebentar sebelum lita datang
" haii kenzoo, ngantuk ya?" tanya harum
Lita tadi telah bercerita melalui walkie talki sehingga membuat the squad juga tahu kerena harum dipinjamkan oleh pak ahmad padahal harum bukan osis.
"ndak kenjo ndak antuk" bohongny padahal matanya sudah berkata lain.
"yeeee pake acara ngeles lagi, udahh tidur aja, gak usah di tahan tahan" kata tahniah sambil memberikan kipas bulu milik farah kepada lita.
"kejak geser, aku nk narok kenzo tiduran disitu" ucap lita yang membuat kejak bergeser lalu menaruh tas baju ganti milik farah sebagai bantal untuk kenzo di paha lita.
"sshhhhtt, panas ya, bentar ya lepas dulu sepatunya" ucap lita sambil menimang nimang kenzo dengan satu tangan yang membuka sepatu kenzo, menyisakan kaus kaki putih sebetisnya. Setelah lita berhasil menempatkan kenzo di posisi ternyamannya, lita langsung mengipasi kenzo dengan kipas bulu tadi. Wahhh sungguh ibu palsu yang baik.
"nah anak anak dan bapak ibu semua, dengan berakhirnya penampilan dari peserta terakhir kita hari ini berakhir pula kegiatan kita, kami sebagai mc, pamit undur diri, jika ada salah kata kamj mohon maaf dan kepada allah kami mohon ampun, wassalamualaikum warrohmatullahi wabarokatuh" penutupan dari pak bas dan buk teti tadi disambut meriah oleh para murid
"untuk anak anak setelah ini silahkan istirahat dulu 15 menit setelah itu pergi ke masjid untuk sholat dzuhur jamaah, setelah sholat dzuhur anak anak langsung masuk kelas masing masing dan tunggu guru st club yang mengajar, mengerti?"
"mengerti" wahhh kompak sekali anak anak smp azaria ini.
"alfad mahendra abraham" panggil lita ketika dia melihat alfad sedang berjalan dari panggung melewatinya, panggilan lita tersebut membuat alfad memutar haluan menjadi menghampiri lolita.
"apa hm?"
"ini kenzo sholatnya sama kamu bisa gak"
"bisa lah"
"mau aku bangunin atau kamu langsung gendong aja"
"bangunin dulu aja, nanti kalau dia masih ngantuk ngantuk gitu aku gendong"
"kenzoooo, kenzoooo bangun yukk, sholat dulu ya, nanti baru bobok lagi,"
"hmmm" erangan tak jelas keluar dari mulut kenzo sambil mengedip ngedipkan matanya
"ayooo jagoann, kita ke kelas dulu setelah itu kita sholat ok?" tanya alfad sambil mengendong kenzo yang dijawab kenzo dengan anggukan
MASJID
Setelah sholat sunnah qabliah dzuhur, lita yang duduk di paling pinggur tak sengaja melihat kenzo yang sedang berlari larian
" waduhhh ini kalau enggak alfad pasti adit rei afan nih, anak asuh gueee lari lari kaya monyet ya allah" batin lita berteriak
"ehhh kenzooo kenzoo, jangan lari lari dalam masjid" panggil lita yang membuat kenzo diam dan menghampiri lita dengan nafas terengah engah. Lita mendudukkan kenzo di pangkuannya dan mengarahkan hadapan kenzo kedepan lalu memeluknya
"kakak al mana kenzo?"
"tadi kakak alnya kan ambil uduk kenjo juga ambil uduk, tadi kak alnya maen maen sama kak adit kak lei ada kak apan juga, kenjo juga di ajak main, mangkanya kenjo lali lali"
"gak boleh lali lali kayak tadi ya kalo di masjid, kita kan mau sholat mangkanya gak boleh nakal, ngerti?"
"ngelti" jawab kenzo sambil hormat bagaikan tentara
"kenzooo, kak al cariin dari tadi, taukny kamu disini ya"
"al jangan di ajak main main kaya anak monyet dong kenzonya, dimasjid juga"
"iya iya, dasar bawel, yuk kenzo"
"eh jangan lupa sholat sunah dulu, alfad kenzo?" peringatan dari lita sebelum alfad berjalan dengan kenzo digandengannya.
Lita diam diam tersenyum dari tempat dudukny yang paling belakang sambil melipat mukenahnya setelah karena melihat tingkah laku alfad adit rei afan tak lupa juga dengan si kenzo. Mereka ber-5 sesekali menoleh ke belakang sebelum mereka melaksanakan sholat sunah dan sholat dzuhur, dan setiap kali mereka menoleh ke belakang pasti lita memberikan tatapan mata tajam setajam pisau tukang ayam di pasar 26 ilir, langganan mama lita.
TBC
