Chapter 2: The Introduction

SETH POV

Dan aku melihat ia tersenyum hangat kepadaku. Aku berusaha untuk tersenyum kepadanya.

Kemudian aku melihat Edward dengan ekspresi shock. Oh tidak, dia membaca pikiranku.

"Ada apa Edward?" Bella bertanya kepada Edward.

"Seth mengimprint Bree," Edward menjawab dengan lancar.

Dan sudah bisa kutebak ekspresi orang-orang di dalam ruangan itu; kaget. Tapi hanya wanita itu yang berekspresi lain, ia seperti kebingungan. Sepertinya namanya Bree, ya Bree.

"Seth, kita harus bicara," Jacob menarikku keluar dari rumah Cullens.

Kami berjalan menuju tengah hutan. "Kau tahu itu mungkin—" perkataan Jacob terpotong. "Ya, aku tahu, terlarang untuk mengimprint seorang vampir. Aku tidak tahu apa yang terjadi, Jake, itu terjadi begitu saja, gravitasi bergerak dan… Dunia bergerak," kataku pada Jacob.

"Aku tahu, aku tahu rasanya bagaimana," Jacob membayangkan Renesmee.

"Haruskah aku menjauh darinya?" aku bertanya pada Jacob.

"Tidak. Nanti akan kubicarakan pada yang lain. Kau tidak bisa jauh-jauh darinya, itu akan menyakitimu," Jacob lalu mengajakku untuk kembali masuk ke dalam rumah.

Kulihat Bree sedang duduk berbincang dengan Bella. Biar kutebak, Bella sedang menjelaskan kepadanya tentang imprint.

Kemudian Bella dan Bree berdiri. Kulihat sekilas Jacob berbicara kepada yang lain.

"Maaf, kurasa lebih baik jika kalian kutinggalkan berdua," Bella kemudian tersenyum dan meninggalkan kami berdua.

"Err.. Hai, aku Seth," aku memulai pembicaraan.

"Hai.. Aku Bree," kemudian ia tersenyum hangat kepadaku.

Kemudian setelah itu kami berbincang-bincang dan tertawa-tawa bersama. Kami menjadi teman yang sangat baik.

Kemudian kulihat matahari sudah tenggelam. Aku melirik kawananku dan mereka mengangguk kemudian kami berpamitan. Terakhir aku berpamitan pada Bree.

"So.. Uh, sampai jumpa besok," aku menggaruk rambut belakangku dan tersenyum.

"Baiklah, bye," kemudian ia memelukku. Hanya sebentar tetapi erat. Aku sempat bengong sebentar.

"Seth, faster," Sam memanggilku di ambang pintu. Kemudian aku berlari ke arah kawananku dan melihat Bree lagi sekali. Ia tersenyum kepadaku. Aku keluar dari rumah Cullens dan berubah wujud kemudian berlari ke rumah Sam.

BREE POV

"Baiklah, bye," aku mengatakan padanya kemudian memeluknya. Aku tidak tahu. Terjadi begitu saja. Seperti ada suatu bagian dalam diriku yang menyuruhku untuk memeluknya.

Setelah aku melepaskan pelukanku aku melihatnya terbengong. Wajahnya sangat lucu.

"Seth, faster," kudengar Sam memanggil Seth. Lalu Seth berlari ke arah kawanannya yang lain. Kemudian ia menoleh sekali lagi padaku. Aku tersenyum padanya. Lalu ia berubah wujud dan berlari pergi.

"Aunty Bree, yuk kita main," Renesmee menarikku dan aku menemaninya untuk bermain.


Aku sedang menemani Renesmee tidur karena Bella, Edward, dan Carlisle sedang berburu. Renesmee yang memintaku untuk menemaninya. Kulihat ia tertidur pulas. Kemudian aku menyelimutinya dan berjalan keluar.

Di luar kulihat Emmet dan Rosalie sedang menonton pertandingan baseball. Alice dan Jasper sedang berbincang-bincang. Esme sedang menata bunga-bunga.

Kemudian aku duduk di luar. Bulan bersinar dengan terang. Lalu aku mengingat malam dimana aku dan Diego menguntit Riley dan pencipta kami. Jika seandainya Diego belum mati, pasti ia sedang disini bersamaku atau kami sedang menjelajah dunia luar bersama Fred.

Seandainya waktu itu kami tidak menguntit Riley, seandainya Diego kembali, seandainya Diego tidak memutuskan untuk memberitahu Riley apa yang kami ketahui. Ya sudahlah.

Aku berjalan masuk ke dalam rumah. Edward, Bella dan Carlisle sudah kembali.

"Bree, kami rasa kami harus mendaftarkanmu ke High School. Supaya kau tidak terkesan aneh karena tidak bersekolah," Esme menghampiriku.

"Baiklah, aku boleh2 saja. Terserah kalian," aku mengiyakan Esme.

"Great! Aku akan mengisi lemarimu dengan pakaian yang cocok!" Alice kegirangan. Aku memutar bola mataku sedangkan yang lain hanya tersenyum.

"Kapan aku akan—" pertanyaanku terpotong.

"Besok," Carlisle menjawabku. "Kau akan diantar oleh Edward ke sekolah,"

Aku duduk di belakang bersama Renesmee sedangkan Edward dan Bella duduk di depan. Aku merasa sangat canggung.

Tanpa kusadari kami telah tiba di depan Forks High School.

"Well, Bree selamat menjalani hari pertamamu," Bella tersenyum lebar.

"Dan jangan lupa apa yang telah Rose ajarkan padamu," Edward menambahkan.

"Tentu," aku menjawab singkat kemudian memeluk Renesmee sekilas dan keluar dari mobil.

Kupasang headsetku dan aku pergi mengambil buku-bukuku.

Setelah itu aku berjalan menuju kelas. Aneh rasanya. Tetapi tepat seperti apa yang dikatakan oleh Rosalie. Bau darah manusia dimana-mana memancingmu dan pesonamu sebagai seorang vampir membuatmu menjadi pusat pehatian.

Kujalani pelajaran demi pelajaran dengan baik. Walaupun beberapa cowok melirik kepadaku setiap beberapa menit.


Akhirnya pelajaran selesai, dan seorang pemuda berambut pirang mendekatiku.

"Hai, Miss Cullen. Aku Christian Greenfield," sapanya pada awal berusaha menarik perhatianku dan ia mulai berceloteh beberapa hal yang sama sekali tidak kuperhatikan sepatah kata pun.

Kemudian aku melihat seorang pemuda yang mengendarai motor memasuki area parkir dan memarkir motornya. Beberapa cewek memerhatikannya. Mungkin bisa kubilang hampir semua cewek.

Kemudian pemuda itu berjalan ke arahku yang membuat Christian kaget.

"Hey Bree," sapanya.

"Seth?"

TO BE CONTINUED…