Reach You
DaeJae(boyxboy)
by : Wil-dj
Disclaimer : Homophobic just leave. if you don't like, don't read. cuma karya manusia kotor yang suka cerita ubnormal.
Sorry For Typo
daehyun menatap sendu bangunan klinik milik hyung nya. ingin rasanya ia merangsek masuk membobol ruangan tersebut dan menggondol alat canggih yongguk. tapi apalah daya, sistem keamanan disana sudah dirancang sedemikian canggih guna menetralisir penyusupan daehyun seperti yang terjadi beberapa bulan lalu.
padahal baru seminggu berlalu sejak kali terakhir daehyun bertemu dengan youngjae kesayangannya. pria tampan itu mendesah lelah sebelum beranjak dari tempat pengintaian nya.
"hei, apa yang kau lakukan?" daehyun berjengit kaget kala aksi mengintai nya di intrupsi seorang gadis berbaju formal.
"brengsek! kau mengagetkan ku sialan" pria itu memandang sengit pada wanita didepannya.
"hei hei.. bahasa mu bocah sialan. aku lima tahun lebih tua dari mu" wanita itu bersedekap angkuh. daehyun mendengus sebal, mengambil langkah pergi, tak mengindahkan kalimat wanita barusan.
"bocah brengsek. apa yang kau lakukan disana? apa kau suka dengan pemilik klinik itu?" wanita itu asik mengikuti langkah lebar daehyun.
"ah! atau kau ingin mecuri?" tebak wanita lagi, daehyun menghentikan langkah nya "urusi saja urusan anda nyoya Yoo yang terhormat" ujar daehyun penuh penekanan
"ommo! kau tau nama ku?! aku benar-benar tersanjung! aku fikir kau tidak menyadari siapa wanita cantik ini" wanita itu mengibaskan surai hitamnya dengan gerakan slow montion. daehyun mengeryit jijik. ia tak habis fikir kenapa youngjae-saem mau saja menjadi suami wanita aneh ini.
"terserahlah" daehyun menghempaskan tubuhnya diatas kursi beton disamping taman.
"jung daehyun, siswa tahun kedua dari senior high school Atractive art. Tinggi 177cm, berat badan 63kg. Golongan darah A. Putra bungsu dari Pengusaha ternama yang tengah di buang oleh sang ayah karena mengaku mencintai pria bernama Yoo Youngjae. laki-laki berstatus Suami Yoo Ilas " wanita yang baru saja menjabarkan bio jung daehyun berucap datar. menampilkan wajah serius sekaligus cukup mengerikan. berbeda dari beberapa detik lalu.
daehyun cukup ngeri dengan perubahan wanita tersebut. namun yang ia lakukan hanya lah menatap datar Ilas
"aku tidak tau kau punya banyak waktu untuk memata-matai bocah bodoh seperti ku"
"kau tidak bodoh. tapi kau pengecut. pengecut yang asik bergelut dalam imajinasi mu. membayangkan youngjae-ku menjadi kekasih dalam angan mu? haha itu menyedihkan sekali. kenapa tidak kau coba rebut dia dari ku" ilas tersenyum mengerikan. kalimatnya seakan mengajak daehyun bersaing guna mendapat kan youngjae.
"aku hanya takut kau menangis darah karena aku berhasil mendapatkan youngjae"
"saingan paling sulit untuk penyuka sesama jenis seperti mu adalah wanita. kami punya apa yang kau tidak punya. ah atau kau ingin cangkok rahim? " ilas meluncurkan aksi ejekannya. rasanya menyenagkan sekali melihat daehyun menggeram menahan emosi yang sudah mencekik lehernya.
"ah, itu ide bagus. saat youngjae sudah menjadi milikku, aku akan menyaranka ia mencangkok rahim. kebetulan yongguk hyung sedang melakukan penelitian cangkok rahim. dan perlu kau garis bawahi, aku bukan penyuka sesama jenis. aku hanya menyukai Yoo youngjae." daehyun mengeluarkan smirk tampannya. membuat ilas mendecih culas
"aku pergi" pamit daehyun, namun belum sempat ia melangkah. tangan nya di cekal kuat oleh ilas
"aku antar, sepertinya akan turun hujan" ilas memandang langit malam yang terlihat mendung
"tidak terima ka- -brengsek! aku bilang tidak mau!" daehyun menarik kencang tangannya agar terlepas dari cengkraman ilas. ia tidak bisa meremehkan kekuatan wanita bertubuh pendek itu.
"ikut saja, atau kau ingin aku membongkar rahasia mu pada 'suami-ku'? ilas menekan kata suami dibarengi senyum angkuh.
daehyun mendengus sebal, mengikuti langkah riang ilas yang pergi menuju mobil mewah di ujung jalan.
'dasar wanita bipolar' rutuk daehyun dalam hati
Reach You
bunyi deru mesin mobil yang terdengar pelan menemani dua insan yang terperangkap dalam kemacetan panjang ibu kota. pria yang duduk dikursi belakang penumpang terpekur hebat setelah mendengar pengakuan panjang dari wanita yang memegang kemudi.
"apa yang aku katakan adalah sebuah kebenaran jung daehyun-ssi. kau tau seberapa besar rasa bersalah ku pada youngjae? dia terlalu baik untuk seseorang seperti ku" wanita itu tersenyum tipis. senyum y ang menyiratkan perasaan luka mendalam
"ini... -april mop sudah berlalu kan?" gumam daehyun tak percaya. fikirannya masih sulit menerima penjelasan panjang lebar dari wanita bernama ilas. cerita panjang yang ia lontarkan layaknya sebuah drama picisan yang kerap kali di tonton ibunya.
ilas memutar iris coklatnya jengah "lebih dari pada itu, bisakah kau pindah kedepan?! aku merasa seperti supir mu brengsek!" ilas mengumpat kesal karena daehyun tidak juga mau mengikuti perintahnya. sementara daehyun sendiri masih sibuk bergelut dengan fikirannya.
"ah sudahlah, yang jelas. aku titip youngjae dan leon. kau harus berjanji untuk menjaga mereka berdua lebih dari kau menjaga nyawa mu sendiri- "
"hentikan ucapan mu, kau seperti akan mati besok saj-"
#BRAKKK!
tanpa bisa diantisipasi, tabrakan hebat baru saja dialami mobil mewah yang di hinggapi daehyun dan ilas. tepat ketika mobil merwah itu hendak melanju ketika melihat lampu lalu lintas berubah warna hijau. teriakan pilu ilas terdengar nyaring. daehyun bisa merasakan mobil itu terguling beberapa kali sebelum sukses mendarat secara terbalik. asap pekat mengepul dari mesin didepan. dalam keadaan setengah sadar, daehyun bisa mendengar rintihan sakit ilas. ingin rasanya daehyun merengkuh tubuh pendek itu keluar dari mobil, namun tubuhnya seakan terpaku. rasa sakit menjalar hebat mendominasi indera perasanya.
"-dae...-in -ing..-at -ja..-janji m-" tangan ilas yang hendak menyentuh wajah berdarah daehyun terkulai lemas sebelum menyelesaikan kalimat nya. wajah manis itu terlihat pucat di hiasi aliran darah segar yang terus mengalir deras. tubuh itu terjepit diantara atap mobil dan kursi. air mata daehyun turun deras diantara batas titik kesadaraanya. hingga kesadaran itu benar-benar menghilang kala hantaman kedua mengenai bagian depan mobil.
puluhan manusia berkerumun diarea kecelakan terjadi, dimana sebuah truk bermuatan besar baru saja menerjang mobil mewah berwarna hitam. beberapa polisi dan petugas ambulance tampak sibuk mengangkut korban kecelakaan. karena kecelakan yang terjadi merupakan kecelakaan beruntun.
tak lama berselang terlihat rintik hujan berebut turun menghujani bumi. seakan turut berduka atas kejadian tersebut.
Reach You
"yeoboseyo.. " jawaban merdu keluar dari sepasang bibir kissable kepala keluarga yoo. kediaman sederhana berhuni tiga orang yang terdiri dari youngjae si kepala keluarga, ilas berserta leon sebagai istri dan anak pria manis tersebut.
"tidak mungkin, lelucon apa yang kau katakan brengsek!" ia memabanting telepon rumah dengan tangan gemetar. ia segera memanggil leon yang tengah asik berlajar di kamarnya. dengan sisa kekuatan yang ia miliki, youngjae meraup leon dalam gendongannya. berlari sekencang yang ia bisa menuju pihak Rumah sakit ternama yang baru saja memberikan kabar mengerikan. kabar yang youngjae anggap lelucon garing di penghujung malam.
"jangan.. kumohon jangan lagi"
***TBC***
***Mind to Review?***
***^V^***
Makasih yang udah R&R di chapter lalu ^^. meski di next, kayaknya tiap part gak bisa panjang-panjang deh. hehe
^V^***Ad.W-FieAnn-Just DaeJae-Guest(1)-JokeMato DaeJae -Jung Rae Gun-Damchu628-Emaknya Daehyun-Park RinHyun-Uchiha -DenimKim-KekeMato-jokomato***^V^
Ps: buat yang kemaren bingung sama ceritanya, aku juga bingung mau jelasin nya kayak gimana hihi. maaf ya, semoga masih minat baca kelanjutanya.
see you next chapter^^
