Preview : "Atsushi, kita mau kencan kemana?""ah liat Atsushi, tempatnya penuh, padahal sekarang ada promo special"'Muro-chin kenapa sih? Kok mukanya merah gitu? Apa dia demam yah?"
.
.
.
"haahh, dekat apanya taman itu, jauh begini, mungkin dekat bagimu yang memiliki kaki yang panjang , tapi tidak bagiku Atsushi " keluh Himuro
"sepertinya tamannya sudah dekat" ayo semangat Himuro, ntar kalau udah sampai Rika kasih cium gratis dipipi /slapped/
"ahh sampai juga ditaman, tapi tunggu, orang yang ada ditaman itu mirip... ahh masa iyasih?, kan sudah kubilang agar mengambil kuncinya di tetangga sebelah, atau jangan jangan dia nyasar?" Iya, orang itu udah nyasar malu maluin lagi.
"ahh kupastikan saja deh" ucap Himuro kepada dirinya sendiri.
.
.
.
'zzzzzz...'
"Taiga.. Taiga!, bangun! Disini tempat umum bukan kamar hotel!." ujar Himuro.
'zzzzzz...'
"ish dasar kebo!, enaknya diapain yah, susah banget dibanguninnya.."umpat Himuro.
'cling' tiba tiba muncul ide cemerlang dari atas kepala Himuro.
'1'
'2'
'3'
'brukk'
"ADUH! SIAPA SIH!? ORANG LAGI ENAK-ENAK TIDUR JUGA!." bentak Kagami
"it's your fault Taiga, i'm just waking you up from your sleep Taiga."
Karena masih setengah sadar, Kagami pun tak sadar dan asal membentak orang yang sudah membangunkannya dari 'tidur kebo' nya.
.
.
.
'bentar bentar, kayaknya aku hafal deh suara ini' batin Kagami. Doohh, kamu emang kenal Kagami -_-.
'ini kan suara...mmmh, siapa yah?.' Ya ampun Kagami tinggal ngedongak aja susah amat, masih betah di tanah yah?.
'oh ayolah, demi otak udangnya Aomine dan juga majalah porno yang sering dibacanya, kenapa otak ku jadi sebodoh dia?.' oh, sadarilah Kagami, otakmu memang sebodoh dia.
"Taiga! Taiga! Kenapa kau melamun?" tanya Himuro panik.
"eh, oh? Kamu Tatsuya, kukira sia—WAHH, KAMU TATSUYA? BENERAN HIMURO TATSUYA?!, AH BERUNTUNG SEKALI AKU BERTEMU DENGANMU DISINI" Kagami yang terlalu bergembira pun langsung memeluk Himuro hingga sesak.
"T-Taiga hhhh, sehh sak" ujar Himuro, Kagami cepat lepaskan kalau kau mau 'kakak' Himuro tersayangmu selamat.
"oh, hehe maaf maaf, tadi aku terbawa suasana" ujar kagami
"ngomong ngomong Taiga, kenapa kamu disini? Aku kan sudah mengirim e-mail bahwa kuncinya aku titipkan ke tetangga sebelah" tanya Himuro
"hhh, aku nyasar" jawab Kagami
"Loh kok bisa? Bukannya aku sudah kasih alamatku lewat e-mail?."
"makanya itu, aku juga bingung, kamu pindah apartemen yah?."
"mana mungkin! Mungkin kamu salah baca."
"mungkin saja, ah sudahlah ayo kita pulang, Tatsuya"
"sebentar, aku sedang menunggu seseorang"
"siapa? Jangan bilang titan ungu itu"
Himuro hanya tersenyum menanggapi kelakuan 'adik'nya yang sepertinya terkena virus Brother complex.
.
.
.
"hahh, lama banget ngantri disana, sepanjang antrian tiket kereta api" keluh Atsushi
"kira-kira Muro-chin sedang apa yah?, apa dia masih nungguin aku ditaman itu?, tapi... kalau Muro-chin mati kedinginan gimana?" oh Atsushi, tepis pikiranmu itu jauh-jauh, karna sepertinya Muro-chin mu tersayang sedang asik berbincang dengan 'adik'-nya tersayang
TBC
Dohh, kayanya ni ff bakal jadi berchapter chapter deh, gomen/bow
Udah mana alurnya nggak jelas lagi, sekali lagi maafkan Rika yah /puppy eyes /nggak mempan /slapped/ maaf jika suatu hari nanti ff ini sama akun Rika bakal terbengkalai, maklumlah, kalian tau kan K13 itu gimana? Rika aja sampe mules dikasih pr tiap hari /curcol /slapped/
Segini saja dulu yah dari Rika
Oh yah satu lagi, RnR please ^^, bash and flame pun tak apa, satu review sangat berharga buat Rika, sankyu~
Love,
Rika
