Boy in Luv
Kim Taehyung x Jeon Jungkook
.
Taehyung bangun dengan terburu-buru, meski seharusnya tidak begitu. Ia tidak terlambat, sungguh. Gerbang sekolah baru akan ditutup sejam terhitung dari bangun –lebih dari cukup baginya untuk bersiap-siap dengan santai. Namun disinilah Taehyung, berlari-lari kecil menuju perpustakaan demi menyelamatkan uang sakunya.
"Hyung!"
"Kau terlambat empat detik, Tae."
"Pintunya susah dibuka, sungguh!"
Yoongi tersenyum hantu -tidak terlihat, maksudnya. Baginya, menjahili Taehyung selalu menyenangkan hati.
"Sekarang kau bantu aku merapikan buku-buku baru ini karena seperempat jam lagi harus selesai. Cepat!" Yoongi menepukkan kedua tangannya.
"Laksanakan!" Taehyung berdiri tegap, hormat layaknya pasukan yang mendapat perintah dari komandan kemudian berbalik dan-
-menabrak rak buku.
Neraka Taehyung berakhir ketika tersisa satu tumpuk buku dan Yoongi berkata cukup. Sekitar tiga menit sebelum kelas dimulai. For your information, waktu tempuh perpustakaan ke kelasnya sekitar lima menit dengan berjalan -artinya Taehyung harus berlari. Tak terhitung berapa kali Taehyung nyaris menabrak orang.
Setengah perjalanan, mendadak langkahnya melambat ketika melihat seorang siswa yang melangkah anggun dari arah berlawanan.
Bisa menebak? Right, itu Jungkook.
Malu-malu Taehyung melirik Jungkook yang mengobrol dengan temannya yang bantet. Syukurlah, Jungkook peka, jadi dia menengok dan menyadari Taehyung meliriknya diam-diam.
"Halo, Taehyung sunbae," kemudian senyum manis.
HEART ATTACK!
"Oh, halo, Jungkook."
Taehyung inginnya pingsan, tapi keburu ingat dia harus tampan di depan Jungkook, jadi ia hanya tersenyum seperti sunbae normal.
Tampak mudah, tapi sesungguhnya Taehyung tengah mati-matian menahan diri untuk tidak menyerang adik kelasnya. Lagipula, astaga, JUNGKOOK MENGINGATNYA, MAN. Sunbae mana yang tidak histeris diingat bahkan disapa oleh adik kelasnya yang manis.
Semuanya sih, Taehyung saja yang lebay.
"Sunbae, aku duluan."
Kewarasan Taehyung kembali ketika suara lembut itu menyapa. Canggung, Taehyung mengangguk dan melanjutkan perjalanannya yang tertunda.
Sekiranya Jungkook sudah tidak bisa mendengar suaranya-
"AAH! HATIKUU!"
.
Happy Birthday buat dua cowok tampan yang anehnya berkepribadian kayak langit dan bumi!
Aku buru-buru menyelesaikan part yang ini karena ingin kayak menghiasi hari brojolnya tete, hadiah gitu, tapi maaf ya om joshua, aku tidak sanggup bikin fict tentangmu yang begitu normal xD
Ohya, aku akan menjelaskan sedikit, jadi disini tae berstatus kakak kelas, sedangkan jimin dan jungkuk setingkat dibawah. Kenapa jungkuk manggil jimin hyung? karena jimin tinggal kelas sekali waktu masih berandalan (mainstream kalo aku bikin jungkuk akselerasi hehe). Nah yungi itu kakak sepupu tae, jadi wajarkan manggil adik, dan si tae diserahin ke yungi selama mereka di Seoul, termasuk uang saku v:
Begitu saja sih, thanks buat yang mau baca.
Salam, shipyon
Last, review? ;)
