Naruto milik Masashi Kisihimoto
Warning : GAJE OOC TYPO di mana-mana dan ide terlalu pasaran
Genre Family
Rate masih T
.
.
.
Dear Naru chan
Kenapa kau pergi tanpa pamitan? Padahal hari ini aku ingin menunjukan ikat kepala milikku,
Oh ya hana benar-benar cerewet, dia selalu menanyakan yang sama, kapan kau pulang? Dan itu membuatku pusing
Sekian dariku dan betah-betah di sana
Itachi
Tambahan : 1 minggu lagi ada ujian chuunin jadi untuk sementara tidak bisa mengirim surat satu atau 2 bulan ke depan
.
Naruto hanya tertawa setelah membaca surat itu oh tuhan, bagaimana bisa Itachi yang pendiam bisa bicara blak-blakan di surat
Hari ini dia sudah 2 minggu tinggal di Uzu, dia begitu bahagia disini namun rasa kangen pada Konoha cukup besar
.
Dear Itachi
Selamat ya padahal baru 2 minggu yang lalu menjadi genin, andai saja aku memiliki chakra, aku bisa menjadi ninja dan ikut misi denganmu
Maaf aku tidak memberi tahu karena keberangkatanku juga mendadak
Pulang ke Konoha? Sampai sekarang aku belum memikirkan ke arah sana
Sudah ya Itachi hari ini bibi kaouru mengajakku ke festival di desa iwa jadi cukup aja ya
Naruto
Nb : Jangan kangen berlebihan
.
Naruto melipat suratnya kemudian memasukkannya ke dalam amplop namun tiba-tiba dia terserang kantuk hebat dan tertidur di meja belajar
Mindscave on
Naruto melirik seluruh tempat yang gelap dan dia merasakan air sampai lutut, aneh bukannya tadi Naruto ada di kamar,
Naruto memilih jalan menyusuri lorong sampai di sebuah jeruji raksasa dan kertas segel di depannya
"Ini dimana?". Tanya Naruto
"Ini alam sadarmu baka". Jawab seseorang di dalam jeruji yang di depan Naruto.
"Woarrrrgggghhhh". Monster rubah dengan ekor 9 mengaum di balik jeruji, Naruto terjatuh ketakutan melihatnya
"Huahahahah lihat wajah bodohmu itu benar-benar menggelikan". Ucap Kyuubi nada meledek
Naruto memegang dadanya berusaha mengatur nafas, lalu dia perlahan berdiri
"Ini dimana? Apakah kau Kyuubi? Bukannya kau sudah mati?". Berbagai pertanyaan Naruto lontarkan membuat Kyuubi kesal
"Pertanyaannya satu-satu bocah". Ucap Kyuubi kesal. "Baiklah bocah ini adalah alam bawah sadarmu dan aku disegel dalam tubuhmu
Naruto terdiam dia berada disana saat penyegelan Kyuubi, dan Naruto yakin Kyuubi di segel pada Rei
"Kau bohong kyuubi di segel pada Rei?". Bantah Naruto
Kyuubi kembali tertawa anak ini benar-benar lugu. "Apa kau tidak sadar ketika kakek tua itu menaruhmu di meja ritual?". Tanya Kyuubi
Naruto membelalakan mata dia teringat ketika Sendaime menggendongnya dan menaruhnya di meja ritual
Naruto tidak ingat karena setelah kejadian itu dia pingsan dan menurut nenek Tsunade dia pingsan 10 hari
"Apa kau ingat bocah?". Tanya Kyuubi.
"Aku tidak punya chakra jadi bagaimana bisa?".
"Salah satu resiko jika chakra besar di masukan ke dalam tubuhmu yang kecil, kau akan kehilangan seluruh chakramu sampai tubuhmu dapat menyesuaikan diri dengan chakraku". Jawab Kyuubi dengan panjang lebar
Naruto yang mendengar cerita kyuubi matanya mulai berbinar, dia sangat senang jika ternyata dia memiliki chakra yang besar, dia berkhayal bagaimana dia menjalankan kehidupan seorang shinobi? Kasih sayang orang tua yang tidak pernah dia dapatkan ketika tidak memiliki chkara
"Hei bocah apa yang kau pikirkan?". Tanya Kyuubi yang terganggu dengan sikap Jinchurikinya yang aneh
"Kyuubi-san mau kau ajarkan aku ninja?". Tanya Naruto
Kyuubi hanya melongok dengan pertanyaan Naruto yang menambahkan san dalam namanya. "Tidak". Jawab kyuubi tegas dia tidak mau tertipu oleh wajah polosnya itu
"Kenapa?". Tanya Naruto
"Pergi sana bocah".
Mindscave off
"Di mana ini?". Naruto melirik ke semua ruangan, sepertinya dia berada di kamar
Naruto meregangkan tubuhnya, sesekali dia menguap, apakah tadi dia ketiduran, Naruto menghela nafas, jangan-jangan rubah sembilan tadi hanya mimpi saja, tapi kenapa seperti kenyataannya
Naruto tidak ambil pusing masalah ini, mungkin setelah pulang dari Iwa Naruto akan bercerita pada Jiji
"Naru chan cepat sedikit, bentar lagi kita berangkat". Ucap bibi kaouru
"Bentar bibi". Naruto segera berganti pakaian dengan yukata, dalam hati dia merutuki dirinya yang ketiduran sehingga membuat terlambar
Time skip
"Tadaima". Ucap Naruto dan bibi Kaouru
"Okeri". Jawab nenek
"Sudah pulang?". Tanya nenek sarah yang menaruh makanan di meja
"Sudah". Jawab Naruto sambil berlari ke neneknya. "Wah ramen". Ucap Naruto melihat makanan di meja
"Kita makan sama-sama". Ajak Nenek Sarah. "Dan Kaouru panggil ayahmu". Pinta Nenek
"Ha'i".
Time skip
"Kakek?". Panggil Naruto dengan malu-malu
"Ada apa sayang". Tanya kakek Keshin, Naruto berpikir sejenak kemudian dengan ragu menceritakan pertemuannya dengan Kyuubi, kakek Keshin semula berpikir cucu kesayangannya hanya bermimpi, namun dia begitu kaget ketika melihat chakra cucunya begitu besar
"Ada apa sayang?". Tanya nenek Sarah yang bingung melihat tingkah aneh pada suaminya
"Tidak sayang aku hanya berpikir membawa Naruto ke Academy Uzu besok". Jawab Kakek Keshin, nenek sarah menatap bingung kearah kakek Keshin, Naruto tidak memiliki chakra. "Aktifkan ninja pelacakmu". Pinta Kakek Keshin
"Oh kau benar, Naru kita punya chakra besar". Jawab Nenek Keshin
"Benarkah? Jadi tadi siang bukan mimpi?". Tanya Naruto
"Mimpi atau bukan kita harus melatih kemampuan ninjamu dan membuktikan pada ayahmu yang baka kalau Naru bisa menjadi orang kuat".
Matanya mulai berbinar terutama bagian kasih sayang orang tua
Time skip
3 bulan berlalu Naruto sekolah di Academy Uzu,
Hobi membaca Naruto membuat dia dengan muda mempelajari ilmu ninja dengan cepat, bahkan di usianya yang mau 9 tahun, dia sudah ada rencana masuk genin
Naruto berjalan menuju rumahnya, tidak sengaja dia melihat kuro, burung elang pengantar pesan dari Itachi
Naruto mempercepat langkahnya dia ingin tahu bagaimana hasil ujian chuunin yang di ikuti oleh Itachi
.
Dear Naru chan
Maaf ya aku baru mengirim surat sekarang, ujian chuunin benar-benar menyita waktuku
Ngomong-ngomong aku lulus dengan nilai sempurna, bahkan saking bagusnya aku akan di angkat Jounin seminggu lagi
Untukmu Naru! Kau ingat jounin nyentrik yang suka memakai spandex hijau Guy?
Apa kau tahu dia tidak memiliki chakra untuk melakukan Ninjutsu, tapi dengan kemampuannya Guy mampu menjadi jounin
Aku harap kau seperti Guy yang pantang menyerah, apapun situasi yang dia hadapi,
Dan ingat satu lagi jangan meniru gaya pakaiannya, itu benar-benar membuatku geli
Harapanku adalah semoga betah dan jaga kesehatan
Itachi
.
Naruto hanya sweet drop membaca surat Itachi yang lagi tidak sesuai dengan karakternya yang pendiam, namun yang membuat geleng-geleng kepala adalah kenapa Itachi mengatakan jangan tiru pakaian guy, oh tuhan tanpa di suruh pun dia ogah meniru pakaian Guy
.
Dear Itachi
Aku sangat senang mendengar kau lulus ujian dengan sempurna,
Terima kasih sarannya, aku tidak akan menyerah tapi aku tidak mungkin mengikuti gaya pakaian yang dikenakan Maito Guy
Dan kau tahu Itachi? Aku mendapatkan chakraku kembali dan aku sudah masuk ke academy dan besok aku harus mengikuti ujian genin
Aku bertekad untuk lulus ujian menuju tingkat jounin 2 tahun
harapanku semoga kita bisa melakukan misi gabungan saat besar nanti
Naruto
Nb : Aku ingin mengejutkan orang tuaku jadi tolong rahasiakan masalah ini pada mereka
.
.
.
Naruto melipat suratnya, lalu memasukan ke dalam gulungan khusus yang akan di ikat pada Shiro burung elang kesayangan Naruto yang akan mengirim surat ke Konoha
-6 tahun kemudian-
.
.
Dear Naru chan
Selamat ulang tahun dan selamat juga atas pengangkatanmu menjadi jounin, ya walaupun target menjadi jounin di usia 13 tahun gagal kau raih tapi itu sudah cukup membuktikan kau pantas di sebut prodigy
Selain itu aku minta maaf karena ini adalah surat terakhir dariku
Aku memiliki misi tingkat tinggi yang memakan waktu cukup lama jadi aku harap kau memakluminya
Jangan bersedih dan selalu tersenyum
Cukup ya dari saya
Sayonara
Nb : Ada gulungan kecil yang berisi hadiah ulang tahunmu, aku harap kau menyukai hadiah yang di pilih kaa chanku
.
Naruto membaca berulang kali surat itu, dia bertanya dalam hati tentang misi apa yang di lakukan Itachi sampai selama itu
Naruto mengambil gulungan dari Itachi dan membuka segel tersebut
boneka panda nan lucu membuat Naruto memeluknya dalam hati dia berjanji akan selalu senyum
-3 bulan kemudian-
"Ohayou".Naruto menyapa kakek sekaligus Uzukage, kedatangan Naruto untuk mengambil tugas
menyerahkan kertas yang akan menjadi tugas Naruto,
Naruto membelalakan matanya setelah membaca tugas dari sang kakek oh tuhan bagaimanadia bisa menyelesaikan tugas yang begitu berat ini
"Kenapa?Kau tak sanggup Naru?". Tanya Kakek Keshin
"Jounin pembimbing tentu aku tak sanggup". Jawab Naruto setelah membaca tugas yang berisi data 3 genin yang akan dia latih
"Oh tentusaja kau bisa Naru apalagi dengan wawsanmu yang luas membuatku yakin kau bisa membuat 3 genin ini menjadi shinobi hebat". Jawab Kakek Keshin, Naruto kembali membaca dan di sana tertera usia mereka adalah 16-18 tahun, mereka selalu gagal dalam ujian genin
"Apa jiji yakin?". Tanya Naruto, usianya lebih muda di bandingkan ketiga genin lainnya,dan itu membuat dia tidak yakin dapat rasa segan dari mereka
"Aku yakin hanya kau yang bisa melakukannya". Jawab Kakek Keshin penuh harap, Naruto menimbang-nimbang keinginan kakeknya itu
"Baiklah jiji aku akan melakukannya". Jawab Naruto, Kakek Keshin begitu senang mendengarjawaban Naruto, dia yakin Naruto dapat menjadikan mereka orang hebat. "Ada yanglain Kakek?". Tanya Naruto
"Ini daftar buku bingo yang terbaru?'.
"Siapa kakek?". Tanya Naruto sambil menerima kertas itu
"Uchiha Itachi".
.
.
.
TBC
