Only Learned The Bad Things

Main Cast : Kim Taehyung

Min Yoongi

Rated : T

( People are looking so wipe your tears and lift your chin up

I said I'm sorry. Should I get on my knees?

What would I become if you cry at my common mistake of words

I don't think I can comfort you with 'I love you' anymore )

Taehyung menatap yoongi dengan wajah datar. Ia tidak merasa melakukan kesalahan. Tapi kenapa hyung nya ini masih mendiamkannya di bawah sore yang indah di taman yang menawan seperti ini?

"Hyung..."

Yoongi mengabaikan taehyung dan malah berdiri pergi menjauh.

"Eh tunggu dulu" taehyung menggenggam tangan yoongi mencegah pemuda itu pergi.

"Lepaskan aku taehyung. Kembalilah ke PlayStation mu" yoongi berkata dingin.

Taehyung mendesah berat. "Aku sudah mengatakan kan hyung. Aku minta maaf. Aku hanya terlambat sebentar saja."

Yoongi berbalik dan menatap Taehyung tajam. "Sebentar? Jadi menurutmu DUA JAM ITU SEBENTAR?!"

Taehyung menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan menampilkan rectangle smile nya. "Hehehe baiklah. Sedikit agak lama"

Yoongi menyentak tangan Taehyung hingga lepas dari pergelangan tangan mulus Yoongi "Ini sudah kesekian kalinya kau terlambat dalam kencan kita!"

Taehyung mengusap rambut Yoongi sayang dan mencium keningnya. "Baiklah. Maafkan aku sayang. Aku akan membelikanmu dua es krim besar. Bagaimana?"

Yoongi mendengus kesal. Tapi perlakuan Taehyung tetap mampu menampilkan semburat merah di pipinya "Baiklah. Aku memaafkanmu"

( Everyday sigh sigh sigh sigh sigh

I let out a deep sigh and always reflect on my actions

Bab U

I want to do good, but I can't

Because I only learned bad words, bad actions, and don't know your heart )

"Taehyungie, lihatlah, apakah ini cocok untuk ku?" Yoongi menunjukkan sebuah sweater merah pada Taehyung. Saat ini mereka sedang belanja di mall karena Yoongi sedang butuh baju formal untuk awal masuk kerja nya.

Taehyung menoleh sekilas dan berkata "yah. Yeoppo hyung" dan kembali asyik dengan deretan kaus di depannya.

Yoongi mendengus. Kenapa Taehyung tidak memperhatikannya sih.

"Tae tae, apakah merah atau putih yang lebih cocok untuk ku?" Yoongi kembali bertanya pada Taehyung. Berusaha merebut perhatian kekasih aliennya dari deretan kaus yang sedari tadi di pilah pilah Taehyung.

"Yang mana saja kau terlihat manis kok hyung" Taehyung memberi komentar tanpa sedikitpun mengalihkan pandangannya dari dua kaus berbeda warna di hadapannya. "Menurutmu aku harus beli yang mana hyung?" Ucapnya santai sambil menghadap Yoongi. Sementara Yoongi malah melempar sweater di tangannya ke muka Taehyung "Kau pacaran saja dengan kaus itu" Yoongi merengut dan berjalan menjauh darisana. "Eh eh? Hyung? Kau tidak jadi beli baju? Katanya kau butuh baju?" Taehyung dengan terburu buru mengikuti Yoongi setelah mengucap selamat tinggal pada kaus indah disana.

( something always gets twisted twisted

Because I'm still immature, a deep love is hard

I, who thought 'What's love, just keep pushing forward'

was stupid

I'm sorry, I'll do better (Better, I'll do better Hey~ yeah)

I'm sorry, don't be mad

I did wrong )

Yoongi memandang Taehyung kesal. Sementara yang dipandang hanya memberi tatapan blank nya.

"Taehyung, kenapa kau menumpahkan kopi di karpet apartment yang baru ku laundry ini?"

Taehyung hanya tertawa gugup "hehehehehe aku tidak sengaja..."

Yoongi menghela nafas berat. Ia sudah terlalu lelah. Ia tadi membawa karpet berat nya ini sendirian ke laundry di lantai satu apartment. Dan membawanya kembali ke lantai 16 ini SENDIRIAN.

Yoongi menggulung karpet nya itu dan mengangkat dengan lengan kurusnya untuk kembali di laundry tanpa memperhatikan Taehyung yang merengek meminta maaf.

"Maaf hyung... aku hanya ingin membuatkanmu kopi tadi.." Taehyung berusaha mengambil karpet itu dari Yoongi.

Yoongi menepis tangan Taehyung. Tapi kekasih aliennya itu malah memaksanya dan membuat karpet berat itu jatuh dan memecahkan vas bunga kesayangan Yoongi.

Prang!

Taehyung memejamkan matanya bersiap menerima semburan amarah Yoongi.

Tapi Yoongi hanya diam. Dia sudah sangat lelah.

"Keluar lah." Ucap Yoongi dingin

Taehyung berusaha menggenggam lengan Yoongi ingin memeluknya untuk meminta maaf. Tapi Yoongi menepisnya.

"Apa kau tuli? Keluar"

Taehyung menunduk dan keluar dari apartment Yoongi.

Saat di luar apartment kekasih mungilnya itu, Taehyung menghela nafas berat. Ia tidak suka Yoongi diam. Ia suka Yoongi yang marah marah padanya. Apa ia sudah keterlaluan?

( Twinkling, twinkling a land of stars

In my eyes, you are a queen

Your charms, that I knew about

after this night was almost over

In a edge of your locked heart,

I slightly light a fire

Your sweet voice

Long, straight hair like Jasmine )

Taehyung memandang Yoongi di depannya. Ini sudah dua hari yoongi menjauhinya. Tapi dengan keras kepala ia tetap mengikuti yoongi diam diam seperti ini.

Pagi ini Yoongi sedang duduk di sebuah cafe dengan secangkir latte hangat di depannya. Menatap hujan di luar dengan pandangan kosong.

Taehyung masih setia memandanginya diam diam. Ah Yoongi memang imut sekali. Meskipun hanya dari belakang, ia dapat melihat tubuh mungil Yoongi terbalut sweater putihnya yang di beli Taehyung untuk hadiah tahun lalu. Itu artinya Yoongi masih mencintainya kan?

Taehyung mengulum senyum. Manis sekali Yoongi nya.

"Hyung..." Tanpa sadar Taehyung memanggil Yoongi.

Yang di panggil mendadak menoleh ke belakang. Mata Yoongi terbelalak melihat Taehyung di belakangnya.

Taehyung menampilkan rectangle smilenya. Tapi Yoongi hanya mendengus dan pergi.

Meninggalkan Taehyung dengan wajah bingungnya.

( Bab U

If your heart is hurting, I become torn

Bab U

You are who I really cherish

Because I only learned bad words, bad actions, and don't know your heart

something always gets twisted twisted

Because I'm still immature, a deep love is hard

I, who thought 'What's love, just keep pushing forward'

was stupid

For a young person like me, the word 'love'

is too awkward to say often

'I'm sorry, I'll do better'

And at most, I tell you words that obviously have no feelings )

Yoongi memandang handphone nya yang berdering tanpa berhenti. Ia sama sekali tidak berminat mengangkat panggilan dengan nama "Alien Bodoh" di display nya. Sudah cukup ia selalu bersabar atas ketidak pekaan Taehyung.

Handphone Yoongi masih setia menampilkan nama Taehyung.

"Ugh tae aneh jelek!" Yoongi mendengus. Ia kasihan melihat 56 panggilan dari Taehyung.

Tapi ia benar benar kesal. Taehyung selalu membuatnya menunggu lama ketika mereka akan kencan. Selalu mengabaikannya ketika bersama. Selalu asyik dengan Handphone nya ketika mereka dinner.

Yoongi mengabaikan handphone nya dan lebih memilih mandi untuk menyegarkan pikirannya.

Taehyung menghela nafas berat. Ia memandang handphone nya sedih. Ini sudah seminggu mereka tidak bertemu. Taehyung hampir gila karena rindu. Apa benar Yoongi semarah itu karena insiden karpet?

( Please, oh, please

Just watch over me a bit more

At the end of my efforts and your trust, there's only happiness

Alright, let's stop crying now

Wipe away your tears now

Isn't that much better

You are the prettiest prettiest when you smile, yeah

I'll learn good words, good actions, and be like you to

become an amazing boyfriend OK )

Seokjin menepuk keras bahu Taehyung dan membuatnya melonjak. "Ada apa kau melamun?" Taehyung mendengus. Tapi kemudian ia menunduk lagi.

"Yoongi hyung marah padaku..."

Seokjin tertawa "Karena kau tidak peka?"

Taehyung menatap seokjin kaget "Bagaimana kau tau hyung?"

"Karena aku peka. Tidak bodoh seperti kau."

Taehyung mendengus lagi. "Terserah"

Seokjin menepuk bahu taehyung "buatlah kejutan untuknya. Untuk menebus dosamu."

Taehyung berfikir sebentar. Kejutan? Kejutan yang manis.. manis... hmmm...

,,,

Yoongi memandang gerbang kampusnya kesal. Ini kan hari minggu. Apa apaan teman sekelasnya mengatakan bahwa dosen tercinta mereka memintanya masuk untuk jam tambahan karena nilai jeleknya itu.

Yoongi mengehentak kan kakinya kesal. Kenapa kampusnya sepi sekali? Oh tentu saja. Siapa yang akan sukarela datang di hari minggu pagi yang indah ini?

Yoongi membuka pintu kelasnya di lantai dua. Tapi hei, kenapa ini terkunci?

"Sial..." Yoongi mengumpat pelan. Ia mencoba lebih keras.

Brak!

Mungkin tenaga Yoongi yang terlalu kuat atau apa, pintu itu langsung terbuka dengan keras. Alis Yoongi berkerut heran. Kenapa kelasnya penuh balon berbentuk hati dengan banyak pita bertebaran? Kelas nya yang berwarna putih polos itu seperti hidup dengan penuh warna pink.

Di tengah ruangan ada seseorang berdiri dengan menggenggam balon berbentuk love besar berwarna baby pink yang menutupi wajah dan bagian atas tubuhnya. Balon pink itu bertuliskan TaeGi 4th year anniversary.

Yoongi tertawa "aku tau itu kau bodoh."

Taehyung menjauhkan balon itu dari wajahnya. "Hehehehehe aku ingin memberimu kejutan. Sebagai permintaan maaf juga. Sekaligus anniversary kita"

Yoongi berjalan mendekati Taehyung dan memukul dadanya pelan. "Kau bodoh. Aneh. Tidak peka." Ucapnya sambil mempoutkan bibirnya.

Taehyung memeluk Yoongi dengan lengan kanan nya yang bebas tidak memegang balon "Aku tau. Happy 4th year anniversary baby boy."

Yoongi tersipu dan mengangguk. Ia berjinjit dan mendekatkan bibirnya pada bibir taehyung yang dengan sigap mengangkat balon itu untuk menutupi apa yang akan mereka lakukan dari para saksi yang mengintip di jendela kelas Yoongi.

( We'll go for a long, long time. Longer than any other couple

There's a mountain full of things that I want to

buy you, feed you. It's the truth

Love you, I love you (I love you, I love you more Hey~ yeah)

Love you, I love you

Love you, I love you (More, oh more)

Love you, I love you )

JENG JEEEENGG TAEGI~ kemarin ada yg req taegi kan ya? Jdi aku bikinin mumpung abis baper dngrin lagu only learned the bad things nya b1a4. Maaf lama update T.T sibuk kuliah hueeeeeee ;-; Btw Gimana gimana? Bagus? Jelek? Iya :'') ini ff terinspirasi dari mv nya itu juga sih. Tp ga mirip2 bangt kan ya? ._. Yang mau request silahkan~ tulis pairing dan judul lagunya yaps krna ini kumpulan songfict~ btw woozi unyu ya mirip suga /plak. Ok sekian~ last but not least, review please ^^