"SIAPA KALIAN?!" Raung wanita berambut merah terang yang sudah mengacungkan tongkat sihirnya kapada mereka

"lily!? Ada apa" datang lagi 3 pria dengan tongkat shir teracung berlari menaiki tangga yang satu berambut hitam berantakan dengan kacamata, yang kedua tampan dengan berambut hitam kelam berombak dan yang lainya berambut coklat dengan tatapan pucat.

"Wow... sabar dulu saudara-saudara" Seru Ron dengan tangan terangkat.

"Mau apa kalian ? " Seru yang berambut berantakan dengan tongkat sihir masih teracung.

"Remus , Sirius?" tanya Harry Bingung

"Moony, Pads Kalian Kenal mereka?" Tanya James yang lebih Bingung.

"Tidak James!,,.. sungguh! " Kata sirius tegas

"James? Dad?" Kata Harry .sedangkan yang lain masih melongo namun bagi Harry semuanya sudah jelas mereka mundur brtahun-tahun yang lalu.

"Tunjukan dirimu!" Raung James

"OK! namaku Harry James Potter.. putramu James, aku datang dari tahun 2020 akibat kecelakaan yang diakibatkan oleh arloji ini (menunjuk Jam)" kata Harry tenang

"Ha..Harry bagaimana bisa ? Tapi itu ...(Menunjuk ke kamar)" Kata Lily gugup memandang 2 anaknya

"Tenangkan dirimu mum" Kata Harry

Lupin dan sirius masih melongo melihat Harry dan mulai menurunkan tongkatnya sedangkan James masih terpana melihat kemiripan dirinya dengan pria didepanya

"lancang sekali kau Ginny dengan mertuamu" Celetuk Ron

"Oh iya...Namaku Ginevra Molly Potter Nee Weasley istri dari Harry. Saya anak terakhir Arthur dan Molly weasley. Mempunyai 3 anak yaitu James sirius potter 15 tahun , Albus Severus Potter 13 Tahun dan Lily Luna Potter 11 tahun mereka bersekolah di Horgwarts" kata Ginny lancar menunjuk ketiga anknya

"Sekarang Saya. Saya Ronald Billius Weasley sahabat sekaligus kaka ipar Harry dan ini Istri saya Hermione Jean Weasley Nee Granger Kami seangkatan dengan Harry di Hogwarts memiliki 2 Anak Yaitu Rose Dan Hugo weasley" terang ron

"Jadi kamu Harry?" kata James yang masih cengo

" Tentu sir" kata Teddy tenang, sambil menatap remus lekat-lekat.

"tapi Harry ada dikamar dan bagaimana..." Kata Lily yang dipotong oleh James

"Apa Dad ada dikamar? Dad Bayi? Lihat! " James berlari diikuti semua anak-anak

"Hei tunggu..."Teriak lily,Hermione dan Ginny bersamaan yang langsung mengejar merka kedalam kamar.

"Sir...Eh Dad bagaimana kita bicarakan dibawah?"Kata Harry

Mereka berjalan kebawah menuju ruang tamu yang sama dengan rumah harry di masa depan karena rumahnya adalah hasil renovasi dari rumah james. Namun interior dan furnitur jelas berbeda dengan rumahnya di masa depan.

Harry menceritakan semua kejadian-demi kejadian mulai dari meninggalnya James dan Lily hingga tewasnya Voldemort termasuk pengkhiantan Peter.

"Jadi...? kita semua meninggal ? Voldy Tewas ? Peter Pengkhianat? Dan kau pahlawan?" kata James shock mendengar setiap kejadian yang terjadi

"AKAN KUBUNUH KAU WORMTAIL!" Raung sirius yang sudah berdiri bersama Remus.

"Tidak Padfoot ! semuanya belum terjadi, dan sampai peristiwa di departemen misteri dia masih dianggap pahlawan sedangkan kau masih dianggap pengkhianat! " jelas Harry

"lalu apa salahnya kalau kubunuh dia?" Kata sirius yang masih berdiri

"semuanya tidak akan berubah Pads ! dan akan tetap terjadi ,, kau ingat aturanya?" kata James yang masih gugup membuat semuanya kembali tenang

"dan pada akhirnya ketika kami bisa kembali...akan kami modifikasi ingatan Kalian" kata Ron bijak diikuti anggukan Harry

"Dan itu yang terbaik" kata Remus dilanjutkan dengan anggukan james dan sirius dengan terpaksa

" kapan itu terjadi, maksudku kapan peristiwa itu terjadi?" Tanya James

"31 Oktober 1981" jawab Harry

"9 bulan lagi" Kata sirius lirih

"dan sebelum itu kita harus kembali" kata Ron jelas

"EXPECTO PATRONUM" ucap harry mendadak mengeluarkan rusa jantan yang berdiri didepanya "Cepat ke Potter Manor" Bisiknya dan rusa itu pergia keluar menembus langit-langit menuju kegelapan malam yang sepertinya menuju Hogwarts

"untuk siapa Harry?" Tanya Ron

"Dumbledore!" kata harry sigap

"Prongs?" tanya James

" tentu kita sama Dad dan itu bukti aku anakmu " kata harry riang yang langsung memelukayahnya dengan lekat

Tarrr

"siapa yang datang james ?" Tanya lily "Sepertinya Dumbledore cepat semuanya turun!" teriak james

"Ada apa anakku? Kau memanggilku malam begini?" tanya Dambledore. Jangkung, Sangat tua janggutnya sudah sepinggang bewarna putih kelabu. Namun tubuhnya masih gagah dan kuat

"Bukan aku tapi anaku!" kata james

"Maksudmu? Ow ada banyak tamu james?" kata Dombledore

"Dad !kau sungguh manis ! dan sangat kecil !" teriak lily yang berlari dari atas diikuti semua anak dan Lily Hermione dan Ginny

" Oh maaf professor Dumbledore " Kata Harry

Harry menceritakan segalanya kembali kepada Dumbledore namun sekarang diikuti tangisan dari Lily di pangkuan James yang juga langsung dipeluk oleh Harry

"Jadi kau Harry di masa depan?" tanya Dumbledore

"ya Professor..." jawab Harry

"dan bagaimana kalian kemari Harry?" tanya Dumbledore

"Arloji ini professor Dumbledore ... ini hadiah ulang tahun ke 17 dari molly weasley. tadinya milik Fabian Prewwet " Jelas Harry

"Fabian ? pantas kalau dia , dia bekerja di Departemen Misteri dan mungkin ini salah satu mainanya " Jawab Dumbledore

"Apakah kamu tahu Orde Phoenix ?" tanya Dumbledore ragu

"Tentu Professor dan aku bersedia membantu orde Professor" Jawab Harry

"baiklah kalau begitu Harry Apa kau setuju selama kau mencari penyebab peristiwa ini. Anak –anak mu dan seluruh yang masih dibawah umur bersekolah di Hogwarts demi keamanan?" tanya Dumbledore

"Kalau itu yang terbaik Professor" kata Harry

"Cukup untuk sekarang kukira ?" tanya Dumbledore "Terima Kasih Albus " kata Harry "Malam" Dumbledore pergi ber-aperete menuju kegelapan Malam

"Jadii?"