[U-Know]Apa appa harus menyatakan perasaan appa pada xia?

.

aku mengerti perasaan mereka namun tak ada satupun dari mereka yang mengerti perasaanku


Fake World

Title : Fake World

Length : T

Cast : YUNJAE - YOOSU – MIN


Sudah 2 minggu berlalu sejak 'U-Know' –Appanya bertanya pendapatnya tentang perasaannya pada Xia.

2 minggu itu pula Jaejoong memilih menghilang dari fake World itu sendiri

.

Menghindar eoh?

.

Dia pun sadar bahwa tindakannya benar benar seperti pengecut, seperti –mengakui berat, menyerahkan sama dengan mati.

Menyatakan perasaannya pada U-Know sama saja dengan mengakhiri persahabatannya dengan Junsu.

Namun membiarkan U-Know menyatakan cintanya pada Junsu sama saja dengan bunuh diri. Ini terlalu tak adil –dalam kamusnya

Junsu selalu bertanya kepada Jaejoong kenapa tak pernah mengaktifkan akunnya lagi, dan beberapa kali juga Junsu mengatakan bahwa U-Know khawatir dengan hilangnya 'Hero' anak virtualnya

Sempat hati Jaejoong berbunga karna tau U-Know mengkhawatirkannya, namun sekitika pupus sudah saat menyadari bahwa U-Know mengkhawatirkannya hanya sebatas keluarga di Roleplayer

Jaejoong juga tahu akhir akhir ini atau lebih tepatnya 1 minggu sejak dia menghilang dari Roleplayer, Junsu lebih dekat dengan U-Know, sangat dekat! Bahkan saat tak sengaja Junsu meninggalkan Handphonenya di kelas saat sedang pergi ke kamar mandi, Jaejoong yang memang penasaran dengan percakapan U-Know dan Xia, secara diam diam membaca chat Junsu

Matanya seketika memanas melihat apa yang di ketikkan oleh U-Know

.

[U-Know] to [Xia] 'selamat malam dolphin /cium mesra pipi/'

.

[U-Know] to [Xia] 'selamat pagi Dolpin pemalas /menambahkan sebuah foto mawar/'

.

Dan masih banyak chatting mereka yang membuat hatinya memanas.

2 minggu sudah dia menghilang, 2 minggu dia tak mengetahui apapun yang terjadi dengan akunnya, dan 2 minggu juga pun dia mendapat seseorang yang bisa membuatnya nyaman

Dia Jung Yunho, siswa baru di kelasnya, yang awalnya Jaejoong anggap 'manusia salju' namun semua pikirannya berubah saat mengenal sosok itu

Walau Yunho tetap bermuka datar, ada saat dimana Yunho benar benar mengerti dirinya

Yunho yang tersenyum padanya saat dia mengingat sakit hatinya dengan U-Know

Yunho yang menghiburnya saat moodnya buruk karna Junsu yang tak berhenti mengoceh tentang kedekatannya dengan sang pujaan hati –micky? Tidak, kau tahu bahwa itu bukan Micky.

Dan Jung Yunho . . . . .

Jaejoong tak tau, dia tak berani menampakkan wajahnya di sekolah sejak 2 hari lalu


Sky Fly Away


2 Hari lalu

.

"Jae-ah…" panggil Yunho sedikit berbisik pada jaejoong yang menulis tugasnya di perpustakaan saat ini

"Heum"

"Aku ingin bermain sebuah game, tertarik?" ajak Yunho

"Game seperti apa yun?" tanya Jaejoong tak mengalihkan pandangannya dari tumpukan tugasnya

Yunho menyangga kepalanya dengan tangan kanannya kearah samping, menghadap langsung pada Jaejoong yang masih fokus dengan tugasnya "tes kepintaran" –kejujuran dalam hatinya "aku akan member pertanyaan, dan kau harus menjawab dalam 3 detik pertanyaanku, bagaimana?"

Jaejoong sedikit merengangkan Tubuhnya namun masih fokus pada tugas tugasnya "Baiklah, hanya berikan aku pertanyaan dan ku jawab bukan?"

"Hn" balas Yunho seadanya

"Mulai saja Yun, aku ini genius, walau membagi pikiranku untuk 2 tugas haha" tawa jaejoong lucu

"Baiklah, fokus dengan apa yang ku tanyakan, kau genius bukan"

"Tsk, cepatlah tanyakan yun" Jawab Jaejoong kesal karna yunho tak kunjung memberinya pertanyaan. "

Yunho pun memulai permainannya dengan pertanyaan santai

"awan berwarna?" Jaejoong langsung menatap heran pada Yunho

"kau mengajakku bermain permainan bodoh huh?"

"3 detik terlewat, kau tak se genius kelihatannya" tukas Yunho santai

"Y-ya! baiklah baiklah, putih! awan berwarna putih tsk"

"Tissu berwarna?"

"Putih!"

"Susu berwarna?"

"Putih!"

"Sapi meminum?"

"Susu!"

"Kau benar benar bodoh Jae" yunho sedikit menyeringai kecil melihat Jaejoong memukul kepalanya dengan pena yang di pegangnya "aku katakan konsentrasi, atau kau memang bodoh huh? setahuku sapi meminum air, tak ada sapi meminum susunya sendiri haha"

"Ya Jung Yunho! Aku sedang mengerjakan tugas dari songsaenim, aku hanya kurang fokus!" elak Jaejoong "Lanjutkan pertanyaanmu huh"

sialan maki jaejoong dalam hati

.

"Baiklah ronde kedua" Jaejoong mengangguk anggukkan kepalanya

"Rambutmu berwarna?"

"–Hitam!"

"Alismu berwarna?"

"–Hitam!"

"Aspal jalan berwarna?"

"–Hitam!"

"Kelewar tidur saat?"

"Malam!"

!?

Kena kau Kim Jaejoong

.

Yunho pun menyeringai semakin dalam

.

Jaejoong Meruntuki dirinya sendiri "M-maksu_"

"Kau bahkan tak tau kelelawar tidur saat siang, kenapa bisa menjadi juara kelas huh?" tanya Yunho sinis. dalam hati dia sudah tertawa melihat ekspresi bodoh Jaejoong

.

Round 3

"kau yakin akan menang huh?"

"Tch, kau terlalu banyak bicara tuan Jung, lihat saja nanti" Ujar Jaejoong setengah kesal

"Terserah" Ucap Yunho "Baiklah, dengarkan baik baik"

"Warna lembar won?"

"Hijau?"

"Warna Rumput?

"Hijau!"

"Warna daun?"

"Hijau!"

"Makanan Singa?"

"–Daging!"

Senyum Jaejoong pun mengembang, dia tak terjebak lagi HAHA tertawanya dalam hati."apa sekarang kau mulai fokus eoh?" sindir Yunho

"Tsk, aku memang selalu fokus" ujar Jaejoong bangga, kembali berkutat dengan pekerjaan tulis menulisnya

"Terserahlah, tapi apa kau tau, sebagian jawaban kadang tak di jawab dengan akalmu, namun alam bawah sadarmu yang menjawab" Jelas Yunho

Jaejoong hanya mangut mangut mendengar penjelasan singkat yunho

"Apa hanya 3 round?" tanya Jaejoong sedikit melirik Yunho

"sebenarnya ada 1 round lagi, ingin melanjutkan?"

"Tentu!"

"Baiklah, dengarkan kim!"

.

Round 4

"Cinta orang dewasa dengan anak anak?"

"Pedophile?" jawab jaejoong 2 Detik setelah pertanyaan, dia sedikit ragu ragu dengan pertanyaan Yunho, Sedangkan Yunho sendiri hanya mengangguk anggukkan kepalanya, aku benar pikir jaejoong senang.

"Cinta sepasang saudara?"

"Incest"

"Cinta pria dan wanita?"

"–Normal?"

"Wanita dengan wanita?"

"–Lesbian!"

"Pria dengan Pria?"

"–Gay!"

"Dan kau?"

"Gay tentunya!"

"?"

Seketika sekujur tubuh Jaejoong kaku di gerakkan, Pena yang di gunakannya untuk menulis rangkuman materi terhenti, dia seolah kehilangan nyawanya. nafasnya seakan di tarik paksa. tangannya menbuat sebuah coretan lurus yang tak panjang pada bukunya. dia baru menyadari arah petanyaan yunho

selama ini dia sadar? tujuannya bermain ini adalah . . .

Dengan keberanian tersisa Jaejoong berdiri tanpa menoleh ke Yunho yang menatapnya "Maaf aku sepertinya harus mengerjakan tugasku di rumah" cicit Jaejoong lalu meninggalkan Yunho yang hanya bisa diam di sampingnya, sebelah tempat duduknya

Yunho melihat itu, melihat betapa bergetarnya tubuh Jaejoong.

ia hanya bisa terpaku, dan sesaat kemudian, bibirnya hanya menyunggingkan sebuah senyum 'seringaian?

"Mengerjakan tugas di rumah eoh?" bisik Yunho memutari Meja yang di gunakannya 'Bermain' bersama Jaejoong

"kau bahkan meninggalkan bukumu disini Kim"


Sky Fly Away


Jaejoong benar benar tak memiliki muka lagi untuk datang ke Sekolah.

belum selesai dengan urusan percintaannya di Roleplayer dengan U-Know, sekarang terbongkar sudah rahasianya, walau hanya pada 1 orang, dia benar benar takut Yunho menyebarkan pada publik bahwa dia seorang Gay

selama 2 Hari pula Jaejoong berpura pura sakit hanya untuk menghindari sekolah, Menghindari Junsu, dan utamanya menghindari Yunho.

Jaejoong pun hanya berguling guling di kasur empuk miliknya, ia tak memiliki kegiatan apapun di rumah, sialan

semakin banyak waktu kosongnya semakin besar pula godaan dirinya untuk membuka akun Roleplayernya. sialan sialan sialan

"Tuhan, haruskah aku membuka akun sialan ini" ujar Jaejoong pasrah melihat Ponsel yang sedari tadi dalam genggamannya, dan ingatkan Jaejoong tentang jumlah umpatan yang keluar dari mulut atau pikirannya dalam sehari ini.

"Baiklah hanya 15 Menit tak lebih!" Yakinnya pada dirinya sendiri

pada akhirnya Jaejoong memtuskan membuka akunnya, hanya 15 menit, tak mungkin U-Know online saat ini bukan? dia masih aman

"Huh dia mengirimiku banyak sekali pesan"

Terdapat 20 Notifikasi dan 15 di antaranya adalah pesan dari U-Know untuknya

[U-Know] Hai anak nakal, kenapa tak menjawab pesan appa kemarin?

"ini pasti pesan setelah dia bertanya waktu itu" Jaejoong mengingat ingat

[U-Know] Kau sibuk nak?

[U-Know] Hai son, apa kau benar benar sibuk?

[U-Know] Baiklah appa tak akan mengganggumu!

[U-Know] Ya! balas pesan appa!

Jaejoong hanya tertawa membaca pesan pesan U-Know "Tak mengganggu apanya tsk" kekehnya

[U-Know] Hero-ah, disini sepi tanpamu

Jaejoong merasakan Jantungnya terpacu

[U-Know] Kau marah dengan Appa? apa Appa memiliki salah?

"kesalahanmu banyak Bodoh!"

[U-Know] Bahkan saat ada Xia, disini masih sepi :(

[U-Know] YA! INI SUDAH 9 HARI ANAK NAKAL. KAU DIMANA?!

[U-Know] Hero Hero Hero...

[U-Know] Appa tak jadi memberi tahukan perasaan appa pada Xia, son. ini salah dari awal.

Jaejoong sedikit membesarkan matanya membaca pesan ini, segera ia scroll ke bawah untuk membaca pesan selanjutnya

[U-Know] Ternyata tak ada dirimu lebih membosankan di banding menunggu Xia dulu son.

[U-Know] Apa kau benar benar Hiatus panjang?

[U-Know] Tsk...

[U-Know] appa akan Hiatus jika kau tak membalas, kau tau, disini sepi. jika kau tak hiatus. balaslah pesan appa, mungkin appa akan Log out kamis berhubung juga dengan kesibukan real. pastikan kau membalas anak nakal!

.

Jaejoong benar benar membulatkan matanya 'Ternyata tak ada dirimu lebih membosankan di banding menunggu Xia' 'Ternyata tak ada dirimu lebih membosankan di banding menunggu Xia' 'Ternyata tak ada dirimu lebih membosankan di banding menunggu Xia'

kalimat itu berputar putar dalam otaknya, apa U-Know sedang membuka hatinya untuk Jaejoong?

dan hari apa ini? Melihat kalender dalam I-Phone 6 nya, Jaejoong seperti kehilangan nyawa, ini kamis! demi tuhan kenapa dia baru membaca pesan sialan itu

dengan terburu buru Jaejoong mengetikkan sesuatu untuk membalas pesan Appanya sebelum Akun itu berubah menjadi 'Page Not Found'

[Hero] A-Appa! aku_

.

TING TONG TING TONG

suara bel memecahkan konsentrasi Jaejoong, berusaha mengabaikan karna hanya dirinya sendiri di rumah, Jaejoong melanjutkan acara membalas pesannya pada U-Know

.

TING TONG TING TONG TING TONG TING TONG

"What the fck!" dengan gerah Jaejoong melempar ponselnya ke atas kasurnya dan turun ke bawah untuk membukakan pintu. mungkin ia bisa menunda 5 menit acara berbalas pesan pada U-Know untuk mengusir si 'sialan' yang menganiaya bell rumahnya tersebut

sesampainya di depan pintu depan, dengan tak sabaran Jaejoong membuka pintu dan berteriak sekuat yang dia bisa

"YA! INI MASIH SIANG BISAKAH KAU DI_"

"Hai kim"

–?!

"Bagaimana kabarmu?"

". . . h-hah?"

"Selain Gay apa kau juga tuli?"

"MUSNAHLAH KAU JUNG YUNHO!"


TBC


note:

saya minta maaf karna update sangat sangat lama dari perkiraan.

awal cerita saya menggunakan kehidupan RP saya sebagai cerita awal. berniat seperti real story, dan entah kenapa seseorang yang berperan sebagai U-Know di cerita saya tiba tiba memilih deact. saya benar benar blank tak tau bagaimana mau melanjutkan.
akhirnya saya buat cerita ini jadi seperti ini. semoga tak mengecewakan
soal Update chap selanjutnya, saya usahakan untuk Update 1 minggu sekali. terimakasih perhatiannya