Human
Lee Sungmin.
Itu namanya. Merupakan anak yang manis, ramah, baik hati dan anak yang ceria. Sungmin adalah seorang anak laki-laki. Walaupun parasnya cantik melebihi wanita namun Sungmin tetaplah seorang laki-laki.
Terlahir sebagai keluarga serba berkecukupan nyatanya tidak pernah membuat Sungmin bersikap atau berbuat sombong dan semena-mena. Sungmin tetaplah anak yang baik hati.
"Di dunia ini tidak ada orang kaya atau miskin. Yang ada hanyalah orang baik dan jahat. Jangan pernah menilai seseorang dari hartanya, Sungmin-ah."
Itu adalah kata-kata yang diajarkan oleh wanita paling berharga dalam hidupnya.
Ibunya.
Sosok penyayang. Lemah lembut. Penyabar. Sosok yang amat disayangi Sungmin. Sosok yang begitu di hormati Sungmin setelah Ayahnya.
Ayah Sungmin sendiri merupakan sosok yang bijaksana. Layaknya seorang Ayah yang selalu berusaha memenuhi kebutuhan anaknya tanpa pernah membuat sang anak berubah menjadi sosok yang manja.
Kehidupan Sungmin begitu sempurna.
Ya, sampai kecelakaan itu merubah segalanya.
Merenggut kebahagiaan Sungmin.
Merenggut penglihatan Sungmin.
Hingga merenggut kedua orangtua Sungmin.
Merubah kehidupan sempurna Sungmin menjadi neraka dalam semalam. Merubah orang-orang baik disekitarnya menjadi orang picik yang hanya memandang hartanya.
Membuat Sungmin harus hidup di panti asuhan karna keluarganya yang sibuk memperebutkan harta Sungmin. Mereka sepakat untuk menitipkan Sungmin di panti asuhan dan membagi harta Sungmin sama rata.
"Dia buta. Dia tidak akan memerlukan semua harta ini."
Kata-kata itu begitu membekas dalam ingatan Sungmin. Kata-kata itu terucap dari bibir wanita yang biasa Sungmin sebut sebagai Bibi.
"Ku mohon keluarkan aku dari tempat gelap ini. Biarkan aku bertemu dengan orangtuaku di surga"
Doa Sungmin.
Di setiap malam setelah kecelakaan itu.
Tapi apa yang harus Sungmin lakukan kalau ternyata takdir justru membawanya lebih masuk ke dalam kegelapan.
Kegelapan yang mungkin suatu saat akan di sukai oleh Sungmin sendiri.
Mungkin.
TBC
Hai~~ Pendatang baru di dunia ffn dan dengan cerita yang pasaran :v
Apakah ini layak dilanjut??
