"Menos Forest Game"
Disclaimer : Tite Kubo
Genre : Adventure
Written by : Kaitou 13
Rate : T
Warning : Gaje, OOC, typo
Author side :
Di Chapter 2 ini, Kaitou akan memperbaiki supaya readers sekalian gak pusing bacanya. Just keep reading!
"Menos Forest Game"
"Tempat ini kan? Hutan Menos! Hey kau mau membunuh kami ya?" ujar Renji.
SLEPP.. Garganta pun langsung ditutup oleh Urahara. Tiba – tiba tiket yang mereka pegang itu berubah menjadi ikat leher, walkie talkie, dan kamera yang ada sayapnya.
"Eh? Apa ini?" ujar semua yang ikut game itu. Dari Walkie Talkie mereka pun terdengar suara,
"Halo semua, kita akan mulai game-nya dari titik ini, ikat leher itu untuk memastikan kalian baik – baik saja, walkie talkie ini untuk kalian berkomunikasi sesama kalian ataupun yang ada di Dunia Fana, dan kamera pengawas itu untuk melihat keadaan kalian di sana. Pokoknya semua peralatan lengkap untuk game ini, Urahara gitu looh." kata Urahara.
"Oiya, warna di tiket kalian itu menandakan warna cap Menos yang akan kalian buru, disitu tertera waktu kan?" sambung Urahara.
"Ya!" jawab mereka serentak.
"Nah, itu untuk menandakan seberapa lama waktu yang kalian butuhkan untuk melawan seekor Menos, semuanya Gillian kok, tenang saja!" sambung Urahara lagi. "Ada yang mau tanya?" tanya Urahara untuk memastikan.
"Berarti kalau warna tiketku merah, warna cap Menos yang akan kami lawan juga harus bercap merah?" tanya Ichigo.
"Betul sekali, nah itu kan cuma ada 2 warna, merah dan biru, kalian juga harus memperebutkan Menos yang kalian lihat." jawab Urahara.
"Lalu waktu ini maksudnya apa?" Renji juga bertanya.
"Oh, itu batas waktu kalian, misalnya untuk melawan Menos pertama kalian diberi waktu 60 menit, lalu setelah selesai dikurangi 5 menit, jadi untuk melawan Menos kedua, batas waktu kalian 55 menit. Begitu! Tapi jika melewati batas akan dinyatakan kalah dan kembali kesini!" jawab Urahara.
"Lalu kalau ada masalah bagaimana?" tanya Rukia.
"Kalian hubungi saja lewat Walkie Talkie itu, disini Visored sudah siap kok!" jawab Urahara.
"Kita mulai saja! 3 2 1! Hunt!" sahut Urahara.
DRAP DRAP DRAP
"Hihihi.." Ichigo tertawa licik, Evil Smirk sudah tergambar di wajahnya.
"Reiatsu besarku ini akan kulepas, lalu Menos merasakannya dan menghampiriku! Wahahaha!" ternyata Ichigo sudah memikirkan trik-nya itu secara matang – matang.
Wuuuu…
Ternyata benar 5 ekor Menos langsung menhampirinya, tetapi yang bercap merah hanya 2 ekor.
"Yak! 2 ekor! Lho?" Ichigo yang sudah tersenyum senang tiba – tiba keheranan karena 4 ekor Menos lainnya tiba – tiba kabur. Tiba – tiba walkie talkie Ichigo berbunyi.
"Aku sudah tahu trikmu Kurosaki-san! Aku sengaja membuat sistem satu arah, yaitu jika kau memasang taget pada salah satu Menos, Menos yang lain akan pergi. Hehehe…" sahut Urahara sambil tertawa.
"Apa? Dasar! Geta-boushi!" ujar Ichigo kesal.
Jreb! Zangetsu Ichigo langsung menyerang topeng Menos itu namun ternyata tertancap keras.
"Ah sial! Bagaimana ini?" kata Ichigo kesal.
Sisa waktu : 50 menit 12 detik dari 60 menit.
"Ora ora ora ora!" teriak Renji yang sedang mengejar seekor Menos.
"Zabimaru!" ucap Renji.
Zrat zrat zrat. Renji berhasil melukai Menos itu dan membuatnya berbalik badan menatap Renji. Menos itu mencoba menginjak Renji, namun..
"Akh! Hampir saja! Dasar hidung besar! Heaaa!"
Zrasssh… Renji menebas topeng Menos itu dengan sangat sukses walaupun Menosnya belum kalah.
Syuuuuung…..
Menos itu mengisi Reiatsu di mulutnya dan hendak melakukan Cero.
"Apa?" Renji kaget. JDUAARRRR…. Cero itu mengenai Renji namun berhasil membuatnya terluka di bagian kaki kiri.
"Aku tau caranya!" Renji langsung menancapkan pedangnya pada topeng Menos dan, "Higa Zekko!" Jduash! Pedang Renji langsung menembus kepala Menos dengan sangat sukses.
"Yak! 1 selesai!" ujar Renji senang.
Pertarungan 1 selesai :
Sisa waktu : 35 menit 13 detik dari 60 menit
Pertarungan 2:
Batas waktu : 55 menit
Kita lihat Ikkaku sedang apa. Ternyata dia sedang mengejar Menos bercap biru sodara – sodara.
"Yak! Menos siap – siap kau!" ujar Ikkaku sambil mengejar Menos tersebut.
Sementara itu Menos hanya berjalan agak cepat karena dikejar Ikkaku.
Lalu, seperti dikaruniai Dewi Fortuna. Ikkaku langsung mendapat ide, efek kamera pun memunculkan sebuah lampu yang menambah terang kepala Ikkaku.
"Hunt style!" ujar Ikkaku sambil, "Memanjanglah, Hozukimaru!" membuat pedangnya jadi seperti tombak dengan Shikai-nya.
"Rasakan ini!" Ikkaku langsung melempar Zanpakutou-nya ala tombak namun tidak kena hanya member luka sobek kecil pada Hollow level Gillian itu.
"Heaa!" ujar Ikkaku sambil melempar 'tombak'nya. Kali ini menusuk di bagian belakang Menos.
"Sial! Kalau disitu kan sulit mengambilnya!" ucap Ikkaku ketus.
"Hup ah! Hup! Heaaa! Eh?" Ikkaku yang sedang mengejar Menos itu langsung teringat akan sesuatu.
"Kenapa aku tidak memanfaatkan Reiryoku disini? Heaa! Hup!" Ikkaku langsung mengumpulkan Reiryoku disekitarnya dan membuat pijakan yang membuat dia seakan – akan 'berjalan di udara'.
"Yak! Berhasil! Kalau begini langsung saja!" Jrash! Ikkaku langsung menusukkan Zanpakutou-nya hingga menembus kepala Menos. Pertarungan Ikkaku pun selesai.
Pertarungan 1 :
Sisa waktu : 43 menit 5 detik dari 60 menit
Pertarungan 2 :
Batas waktu 55 menit
Kita kembali ke Ichigo. Ternyata ia sedang seru – serunya melawan Menos yang sangat liar dan memiliki 'Speed Regeneration' setelah mencabut pedangnya dari topeng Menos tersebut.
"Getsuga Tensho!" Zrassh, serangan itu mengenai bagian bawah Menos tersebut namun, langsung pulih dalam waktu yang lumayan singkat.
"Lompat! Lalu, Getsuga Tensho!" Ichigo berhasil merusak topeng Menos tersebut, namun belum mati hanya saja Menos itu langsung lemas dan jatuh.
"Makanya jangan macam – macam!" Ichigo langsung menghampiri kepala Menos yang terjatuh itu dan menusuknya pakai Zangetsu. JDUMM!
Pertarungan 1 :
Sisa waktu : 24 menit 2 detik dari 60 menit
Pertarungan 2 :
Batas waktu 55 menit
Sekarang kita hampiri seorang gadis dari klan bangsawan di Soul Society, Kuchiki. Ya benar, ia adalah Rukia Kuchiki.
"Hm… yang bercap biru. Nah itu dia!" Rukia langsung menghampiri Menos itu.
"Sode no Shirayuki! Mari kita lawan Hollow bodoh ini! Mena— Uwaaa!" Rukia langsung berlari menghindarI Menos nista yang hampir menginjaknya.
"Rasakan ini Menos! Menarilah! Sode no Shirayuki! Some no Mai, Tsukishiro!" Rukia langsung membuat lingkaran di sekitar Menos dan, KRAK KREK! Menos itu beku sepenuhnya saudara – saudara! Namun Menos itu membuat Cero dan mencoba keluar dari pilar es itu.
"Hm… Jika aku pakai teknik ini, aku akan kehabisan Reiatsu untuk sementara, tidak akan kupakai!" gumam Rukia dalam hati.
Rukia langsung membuat pijakan dari Reiryoku dan bersiap menusuk kepala Menos itu. Tiba – tiba, Jduarrr! Menos itu melepaskan Cero yang hampir mengenai Rukia.
"Tsugi no Mai, Hakuren!" Rukia langsung menutup lubang yang dibuat oleh Cero Menos tersebut.
"Lalu, rasakan ini!" Rukia langsung menusukkan pedangnya pada topeng Menos tersebut dan pertarungan itu selesai.
Pertarungan 1 :
Sisa waktu : 23 menit 20 detik
Pertarungan 2 :
Batas waktu 55 menit
Yumichika yang membuang waktu 15 menit untuk mencari jalan keluar dari Hutan Menos terus saja mengeluh.
"Kalau saja aku tidak menerima tiket ini, pasti aku tidak datang ke tempat menyeramkan ini, haaah…" keluh Yumichika.
Gruoooo…. Seekor Menos bercap biru yang dicari Yumichika pun datang.
"Apalagi itu? Uwaaa! Menos! Lariiii!" teriak Yumichika
DRAP DRAP! "Ada lagi disana! Gyaaa!" Yumichika terus berlari dan pada akhirnya.
"Aku lelah Menos! Jadi langsung akan kuselesaikan!" Yumichika langsung menengok kanan – kiri agar tidak ada yang melihat pelepasan Shikai-nya yang sebenarnya.
"Cabik dia! Ruri' iro Kujaku!" Zrut zrut zrut BRUK!
"End!" kata Yumichika seraya meninggalkan Menos itu.
Petarungan 1 :
Sisa waktu 15 menit 23 detik
Pertarungan 2 :
Batas waktu 55 menit
Sementara itu Uryuu Ishida, sang Quincy, terus berlari sambil mencari Menos bercap merah.
"Bukan, bukan, bukan, bukan itu." Ishida terus menjelajahi Hutan Menos tersebut sambil mencari Menos bercap merah.
10 menit berlalu…
"Bukan yang itu, yang itu juga bukan, bukan, bukan, bukan…" gumam Ishida dalam hati. Tiba – tiba, JDUARRR…
Seekor Menos bercap biru menyerang Quincy itu dengan Cero.
"Jangan macam – macam kau! Nih!" Ishida melepaskan panah kearah topeng Menos tersebut dan Menos itu langsung ambruk.
"Hmm…. Bukan, bukan, bukan, bukan juga! Aah! Mana sih!" ujar Ishida ketus.
15 menit berlalu…
"Akhirnya ketemu! Hah hah hah," ujar Ishida yang sebenarnya sudah lelah.
"Langsung kita selesaikan saja ya! Ginrei Ko— Aku harus lari!" Jduerrr! Menos itu langsung saja melepaskan Cero.
"Seele Schneider!" Ishida langsung mengeluarkan senjatanya dan menusukkannya ke topeng Menos.
"Terakhir! Ginrei Kojaku!" Jduash jduash jduash jduash! "Selesai!" kata Ishida.
Laporan
Seluruh peserta game telah melewati pertarungan ke – 1. Pertarungan ke 2 dimulai di Chapter selanjutnya! See ya!
REVIEW?
