A/N : Saia sudah menulis bagian ini jauh sebelum menulis Neverland Side Story dan untuk lagu openingnya itu baru dapat (hasil pertapaan Riku hahaha), kebetulan banget judul lagunya NEVERLAND. Well, untuk pembukaannya itu anggap saja sosok Joker ini yang menyanyikan lagu itu di layar TV sambil sesekali ada kilasan-kilasan gambar lain. Yang penasaran sama lagunya bisa search di youtube, disitu sudah saia kasih keterangan siapa penyanyinya. Selamat menikmati.
Opening intro : Gambar yang pertama kali muncul adalah hiruk-pikuk suasana jalanan yang ramai orang yang berlalu-lalang, tak lupa dengan kendaraan yang melaju saling silih berganti. Diperlihatkan jalan layang dan di atasnya banyak kendaraan umum yang lewat.
Diperlihatkan stasiun kereta, awalnya suasana tampak lengang tapi kemudian muncul dimana kereta melaju dengan cepat dari ujung dan berhenti. Terlihat seorang gadis bersurai pink masuk ke dalam kereta itu. Di dalam kereta itu banyak sekali anak sekolahan dan tampak ramai.
Tomedonai uso to, kurikaeshita hibi
Muncul sebuah layar besar di salah satu gedung yang ada di tengah kota. Di layar itu memperlihatkan sosok Joker yang sedang memakai topeng tengah bernyanyi.
Doko ni mo ikenai, kodomo no kuni kara.
Perlahan-lahan sosok Joker itu membuka topeng yang selama ini menutup wajahnya, dia menatap dengan tatapan kosong dan datar sambil terus bernyanyi dan memegang topengnya itu.
Kage no nai boku wo, mitsumeta hitomi wa
Berganti ke sosok Sakura yang berjalan di pinggir jalan, lalu gadis itu berhenti sambil menoleh ke salah satu TV yang memperlihatkan sosok Joker.
Akirameta youna, yami wo kakaeteta.
Akhirnya gadis itu malah berhenti disana sambil tetap memandang sosok itu.
Doushiyou mo nai negai, mou kimi wo aisenai
Perlahan yang melihat sosok Joker disana jumlahnya semakin bertambah banyak.
Boku no naka no yume, kimi ga kowasu kara.
Sosok Joker seolah mengulurkan tangannya dan dari telapak tangannya muncul mawar biru.
Hikari makichirasu, yousei ga sasayaku
Dengan wajah datar dan tatapan sedih dia berkata "If you hate it so much, then just throw it away".
Koko janai, doko ka e to, tobidachitai no ni
Perlahan kelopak-kelopak bunga mawar biru itu berguguran satu-persatu hingga akhirnya lenyap dari tangannya.
Senjou de warau, kao no nai otonatachi,
Diperlihatkan sosok Sasuke yang berkelahi dengan sosok bertopeng yang memakai pakaian serba hitam
Azawarau youni yokogitte
Pertarungan keduanya terlihat begitu sengit, dan Sasuke berhasil menghancurkan topeng orang tersebut.
Itazura ni kokoro fumitsuke hashitta
Berganti yang memperlihatkan Konoha dari jauh dan muncul cahaya-cahaya putih yang menjulang tinggi di beberapa tempat.
Itai, itai, to nakiwameku LIKE A BABY.
Kembali ke sosok Joker yang masih bernyanyi di layar tersebut, sosok wajahnya menjadi Sasori yang mengeluarkan air mata darah.
FOREVER AND EVER.
Sasori tersenyum miris dan kembali berubah menjadi Joker.
Intro : Diperlihatkan beberapa tokoh lain yang sedang berdiri di base masing-masing, seolah sedang menanti.
Doushite kono torikago wo deteiku no kana?
Diperlihatkan sosok pemuda berambut putih yang tertidur dalam tumpukan mawar putih dengan sulur-sulur yang mengikatnya erat.
Boku wo oite, otona ni naru no kana?
Sosok itu diperlihatkan semakin menjauh dan terlihat mengecil.
"Don't go".
Muncul sosok yang diperlihatkan setengah wajahnya saja, tapi dapat dilihat sosok itu bersurai coklat panjang. Sosok itu berkata "Don't go!".
Hitorijime nante, atarimae na hibi
Kembali ke sosok Joker yang masih bernyanyi.
Otona ga furenai, kodomo no kuni kara.
Semakin lama tempat dimana Sakura berada, semakin dikerumuni orang-orang dan lebih ramai lagi.
Kimi wo nagameteta, tanoshii sou na koe
Memperlihatkan wajah Sakura dari dekat yang masih menatap layar itu dengan tatapan kosong, lalu gantian gadis itu yang berkata "If you hate it so much, just don't look at it".
Kanashii koto, kurushii koto, nan ni mo nai sekai de.
Terlihat Shiryu dan Asakura yang sedang berdiri dan di tengahnya ada Cho yang duduk bersandar pada Kaze.
Nobody can stop my emotion,
Tampak dua sosok yang berjalan di dalam lorong, yang satu berambut hitam kecoklatan dengan bagian poni yang menutupi sebagian wajahnya dan yang satu lagi gadis berambut pirang keemasan digerai sebahu berjalan di sebelahnya.
Nobody can stop my "NEVERLAND",
Diperlihatkan sosok 'Joker' yang duduk di dalam istananya seorang diri sambil menopang dagu.
Nobody can stop my desire,
Sakura terlihat tengah sedang dipeluk pemuda berambut hitam itu.
Nobody can stop my "NEVER ENDING DREAM".
Dan diperlihatkan gadis itu yang tertidur entah dimana.
Sukkari dare mo inakunatta senjou de, hitori warau boku wo mite
Naruto dan Sasuke terlihat sedang bertarung dengan beberapa monster yang beragam bentuknya, keduanya saling bahu-membahu.
"Kokkei ne" to warainagara tobimawaru.
Kembali diperlihatkan sosok Joker yang masih bernyanyi, dia setengah menyeringai sambil menggigit kalung salib di lehernya yang di tengahnya ada Kristal berwarna hitam.
Semai, kurai, kimi no inai LIKE A JAIL.
Sosok itu akhirnya menghilang dan hanya meninggalkan layar gelap dengan tulisan 'Welcome to Neverland 2'.
FOREVER AND EVER
FOREVER AND EVER...
Ending intro : Gambar akhirnya menjadi buram dan seperti rusak. Disana sosok Sakura dan anak-anak yang ikut melihat sudah menghilang begitu saja.
.
Song title : NEVERLAND
By : Valshe
.
Warning : T semi M rate, some OC, maybe OOC, typos,
If you wanna fully understand the story you can read Neverland and Side Story.
Genres : Adventure/Fantasy/Friendship/Humor/Romance.
Pair : Akan diketahui seiring berjalannya alur.
Disclaimer : I do not own Naruto, they're belong to Masashi Kishimoto (except the OC).
This story belong to Riyuki18, dedicate to all reader.
Please enjoy it!
.
NEVERLAND 2 : SAVE THE WORLD
Chapter 1
(Opening)
.
"Hah… Hah… Hah… " terlihat seorang gadis berlari di tengah kegelapan hutan. Dia berlari dengan sekuat tenaga, keringat membanjiri seluruh tubuhnya, napasnya turun-naik, tapi itu tak membuatnya berhenti berlari.
'Aku hampir sampai,' ucapnya dalam hati. Gadis berambut biru tua itu hendak berlari ke arah sebuah terowongan cahaya. Tangannya terulur seolah ingin menggapai cahaya di depannya. Tapi sang pengejar sudah berada di belakangnya.
'Tidak… ' Matanya menatap nanar dengan sosok yang berada di belakangnya telah mengeluarkan sebuah sabit besar. Tak lama diayunkannya benda tajam itu kepada gadis tersebut.
"AAAAAAHHHH!" teriakan pilu dari gadis itu menjadi akhir darinya, sosoknya menghilang akibat tebasan senjata itu. Sang algojo yang memakai jubah putih hanya menatap kosong pada butiran-butiran Kristal yang berhamburan di udara. Merasa tugasnya selesai sosoknya ikut menghilang di dalam kegelapan.
.
.
"Ah… " Sakura yang berada di dalam gedung sekolah tiba-tiba saja merasa seperti mendengar suara teriakan dari kejauhan.
"Kenapa Sakura?" tanya Ino yang sekarang telah menjadi teman sebangkunya.
"Tidak apa-apa… Mungkin aku salah dengar… " Balas Sakura dengan tidak yakin. Dia kembali fokus pada catatannya, tapi pikirannya sama sekali tidak bisa fokus. Dia merasa akan segera terjadi sesuatu hal yang buruk.
.
.
Kringgggg… Kringgggg… Kringgggg!
Akhirnya bunyi bel tanda pulang sekolah berbunyi juga. Semua murid-murid bergegas merapihkan buku dan alat tulis mereka ke dalam tas dan langsung meninggalkan ruangan kelas.
"Sakura, nanti kau jadi ikut ke rumah Shouta dengan yang lain, kan?" tanya Ino sambil mengingatkan gadis itu pada janji mereka sebelumnya. Hari ini setelah pulang sekolah mereka berencana untuk pergi ke rumah Shouta, karena anak itu mengadakan acara penyambutan disana dan meminta semua temannya untuk datang.
"Tentu saja jadi! Yang lain sudah diberitahu juga, kan? Awas jangan sampai ada yang terlupa!" balas Sakura sambil setengah mendelik, mana mungkin dia bisa lupa.
"Iya, ini lagi sms anak-anak yang lain," jawab Ino sambil memencet-mencet handphone-nya.
"Kalau gitu kita keluar duluan yuk, sambil nunggu di depan gerbang," ucap Sakura yang sudah menggendong tas merah mudanya dan setengah menarik Ino untuk mengikuti langkahnya keluar.
Di depan gerbang sekolah...
.
.
"Ino sudah belum? Panas nih!" keluh Sakura yang sekarang sedang berdiri di depan gedung sekolah sambil mengibas-ngibaskan tangan ke arah mukanya.
"Sabar! Ini juga lagi gue sms satu-satu!" bales Ino sedikit ketus gara-gara Sakura yang gak sabaran. Jujur dia juga sebenarnya gak sabaran, karena cuaca yang panas sekali hari ini, maklum musim sudah memasuki musim panas dan cuacanya lebih panas dari biasanya.
"Hah… Benar-benar lama sekali!" gerutu Sakura yang semakin tidak sabar saja. Merasa bosan Sakura segera memalingkan pandangannya ke arah depan sambil melihat anak-anak lain yang sedang berjalan menuju gerbang sekolah, seketika dia menyadari sesuatu. Ada seseorang yang berjalan dari arah depan sedang menuju tempatnya berdiri, wajah dari sosok itu tidak terlalu jelas. Begitu sadar sosok itu sudah berada tepat di sampingnya.
Syuuuuuh…
'Pe-perasaan apa ini… ' Batin Sakura merasa sangat familiar dengan sosok yang sedang melewatinya, dan angin berhembus lembut diantara mereka. Meski tidak melihatnya tapi Sakura dapat merasakan sosok itu menyunggingkan senyum. Sakura segera berbalik untuk melihat sosok tersebut.
'Aneh… Kemana perginya?' tanyanya dalam hati sambil mencari-cari sosok itu yang sekarang sudah tidak ada lagi di belakangnya. Sakura tetap fokus mencarinya sedangkan di sebelahnya Ino terus saja menggerutu kesal sambil memencet-mencet keypad handphone-nya.
Sakura mencari ke kiri dan ke kanan, lalu melihat belakang, tapi sosok itu benar-benar seperti lenyap. Saat itulah ada sesuatu yang jatuh ke tanah. 'Aster biru… ?' Sakura mengambil kelopak bunga tersebut yang mirip sekali dengan bunga Aster biru yang identik dengan Joker di dunia Neverland. Sakura mendongakkan kepalanya ke atas sesuai insting, dan disanalah dia melihat sosok seseorang yang berdiri di atas atap sekolah sambil melihatnya, wajahnya tersamar akibat pantulan cahaya matahari.
"Joker… " Gumam Sakura yang menyebutkan nama itu secara spontan. Karena rasa penasarannya gadis ini bergegas berlari ke dalam sekolah kembali.
"Eh, Sakura mau kemana? Hey, Sakura!" Ino meneriaki gadis itu tapi Sakura terus saja berlari ke dalam meninggalkannya. "Ada apa dengannya?" tanya Ino bingung sendiri sambil sedikit memiringkan kepalanya dengan tingkah Sakura yang aneh secara mendadak.
'Kenapa… Apa benar dia Joker? Kenapa dia bisa ada disini? Di dunia nyata?' Sakura bertanya-tanya sendiri dalam hati dengan perasaan yang berkecamuk. Apakah mungkin seorang Joker yang notabene adalah NPC yang berada di dunia game kini berada di dunia nyata? Tapi bagaimana mungkin? Hanya satu jawabannya setelah Sakura berhasil menemui sosok itu.
'Sakura? Sedang apa dia?' tanya Sasuke merasa heran melihat Sakura yang berlari dengan tergesa. Sepertinya gadis itu sedang menuju atap sekolah. Merasa curiga akhirnya Sasuke memutuskan untuk mengikutinya.
.
"Huh, sebenarnya kenapa sih si Sakura itu? Kenapa mendadak dia masuk lagi ke dalam? Apa ada yang tertinggal?" gerutu Ino karena ditinggal sendirian di depan. "Ini… Aster biru?" Ino tanpa sengaja melihat kelopak bunga itu di tanah. Tak berapa lama gadis ini memutuskan untuk mencari Sakura ke dalam.
.
'Perasaanku mengatakan kalau Joker ada disini… ' Batin Sakura yang merasa sangat yakin dengan apa yang dirasakannya sekarang.
Klek…
"Joker!" begitu membuka pintu tersebut Sakura segera berlari masuk ke dalam sambil memanggil nama NPC yang pernah mendampinginya di dalam Neverland dulu. Tapi ternyata disana tidak ada siapa-siapa.
"Aku yakin melihat ada seseorang disini… " Sakura yang masih penasaran terus berjalan sampai ke tepi besi pembatas.
"Heheheheh… " Di belakang Sakura mendadak muncul seorang gadis yang entah darimana asalnya bisa muncul begitu saja. Gadis itu tertawa kecil seolah mentertawakan Sakura yang tengah kebingungan.
"Eh?" Sakura yang terkejut dengan kehadiran orang lain di belakangnya segera berbalik ke belakang untuk melihat siapa yang ada di belakangnya.
"Hallo, Sakura!" sosok gadis di belakangnya menyapa Sakura dengan sebuah senyuman. Gadis itu memiliki rambut berwarna pirang keemasan dengan mata sapphire, bibir peach-nya menyunggingkan sebuah senyuman yang agak aneh di mata Sakura. Tanpa terduga sosok itu mendorong Sakura cukup keras ke belakang.
"Ah!" terkejut dengan aksi gadis itu membuat Sakura hilang keseimbangan, dia terpeleset dan terjatuh.
"Selamat tinggal Sakura!" sosok itu melambaikan tangannya ke arah Sakura sambil tetap tersenyum, kemudian dia menghilang.
'Aku… Apa aku akan mati… ?' pikiran Sakura sudah melayang jauh mengingat dirinya terjatuh dari ketinggian gedung sekolah, ada kemungkinan dia tak akan selamat. Sakura memejamkan matanya pasrah menerima takdir.
Greb…
Tapi mendadak ada sebuah tangan yang menggenggam erat tangannya.
"Bertahanlah Sakura!" kata sosok yang menggenggamnya, dia adalah Sasuke. Saat ini Sasuke tengah memegang erat tangan Sakura, dia sendiri berdiri tepat di luar pagar besi yang dibuat di sekeliling atap tersebut dan tangannya yang satu memegang erat pagar besi itu untuk menyangga dirinya sendiri.
"Sasuke… Ini berbahaya! Lebih baik kau lepaskan aku!" kata Sakura setengah berteriak. Dia tidak ingin Sasuke ikut terjatuh hanya gara-gara dirinya.
"Diam dan jangan bicara," ucap pemuda itu sambil tetap berpegangan. Tapi pegangan Sasuke juga tak bertahan lama, tangannya terlepas dari besi itu.
Greb…
Saat keduanya terjatuh ada sebuah tangan lain yang dengan cepat mencengkram tangan Sasuke.
"Ka-kalian berdua… Ber… Tahanlah!" kata Naruto yang berusaha mati-matian menahan Sasuke dan Sakura sekaligus agar keduanya tidak terjatuh. Tapi karena terlalu berat Naruto akhirnya jatuh juga.
Greb…
Ketiganya nyaris saja terjatuh kalau bukan karena ada sosok lain yang muncul dan langsung memegang kedua kaki Naruto dengan kuat. Naruto hanya melirik sosok anak laki-laki (atau perempuan, ya?) yang sedang memegangi kedua kakinya itu. Saat itu tiba-tiba Ino masuk dan betapa kagetnya dia melihat pemandangan yang mengerikan itu.
"Ah! Kalian bertahanlah, aku akan panggil bantuan!" kata Ino yang tiba-tiba saja muncul karena dia juga mencari Sakura tadinya. Melihat situasi yang gawat dia bergegas turun untuk mencari bantuan.
"Lepaskan aku… Atau kalian semua akan ikut terjatuh bersamaku," ucap gadis itu yang memohon agar Sasuke melepaskan tangannya. Dia merasa sudah tidak kuat untuk bertahan lagi.
Tapi perlahan sosok yang memegangi kaki Naruto berhasil menarik mereka sedikit demi sedikit ke atas, Namun sayang pegangan Sasuke pada Sakura semakin meregang hingga akhirnya gadis itu benar-benar terjatuh ke bawah.
"SAKURAAA!" teriak pemuda itu penuh dengan rasa kekesalan dan kekecewaan karena tidak berhasil menolong gadis itu.
Tapi saat itu muncul sosok yang menangkap Sakura, sosok itu memakai topeng (kayak topeng phantom the opera) dan dia berhasil menangkap tubuh Sakura yang terjatuh itu. Sasuke dan yang lain terbelalak melihatnya, karena sosok itu terbang melayang di udara! Sesaat setelah itu sosok tersebut menghilang membawa pergi Sakura.
Kemana sosok itu membawa Sakura pergi? Dan yang jadi pertanyaan, kenapa dia bisa terbang melayang di udara? Siapa dia sebenarnya?
TBC...
Next : Sakura terbangun di sebuah tempat!
Sakura : "Apakah aku diculik? Kyaaaa, romantis sekali!".
Sosok bertopeng : "Aku heran kenapa Sasori bisa menyukaimu?" *kicked*.
Sosok anak laki-laki : "Tunggu-tunggu! Jangan lupakan aku! Aku tadi sudah menolong, kan?".
Naruto : "Tidak ada yang mengenalmu!".
Sosok anak laki-laki : "Benar juga, giliranku chapter depan, ya?".
Naruto : "Tapi sebenarnya kau ini laki-laki apa perempuan?" *mencoba memegang dadanya*.
Sosok anak laki-laki : "The hell you doing, stupid head!" *smack Naruto*.
A/N : kayak yang udah ditulis di atas, bagian ini udah ditulis Yuki jauh sebelum Neverland Side Story. Silahkan menerka-nerka sendiri apa yang terjadi di Side Story, dan gue cuma bantu edit plus publish hehehe. Thanks for all your support, karena itu akhirnya cerita ini bisa terus berlanjut dan diupdate. Sekali lagi gue ingetin domisili tiap-tiap OC yang masuk bisa terpencar-pencar dan sosok cowok yang nongol disini salah satu OC yang baru. Deskripsinya gue kasih tau dichapter depan, dan sorry masih pendek. Gue bakal masukin guest star yang ikut membantu per-mission (disini kembali ada sistem mission) dan sistem pertarungan battle arena.
Makasih yang udah mau membaca dan mensupport kami sampai sejauh ini, kami harap kalian bisa terhibur dan menikmati tulisan kami yang sederhana ini.
.
.
"HAPPY READ!".
