Ya… mohon maaf atas kelupaan saya yang udah terlalu parah. Sedikit bolongan , chappy ini akan mengandung campuran yaoi , dan cubrat cubret , plus personifikasi negara-negara yang pada SMG (Sinting Gendeng Miring) semua, dan tampangnya pada kagak jelas semua..


Keadaan sehari-hari di Destiny Island sangat tentram, karena semua pada liburan musim panas semua, tapi hal itu akan segera berakhir sebab sekolah udah mulai.

Tampang 'keluarga' sip bin wit pada pucat semua kecuali Roxas yang memang ekspresi-less sebab bukan hanya mereka barusan pulang dari neraka tapi karena guru-guru yang pada baru semua , dan GILA semua.

~Pelajaran pertama dan kedua : bahasa~

"Eh, dengar ngga ? Katanya semua guru pada diganti loh !"

"Masa ?"

"Iya, ngga bercanda"

Xion, Kairi , dan Namine pada mengosip nggak jelas di kelas yang membuat kuping Sora bertambsh besar (terutama bagian kiri), sehingga Ventus dan Vanitas terpaksa mengempeskannya memakai bantal bayi ukura .

KRINGGGG

Bunyi bel berbunyi dengan pelan sekali (Heh ?) , dan betul mereka kedatangan guru baru. Tanpang mukanya ala jendral kepercayaan yang barusan ngebom tong sampah (?) milik musuh.

"Baik anak-anak, mulai hari ini saya akan mengajar bahasa indonesia, nama saya Germany." Kata bang tembak dengan CETAR MEMBAHANA#dibunuh German.

Oke, apakah dunia sudah mulai berputar seperti segitiga (heh?) ataukah seorang German ngajar bahasa Indonesia membuat sekelas berwajah do re mi fa sol la si dobol

"Baiklah hari ini kita akan tes"

.

.

.

3

.

.

.

2

.

.

.

1

.

.

.

JENG JENG JENG (SFX asal)

Sora semaput, Riku jingkrak-jingkrak , Ventus minta ampun sama buku paket matematika, Vanitas nyanyi lagu kebangasaan German (Siapa tahu bakal di kasih nilai tambahan). Sedangkan Roxas… no comment

Baik sekarang mulai :

1. Apa arti sebenarnya dari peribahasa 'Ada gula , ada semut' ?

Sora : Jangan meletakan gula sembarangan tempat biar ngga dirubungi semut

Riku : Hanya Tuhan yang tahu

Vanitas : Yang jelas ada di buku

Ventus : Bapak sudah bisa, kok nanya saya ?

Roxas : -kosong-

2. אסלה באיטליה

Semuanya : Mana gue ngerti !

Tiba-tiba seorang pria berambut coklat yang tampang sangat santai menangis dengan ramenya dan memeluk guru B Ind

"Doitsu! Doitsu ! Aku dikejar anjing waktu perjalanan, sekarang celana dalamku ada di mereka ! HUWEEEEEE ! Gimana nih doitsu !"

"DIAM." Dan sekilas satu kelas mengheningkan cipta sambil gemetaran hingga ngga ada yang berani bernafas, bahkan Vanitas yang kebelet pipis lantas ngompol di celananya.

~Pelajaran Ketiga : Biologi~

Author sendiri tidak tega ngetik karena ratingnya, jadi mari kita katakan bahwa guru Biologinya adalah seorang Russia yang ngga bisa mengatakan hal lain selain kol kol kol kol dan mebedah katak dengan nikmat (?)

~Pelajaran Keempat : Musik~

Dan mari kita lihat tampang semua murid yang duluna suka musik sekarang ngga mau berkutik karena guru bernama Austria yang menunjukan sisi lain dari musik

JENG JENG JENG

"Dan inilah bukti bahwa saya sedang sangat marah."

Satu kelas pada pucat semua bahkan ada yang tak berwarna (bukan transparan maksud saya)

~Pelajaran Kelima dan Keenam : Matematika~

Dan berbeda dengan pelajaran yang lain , dimana semua murid pucat belukutuk ,ketika pelajaran matematika satu kelas langsung bergairah semangat 45. Mengapa ? Mari kita katakan bahwa guru matematika adalah seorang Italy yang pada jam pertama menangis-nangis sehingga membuat sekelas mengheningkan cipta. Semua pada men-yandere semua terutama Vanitas yang terpaksa membasahkan celana dan harga dirinya akibat ulah guru itu.

Dari pojok belakang kelasAda seorang Italy
Dia sedang ketakutan
Sama murid - muridnya

Ada yang membawa golok
Ada yang membawa pisauDipimpin oleh Vanitas
Yang membawa tiang pancung

(A/N: Musiknya 'Dari Sabang sampai Merauke')

Dan tak lama kemudian gurunya lari ala anjing ketakutan (Wow... ada toh guru kayak gitu #ngayal) Lantas apa nasib kelas itu ?

.

.

.

? : Baik anak-anak... Sehubungan guru kalian lari ke kolong jembatan (Gila cepat banget) maka saya , Romano, akan meng-infal kalian.

Batin sekelas : Nih orang mirip banget sama guru tadi

Romano : Sekarang... Cowok-cowok silakan push up 700 kali lalu skotjump 100 kali dan keliling lapangan 40 kali

Murid cowok : EMMMMAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKMMMMMMMMMMMUUUUU KEMMMMMMMMMPPPPPINNNNNNNNGGGGG PAAKK !

Romano : Yang nolak langsung kugantung !

Murid cowok : SIAP LAKSANAKAN PERINTAH PAK ! *nada takut* (Author :SIAP GRAK #Ngaco)

Dan cowok kelas itu pun koit semua , sedangkan yang perempuan tiba-tiba pintar mat semua (Author : Guwe perempuan juga loh Romano sensei , ajarin dong, biar basa inggrisnya author ngga 94 melulu dari kelas 1 sampe 7 ini Romano #Ngga nyambung). Nasib Roxas ? Ngumpet dibawah meja dari jam keempat (HEBAT!)

~Pelajaran keenam dan ketujuh : Olahraga~

Bagi murid-murid cowok pada umunya mereka semuanya seharusnya semangat kalo pelajaran OR tapi ngga . Mengapa ? Baca ulang bagian 'Cowok-cowok silakan push up 700 kali lalu skotjump 100 kali dan keliling lapangan 40 kali' dan 'cowok kelas itu pun koit semua' dengan mata lotot-lotot sampe mata merah. Lalu siapakah yang akan mengajar OR. Pengajarnya adalah...

.

.

.

PRUSSIA SODARA-SODARA SEKALIAN ! Dan jujur author bahagia bukan kepalang karena Prussia adalah kesukaan author tapi tidak sama bagi murid-murid tercinta kita.

Prussia : Murid cowok lagi keliling lapangan 5o kali dalam waktu 5 detik dan bagi yang tidak bisa menyelesaikan 7000 kali lalu skotjump 1000 kali dan keliling lapangan 400 kali

.

.

.

Murid Cowok : Jangan gila pak ! Lapangan sekolah kita besar ?

Prussia : Besar apanya ? Cuma 300 km (Buset)

Murid Cowok : CUMMMA PAK !

Prussia : Dan cewek melakukan hal yang sama tapi 25 kali dan waktu 2,5 detik dan hukumannya hanya push up 1 juta kali

Murid Perempuan : Mati kita pak !

Prussia : Silakan mati, TPU makamnya masih banyak kok ! Don't worry lah...

Murid Cewek : Bukan itu maksud kita !

Prussia : Sekarang mulai !

Semua murid sudah berlari-lari tapi mana ada orang bisa 10 putaran dalam waktu 1 detik , NGGA BAKAL ! Oleh karena itu Roxas menggunakan modus OmPrussiaEnggamemperhatikanRoxAsyaNgDIlapangan atau OPERANDI lari kegaris finish tapi sebelumnya nyirami diri pake air (Ilmu sesaat) dan anehnya, tuh guru pecaya HEBAT ! Sudah kecil tapi otaknya sudah rusak. Dan pada akhirnya satu kelas minus Roxas melakukan hukuman yang telah diberikan.

TBC~


Saya mohon maaf atas chapter yang seharunmya segini kepost pendek dan kepotong karena keeroran pada komputer yang aneh banget dimana ketika pada Doc manager (Yang bukan auhtor boleh mengabaikan) sudah terketik semua tapi pada storynya malah kepotong dan menTBC dengan sendirinya, jadi mohn maaf.