Bye Onedream1

genre: frienship, tragedy

warning: typo, ancur, pemula

chapter 2: teman-teman

murid-murid kelas 10D sedang memasuki pelajaran matematika yang dijelaskan oleh anko sensei, walaupun sebagian besar mereka tidak peduli dengan penjelasan yg dibawakan.

para murid laki-laki sedang sibuk dibelakang dengan memainkan gadget, dan ada juga dari mereka yang sedang tiduran diatas meja (gila gak tu?) dan para murid perempuan sebagian dari mereka yang sibuk berdandan dan berkaca.

sebenarnya anko sensei adalah guru yang tegas dan konon katanya dia adalah guru yang paling killer antara guru yang lain.

dan itu berubah ketika para akatsuki geng yang selalu membuat onar dipelajaran nya ketika pada awal masuk sekolahdan sudah mendapatkan hukuman yang sangat keras dari anko sensei, tapi mereka belum kapok juga.

"hei kalian!! fokus kedepan!!" ucap anko sensei terhadap siswa/siswa yang tidak fokus, tapi tidak ditanggapi oleh mereka.

yah hanya itu yg bisa dilakukan anko sensei, dan pihak sekolah pun tidak berbuat apa-apa terhadap mereka, karna kepala sekolah jiraya sensei tidak bisa menentang orang tua siswa yang dominan berkuasa dan kaya raya, juga sebagian dari mereka adalah donatur sekolah.

"baiklah, sampai ini perjumpaan kita, dan untuk kalian yang tidak fokus!! siap-siap karna kita pada pertemuan selanjutnya akan ada ulangan" ucap tegas anko sensei terhadap siswanya.

"baik, sensei!!" hanya sebagian kecil saja yang menaggapinya termasuk naruto

dan bel istirahat pun berbunyi

"tuueeettt tuueeettt"

"naruto kita kekantin yuk" ajak seorang yang memiliki rambut diikat seperti nanas.

"hn, ayolah lagi pula aku lapar, oiya shikamaru ajak juga si sai" ucap terhadap orang yang bernama shikamaru.

"oohh, dia udah nunggu tuh" jawab shikamaru dengan menunjuk seorang yang memiliki kulit putih sambil tersenyum kepada naruto, sebenarnya naruto merasa aneh dengan senyumannya itu.

yah, shikamaru dan sai adalah teman baik sejak awal masuk sekolah citra kebangsaan, dan juga shikamaru sangat memahami diri sang naruto uzumaki tersebut dan dia juga orang yang sangat terbuka.

sai pun juga orang yang sangat dekat dengan naruto, ntah mengapa dia selalu mensupport dalam segala hal yang naruto lakukan, yah, memang dulu sejak bertemu narutolah orang yang langsung dekat dengannya sejak pertama kali.

sesampai dikantin...

yah, seperti biasanya keadaan kantin selalu ramai, murid-murid yang rusuh dan juga geng akatsuki yang suka mencari keributan.

entah mengapa sejak pertama kali masuk, akatsuki cepat sekali tebentuknya, yah didalamnya adalah orang-orang yang sering cari rusuh walaupun begitu mereka berasa dari keluarga-keluarga yang kaya raya.

tapi naruto menganggap mereka hanya para remaja yang memiliki kesalahan dalam mencari jati diri mereka.

"kita duduk dimana nih?" tanya shikamaru kepada dua temannya tersebut.

"disini ramai kali shika, bagusan kita beli makanan lalu kita ditaman aja?" sahut naruto dengan idenya.

"setuju kalau gitu, lebih baik kita makan ditaman aja" jawab sai setuju dengan ide naruto.

"yaudah, jadi kita sekarang mau makan apa nih?" tanya shikamaru serta setuju dengan ide naruto.

"bakso ajalah" sahut naruto

"setuju" ucap sai sambil tersenyum kepada naruto, naruto seperti ngeri kalau melihat senyumannya.

mereka bertiga seudah berada ditaman dibawah pohon rindang sambil memakan bakso kuah.

"huuaahh, disini sejuk sekali" ucap shikamaru sambil bersender di pohon.

"udah ada bakso, angin sepoi-sepoi, gak panas, lengkap sudah kebahagian " ucap sai sambil menyantap bakso nya.

yah naruto selalu berpikir bahwasanya seseorang ketika bahagia dia merasakan kenikmatan yang maksimal dan kerugian yang sedikit ataupun tidak ada, akan tetapi kebahagian apa itu?.

"tuueet tuueet"

bel berbunyi, mereka bertiga sudah berada didalam kelas, seperti biasanya kelas 10D sangat ribut siapa lagi kalau bukan geng akatsuki, dan bisa-bisa nya mereka didalam kelas merokok dengan santainya.

"hai naruto" sapa seorang murid perempuan yang memiliki rambut pink.

"hai juga sakura, ada apa?" balas hangat naruto terhadap perempuan yang dipanggil sakura tersebut, yah naruto dikenal lemah lembut terhadap orang lain.

"gada apa apa, cuman nyapa, karna kulihat, kamu disini sendirian" ucap sakura.

"oohh, iya nih aku lagi baca-baca buku pelajaran aja, karna gurunya lama kali masuknya" kata naruto membolak balik bukunya, karna mungkin ini pelajaran kakashi sensei, beliau selalu terlambat kekelas, ntah apa alasannya.

"ohh, emang kamu gak terganggu gitu sama keributan dikelas?" tanya sakura kepada naruto.

"yah, pastilah terganggu, tapi mau bagaimana lagi mereka gak jerah-jerah, yang penting kita fokus aja untuk belajar selama itu kepentingan bersama" ucap naruto.

"kepentingan bersama?maksudnya?" tanya sakura yang bingung dengan maksud naruto.

"kitakan belajar untuk menyiapkan masa depan, dan menurut aku setiap pilihan yang kita pilih akan berhubung dengan kebutuhan orang lain juga" kata naruto panjang lebar.

"maksudnya kamu dengan berhubungan itu apa naruto?" tanya sakura lagi yang masih bingung.

"ketika kita sudah selesai dalam proses belajar, yah pastikan kita memilih sebuah karir seperti dokter, pengacara, guru, pengusaha, pemerintah dll, setiap yang kita pilih berhubungan dengan sosial yg ada disekeliling kita, tinggal kita yang memilih menjadi perusak sosial atau perbaikan sosial, kalau aku sih perbaikan sosial" sahut naruto dengan panjang, lebar, dan bijaksana.

"jadi kita ini semua berhubungan gitu?" ucap sakura kepada naruto.

"yah bukankah kodratnya makhluk hidup untuk saling berhubungan?" ucap naruto kepada sakura dengan wajah mode cool nya.

"iya sih" ucap sakura ngangguk-ngangguk.

"yosh!! mulai sekarang aku akan lebih serius belajar" sahut sakura semangat berapi-rapi.

naruto hanya tersenyum, dia senang bahwa temannya lebih semangat belajar.

sekarang naruto dan murid kelas 10D sedang memasuki palajaran olah raga oleh guy sensei, sepertinya biasanya para wanita mengganti baju seragam dengan baju trainning.

dan saat itulah pein dan neji

melakukan aksi mengintip, yah walau neji bukan anggota akatsuki tapi dia selalu bekerja sama dengan pain untuk tugas absurd tersebut walaupun gak pernah berhasil

"neji, cepat kau angkat aku lubang dinding itu!" tegas pain dengan bisik-bisik ke neji.

"KAMPRET!! kok elu elu aja sih yang, kalau gitu gak gua dah!" sahut neji geram karna dari kemarin-kemarin dia hanya dijadikan tempat pijakan pain untuk mengintip, tapi apa daya neji tetapi mau karna pain ketua geng akatsuki takut dihajar dia mah.

"BANGSAT!!! KALIAN SEDANG NGAPAIN DISINII!!!" teriak tsunade sang wakil kepala sekolah ketika mencyduk kegiatan mereka berdua.

dan mereka langsung dihukum lari 15x keliling lapangan oleh tsunade sensei, dan yang lain melakukan kegiatan olah raga yang dibawakan oleh guy sensei.

ketika pulang sekolah naruto berjalan kaki dengan temannya shikamaru dan sai, karna rumah mereka searah jalan pulang.

"naruto, apakah benar setiap orang mempunyai kesalahan?" tanya shikamaru membuka obrolan.

"gak juga, anak bayi baru lahir masih suci tuh" sahut sai asal.

"apalah kau ini, aku nanya serius kau becandain sai" kesal shikamaru terhadap sai.

"hahaha, yah tentu setiap manusia pasti akan berbuat kesalahan walaupun dia bayi pasti kedepannya dia bisa berbuat salah, tapi itu dimulai bagaimana kita menyikapi kesalahan itu sendiri, dan bagaimana kita melakukan perbaikan terhadap diri kita asalkan kita berpatokan kepada kebenaran" kata naruto panjang lebar.

"setuju!! tapi mengapa ya manusia bisa melakukan kesalahan, naruto?" tanya sai sambil setuju tentang kata naruto tadi.

"yah tergantung kesalahan bagaimana, kalau kesalahan yang terjadi karna tidak mengerti ataupun keteledoran maka harus belajar supaya ngerti dan juga pahami" kata naruto terhadap kawan-kawannya

"kesalahan karna tidak mengerti?" ucap shikamaru belum mebgertimengerti.

"ketika kau ingin masak kue padahal kau gak ngerti buat kue, ketika kau masak kue akan hancur karna gak ngerti buat kue maka belajar, itu juga kesalahan bukan?" kata naruto kepada shikamaru.

"oiyaya" ucap shikamaru mengerti.

"tapi kalau kesalahan yg terjadi karna walaupun sudah mengerti maka itu sama saja bodoh, dan kita tahu bahwasanya merokok, bergaul bebas, berfoya foya, menindas orang yang lemah itu buruk dan tetap dilakukan itu biasanya disebabkan oleh nafsu dan nafsu itu sudah ada disetiap manusia" ucap naruto panjang lebar.

"kalau nafsu itu penyebabnya dan itu sudah ada pada manusia, bagaimana cara mengatasinya?" tanya sai kepada naruto.

"kita punya akal, akal berguna untuk berpikir, yah, kita pikir itu salah atau tidak, kalau kita masih menggunakan nafsu untuk berpikir, yah gak bisa, itu sama saja kesalahan sistem, pakai akal jangan dikalahkan nafsu yang hanya fatamorgana yang sia-sia" seru naruto kepada kedua temannya.

"ohh, yosh kali ini aku akan berusaha untuk membedakan yang benar dan salah" ucap shikamaru dengan semangat.

"setuju!!" kata sai terhadap shikamaru dan menyetujui seruan naruto tadi.

dan tak terasa satu persatu dari mereka sampai dirumah dan hanya naruto yang sendirian berjalan kerumahnya sambil terseyum dengan mengingat semangat teman-temannya.

bersambung...

terima kasih para teman" yg telah membaca dan maaf kalau ada salah kata yg menyakitkan teman" dan mohon memberikan masukannya, karna saya itu pemula jadi minta bantuannya.