Kehidupan di Taiwan
Chapter 2
Story by Viona Xiu Na (SuYanMiNaDanChenHan)
Indonesian Version
Characters are taken from Meteor Garden (Taiwanese Version) & added characters
Pairings: Mei Zuo x Xiu Zhen (MeiZhen); Hua Ze Lei x Shan Cai (ShanLei)
Main Characters: Xi Yao (Xiu Zhen), Shan Cai, Mei Zuo, Dao Ming Si, Xi Men, Hua Ze Lei
Supporting Characters: Qing He, Yu Sao, Liu Guan Jia (pengurus rumah Liu), Shan Cai's Mom, Shan Cai's Dad
Genres: Friendship, Action, Family, Romance
Notes: Chapter 2-nya dari fict ini! Chapter 1-nya kepanjangan sih... Tapi ya sudahlah, abaikan... Author malas memindah-mindah lagi soalnya... Jadi biarkan yah... :D Chapter 2-nya nggak bisa diperkirakan... Selamat membaca!
~Kampus Ying De~
Xiu Zhen masih berjalan dengan gayanya yang sedingin bukit salju (?)di kampus barunya itu... Dia berjalan-jalan sambil memandangi setiap sudut kampus Ying De dengan mata indahnya... Tiba-tiba, Xiu Zhen melihat seorang gadis yang sedang ditindas oleh anak-anak lain... Xiu Zhen berlari menuju gadis itu...
.
Xiu Zhen: "Hei! Kalian semua! Berhenti!" (semua melihati Xiu Zhen)
Bai He: "Kenapa?"
Xiu Zhen: "Kalian mana bisa menindas seorang gadis, hah?!"
Qian Hui: "Dia mendapatkan memo merah F4, tentu kita harus menindas-nya sampai dia keluar dari kampus ini..."
Xiu Zhen: "Apah?! Dasar F4 Wang Ba Dan!"
Bai He: "Kau berani menghina F4?! Semua, kejar dia!"
Xiu Zhen: "Lari!" *menggandeng tangan gadis itu dan berlari kencang*
.
Xiu Zhen dan gadis itu dikejar sekerumunan orang... Tiba-tiba, Xiu Zhen berhenti... Sekerumunan orang masih agak jauh...
.
Shan Cai: "Kenapa berhenti? Mereka akan menindas kau juga... Lebih baik kau cepat pergi dari sini..."
Xiu Zhen: "Dengan berlari, tidak ada gunanya..."
Shan Cai: "Lalu, kau mau apa?"
Xiu Zhen: "Lebih baik melawan mereka secara langsung..."
Shan Cai: "Apah?! Apa yang akan kau lakukan? Lebih baik kau lekas pergi... Aku tidak ingin kau dapat masalah juga..."
Xiu Zhen: "Berpeganglah erat padaku... Jangan takut ya..."
Shan Cai: "Hmm... Baiklah..."
.
Xiu Zhen & gadis itu sudah bersiap... Lalu, Xiu Zhen memejamkan matanya dan menarik napas panjang... Xiu Zhen membuka matanya dan berlari menuju pohon besar terdekat... Xiu Zhen melompat dan berjalan di batang pohon... Mereka berdua sampai di atas pohon.
.
Shan Cai: "Kau... Hebat sekali..." *nada kagum*
Xiu Zhen: "Sekarang bukanlah saatnya untuk membahas itu... Lihatlah, mereka datang..." *melepaskan pegangan Shan Cai*
.
Xiu Zhen mengambil sesuatu dari tas selempang-nya yang berwarna abu-abu... Dia mengeluarkan batu-batu kecil dan tepung terigu yang entah sejak kapan berada di tas-nya(?). (Viona: wah! Kantong doraemon! #abaikan)
.
Xiu Zhen: "Kau, ambil batu-batu ini dan lemparkan ke mereka..." *memberikan batu-batu kecil itu ke Shan Cai*
Shan Cai: "Lalu, tepung itu untuk apa?"
Bai He: "Hei kalian! Kalau berani, turun kebawah!"
Qian Hui: "Iya! Turun sini!"
.
*Bruk bruk bruk*
Shan Cai melempari mereka dengan batu-batu kecil yang menyakitkan...
.
Bai He: "Shan Cai! Kau!"
Xiu Zhen: "Bagaimana? Sudah merasakan batu-batu kecil menyakitkan ala murid baru kampus Ying De? *membanggakan diri*
Qian Hui: "Ni!" *menunjuk ke atas*
Xiu Zhen: "Kalau belum puas, murid baru Ying De ini masih mempunyai senjata jitu loh... Mau lihat?" *memamerkan tepung terigunya*
.
Kerumunan orang dibawah pohon belum bubar, tapi sudah terlihat bingung... Xiu Zhen & Shan Cai ketawa-tawa gaje #plak | Xiu Zhen mengguyur mereka yang ada dibawah dengan tepung terigu.. Ia memberikan sebungukus tepung terigu lagi ada Shan Cai.. Xiu Zhen ketawa cekikikan melihatnya... Shan Cai juga tertawa senang... Setelah mereka semua bubar, Xiu Zhen turun sendiri sambil ketawa-tawa dari atas pohon, melupakan Shan cai yang masih diatas...
.
Xiu Zhen: "Hahaha... Kalian semua itu... Lucu... Hahaha"
Shan Cai: "Ei... Aku bagaimana?"
Xiu Zhen: "Oh.. Maaf... Tapi... Aku malas naik lagi..." *sambil sedikit ketawa-tawa*
Shan Cai: "Loh... Trus aku gimana?"
Xiu Zhen: "Melompatlah... Aku akan menangkapmu..."
Shan Cai: "Ah? Em..." *ragu*
Xiu Zhen: "Tak apa... Aku akan menangkapmu...*
Shan Cai: "Em... Baik..." *sedikit ragu*
.
Shan Cai melompat dan ditangkap dengan cepat oleh Xiu Zhen... Mereka berdua berjalan sambil mengobrol.
.
Shan Cai: "Jadi, kau murid baru ya?"
Xiu Zhen: "Iya... Ini hari pertamaku disini... Dan aku senang sekali... Hahaha" *kadang masih tertawa*
Shan Cai: "Hahaha... Ini juga adalah hari terindah-ku... Aku Shan Cai... Kau?"
Xiu Zhen: "Em... Xiu Zhen, tapi kau tak boleh memanggil namaku jika ada orang lain.. Jika ada orang, panggil saja aku.. Em.. Zhen Zhu (mutiara)"
Shan Cai: "Oke..." *muka agak bingung*
.
Obrolan mereka terputus sebentar... Lalu Shan Cai membuka pembicaraan...
.
Shan Cai: "Em... Kau tadi membantuku melawan mereka... Itu artinya kau juga melawan F4... Bagaimana kalau nanti F4 memberi-mu memo merah?"
Xiu Zhen: "Aku masih baru disini... Jadi, aku tidak mengerti apa itu memo merah F4 lah... Membantu menindas orang lah... Yang penting, aku tidak bisa diam saja melihat orang ditindas... Aku tidak peduli dengan memo merah tak penting itu..."
Shan Cai: "Tapi... Sudah ada banyak mahasiswa yang keluar gara-gara memo merah itu..."
Xiu Zhen: "Tenang saja... Aku tidak akan segampang itu dikalahkan oleh mereka... Lihat saja nanti" *senyum penuh kemenangan* #plak
.
Shan Cai: "Wauw.. Kau yakin sekali kalau kau akan bertahan disini setelah kau melawan F4?"
Xiu Zhen: "Mungkin.. Lihat saja mereka... Kalau saja berani, aku akan membalas 10 kali lipat..."
Shan Cai: "Memang kau bisa melawan mereka?"
Xiu Zhen: "Mungkin... Aku punya 1001 cara untuk melawan anak-anak nakal"
*Shan Cai dan Xiu Zhen tertawa-tawa*
.
Baru hari pertama, mereka sudah dekat sekali... Shan Cai memang tipe orang yang peramah dan suka berteman... Xiu Zhen adalah orang yang kesepian dan ingin punya teman... Jadi, mereka sangat cocok untuk berteman... ;)
.
Xiu Zhen: "Oh iya, Shan Cai..."
Shan Cai: "Apa?"
Xiu Zhen: "Bisa ceritakan sedikit tentang F4 padaku?"
Shan Cai: "Kau tidak tahu? Sedikitpun?"
Xiu Zhen: "Entah... Coba ceritakan saja..."
.
Mereka berdua berjalan ke kafetaria... Mereka memesan makanan (dibayar oleh Xiu Zhen semua) dan lalu duduk... Xiu Zhen menyemburkan jus jeruk-nya keluar ke lantai ketika mendengar Shan Cai menyebutkan sesuatu... Pada saat yang sama, F4 datang dan sudah mendengar cerita Shan Cai...
.
Shan Cai: "F4 itu singkatan dari 'Flower 4'... Terdiri dari 4 orang yang kaya... Orang tua merekalah yang membuka kampus Ying De ini..."
Xiu Zhen: "Oh.. Itu aku tahu... Lalu?" *meneguk jus jeruk yang baru dibelinya*
Shan Cai: "F4 terdiri dari Dao Ming Si, kapten-nya, lalu Hua Ze Lei, member paling diam, Xi Men, playboy, dan Mei Zuo, member paling suka gerak..."
Xiu Zhen: "Apah?!" *menyemburkan jus jeruknya ke lantai*
Shan Cai: "Ugh... Kenapa?"
Xiu Zhen: "Kau tadi bilang siapa saja member F4?" *mata masih terbelalak*
Shan Cai: "Dao Ming Si, Hua Ze Lei, Xi Men dan Mei Zuo... Memangnya kenapa?"
Xiu Zhen: "Mei Zuo?!"
*F4 datang dan mendengar Xiu Zhen memanggil nama Mei Zuo*
Mei Zuo: "Kalian sedang membahas kami?"
.
Xiu Zhen & Shan Cai hanya bisa diam & melongo... Keheningan meliputi kafetaria... Dao Ming Si dengan tangan terlipat di dada & gaya berdirinya yang sok keren itu menunggu jawaban mereka...
.
Xi Men: "Kau murid baru?"
*keheningan meliputi kafetaria lagi*
Shan Cai: "Em... Kau bertanya pada siapa?"
*member F4 semuanya memasang ekspresi gimana gituh...*
Xi Men: "Pertanyaanku kurang jelas kah?"
Hua Ze Lei: "Disana ada 2 orang, Xi Men... 'Kau bertanya pada siapa?' Itu pertanyaan yang bagus..."
*Xiu Zhen kaget ketika mendengar nama 'Xi Men'*
XI Men: "Oke... Aku sedang bertanya pada gadis yang rambutnya bergelombang, memakai tas abu-abu, memakai celana jins dan kaus berwarna abu-abu tua, memakai sneakers putih ungu, dan yang tadi memuncratkan jus jeruk ke lantai..." *melipatkan tangan di dada*
Xiu Zhen: "Aku? Oh.. Iya... Ini adalah hari pertamaku..."
Dao Ming Si: "Kudengar tadi ada orang yang menyelamatkan seorang gadis yang mendapat memo merah... Apa itu kau?"
*keheningan memenuhi kafetaria*
*Shan Cai sudah memasang ekspresi tegang*
Shan Cai POV~
'Haduh... Gawat nih... Zhen Zhu akan mendapat masalah karena sudah menolongku tadi... Aih... Gawat... Benar-benar gawat...'
Shan Cai POV end~
Viona: Hello! Jumpa lagi dengan author setelah lama tak jumpa ya.. #plak Jadi ini chapter 2-nya... Mungkin untuk fict 'Kehidupan di Taiwan' ini, setiap chapter akan buanyak sekali ya... Biar cepet... Meskipun gitu ya, tak bocorin sesuatu... Bakal lama loh! Belum ada chapter planning nih... #gubrak
Next on: Chapter 3
Thank you for reading!
Please REVIEW!
