Chap 2

Cast: Hanbin, Jiwon, Taehyung, Jinhwan and other.

Summary: Bagaimana jika hanbin dipaksa untuk mewawancarai seorang rapper terkenal yang ternyata seorang— gay? It's double b fanfic.

.

Hanbin menghentakan kakinya dengan kesal. Sungguh ia merasa hari ini adalah hari tersialnya. Bagai mana tidak? Dimulai dari pagi tadi, ia mendapatkan ceramah panjang dari jinhwan karna dirinya yang ketahuan menyontek saat ulangan, dikejar oleh seunghoon, lalu saat istirahat tadi ia tidak sengaja menumpahkan milkshake coklat miliknya keseragam salah satu sunbae kedisiplinan yang terkenal galak dan berakhir digudang dengan sapu dan kawan-kawannya. Oh, ia melupakan sesuatu, dan satu lagi. Itu adalah kejadian tersial dalam hidupnya, yaitu ia dipaksa untuk mewawancarai seorang Kim Jiwon oleh hyung manisnya itu, yang sialnya kim jiwon termasuk dalam daftar orang yang harus dibasmi oleh hanbin.

"Hai, manis." Langkah hanbin terhenti karena seseorang yang menghadang jalannya itu. Tanpa buang waktu dan tenaganya, ia langsung memutar balik tubuhnya dan mengambil seribu langkah menjauh dari sosok seunghoon yang kini tengah berlari kecil menyusul dirinya.

"Hei manis mau pulang bersamaku?" Tanya seunghoon dengan nada yang ugh, membuat hanbin bergidik. Terlebih tangan jahilnya itu yang kini mencolek-colek lengan hanbin, dan kelakuannya itu membuat hanbin risih. "Ti-tidak, maaf sunbae."

"Ayolah manis, aku akan mengantarmu pulang dengan selamat."

"Ti-tidak, maaf sunbae aku sudah punya janji dengan..." Hanbin mengedarkan pandangannya, dan ia tidak sengaja mendapati taehyung yang tengah berjalan sedirian kearah parkiran. 'Tae!' Batinnya berteriak senang.

"TAEHYUUNG!" Taehyung menoleh kebelakang saat mendengar suara teriakan yang tidak asing ditelinganya, taehyung menaikan sebelah alisnya kemudian menghela nafasnya saat hanbin berjalan (atau berlari) kaarahnya dengan seunghoon yang selalu setia mengikutinya kemanapun.

"Taehyung-ah!" Taehyung kembali menghela nafasnya saat hanbin menatapnya seolah meminta tolong. "Taehyung, kita jadi ketoko buku kan? Ayo cepat! Nah, sunbae maaf aku punya janji dengan taehyung. Annyeong, kajja tae." Hanbin menarik tangan taehyung kasar, hingga membuat sang empu meringis sakit karena pergelangan tangannya di tarik kasar dan digenggam kuat oleh hanbin. Mereka meninggalkan seunghoon sendirian disana, dengan seunghoon yang menatap punggung hanbin dengan pandangan penuh arti, lalu menyeringai.

'Kau akan menjadi milikku manis, bagaimana pun caranya.'

"Hey! Kim Hanbin lepaskan tanganku!" Taehyung menyentakkan tangannya, dan mengusap pergelangan tangannya yang memerah. Ia memberikan deathglare mengerikan miliknya yang dibalas dengan cengiran manis khas seorang Kim Hanbin.

"Hehehe, maaf." Taehyung memutar bola matanya. Ia berjalan kearah motor sport berwarna hitam miliknya, lalu ia menaiki motornya. Taehyung memberikan helm berwarna hitam pada hanbin.

"Cepat naik!" Titahnya, tanpa banyak bicara hanbin menaiki motor sport taehyung, dan mereka pergi meninggalkan area parkiran sekolah.

.

Hanbin menyiritkan dahinya, ini bukan jalan menuju rumahnya maupun rumah taehyung, pikirnya.

"Tae, kita akan kemana?" Tanya hanbin.

"APA?"

"Kita akan kemana?" Hanbin mengeraskan suaranya.

"APA? SUARAMU KECIL SEKALI!"

"KITA AKAN KEMANA BODOH?!"

"APA? AKU TIDAK MENDENGARNYA!" Hanbin kesal setengah mati pada taehyung rasanya ia ingin memukuli kepala taehyung sekarang, tapi ia tidak mau ambil resiko, taehyung sedang mengendarai motor saat ini, jadi hanbin memilih menahan emosinya dan ia akan melampiaskan nya saat sudah sampai tujuan nanti.

Taehyung tertawa dalam hati, menjahili hanbin adalah hobinya, melihat sepupu manisnya yang kesal adalah kesenangan tersendiri baginya. "Hanbin-ah, pegangan yang erat."

"Memangnya kenap— YAAA!" Taehyung tertawa, ia kembali menambah kecepatan motornya. Hanbin mengeratkan pelukannya pada taehyung dan memejamkan matanya. 'Mati kau! Mati kau! Kim Taehyung sialan!' Rutuknya dalam hati.

"Hey, mau sampai kapan kau mau memelukku seperti itu heh?!" Hanbin membuka matanya saat merasa motor yang dikendarai taehyung berhenti. Ia mengerjapkan matanya, menatap taehyung lalu ia menatap tangannya yang melingkar dipinggang taehyung. Setelah tersadar hanbin lantas melepaskan pelukannya dari pinggang taehyung dan turun dari motor sport taehyung.

"Kita dimana?" Tanya hanbin.

"Gedung YG Entertainment."

"Eh?" Hanbin membulatkan matanya tidak percaya. Ya tuhan, bukankah G-Dragon bernaung di agency ini? Pikirnya. "Jinjjayo?" Tanyanya memastikan, taehyung mengangguk dan berjalan mendahului hanbin.

"Tapi untuk apa kita kesini tae?"

"Kau akan tau nanti." Hanbin mengerucutkan bibirnya mendengar jawaban taehyung. Mereka memasuki gedung salah satu agency terbesar yang ada dikorea tersebut.

Beberapa staff perempuan yang bekerja disana menatap mereka tertarik. Mereka memang mempunyai wajah yang bisa dibilang tampan, jadi wajar saja jika banyak perempuan yang tertarik pada mereka. Mereka berjalan kearah resepsionis yang menatap mereka malu-malu.

"Permisi." Ujar taehyung disertai senyuman tampan yang membuat wajah resepsionis wanita dihadapan mereka memerah.

"Iya ada yang bisa saya bantu?" Tanya resepsionis wanita itu disertai senyuman 'manis' yang membuat hanbin ingin memuntahkan makan siangnya saat itu juga. Taehyung tetap memasang senyum manisnya, ia mencondongkan tubuhnya kearah wanita didepannya tersebut.

"Apa Kim Ji—"

"Permisi." Hanbin dan taehyung menolehkan kepala mereka saat sebuah suara menginterupsi mereka. Mata hanbin membulat, bibirnya terbuka saat melihat lima sosok lelaki yang berada tepat disampingnya ini. 'BIGBANG!' Batinnya. Taehyung yang melihat ekspresi bodoh namun terkesan imut yang dipasang sepupunya itu, langsung membuang muka dan menjauhkan dirinya dari hanbin dan bersikap seolah ia tidak mengenal hanbin.

G-dragon, sosok yang sangat di idolakan oleh hanbin itu, menolehkan kepalanya menatap hanbin yang masih memasang wajah bodohnya itu, diikuti oleh para member Bigbang yang lainnya.

Daesung, Taeyang dan Seungri tertawa kecil melihatnya, berbeda dengan TOP dan G-Dragon yang tersenyum geli melihat ekspresi hanbin yang menurut mereka cute itu. G-Dragon melirik name tag milik hanbin dan membaca namanya.

"Ekhem." Deheman keras yang berasal dari taehyung langsung menyadarkan hanbin dari keterkejutannya. "E-eh, Joseonghamnida." Hanbin membungkukan badannya, ia menegakan badannya kembali dan melirik sadis kearah taehyung yang pura-pura sibuk dengan smartphone-nya.

"Joseonghamnida." Ujarnya lagi dengan wajah yang memerah karna malu. Sedangkan lima orang didepannya kembali terkekeh, G-Dragon mengulurkan tangannya dan menepuk pelan kepala hanbin lalu mengusapnya.

"Gwenchanayo, Hanbin-ah. Kami pergi dulu ne?" Ujarnya ramah, lalu berlalu diikuti oleh member lainnya, yang tidak lupa memberikan senyum terbaik mereka pada hanbin. Hanbin ternganga dengan tangan yang berada dikepalanya. 'G-Dragon mengusap kepalaku dan menyebut namaku?' Batinnya tidak percaya

"Ekspresimu menjijikan sekali." Cibir taehyung, hanbin tidak memperdulikannya. Ia sibuk dengan fantasinya dan tersenyum-senyum sendiri dengan tangan yang masih berada dikepalanya. Taehyung mendengus, lalu ia kembali melanjutkan perkataannya yang sempat terpotong tadi.

"Nona, apa Kim Jiwon ada?" Hanbin menoleh pada taehyung saat mendengar nama orang yang dibencinya. Sial, kenapa aku bisa lupa kalau orang itu salah satu artis YG?! Pikirnya.

"Apa kau sudah membuat janji dengannya?" Tanya resepsionis, taehyung menggeleng. Ia kembali memasang senyum diwajah tampannya. "Belum nona, tapi bisakah aku bertemu dengannya? Aku mohon." Wajah Nona tersebut memerah, tetapi ia menggelengkan kepalanya pada taehyung.

"Wae? Kenapa tidak nona?" Rengek taehyung yang membuat hanbin bergidik ngeri karena wajah dan suara taehyung sangat tidak cocok dengan kelakuannya tersebut.

"Maaf, kami tidak bisa kalau kau belum mempunyai janji dengannya." Jelas nona tersebut.

"Ayolah nona aku mohon.." Nona tersebut tetap menggeleng pada taehyung.

"Sudahlah tae, lebih baik kita pulang. Kau jangan pasang wajah menjijikan seperti itu, ayo." Ujar hanbin. Saat hanbin berbalik tanpa sengaja ia menabrak seseorang yang berada dibelakangnya.

Hanbin mengerjapkan matanya saat ia melihat sebuah dada bidang tepat berada didepan matanya. Ia mendongakan sedikit kepalanya, dan ia dapat melihat wajah lelaki yang tengah menatapnya 'nakal' dan menyeringai kepadanya. Hanbin juga merasakan kalau ada sepasang lengan yang melingkar dipinggang rampingnya. Cukup lama ia diam dan memproses kejadian apa yang sedang dialaminya.

Ia kembali mengerjapkan matanya saat wajah lelaki itu mendekat ketelinganya dan membisikan sesuatu dengan suara rendah nan seraknya itu.

"Kau senang dipeluk olehku manis?"

.

.

TBC

Ini sudah dilanjut^^ maaf karna updatenya lama. Gimana? Membosankan kah? Kecepetankah? Atau makin ga jelas? :3

Sidikit curcol nih. Author seneng banget waktu tau ternyata nama official fans iKON itu iKONIC. Untung namanya iKONIC bukan KONDUKS :3 Karena temen-temen selalu melesetin nama KONDUKS jadi Kon***-_-" kan ga lucu banget :3 Dan author juga seneng banget karena MV RHYTHM TA dan AIRPLANE udah rilis awal kemarin XD

RHYTHM TA itu beda banget sama My Type, lebih swag. Dan saat nonton MV Rhythm Ta author salpok sama patung anjing yang mirip gaho :v Dan author juga kaget banget waktu tau ternyata kimbab sama hanbin punya tatto dipunggung mereka. Hiks anakku yang manis dan imut udah ga polos lagi T.T ini pasti karna terpengaruh dari Kimbab :3 Kimbab kau membuat anakku tidak polos lagi huwee.. *Peluk junet* *ditabok jinan*

Tapi author juga sedih karna banyak banget berita buruk tentang iKON. Dimulai dari lirik rhythm ta yang katanya nyindir idol lain, warna fandom, pembagian tiket gratis. Entah gimana perasaan mereka? terlebih hanbin yang bertanggung jawab sebagai Leader, entah gimana kalau nanti ada berita buruk tentang iKON lagi :'(

But, iKON fighting! Semoga kedepannya kalian bisa tunjukin sama mereka yang udah ngehujat kalian, kalau kalian tidak seperti yang mereka katakan! Get Ready? Showtime! iKON FIGHTING! Sekian curcol dari author..

Terima kasih banyak untuk yang meriview, fav, atau follow^^

Thanks To:

Ibob | yuvikimm97 | Jung NaeRa | dumb-baby-lion

Review?