Previous chapter 1
"Cpkk..cpkk..hah..hah Luhan pun mengirup oksigen sebanyak mungkin ketika pagutannya terlepas.
Sehun mengusap lelehan salifa yang tertinggal diujung bibirnya dengan sensual. Pandangannya masih tertuju pada bibir ranum Luhan yang bengkak, rasanya Sehun ingin sekali memakan bibir manis itu kembali.
Tak ingin dipandangi secara lapar oleh pamannya terlalu lama, Luhan pun segera bangun dari pangkuan Sehun.
Chu
"Jaljayo paman... " ujar luhan sambil mengecup pipi kanan Sehun kemudian menaiki tangga untuk menuju kamarnya
Sehun hanya tersenyum, ia baru sadar bahwa ia telah mencium keponakannya itu dengan penuh nafsu. Entah setan dari mana yang telah merasukinya, yang jelas Sehun sangat bersyukur karena bisa mencicipi bibir keponakannya yang semanis buah anggur itu.
Tittle : I Love My Uncle
Chapter 2
…
…
…
HyunhoonHan present
...
..
.
Pagipun menjelang, terlihat seorang namja yang sudah tampak rapi karena akan memasuki sekolah barunya, Siapa lagi kalau bukan Xi luhan. Ia sudah menuruni tangga dan hendak sarapan, namun ia bingung kemanakah pamannya? luhan berfikir jika pamannya Belum Terbangun dari tidurnya karena kelelahan. Sebelum ia mulai membangunkan pamannya ia pun membuat sarapan terlebih membuat sarapan untuk dia dan pamannya, ia pun pergi menuju kamar pamannya.
kriet..
Pintu itu pun terbuka, dan menampilkan sesosok laki laki yang tengah bergelung dengan selimutnya
"Paman, kkaeuch'ida , Sekarang kau harus mengantarku .. " ujar luhan sembari menggoyangkan tubuh sehun. Namun tidak ada satu pun pergerakkan dari sang pamannya tersebut.
"Paman ayolah , aku sudah hampir terlambat"
Namun tetap saja tidak ada respon dari pamannya itu.
Habis sudah kesabaran Xi Luhan. Ia pun menaiki ranjang pamannya.
"Paman ! Ayolah.. aku sudah terlambat " ujar luhan sembari berloncat loncat di kasur pamannya. Namun masih tetap tidak ada pergerakkan dari pamannya. Sebenarnya Sehun telah bangun sedari tadi, namun ia ingin mengerjai keponakannya itu.
Karena tak kunjung mendapat respon dari pamannya, luhan mendudukan bokongnya tepat di Selangkangan Pamannya.
Oh tidak, Luhan terlalu polos sehingga tidak menyadari jika setiap pria jantan di dunia ini pasti akan ereksi di pagi hari termasuk pamannya yang seorang laki laki. Sedangkan sehun, ia hanya menahan desahannya karena saat ini luhan tengah mengesek gesekan bokongnya dengan juniornya yang tengah ereksi.
"Wah paman, ternyata kau tampan juga jika kau sedang tertidur.. Aigoo.. Lulu sangat terpesona " ujar luhan seraya memandangi lekuk wajah pamannya itu.
"Ck.. lulu ? Aigoo, keponakanku sangat menggemaskan " Ujar sehun dalam hatinya, ia sudah tak tahan lagi ingin melihat wajah keponakannya itu. Namun pada saat ia membuka matanya, Ternyata wajah keponakannya itu berjarak sangat dekat sampai sampai deru nafas keponakannya itu terasa.
"Good morning Deer... " Suara serak khas Orang yang bangun pagi terdengar amat seksi di telinga Luhan, belum lagi suara Berat pamannya yang menambah kesan seksi.
"Bisakah kau menyingkir dari pamanmu ini? Kau sangat berat, atau jangan jangan kau ingin morning kiss?'". Ujar sehun
luhanpun menyingkirkan badannya dari pamannya ia mengerjapkan matanya. Ditambah lagi bibir ranumnya yang tengah mengerucut.
"Apa itu morning kiss paman? Lulu tidak mengerti " tanya luhan dengan polosnya
"Aigoo, Kau tidak tahu morning kiss? ". Namun tiba tiba saja sehun mengecup bibir Ranum keponakannya itu
Chu...
Hanya mengecup, tidak mencium
"Itulah yang dinamakan morning kiss, tetapi morning kiss kedua belah bibir pasangan akan saling melumat "ujar sehun. Ia memaklumi keponakannya itu, karena selama di Amerika pergaulan luhan sangat di awasi oleh kedua orang tuanya sehingga luhan tidak pernah mengetahui istilah istilah intim seperti itu terlebih lagi istilah istilah tentang Hubungan sex
…
…
Saat ini Mereka Tengah berada di dalam Mobil. Sehun mengantarkan keponakannya itu ke sekolah barunya.
"Baiklah lu, sekarang cepatlah turun, Dan selamat datang di sekolah barumu itu" ujar sehun
"Tapi paman bagaimana jika ada yang tidak menyukaiku? Pasti aku akan di bully?" Ujar luhan dengan ketakutannya yang amat menggemaskan di mata Oh sehun
"tidak akan, jika ada yang berani membully atau bahkan mengganggu princessku. paman tidak segan segan untuk menghabisinya kau tahu kan paman adalah seorang jenderal paling kuat di tanah korea ini ? " sombong sehun.
"Jika itu seorang perempuan apakah akan menghabisinya juga? " tanya luhan dengan polosnya
"Jika itu seorang perempuan? Hmm...aku akan... " Sehun pun mendekatkan Kepalanya Ke arah Luhan ,
"Menjadikannya istriku..."
Lalu luhan pun langsung memeluk pamannya itu sembari berkata
"Paman hanya milikku, Awas saja jika paman berani mejadikan perempuan lain sebagai istrimu,Jika itu terjadi kau pasti akan tau akibatnya dan aku akan mengadukanmu pada Appa ". Ancam luhan dengan gaya polosnya yang imut
Sehun tersenyum mendengar penuturan Keponakannya itu.
"Kau berani pada paman mu ini?,dan paman tidak takut dengan Appa Mu itu "
"ya paman.. aku berani saja jika menyangkut wanita lain " jawab luhan dengan lantangnya
"Baiklah , sekarang kau harus masuk karena bel sebentar lagi akan berbunyi,"
"Baiklah..."
Chu
Luhan mencium pipi sehun
"Hati hatilah di jalan " ujar luhan sembari keluar dari mobil
"Baiklah lu, selamat bersenang senang di sekolah barumu ini "
Dan brmmm...
Mobil sehun pun melaju menuju Tempat pangkalan Militer.
"Aish.. kau tidak boleh takut Xi luhan, " ucap luhan pada dirinya sendiri
Dan ia pun memasuki gedung Sekolahnya.
…
…
Di dalam kelas
"Baiklah anak anak, sekarang kita kedatangan Murid baru yang datang dari Amerika, silahkan perkenalkan Dirimu " ujar Park songsaengnim
"Annyeong Haseyeo, Choneun Xi Luhan Imnida. Kalian bisa memanggilku lulu, Lulu senang sekali bersekolah di tempat ini, karna lulu bisa berteman dengan kalian " ujar luhan dengan polosnya. Sedangkan orang orang yang berada di kelasnya itu teriak gemas melihat tingkah seorang Xi luhan
"Baiklah luhan kau dapat duduk di samping baekhyun "Ujar Jung Songsaengnim
Dan luhan pun melangkahkan kaki nya menuju bangku yang berada di samping seseorang yang bernama Baekhyun
"Apakah kau baekhyun? " tanya luhan sembari mengangkat tangannya untuk berjabat tangan
"Ne , aku byun baekhyun , senang berkenalan dengan mu luhan " ujar baekhyun sembari menggenggam tangan luhan
Dan pelajaran pun Di mulai...
…
…
Malam pun tiba, saat ini luhan tengah menonton TV . Ia sudah makan sejak tadi, sekarang ini ia sedang menunggu pamannya yang sedari tadi belum pulang juga.
Tak lama Suara mobil pun terdengar dari luar, itu tandanya sehun telah pulang dari tempat ia mengabdi demi negaranya tersebut.
Saat sehun membuka pintu, ia melihat luhan Tengah berada di ruang TV. Ia merasa luhan tidak menyadari kedatangannya, namun sebaliknya sebenarnya luhan tau jika sehun telah pulang, namun ia urungkan karena ia ingin melihat apa yang akan di lakukan pamannya jika ia tidak menyambut kedatangan pamannya.
Kemudian tiba tiba saja ada dua tangan yg menutup kedua matanya.
"Ya.. lepaskan tanganmu Paman ! "Teriak luhan.
Kebiasaan pamannya adalah menutup matanya jika ia Terlambat dalam hal apapun, termasuk saat ini terlambat Pulang.
Sehun hanya menghela nafas karena ia tahu bahwa keponakannya ini marah karena ia terlambat Pulang.
"Aigoo, Lulu janganlah marah pada paman, lihatlah pamanmu ini yang sudah berumur 30 tahun ini, paman mohon Lulu jangan marah pada paman. " ujar sehun memohon pada keponakannya ini, seumur hidup ia baru pertama kali merengek meminta maaf pada orang, dan orang yang telah membuat sehun seorang jenderal merengek adalah keponakannya sendiri.
Ya, di umur sehun yang sudah 30 tahun ini ia telah menjadi jenderal Angkatan Darat Korea Selatan. Karena ia sudah memutuskan untuk melaksakan wajib militer pada saat lulus SMA, Dan karena ia ingin mengabdi lagi pada negaranya maka ia pun Mengambil sekolah kemiliteran , karena kerja kerasnya itu ia pun dapat meraih posisi jenderal dan menjadi jenderal termuda di korea Selatan.
"Jika kau terlambat lagi, aku tidak akan memaafkan mu lagi ! " ujar luhan
"Arra, paman janji paman tidak akan mengulanginya lagi .. " . Ujar sehun
Mendengar penuturan pamannya itu, luhan pun segera memeluk pamannya itu. Ia sangat bahagia memiliki paman Seperti Oh sehun, paman Terbaiknya.
.
.
.
.
.
.
.
Dan tentu saja tersayangnya...
..
..
..
..
TBC
Author note : Sumpah ini gaje xD, Gua gak tau apa apa tentang kemiliteran *bow* dan maaf juga kalo ada typonya, hehehe dan gua tau gua banyak kekurangan dalam menulis, tapi ya... serah kalian sih! Kalo nyaman ya Terima kasih kalo gak ya... Close tab aja .. kkkkkkkk^^
P.S : jangan panggil gua Thor okok? Panggil aja Hyun,atau gak Kahyun *Kalo kalian di bawah gua*
kkaeuch'ida : Bangun
Oke See You In Next Chap^^
MIND TO REVIEW?
