Main Cast : Lee Sungmin

Cho Kyuhyun

Other Cast : Cho Heechul

Cho Hangeng

Lee Teuk

Lee Kangin

Author : Cho Ocean

Rate : T

Genre : Romance,Hurt

Disclaimer : Semua Cast milik Tuhan dan Orang cerita ini MURNI milik author .

Warning : GS buat para uke kece,yang gak suka silakan di CLOSE aja..Gomawo.

.

.

Happy reading...Enjoy it...Syalalalalalaa,,,

.

.

.

LOVE AS COLD AS SNOW

Chap 2

Sungmin POV

Aku mematut diri didepan cermin, gaun putih menjuntai indah ditubuhku dengan polesan make up tipis membuatku semakin terlihat cantik. Hari ini hari yang sudah aku tunggu, hari dimana kehidupan baruku akan dimulai. Menjadi seorang Ny Cho dan ibu dari Cho Minhyun, aku bahagia sangat bahagia. Namun ada satu hal yang mengganjal dihatiku, apa hari setelah hari ini aku masih bisa merasakan kebahagiaan yang sama? Aku sadar benar bahwa Kyuhyun Oppa tak pernah mencintaiku namun aku tetap ingin menikah dengannya, katakanlah aku egois namun aku tak dapat lagi menahan perasaanku padanya setelah selama ini aku menunggunya kembali. Aku tau bahwa kenyataannya aku yang akan tersakiti namun aku akan menerimanya, ini pilihan yang aku ambil. Lebih baik tersakiti namun masih bisa berada disisinya daripada jauh darinya lagi namun raga ini perlahan akan mati.

CKLEK

" Minnie, apa kau sudah siap? Semua sudah menunggumu " Kangin menghampiri Sungmin yang sejak tadi hanya berdiri didepan cermin.

" Ne appa, aku sudah siap " Jawab Sungmin sambil tersenyum pada Kangin.

" Masih ada waktu jika kau ingin membatalkannya " Kangin menatap sendu putri satu-satunya , dia sadar betul jika namja didepan altar yang sedang menunggu putrinya itu hanya raganya saja yang siap namun dia yakin jika hati namja yang sebentar lagi akan menjadi menantunya itu hanya mencintai istrinya terdahulu. Kangin merasa menjadi appa yang tak berguna bagi putrinya, tak bisa menggandeng putri cantiknya kedepan altar dan membawanya kehadapan namja yang bisa mencintai putrinya dengan tulus dan bisa menjanjikan kebahagiaan yang nyata, bukan kebahagiaan yang semu.

" Appa.. Kumohon jangan memulainya lagi " Kangin menghela nafas melihat wajah putrinya yang memelas.

" Ne Arrasho, mianhae. Kajja kita keluar sekarang " Kangin menggandeng tangan Sungmin keluar ruangan.

Sungmin POV End

.

.

.

Kyuhyun POV

Aku berdiri didepan altar, ini kedua kalinya aku berdiri didepan altar dan menunggu seseorang untuk menjadi istriku. Entahlah, rasanya sungguh berbeda. Kalau dulu aku harap-harap cemas menanti yeoja yang aku cintai tapi sekarang aku hanya berharap ini semua hanya mimpi. Aku tau ini tak adil untuk Sungmin, namun aku juga tak bisa menjanjikan harapan palsu padanya. Meskipun aku tak mencintainya namun aku menyayanginya. Dia yeoja yang mengisi hari-hariku saat remaja, yeoja manis yang penuh keceriaan. Aku tak pernah menyangka akan menikah dengannya, aku hanya menganggapnya dongsaengku saja. Entahlah setelah ini aku akan bersikap seperti apa padanya.

" Pengantin wanita segera memasuki altar "

Suara pembawa acara pernikahan terdengar, dengan segera aku menegakan tubuhku dan membalikan tubuhku kearah pintu altar yang kini terbuka. Disana didepan sana seorang yeoja berjalan dengan anggunnya kearahku. Cantik dan manis, namun tak cukup menggetarkan hatiku. Tatapan kami bertemu, kulihat dia merona saat aku melihat matanya dalam.

Sungmin sudah berada didepanku sekarang, Kangin Appa mengulurkan tangan Sungmin dan memberikannya padaku.

" Tolong jaga dan bahagiakan putriku " Entah hanya perasaanku saja atau memang benar tapi aku melihat tatapan memohon Kangin Appa padaku. Aku hanya menganggukan kepalaku dan acara pernikahan pun dimulai.

" Cho kyuhyun apa kau bersedia menjadi suami Lee Sungmin menjaga juga mencintainya seumur hidup disaat suka dan duka ? "

" Ne, Saya bersedia "

" Dan kau Lee Sungmin apa kau bersedia menjadi Istri Cho Kyuhyun mencintainya seumur hidup disaat suka dan duka ? "

" Ne, saya bersedia "

" Dengan ini kalian resmi menjadi suami istri dan dipersilahkan untuk mencium pasangan " Aku menghadap ke arah Sungmin, begitu pun dia yang sudah berdiri menghadap kearahku. Kubuka cadarnya, ternyata dia jauh lebih cantik ketika cadar ini tak menghalangi wajahnya. Kudekatkan wajahku kearahnya, seakan mengerti Sungmin langsung memejamkan matanya.

CUP

Kukecup keningnya setelah itu kulepaskan lagi, Sungmin menatapku kecewa namun aku mencoba tak peduli. Seluruh tamu bertepuk tangan, kulirik Sungmin yang berada disebelahku dan kulihat dia sedikit tersenyum pada seluruh tamu yang hadir digereja. Setelah ini kami harus menjalankan resepsi dengan segera kami mengganti pakaian kami.

Kyuhyun POV End

.

.

.

Autor POV

Setelah mengadakan resepsi selama 3 jam, kini Sungmin dan Kyuhyun sudah berada dihotel tempat mereka bermalam. Setelah Sungmin mandi dia duduk disis tempat tidur menunggu Kyuhyun selesai mandi, Sungmin terlihat sangat gugup karena bagaimanapun ini malam pertamanya dengan Kyuhyun. Dia tak tahu harus bagaimana dan memulainya dari mana karena ini benar-benar pengalaman pertama baginya.

CKLEK

Pintu kamar mandi dibuka dan menampilkan Cho Kyuhyun dengan balutan kaos V neck dan celana pendeknya sedang menggosokan kepalanya yang basah dengan handuk. Kyuhyun berjalan menuju ranjang dan itu sukses membuat Sungmin merona.

" Kau tak tidur ? "

" Apa kita langsung tidur ? " Tanya Sungmin dengan polosnya sambil mengerjapkan matanya.

" Kau pikir kita akan melakukan malam pertama ? " Tanya Kyuhyun to the point sambil menaikan sebelah alisnya.

" Huh? Apakah kita tidak melakukannya malam ini ? " Tanya Sungmin masih dengan polosnya.

" Bahkan kita tak akan pernah melakukannya Min, sebaiknya kau tidur sekarang karena aku lelah " Kyuhyun membaringkan tubuhnya dan memunggungi Sungmin.

TES TES TES

Sungmin membekap mulutnya menahan isakannya, pernyataan Kyuhyun menegaskan bahwa ia tak akan pernah mau menyentuh Sungmin. Perlahan Sungmin membaringkan tubuhnya memunggungi Kyuhyun. Bahunya bergetar hebat, Kyuhyun yang sudah memejamkan mata seketika itu juga langsung membuka matanya dan menengok kearah Sungmin. Dilihatnya bahu Sungmin bergetar hebat.

" Hentikan tangismu min ! " Kyuhyun mendudukan dirinya dan menatap tajam Sungmin, sedangkan Sungmin mendapat bentakan dari Kyuhyun seketika tersentak dan membalikan tubuhnya kearah Kyuhyun. Dapat Kyuhyun lihat mata Sungmin yang memerah dan juga jejak air mata yang membasahi kedua pipi mulusnya.

" Mianhae aku mengganggumu " Sungmin tertunduk tak berani menatap Kyuhyun yang kini menatapnya dengan penuh amarah.

" Jangan berharap apapun dari pernikahan ini padaku ! Kau tau jawabannya dan seharusnya kau tau harus bersikap bagaimana ! Jangan mempersulitku dengan sikapmu yang seperti ini ! Jika kau masih seperti ini dan menangis didepanku lagi maka aku tak akan pernah mau tidur satu kamar denganmu ! "

" Mianhae " Sungmin hanya dapat menggumankan kata maaf sambil mengusap wajah dan matanya.

" Bisa kau berjanji untuk bersikap baik? Tidak menyusahkanku dan tidak memelas cinta padaku? Meskipun aku suamimu sekarang tapi janganlah bersikap seperti pelacur yang ingin kusetubuhi karena aku tak akan pernah melakukannya ! Arra ? " Sungmin tersentak saat Kyuhyun mengatainya pelacur, sungguh ia seperti tak mengenal namja dihadapannya ini. Namja yang dulu seperti pahlawan yang melindungi dan bersikap manis padanya berubah menjadi sosok dingin bermulut tajam.

" Ne, Mianhae " Setelah itu Kyuhyun kembali menidurkan tubuhnya dan kembali membelakangi Sungmin.

" Kau bukan Kyuhyunku yang dulu " Batin Sungmin, setelah itu ia merebahkan tubuhnya membelakangi Kyuhyun namun ia tak bisa memejamkan matanya. Entahlah ia bisa tidur apa tidak setelah ucapan Kyuhyun yang menyayat hatinya, sungguh ia ingin menangis tapi ia tau itu akan memperburuk keadaan dan membuat Kyuhyun semakin membencinya. Entahlah benar atau tidak namun ia merasa Kyuhyun memang membencinya.

.

.

.

Sungmin kini tinggal bersama Kyuhyun dan Minhyun dirumah Kyuhyun dan istrinya dulu. Meskipun mereka tidur di satu kamar namun Sungmin dilarang mengutak-atik barang istri Kyuhyun terdahulu yang masih disimpan dikamar itu. Bahkan Kyuhyun membelikan lemari pakaian dan juga nakas tempat make up yang baru untuk Sungmin. Kyuhyun juga melarang Sungmin menyentuh seluruh barang milik istrinya yang ada dirumah ini.

Sekarang Sungmin sedang menyiapkan sarapan untuk Kyuhyun , setelah semua siap dengan segera Sungmin menyiapkannya dimeja makan.

" Min, kau sudah memandikan Minhyun " Kyuhyun melahap roti bakar selai cokelatnya sambil sesekali melirik ponselnya.

" Sudah, tapi Minhyun tidur lagi setelah aku beri susu " Sungmin menyodorkan kopi dihadapan Kyuhyun.

" Oh " Setelah itu Kyuhyun menghabiskan sarapannya dan beranjak dari duduknya.

" Aku berangkat, jaga Minhyun dengan baik " Setelah itu Kyuhyun bergegas berangkat kekantor tanpa menunggu jawaban Sungmin, sedangkan Sungmin hanya menatap nanar pintu rumah.

" hhh Sungmin kau pasti bisa menjalani ini.. Semangaaaaaat " Sungmin menyemangati dirinya sendiri setelah itu bergegas kembali kedapur dan membereskan piring dan meja.

.

.

.

Setelah seluruh pekerjaan rumah selesai Sungmin memasuki kamar Minhyun dan ternyata Minhyun sudah terbagun dari tidurnya dan untungnya ia tidak menangis.

" Aigooo anak Eomma sudah bagun ne " Sungmin menggendong Minhyun dan membawanya keruang TV.

" Sudah jam 11 Hyunnie Baby, apa kau lapar ? " Minhyun yang belum bisa bicara hanya menatap Sungmin sambil menepuk-nepukan telapak tangan mungilnya di kedua pipi Sungmin.

" Arrasho, sepertinya kau lapar ne? Setelah Hyunnie makan, bagaimana kalau kita mengantarkan makan siang kekantor Appa ? " Minhyun tersenyum seolah-olah menyetujui ajakan Sungmin. Setelah itu Sungmin menyuapi Minhyun makanan dan menyiapkan bekal untuk Kyuhyun. Setelah seluruhnya selesai dipesiapkan Sungmin dan Minhyun bergegas kekantor Kyuhyun dengan taksi.

Kyuhyun masih sibuk dengan tumpukan dokumen dimeja kerjanya, padahal jam sudah menunjukan pukul 12.30 sudah waktunya makan siang namun ia tidak bisa menunda pekerjaannya untuk sekedar mencari makan siang diluar.

TOK TOK TOK

" Silahkan masuk "

" Mianhae sangjanim mengganggu waktu anda tapi Istri dan Anak ada ada diluar " Kyuhyun terkejut saat Suzy sekertarisnya mengatakan bahwa Sungmin dan Minhyun ada dikantor, sempat berfikir untuk apa Sungmin datang ke kantornya.

" Suruh mereka masuk " Setelah mendapatkan persetujuan atasannya Suzy mempersilahkan Sungmin dan Minhyun masuk.

" Annyeong Appa " Sungmin mengubah suaranya seperti anak-anak begitu sudah berada diruangan Kyuhyun, seakan-akan Minhyun yang bicara.

" Mengapa kau kesini dan membawa Minhyun ? " Kyuhyun bertanya tanpa mengalihkan pandangannya pada dokumen yang sedang ditanda tanganinya.

" Aku hanya ingin mengantarkan bekal untuk kau makan siang Kyu, Apa kau sudah makan siang? " Sungmin menghampiri Kyuhyun, setelah Kyuhyun menyelesaikan tanda tangannya Kyuhyun meminta Minhyun yang berada digendongan Sungmin . Setelah Minhyun pindah kepangkuan Ayahnya, Sungmin menyiapkan bekal yang ia bawa dimeja khusus tamu didalam ruangan Kyuhyun.

" Kyu, makanlah dulu, sini berikan Minhyun padaku " Kyuhyun yang sedang asik bermain dengan Minhyun pun beranjak dari duduknya dan menghampiri Sungmin lalu memberikan Minhyun pada Sungmin.

" Kyu, bagaimana kalau weekend ini kita jalan-jalan bersama Minhyun ? Eomma bilang padaku kalau Minhyun belum pernah diajak jalan-jalan semenjak dia lahir " Kyuhyun yang sedang menyantap makan siangnya langsung menghentikan acara makannya itu dan menatap Sungmin dengan ekspresi datarnya.

" Kau memang berniat megajak Minhyun jalan-jalan atau Cuma alasanmu saja membawa-bawa nama Minhyun untuk pergi denganku? " Tanpa menunggu jawaban dari Sungmin dengan mengacuhkan ekspresi Sungmin yang menatap Kyuhyun sendu.

" Aku bersunguh-sungguh mengajak Minhyun jalan-jalan, kalau kau tak berniat untuk pergi maka katakan saja tak mau. Aku bisa mengajak Minhyun jalan-jalan sendiri, tak perlu memojokanku terus seperti ini " Setelah itu Sungmin beranjak dari duduknya dan menggendong Minhyun meninggalkan Kyuhyun tanpa berpamitan terlebih dahulu. Kyuhyun terdiam menatap pintu ruangannya.

.

.

.

Kyuhyun masuk kedalam rumahnya, jam menunjukan pukul 20.30 dan tak ada siapapun didalam rumahnya karena keadaan rumahnya yang terlihat sepi.

" Sungmin kemana? " Guman Kyuhyun.

Kyuhyun bergegas menuju kamarnya namun tak mendapati Sungmin disana, dengan segera Kyuhyun menuju kamar Minhyun dan dilihatnya Sungmin tertidur di sofa kamar Minhyun sedangkan Minhyun pun terlelap di dalam box bayinya. Kyuhyun menghampiri Sungmin dan dilihatnya jejak air mata disudut matanya yang terpejam.

" Sudah berapa kali kukatakan jangan menangis " Kyuhyun melihat Sungmin dengan tatapan dinginnya. Setelah itu ia beranjak meninggalkan kamar Minhyun menuju kamarnya.

Setelah selesai mandi Kyuhyun merebahkan dirinya ditempat tidur, Kyuhyun melihat sisi tempat tidurnya yang biasanya ditempati Sungmin. Ia sadar kalau sikapnya pada Sungmin sudah keterlaluan namun itu ia lakukan semata-mata untuk menjaga jarak hubungannya dengan Sungmin. Ia terlalu mencintai istrinya, namun ia sadar kalau kedekatannya dengan Sungmin dulu jika sampai sekarang dia terus bersikap baik pada Sungmin akan memupukan harapan Sungmin padanya. Dan kalau suatu saat istrinya kembali, dipastikan Kyuhyun akan kembali pada istrinya dan kalau Sungmin terlalu memupuk harapan lebih padanya maka ia yakin pasti Sungmin akan semakin sulit melepasnya. Jadi lebih baik memupukan kebencian dihati Sungmin dari sekarang dari pada memupukan harapan palsu yang akan semakin menyakiti hatinya.

CKLEK

Pintu kamar terbuka dan menampilkan sosok Sungmin, Kyuhyun memperhatikan Sungmin yang berjalan menuju ranjang mereka tanpa melihat kearah Kyuhyun. Sungmin merebahkan dirinya memunggungi Kyuhyun sedangkan Kyuhyun menatap punggung Sungmin tanpa berniat menegurnya. Namun saat ingin membalikan tubuhnya dan memunggungi Sungmin namun secara tiba-tiba Sungmin mengeluarkan suaranya.

" Kyu, aku ingin mengatakan sesuatu " Ucap Sungmin masih memunggungi Kyuhyun.

" Katakanlah " Kyuhyun kini menatap langit-langit kamar mereka.

" Bisakah kau bersikap baik padaku? Setidaknya hargai aku sebagai istrimu, meskipun kau hanya menganggap aku istri sementara namun bisakah kau memperlakukanku dengan baik? Kita tidak tahu kapan istrimu akan kembali namun Minhyun akan semakin cepat tumbuh besar, bisakah kita bekerja sama menjadi orang tua yang baik untuk Minhyun? " Sungmin membalikan tubuhnya kehadapan Kyuhyun dan menatap Kyuhyun.

" Aku tak bisa " Kyuhyun masih tetap menunjukan sikap dinginnya pada Sungmin.

" Wae? Apa yang membuatmu begitu membenciku? Apa salahku? "

" Tak ada, bukan aku membencimu "

" Tapi sikapmu menunjukan kau membenciku ! Jangan perlakukan aku seperti ini ! " Sungmin yang sudah tak tahan melihat sikap Kyuhyun pun akhirnya meluapkan amarahnya. Sungmin mendudukan dirinya dan menatap Kyuhyun marah, Kyuhyun ikut mendudukan dirinya menghadap Sungmin.

" Aku melakukan semua ini karena tak ingin mempersulitmu ! Jika aku bersikap baik padamu maka jika istriku kembali maka kau akan sulit melepasku ! Bencilah aku mulai saat ini agar kau mudah melepaskanku " Sungmin menitikan air matanya, sikap Kyuhyun membuatnya bingung.

" Tapi aku tak bisa membencimu sekejam apapun kau menyakitiku Kyu, bisakah kita berjalan beriringan sampai waktu itu datang? Bisakah kau memeperlakukanku dengan baik seperti waktu kita kecil dulu ? " Sungmin menatap Kyuhyun dengan tatapan memohon.

" Aku tak bisa " Kyuhyun masih kekeuh pada pendiriannya.

" Kau jahat ! sewaktu kita kecil kau melindungiku dari siapapun orang yang menyakitiku dan membuatku menangis tapi sekarang justru kau yang menyakitiku lebih parah dari orang- orang itu hiks hiks uhuk uhuk hikss hiksss " Sungmin menangis sesegukan sambil terbatuk-batuk dan tubuhnya bergetar hebat. Air matanya membanjiri kedua matanya dan berjatuhan membasahi piamanya.

" Aku tak meminta cinta padamu hiks hiks, aku tak meminta kau berada disisiku selamanya hiks hiks uhuk hiks aku hanya meminta diperlakukan dengan baik tapi kau tak mau hik hik hik " Sungmin semakin bergetar, melihat itu membuat Kyuhyun tak tega. Dengan segera Kyuhyun menarik Sungmin dalam pelukannya.

" Mian, berhenti menangis " Kyuhyun mengeratkan pelukannya pada Sungmin dan membuat Sungmin menangis.

" Kembalikan Kyuhyun Oppaku yang dulu, kembalikan " Sungmin meraung raung sambil memukul-mukul punggung Kyuhyun.

" Mianhae, baiklah mulai sekarang aku akan bersikap baik padamu dan kita akan berusaha bersama membesarkan Minhyun dengan baik " Kyuhyun melepaskan pelukannya pada Sungmin dan menghapus air mata Sungmin.

" Yakso ? " Sungmin menghentikan tangisnya dan menatap Kyuhyun.

" Ne, yakso. Sekarang berhenti menangis dan kita pergi tidur " Sungmin menghentikan tangisnya dan mengangguk. Kyuhyun merebahkan tubuh Sungmin dan ikut merebahkan dirinya menghadap Sungmin entah sadar atau tidak namun kini Kyuhyun tidur sambil memeluk Sungmin.

TBC

Huwaaaaaa update juga chap 2, maaf kalau feel nya ga dapet dan ceritanya jelek. Aku mau mempercepat proses Kyumin baikan soalnya mau aku buat konflik baru lagi nanti. Mian yang kemaren udh ngereview hrus review ulang krna ff ini smpet dihapus sama admin ffn nya. Aku butuh kritik dan saran membangun, jadi mohon bantuannya ne.

Nurichan4 : umur sungmin 18 tahun kan dia baru lulu SMA ceritanya

Riesty137 : Rahasia siapa istrinya, liat aja smpe istrinya muncul ne

Hyuknie : Belum tau mau buat happy ending atau gak, tergantung permintaan ajaa

Heldamagnae : Iya mungkin chap2 berikutnya Kyuhyun baru menunjukan sikap baiknya aja, kalau jatuh cinta aku belum tau mau dibuat pas chap keberapa

Gienoona88 : iyaa gomawo mau melanjutkan baca ff ini yaaaah : )

: Ini udah dilanjuuuuut

Gomawo yang ngereview... Tolong Review chap 2 ini ne pleaseeeeeeeeeeeee : (