DISCLAIMER
NARUTO © MASA'SHI KISHIMOTO
LOVE TO LIVE © HYORINMARU UZUMAKI
Sumarry : Aku melangkahkan kakiku di sekolah berjalan dengan sangat memasuki areal sekolah baruku aku terus mengeluarkan cengiran mulai berpikir,bagaimanakah nanti rupa teman-teman ada temanku yang dari panti sekolah di itu terus berputar-putar di kepalaku.
.RnR.
A/N :Gomen lama ga ngapdet,Soalnya saya sibuk PKL *Anak SMK pasti Tau*,Brangkat pagi pulang ga ada waktu buat lanjutan ni hari Minggu aku juga tetep Maaf Please!
Chap Baru.
Beberapa Minggu Semenjak Naruto di adopsi.
Ada Siang pasti ada Malam,Malam telah sedikit kegelapan di beberapa menggeliat bangun dari singgasanaya untuk meneragi masih basah akibat embun kicauan burung dari Pagi yang sempurna untuk memulai aktifitas.
Di sebuah rumah,tampak seseorang sedang membangunkan seseorang.
"Naruto ayo bangun sudah pagi…" kata Iruka sambil mengetuk pintu kamar Naruto
"Hmm…"
Iruka membuka pintu kamar Naruto.
'Cklek…'
"Hmmmm…" Iruka hanya berdehem melihat posisi tidur Naruto.
Tidururnya di pinggir sekali,tangan kanan dan kaki kananya menjuntai Tangan kiri dan kakai kiri ada di atas tempat setengah di atas tempat tidur,setengahnya Jatuh.
'Pasti jatuh'pikir Iruka
Dan apa yang di pikirkan Iruka menjadi Naruto menggeliat
'Bruakk..'
Naruto jatuh dari tempat tidurnya.
"Aduh kok jatuh sih" kata Naruto sambil terpejam dan mengucek-ngucek matanya.
"Cepat cuci muka,sarapan sudah siap" Kata Iruka
"Iya."
Iruka kembali ke dapur,sedangkan Naruto mencuci muka lalu turun ke lantai 1 untuk sarapan.
Setelah duduk di meja Iruka mengajak Naruto mengobrol.
"Makan saja anggap rumah sendiri,mulai sekarang km sudah menjadi anakku"
"Terima kasih" kata Naruto
"Kau boleh meanggilku sesukamu"
"Ok,Pap" kata Naruto
"Nah gitu dong"kata Iruka sambil mengancungkan jempol
"Mari makan"
Mereka berdua makan,Iruka makan dengan tenang,sedangkan Naruto bersik sekali.
"Uhuk…"
"Makanya jangn cepat-cepat nanti kamu tersedak"
Naruto meminum air dengan tergesa-gesa.
"Setelah makan kita jalan-jalan di sekitar sini agar kamu tak tersesat" kata Iruka sambil meminuym airnya
"Baiklah pap" kata Naruto
Setelah makan mereka membersihkan meja makan dan duduk dulu di ruang jam 10 pagi mereka pergi.
"Itu Rumah Om Kakashi" kata Iruka menunjunk rumah tetengganya di sebelah kanan
"Ia mengajar di SMA Konoha High,mungkin jika kau Sekolah di sana kau akan bertemu denganya"
Mereka berjalan lagi.
Iruka mengenalokan Naruto pada lingkungan jam 1 siang.
"Kita Makan siang di sini ya" kata Iruka sambil menunjuk sebuah warung ramen
"Ayo"
Mereka berdua memasuki warung Ichiraku tersebut dan memesan porsi biasa sedangkan Naruto porsi Jumbo.
"Pap,Aku boleh Nambah lagi????" Tanya Naruto
"Tentu saja"
"Paman satu lagiii…" Kata Naruto
"Segera datang" kata Paman Teuchi
Mereka melanjutkan Saat naruto memesan mangkuk ke 8 Iruka bertanya.
"Masih muat tu perut,Naruto" Tanya Iruka tengan tampang tak percaya
"Masih,mungkin sampai 15 mangkok"
"HAHHHH…." Iruka terkejut
"Kecil kecil makanya sekarung"
"Masih masa pertumbuhan" Kata Naruto asal
Iruka berhenti bertanya dan melanjutkan meonton Naruto memakan saja hanya dua mangkuk ukuran di mangkuk ke 10 Naruto berhenti.
"Kenapa berhenti" Tanya Iruka
"Takut uang pap abis buat bayar ramen" kata Naruto
Iruka Sweatdrop.
"Taka pa pesan saja lagi" kata Iruka
Padahal ia sudah was-was.
"Tak usahlah pap" Kata Naruto
Iruka menghembuskan napas.
'Syukur'
Setelah mereka balik ke rumah dirumah sudah jam 3 istirahat di balkon rumahnya.
"Naruto Usiamu sekarang berapa?" Tanya Iruka
"8 tahu pap"jawab Naruto
"Mulai besok kau akan Sekolah di Akademi Konoha" kata Iruka
"Besok persiapkan dirimu,kita berangkat pagi-pagi" Katanay lagi
"Kita Main PS 2 dulu yuk" Ajak Iruka
Mereka meuju ke ruang menyalakan TV dan menyalakan PS 2nya.
"Pap,aku mau main ini" kata Naruto sambil mengacunbgkan sebuag DVD game.
"Downhill Domination*Game Faforit Author ni*" guman Iruka
"Boleh" kata Iruka
Mertekapun main dengan permainan.
"Pap.."
"Hmm…"
"Terima kasih" kata Naruto
"Teriama Kasih apa Naruto?"
"Teriam kasih karena kasih sayang yang pap berikan,terima kasih karena pap membuat hidupku lebih berwarna,terima kasih atas segala-galanya.." kata Naruto
Iruka Tersenyum.
Naruto memeluk Iruka sambil menangis.
"Sudahlah Naruto" Kata Iruka
Setelah tangisan Naruto Agak mereda,mereka makan malam,.Tentunya setelajh mematikan TV dan PSnya.
"Nah Naruto kau tidur dulu,agar besok bisa banun pagi,jika tidak Pap akan menyeretmu ke kamar mandi" ancam Iruka
"Pasti pap"
Naruto kemudian ke kamarnya lalu Iruka menyeduh kopi lalu duduk di balkon lantai 2 mengenag saat-saat Istrinya masih hidup.
'Yuki,aku sudah mengadopsi anak seperti yang kau inginkan'
'Ku harap kau senang di sana'
Iruka tak menyadari air matanya menetes"
Flashback 2 tahun lalu
"Iruka aku HAMILLLL" Triak Yuki dai dalam kamar
"APAAA????"
"Aku HAMIL"
Iruka tersenyum,mereka berdua lalu duduk di ruang keluarga.
"Jika Anak ini lahir laki aku berharap anaknya ceria,berambut hitam,Matanya biru seperti mataku,dan sifatnay apenyabar sepertima"
"Namun jika anak yang lahir aku ingin dia sepertiku,semuanya,sehingga terlihat seperti aku dalam versi kecil"
"Haa…ha…ha…" Iruka hanya tertawa.
7 Bulan kemudian.
Hari Rabu Tgl 27-03- xxxx,Jam 07.00 AM
"Kau istirahat saja dirumah,jangan kemana-mana,Kau tengah hamil besar" Kata Iruka menasehati Istrinya
"Baik" Balasnya
"Aku mau pergi dulu," Kata Iruka
"Jangan lama-lama"
"Ya".
Iruka meniggalkan Istrinya di rumah sementara ia pergi ke tempat kerjanya.
Setibanya di kantor ia bekerja seperti pulang kantornya Jam 03.00 Ia pulang ia mendapati istrinya tengah tidur di ruang membangunkanya.
"Yki-Chan ayo bangun,sudah sore" Kata Iruka
Istrinaya,Yuki,Menggeliat bangun.
"Oh,sudah sore,Sudah tadi pulangnya Suamiku."
'Baru saja…."
"Bagaimana kalau kita jalan-jalan ke taman"
"Usul yang bagus,tunggu sebentar aku ganti baju" Kata Istrinya
Tak lama Istrinya muncul lagi dengan Baju yang berjalan menuju ke sekitar 100 meter dari duduk-duduk di kursi taman,yang berdekatan dengan jalan raya yang selalu ramai.
"Bagaimana kalau anak kita kembar?" Tanya Istrinya Iruka.
"Semoga,aku inginya Laki-laki dan anak saja cukup" Kata Iruka
Ketiak sedang asyik-asyiknya -tiba Ada seorang anak berusia sekitar 6 tahun berlari menyebrang ,Istri Iruka melihat ada mobil yang melaju kencang ke lalu berlari menujku kea rah anak tersebut
"Istriku kamu mau kemana" Tanya iruka
Yuki tetap berlari Iruka lau menyusul Istrinya.
"Awassss." Kata Yuki sambil mendorong Anak kecil itu
"Bruukkkk"
Anak itu terlempar ke Yuki terduduk di tengah Jalan.
"Kamu tak apa-apa?" Tanya Iruka yang baru tiba di tempat istrinya
"Awass" Kata Yuki lagi
Yuki mendorong Iruka lagi ke seberang Jalan
"TIIIINNNN…………TIIIIINNNN…….TIIINNNNN…."
Sebuah Mobil yang di lihat Yuki tadi dating dengan kecepatan yang sangat tinggi.
"YUUUKIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII……………………"
"CKITTTTTTTTTTTTT………………………………..BRUKKkkkk"
Mobil berhenti mendadak,Namun mobil tersebut masih berjalan,Tabrakanpun tak terhindarkan,Tubuh mungil Yuki terlempar hingga lima meteran.
"YUUKIIII" Teriak Iruka sambil berlari meuju tubuh istrinaya yang tergolek lemah.
"Yuki Bertahanlah…." kataiRuka sambil memangku Istrinya.
Pengunjung taman berlarian menyju laokasi lama Ada Ambulance seorang pengunjung yang itu mobil yang menabraknya melihat pengendara itu kabur tak berhasil is tetap berjalan Istrinya segera di naikkan ke dalam Ambulance.
"Istriku bertahanlah,Demi aku dan Anak kita" Kata Iruka di dalam mobil
"Uhukk….uhukkk" Istrinya Batuk
"Suamiku,berjanjilah tidak akan bersedih jika aku meniggal"
"Jangan…Jangan berkata seperti itu,Kau tak mungkin meningal"
Istrinya baru akan membuka mulutnya,tapi seketika itu juga tangnya jatuh terkulai ke meninggal.
"YUUUKIIIIIIIIIII"
"SADARLAH,KAU TAK BOLEH MENINGGAL" Teriak Iruka
Iruka menagis di dada istrinya sambil sesekali menyebut nama setelah Istrinya meninggal,Istrinya di kubukan di Kuburan -kali iruka mengalami depresi tetangganya beserta istrinya berkali-kali datang kerumah iruka untuk menghiburnya.
End of flashback
"Pap,tidak tidur?" Tanya Naruto
"Kamu?" Tanya Iruka balik
"Aku tidak bisa tidur,aku perhati'in dari tadi pap duduk termenung di sini,sudah malam baik buat kesehatan" Kata Naruto
"Taka pa Pap cuma lagi mengenang masa lalu aja"
"Tidur yuk,Di Kamar Naruto"
"Ayo" Kata Iruka
Mereka lalu kekamar Naruto untuk tidur bersama.
-o0o-
Kesokan harinya.
Iruka bangun lebih dulu dari menyiapkan sedang mamasak.
"Pap" Kata Naruto sambil mengucek-ngucek matanya
"Ada apa Naruto?" Tanya Iruka
"Taka pa,hanya ingin menyapa saja" Kata Naruto
"Kali ini makan apa?" Tanya Naruto setelah berada di sebelah Iruka yang dekat dengan kompor.
"Kare aja" Kata Iruka
"Aku pesen yang Super Duper Ekstra Pedas ya*Ceritanya Naruto suka yang pedas-pedas*" Kata Naruto.
"Yakin ni?" Tanya Iruka sambil mengaduk Kare
"Yakin sejuta persen" Kata Naruto
"Yasudah,kamu mandi dulu,setelah sarapan kita ke sekolah barumu"
"SIAP!!!" KAta Naruto
Naruto lalu Iruka
Iruka POV
'Akan ku gunakan bumbu rahasia istriku'
'Ha…ha…ha…' kata batin iruka sambilo menunjukkan evil smilenya
Tak lama masakanya jadi dan Naruto sudah selesai Naruto hendak memakan kare di sendok pertama,Iruka terus memperhatikan Naruto.
"Ada apa pak,kok di liatin terus?" Tanya Naruto
"Taka apa-apa hanya ingin mendengar pendapatmu mengenai Kare buatanku"
"Oooh.."
"Itadakimasu.."
Iruka terus memperhatikan Naruto,Ia tak mengalami apa-apa.
'Mungkin salah resep' Pikir Iruka
Ia lalu mencoba Kare yang sama dengan Naruto,Pada saat mendekati mulut hidungnya menangkap bau yang sangat pedas tapi tak di hiraukan,baru saja menyentuh lidah
"AAAAAAAAAHHHH…." teriak Iruka.
Dari mulut Iruka serasa ada semburan api,Mirup Katon Goukakyou no Jutsunya Klan Uciha,sejak kapan Iruka bisa Goukakyou no jutsu.
Naruto yang melihat hanya tertawa.
"Ha..ha…ha…"
Iruka lalu meminum air lalu melanjutkan makan.
'Kenapa ia tak kepedasan' Pikir Iruka
'sudahlah'
Meraka lalu lama mereka selesai lalu berangkat menuju Akademian atau Akademi*mirip Sekolah SD*.Tak lama mereka sampai di ruang kepala mendaftarkan Naruto,dan mulai besok Naruto sudah bisa Akademi di kelas 1A.Berhubung baru jam 11 mereka berdua keliling Akademi agar besok tak puas keliling-keliling mereka pulang.
Time skip,Pagi keesokan Harinya.
"KRIIIIIIIIIIINNNNNGGGG….."
"BRUAKK…"
"AWWWWW…."
"BRUUAKKK"
"ADOWHH…."
Iruka berlarian ke kekamar membuka pintu dengan keras hingga menimbulkan bunyi.
"Bruakk.."
"Ha…ha…ha…" Iruka hanya tertawa
Bagaimana tidak tertawa,Naruto jatuh dari tempat tidur dengan posisi tidak dibawah kaki di atas tempat covernya berantakan,Jam weker hancur berkeping-keping.
"Kau apakan Jamnya Naruto?" Tanya Iruka
"Cuman aku adu dengan tembok,mau tau siapa yang menang," Jawab Naruto
Iruka cuma tertawa.
"Dah sana mandi,Sepet tar telat brangkat" kata Iruka
"Yo'a" Balas Naruto.
Naruto lalu perge ke kamar 2 menit dia sudah siap di bawah*Mau dong di ajarin caranya mandi kilat*.^_^.
Mereke sarapan setelah selesai sarapan mereka pergi ke perjalalanan *????*
"Naruto"
"Ehm…"
"Naruto.."
"Ehm…..""
"Narto,Eh Naruto"
"Ehmmm….."
"Naruto….."
"Apa'an sih mangil-manggil" kata Naruto sambil masang muka cemberut.
"…."
"Knapa?" Tanya Naruto lagi
"Tak ada,"kata Iruka dengan tampang Inonence*Betul ga nulisnya*
Naruto Sweatdrop.
Ketika berbang Akademi sudah dekat,kira-kira 5 meter lah.
"Naruto,Pap tinggal dulu ya,masih banyak kerjaan di kantor"
"Nanti sekitar Jam 2 pap jemput"
"Okelah kalau begitu"
Kemudian Naruto pergi meninggalkan Iruka di depan Gerbang Akademi.
Naruto P.O.V
Aku melangkahkan kakiku di sekolah berjalan dengan sangat memasuki areal sekolah baruku aku terus mengeluarkan cengiran mulai berpikir,bagaimanakah nanti rupa teman-teman ada temanku yang dari panti sekolah di itu terus berputar-putar di kepalaku.
"Jarak dari panti tak jauh dari sekolah ini hanya 2 km" guman Naruto sambil terus berjalan menuju halaman depan sekolah
Jam baru menunjukkan angka 06.40,jadi sekolahan masih sepi.
"Tapi jika dari rumahku yang sekarang jaraknya 5 Km" gumannya lagi
Ia menemukan sebuah bangku duduk memasukkan tanganya di sakunya dan mengeluarkan sesuatu.
"Aakah ia masih mengingat aku"
"Hatchim……"
"kau taka pa Sakura?"Tanya ibunya
"Taka pa bu"
Naruto melihat Jam tanyanya.
"Sudah jam 07.20 sebaikya aku ke kelas" kata Naruto.
Karena kemaren ia sedah berkeliling sekolah ia jadi mudah menemukan kelasnya.
Ia berhenti di depan menarik menghembuskanya,
End Of Naruto POV
"Srek…"
Suara pintu melangkahkan kakinya memasuki kelas.
"Oh kau…." Kata Shizune*Shizune jadi wali kelas Naruto di akademi*
Naruto mendekat kea rah Shizune.
"Anak-anak hari ini kita kedatangan murid baru"
"Berhubung sekarang jam bahasa Inggris,*Anak SD pelajaranya berat-barat*Sialahkan perkenalkan dirimu dalam Bahas Inggris"Kata Shizune lagi
"Hallo everybody..
My name is Uzumaki Naruto,You can call me Naruto or what you want,
I Live at Fox Street no 10,Any Question?"Kata Naruto dalam bahas inggris.
"Oh Great.." Kata Shizune
Ketika Naruto menedarkan pandangan ke seluruh melihat seseorang yang di kenalnya,Ketiaka ia melihat Naruto,ia tersenyum lebar
'KIBAAA….' Teriak inner Naruto.
"Nah Naruto kau boleh duduk di manapun kau mau"
"Trima kasih Sensei"
Naruto berjalan ke bangkunya deret ke dua dari pintu dan baris ke 3 dari depan.
"Eh nar loe sekolah di sini juga" dapa Kiba sambil adu pukul tangan .*tau kan maksud Author?*
Naruto membalas pukulan tangan Liba dengan tanganya,Naruto duduk di sebelah kiba.
"Ya iyalah,masa gue ga sekolah,pap gue yang ngusulin gue sekolah di sini" kata Naruto berbisik kepada Kiba
"Selain elo,yang lain ada juga sekolah di sini?" Tanya Naruto.
"Ada,Suigetsu ma Karin di kelas B,Jugo di kelas C,dlll" kata kiba.
Bel istirahat Bel penyelamat murid-murid yang kelaparan.
Beberapa anak ada yang tinggal di memperkenalkanya satu-satu
"Itu anak ynag lagi tidur namanya Shikamaru,Nara sebelahnya Shikamaru,Hobinya tidur dan main yang lagi makan keripik kentang namanya Chouji,Akimichi Chouji,Jangan mengatakan kata.."
Kiba lihat kanan-kiri,setelah di rasa aman ia mengatakanya dengan sangat pelan,
'…Gendut…'
"…atau kau mau tubuhmu babak belur di pukulinya"
Naruto hanya cengir-cengir.
"Cewek yang berkuncir 4 itu namanya Temari,Sabaku no Temari,Ayahnya yang punya perusahaan Sabaku Corporation." kata Kiba Lagi
"Ouh..Keren" komentar Naruto
"Lalu itu bla…bla….bla…."
Tiba tiba.
"Kita ke kantin yuk's" ajak Naruto
"Ayo"
Mereka berdua ke kantin itu sudah penuh sesak.
Akademi,Sekolah Naruto sekarang adalah sekolah unggulan yang ada di kota tepat di tengah-tengah bisa dibilang lengkap untuk ukuran anak berusia 8-14 tahun,ada Lapangan olahraga di depan dan belakang sekolah,Perpustakkan lengkap,lapangan Olahraga inndor.*Jangan mengharapkan lebih *.Jumal total murid Sekolah ini adalah 400 kelas satunya saja ada seratus orang lebih untuk masalah kantin,Kantinya ada dua terletak berkauhan dan berlainan di ujung kanan dan satu lagi di ujung kiri menggunakan bangunan terpisah agar bisa menampung lebih banyak lagi siswa.
Mereka berdua duduk di pojok kanan depan,dekat dengan pintu keluar duduk di tempatnya sementara Kiba memesan makanan.
Tak lama mereka balik lagi ke kelas.
Pelajaran kali ini adalah pelajaran Matemetika,Gennma-Sensai yang mengajar.*Betul ga nulisnya??*
Naruto POV
Aku duduk termenung menghadap ke hanya berharap kehidupanku tak sesuram guru belum datang aku hanya tiduran di bangkukuj.
"Kib, kalau nanti guru datang bangunin aku ya"
"Okelah kalau begitu"
Setelah mengiyakan permintaan Naruto,Kiba lalu memealingakan wajahnya kearah lain.
Aku memalingkan awjahku dari KIba lalu aku mengamati sepasang burung yang tengah bercanda di atas pohon dekat kelas Naruto.
'Andai aku bisa seperti itu'
Aku terus mengamati burung itu hingga tak menyadari keadaan kelas yang telah aku tak menghiraukanya,Aku melanjutkan mendengar beberapa kali namaku di panggil tapi aku hanya daim,Palingan juga …
"Uzumaki….."
Aku merasa namaku di panggil namun aku diam saja,palingan itu Kiba pikirku.
"Uzumaki….."
"….."
"UZUMAKI NARUTOOO…"
"Kib mangil gue jangan terik dong!!!" seruku dengan cepat ketika berhasil duduk dengan benar
"Ha…ha….ha…ha.."
Seisi kelas menertawakan aku,Aku hanya menapap tajam kea rah kiba,dari gerak geriknya seolah olah dia mengatakan aku-sudah-membangunkanmu-tapi-kau-tak-mendengarku.
End of Naruto POV
"Berdiri di lorong" Kata Sensai dengan toanya.
"Hai-sensai"
Sementara Naruto di hokum pelajaran di dalam di lanjutkan.
"Teett….tetttt…..tettt"
"Hore….." teriak seluruh mudid kelas Naruto
"Pelajaran kali ini cukup sini,Jangan lupa kerjakan PR-nya"
Murid-murid seolah-olah tak menghiraukan perkataan gurunya,mereka tetap sibuk dengan urusan masing ini Naruto pulang di jemput oleh dia hanya bisa menunggu dan menunggu di gerbang sekolah.
"Nar kamu ga papa sendiri di sini?" Tanya Chouji
"ga papa,Klo mau pulang pulanga aja sana" Kata Naruto
Chouji dan beberapa temanya lalu pergi dari lama Mobil Iruka tampak dari kejauhan.
"Menunggu lama?" Tanya Iruka setelah tiba di dekat Naruto
"Tak lama,Baru saja nunggu Tiga jam lebih" Kata Naruto santai
"Taiga jam???" Tanya Iruka kaget
"Bo'ong"
"Ayo Pulang" Kata Naruto
Mereka Lalu Pulang lama Mereka sampai Ganti baju,makan lalu tidur. Gitu doing kerjaanya kalau sudah pulang dari sekolah.
-TBC-
A/N :Maaf kalau fict ini aneh,genrenya belum ga chapter depan baru memasuki alur sebenarnya -Ha…ha…ha..-Ketawa kalau ada kesalahan kata ,ada beberapa miss ku sibuk bangat soalnya masuk pagi pulang malam jadi ga ada kesempatan bwt update fictnya jadi sekali lagi 'Harap Maklum',Diantara Senpai ada yang dari Bali ga?.
Chap ni ku upload pake hp,jadi ga di edit.
Ada yang ngerti PKL ga?.PKL = Praktek Kerja Langsung.
Review Please!!!,Flame Juga ga apa-apa,tapi yang membangun ya.
