Disclaimer: Hasheo ga punya Naruto, yang punya Masashi Kishimoto-sensei
Hai semuanya.. Akhirnya Hasheo berhasil juga mengupdate fic ini setelah melalui jalan yang cukup berliku-liku dan panjang karena lagi mendaki gunung (lho?)
Btw sesuai janji, Hasheo mengupdate fic ini pas puasa.. Bagi yang nunggu Konoha Detectives, sabar aja ya.. Soalnya Hasheo juga lagi buat ficnya..
Enjoy this fic..
Author Note:
Cetak Tebal: Teks Lagu
Cetak Miring: Yang ada di pikiran si tokoh
Cetak Miring dan Tebal: Judul lagu
" ": Percakapan
With Me
Chapter 2: Pertemuan
Dua bulan kemudian..
Sasuke, Karin, dan Sakura telah membentuk sebuah grup vocal yang bernama, 'With Me'. Kebetulan, mereka pergi ke tempat les vocal bersama. Mereka bertiga memiliki suara yang khas yang dapat mengisi satu sama lain. Pengajar di tempat les vocal itu sangat gembira karena memiliki murid yang memiliki bakat menjadi penyanyi terkenal.
Saat With Me pertama kali dibentuk, mereka disuruh menyanyikan sebuah lagu, akhirnya mereka menyanyikan sebuah lagu..
Music Time:
Andra & The Backbone – Sempurna
Sasuke:
Kau begitu sempurna..
Dimataku kau begitu indah
Kau membuat diriku akan selalu memujamu
Sakura:
Di setiap langkahku..
Ku kan selalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu
Karin:
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa
Together:
Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku, lengkapi diriku
Oh sayang engkau begitu..
Sempurna..
Sakura:
Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku
Sasuke & Karin:
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa
Together:
Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku, lengkapi diriku
Oh sayang engkau begitu..
Sempurna..
Music ends..
Penampilan With Me benar-benar sangat memukau, sampai-sampai pengajar les vocal di tempatnya ingin segera meluncurkan album yang khusus untuk mereka. Mereka masih memikirkannya sampai sekarang.
Mereka pernah beberapa kali manggung di kafe-kafe dekat sekolah mereka. Banyak yang tertarik dengan suara mereka. Namun, mereka biasanya langsung pulang setelah manggung..
Hubungan Sasuke dan Karin menjadi jauh lebih dekat lagi setelah mereka membentuk grup vokal. Sasuke mulai merasa Karin telah berubah menjadi Karin yang dia impi-impikan dulu. Karin pun juga merasa bahagia karena Sasuke sekarang sudah memperhatikannya dan mulai mengerti tentang dirinya..
Lalu? Bagaimana dengan Sakura? Sakura merasa enjoy meskipun dia berada diantara mereka berdua. Sakura sangat bahagia melihat Sasuke dan Karin bisa akrab satu sama lainnya. Hubungan Sakura dengan keduanya pun juga semakin baik.
"Sakura, kita akan manggung dimana minggu ini?" tanya Karin
"Tunggu sebentar ya," Sakura mengambil jadwal dari dalam tasnya dan mulai membaca jadwalnya, "Ah, sepertinya minggu ini kita tidak ada acara manggung!"
"Wah, asyiknya.. Bagaimana kalau akhir pekan ini, kita jalan-jalan ke mall? Sudah lama sekali aku ingin jalan-jalan bersama." ajak Karin
"Ide yang bagus, aku setuju.." kata Sasuke
"Asyik, Sasuke-kun mau.. Kalau kamu gimana, Sakura?" tanya Karin
"Yah, mungkin ikut, mungkin juga tidak.." Sakura menatap mereka berdua
"Tapi usahakan ikut ya.. Aku ingin kita bersama-sama.." Karin memohon..
"Baiklah.. O iya sebentar, aku mau ke kamar mandi dulu ya.." Sakura membuka kenop pintu dan keluar..
Sakura berlari menuju kamar mandi, dalam pikirannya dia selalu berpikir bahwa dirinya hanya sebagai orang ketiga diantara hubungan Sasuke dan Karin. Dia takut jika terus bersama mereka berdua, dia lama-lama malah akan jatuh cinta dengan Sasuke. Dia tidak mau menyakiti hati Karin seperti waktu itu lagi..
Kemudian, Sakura kembali ke tempat Sasuke dan Karin berada. Mereka memulai latihan bernyanyi lagi. Namun sesaat sebelum mereka menyanyikan sebuah lagu, Karin jatuh pingsan. Sasuke dan Sakura menjadi panik dan segera menuju rumah sakit.
Sasuke merasa sangat khawatir jika terjadi apa-apa terhadap Karin. Beberapa saat kemudian, dokterpun datang memberitahunya..
"Bagaimana keadaan Karin, dok?" tanya Sasuke cemas
"Tenang saja, dia hanya kelelahan saja. Dia hanya butuh banyak istirahat." kata dokter
"Syukurlah, Sasuke-kun.." kata Sakura
"Iya..", sambil menengok ke arah Sakura, kemudian dia melihat ke arah dokter lagi, "Apakah aku boleh menjenguknya, dok?" tanya Sasuke
"Silahkan.." dokter mempersilahkan Sasuke masuk..
"Sasuke-kun.." Sakura melihat Sasuke yang tampak bahagia karena Karin ternyata baik-baik saja.
"Apakah kau teman dari mereka berdua?" tiba-tiba dokter itu bertanya kepada Sakura
"Iya.. benar.. Memangnya kenapa, dok?" jawab Sakura
"Sebenarnya aku ingin merahasiakan ini, tapi sepertinya tidak baik juga. Karena itu aku mau menceritakan sesuatu kepadamu." jawab dokter..
"Sebenarnya ada apa, dok? Apakah ini suatu kabar baik atau kabar buruk?"
"Sayangnya ini adalah sebuah kabar buruk.." dokter itu menyampaikan dengan tampang yang sedih..
Sakura melihat ada sesuatu yang amat penting yang disembunyikan oleh dokter itu. Sakura berusaha untuk tenang, kemudian dia bertanya lagi..
"Ceritakan padaku, dok.. Aku siap mendengarkan semuanya.." kata Sakura
"Begini, Karin mengalami anemia yang amat hebat. Jika terus dibiarkan, bisa-bisa sel darah merahnya akan semakin menipis. Dari hasil diagnosa tadi, telah diketahui bahwa trombosit dan leukositnya menurun dengan sangat drastis." kata dokter
"Jadi, kemungkinan, dia terkena leukimia?" tanya Sakura
"Itulah kemungkinan terburuk yang akan terjadi, tapi kami akan berusaha untuk menyembuhkannya." jawab dokter
"Ya, baiklah.. Terima kasih, dok.."
"Sama-sama, baiklah kalau begitu, saya permisi dulu.." jawab dokter
Sakura yang mendengarkan ucapan sang dokter itu tiba-tiba meneteskan air matanya. Kemudian dia berlari menuju ke kamar mandi, sambil berlari dia mulai bersenandung hingga akhirnya dia sampai ke kamar mandi..
Music Time:
Sherina – Lihatlah Lebih Dekat
Hatiku sedih..
Hatiku gundah..
Tak ingin pergi berpisah..
Hatiku bertanya
Hatiku curiga
Mungkinkah kutemui kebahagiaan seperti di sini
Sahabat yang selalu ada
Dalam suka dan duka
Sahabat yang selalu ada
Dalam suka dan duka
Tempat yang nyaman
Kala ku terjaga
Dalam tidurku yang lelap
Pergilah sedih
Pergilah resah
Jauhkanlah aku dari salah prsangka
Pergilah gundah
Jauhkan resah
Lihat segalanya lebih dekat
Dan ku bisa menilai lebih bijaksana
Mengapa bintang bersinar
Mengapa air mengalir
Mengapa dunia berputar
Lihat segalanya lebih dekat
Dan ku akan mengerti
Music ends..
Sakura berjalan perlahan menuju ke ruang tunggu. Dia benar-benar shock begitu mendengar bahwa sahabatnya jatuh sakit. Beberapa saat kemudian, Sasuke keluar dari kamar Karin.
"Bagaimana keadaan Karin?" tanya Sakura
"Ya, sepertinya benar kata dokter, dia baik-baik saja." jawab Sasuke
"Syukurlah.." jawab Sakura dengan memasang tampang senang yang dipaksakan
"Ada apa, Sakura? Kok kamu jadi ikut-ikutan pucat?" tanya Sasuke yang menyadari keanehan Sakura
"Eh, tidak.. Tidak ada apa-apa.." Sakura berbohong
"Baiklah kalau begitu," jawab Sasuke, "Tapi aku yakin, Sakura pasti menyembunyikan sesuatu.. Mungkinkah.." pikir Sasuke
"Ada apa Sasuke?" Sakura sekarang gantian bertanya
"Ah, tidak apa-apa.. Oiya katanya Karin baru bisa pulang seminggu lagi, bagaimana jika minggu ini kita mencari hadiah untuk Karin?" tanya Sasuke
"Ya baiklah, tapi kapan?" tanya Sakura
"Bagaimana kalau hari Kamis? Hari Kamis kan tanggal merah.." jawab Sasuke
"Oke.. di Mall Konoha kan?" tanya Sakura
"Iya.. Ku tunggu kau di tempat biasa ya.." kata Sasuke
Pada hari Kamis, Sakura sudah sampai terlebih dahulu di Mall Konoha lebih awal. Kemudian dia menunggu Sasuke di Star Kono Coffee sambil menikmati hangatnya secangkir kopi yang meleleh di lidahnya.
Saat Sakura sedang menunggu Sasuke dan dia sedang minum kopi dengan santai, tiba-tiba dia melihat sesosok orang yang dikenalnya. Dia segera memalingkan muka dari orang itu. Beruntungnya, orang itu tidak melihat Sakura. Beberapa saat kemudian, Sasuke datang dan menghampiri Sakura..
"Gomen, aku terlambat.. Tadi kakakku ngomel-ngomel dulu di rumah.." kata Sasuke
"Ya tidak apa-apa, eh iya, apa kita tidak segera mencari hadiah untuk Karin?" tanya Sakura
"Kenapa terburu-buru? Santai saja, lagipula sudah lama aku tidak minum kopi disini.." jawab Sasuke
"Ah, gawat! Jika semakin lama berada di sini, sudah pasti aku akan bertemu dengannya.." pikir Sakura, "Oh, baiklah.. Tapi sebentar saja ya.." kata Sakura
"Ya, tenang saja.." jawab Sasuke santai
Namun, Sasuke ternyata lama sekali dalam menikmati kopinya. Sudah 15 menit berlalu, sejak Sasuke meminum kopinya, namun kopi yang tersisa pada cangkirnya masih banyak. Akhirnya, karena Sakura sudah tidak sabaran, akhirnya dia menarik Sasuke untuk pergi ke luar..
Sayangnya, saat Sakura menuju ke luar, dia bertabrakan dengan orang yang dia kenal tadi. Pemuda itu mengenakan jaket berwarna oranye dan memakai topi. Di balik topi itu, terlihat rambut pirang dan matanya yang berwarna biru.
"Sakura, ya?" tanya pemuda itu
Sakura berusaha mengacuhkan pemuda itu. Dia pura-pura tidak kenal dengannya, namun tangan pemuda itu menahan gerakannya.
"Sakura.. kau pasti Sakura, aku tidak mungkin salah.." jawab pemuda itu
"Apa yang kau lakukan?" Sasuke menghampiri keduanya
"Sasuke, aku mohon jangan ikut campur.. Ini masalahku dengannya." jawab Sakura sambil menghalangi Sakura
"Tapi.." Sasuke menjawab
"DIAMLAH!" Sakura secara tidak sadar membentak Sasuke
"..." Sasuke hanya terdiam mendengar Sakura pertama kali membentaknya
"Aku mohon, Sasuke.. Aku harus menyelesaikan masalahku dengannya. Oke?" nada suara Sakura mulai melembut
"Baiklah, Sakura.." jawab Sasuke
Sakura dan pemuda itu saling bertatap muka. Sasuke hanya diam memperhatikan.
Pemuda itu kemudian membuka topinya.. Terlihatlah seorang pemuda yang berambut spike yang berwarna pirang. Kemudian keduanya berpelukan.
"Sakura.." bisik pemuda itu
"Naruto.." bisik Sakura
To Be Continued..
HUWAAA..
Aneh banget..
Maaf ya kalo misalnya terlalu OOC..
Yeah..
How was it?
Apakah kalian suka?
Reviewnya ditunggu ya..
Thanks for reading!
Don't forget to review..
hehe..
I will update it as soon as possible..
