Title : Werewolf (Part 1)
Author : Roselin KaiSoo ChanBaek Hard Shipper
Rated : M.
Pairing : KaiSoo
Genre : Romance and Fantasi
DISC : para cast hanyalah milik tuhan YME, orang tua, dan SM Ent. Walaupun mereka bukan milik saya, tapi ff ini murni ide saya.
Summary : seorang alfa yang kuat tidak hanya harus kuat didalam kaumnya, tetapi harus kuat untuk melingdungi betanya. "Aku mencintaimu Kyungsoo, maukah kau menjadi betaku?"
Author's note : Haloha lagi reader :D author bawa WEREWOLF part 1 nih? Dan hari ini author bawa part 1nya, yang kemarin minta next next next jangan lupa review loh! Hehe nyalem Pemberitahuan juga ya, untuk NCscene KaiSoo dilakukan pada part terakhir, lama? Iya, sengaja. Author harus belajar bikin ff NC yang baik dulu, karena ini adalah ff pertama author yang bergenre M. Pertama! Terlalu banyak curhatan ya? Yaudah, silahkan baca part 1 ini. Dan maaf karena author bikin NCscene Kai sama orang lain. Maaf sekali.
Warning : BL/ BoysLove/Shonen Ai. Miss typo(s), alur enggak nyambung, geje, aneh, EYD asal, asem, asin, manis, pahit dan lain-lain.
Happy Reading
KaiSoo in here~
DON'T READ IF YOU HATE YAOI
Rose!
WEREWOLF PART 1
JONGIN POV
Aku memutar bola mataku malas, untuk yang kesekian kali tentunya. "Eomma, geumanhae. Aku harus pergi sekarang!" gerutuku. Kulihat eomma masih setia menangis dalam dekapan appa, merengek agar appa menelepon asrama dan membatalkan pendaftaranku. Oh ayolah, bukankan kemarin eomma menyuruhku untuk pergi keasrama ? Dan lihat sekarang eomma memohon agar aku tidak pergi. Hah, aku tidak mengerti pikiran para beta!
"Sudahlah Boo, kai harus pergi dan menemui betanya, sudah waktunya dia untuk menemui takdirnya" appa masih setia menenangkan eomma untuk yang kesekian kalinya, "Hiks.. Hiks... Yunnie, bagaimana kalau Jonginie tidak pulang lagi? Bagaimana kalau kita tidak bisa bertemu dengan Jonginie lagi?"
He?Apa yang eomma katakan? Tidak pulang lagi? Tidak dapat melihatku lagi? Aku hanya akan pergi keasrama bukan berperang.
Eomma selalu saja berlebihan jika anaknya akan berangkat keasrama, Oh ayolah, bahkan aku adalah anak terakhirnya yang pergi keasrama itu.
"Eomma?"
Eomma berpaling padaku, air mata masih menghiasai wajah cantiknya. "Aku hanya akan pergi sebentar, aku janji setiap liburan aku akan pulang mengunjungi eomma dan appa"
Eomma melepaskan pelukan appa dan berjalan kearahku, "Kau sudah berjanji Jonginie, jangan lupa pulang membawa betamu!"
"Biar aku yang mengantarmu" Suho hyung berjalan lebih dulu memasuki mobilnya dan menyalakan mesin.
"Kau siap?" tanya Suho hyung ketika aku sudah duduk dikursi sampingnya. Kuhela napas, ahh ini adalah napas terakhir kebebasanku. Mulai nanti, hidupku tidak akan sebebas ini, yah setelah menemukan betaku.
"Jangan khawatir, hidupmu tidak akan terkekang dengan adanya beta. Bahkan kau akan sangat membutuhkan betamu nanti, kau bahkan bisa melakukan apapun pada betamu" Suho hyung menyeringai padaku, kubalas seringaiannya dan dia mulaimenjalankan mobilnya melewati susunan pohonan yang lebat, menembus hutan, berjalan menuju kisah yang akan mempertemukanku dengan sang beta.
"Kita sampai Kai!"
Kualihkan pandanganku dari game yang sedang kumainkan, menjadi werewolf membuatku bangga, tapi tetap saja sikap kami bahkan bisa sama seperti manusia. Semua kebiasaannya, semua hobiinya, dan semua kemampuannya-bahkan kami lebih kuat- dari mereka.
"Kita bertemu dengan Chanyeol dulu, aku merindukan jerapah itu dan tentu saja betanya"
Aku mengangguk dan melemparkan pandannganku pada sekitar, bangunan kastil tinggi menjulang. Tidak hanya satu tapi ada lima bangunan kastil megah disana, dikelilingi oleh bangunan-bangunan kastil lain yang lebih kecil.
Walaupun megah, tapi tetap saja kastil itu tidak dipenuhi dengan warna-warna yang cerah mencolok. Oh ayolah, kaLian bahkan tau kastil menyeramkan seperti apa yang ada dihadapanku. Jangan sampai kalian berpikiran kastil ini seperti istana-istana di negeri dongeng.
Kualihkan lagi pandanganku pada sekitar, pohon-pohon yang besar mengelilingi asrama ini. Tak lama, kulihat dua orang namja berjalan kearah kami. Yang kuidentifikasikan sebagai Chanyeol hyung dan betanya -Baekhyun hyung-.
"Yo! Jongin! Suho hyung!"
Aku membalas tepukan tangan Chanyeol hyung dan memeluknya sebentar, kemudian dia beralih menyapa Suho hyung dan memeluknya.
"Annyeong Baekhyun hyung!" sapaku.
"Hai juga Kai, akhirnya kau masuk asrama juga. Sudah siap bertemu dengan sang beta?"
Aku tersenyum tipis, sambil mengangkat bahuku. "Yeah, begitulah"
Baekhyun tersenyum kembali, "Kau akan sangat bahagia bersama betamu. Percayalah!" Baekhyun hyung menepuk pundakku. "Kuharap!"
"Ah, Suho hyung! Bagaimana kabar Lay ge, dia baik-baik saja kan?" Chanyeol memulai pembicaraan yang lain. Suho hyung mengangguk, "Ya, aku baru dapat telepati bahwa dia baik-baik saja" "Lalu, bagaimana kabarmu tanpa Lay ge? Meranakah?" goda Chanyeol hyung.
"Aw!"
Suho hyung memukul ujung kepala Chanyeol hyung dan menghela napas panjang, "Tidak, aku tidak baik-baik saja tanpa Lay disampingku"
Aku terpaku, sebegitu pentingkah posisi beta disamping alfanya?
JONGIN POV END
KYUNGSOO POV
"Sampai jumpa Kyungie hyung, aku akan merindukan hyung" Tao memelukku erat, membenamkan kepalanya pada tubuhku yang lebih kecil darinya.
Kuusap punggungnya lembut, "Ya, Tao. Hyung juga akan merindukan Tao, sangat rindu padamu baby panda"
"Hyung~" rengek Tao melepaskan pelukannya dan mengerucutkan bibirnya. "Aku seorang werewolf dan bukan baby panda!" dia merajuk, dan melepaskan pelukannya dan beralih pada namja tiang listri disampingnya. "Kris ge~ Kyungie hyung memanggilku bayi panda, bukankah panggilan itu hanya boleh digunakan oleh Kris ge?" Tao berkedip polos pada Kris. Kris tersenyum dan mengecup singkat bibir Tao, "Tentu saja Tao, hanya Kris ge yang boleh memanggilmu bayi panda" Kris melemparkan death-glare padaku.
"Gege, gege juga hati-hati disana ne? Aku akan sangat merindukan gege! Jangan ganjen dengan beta lain!" Tao terlihat mengeratkan pelukannya, "Ne, baby panda. Gege akan selalu mengingatmu. Tentu saja tidak, beta gege ini sudah lebih dari cukup. Kau juga, jangan genit dengan seme lain! Jangan lupa untuk sering kirimkan telepati pada gege ne?" Kris mencium Tao, tepat dibibirnya.
Kuangkat bahuku dan mulai berjalan menuju gerbang asrama, tidak lihat ada werewolf lain didepannya? Cih, kalian mau sombong padaku hah?! "Hyung!" panggil Tao. "Sampai jumpa! Tao harap kau segera bertemu alfamu. Annyeong~"
KYUNGSOO POV END
AUTHOR POV
Jongin berjalan memasuki kelasnya, kelas untuk werewolf handal. Yah, sungguh lelucon jika seorang anak dari pemimpin werewolf yang sexy ini masuk kekelas werewolf pemula.
Dia berjalan dengan santainya tanpa menghiraukan pandangan takjub dan iri yang diarahkan werewolf lain saat melihatnya. Takjub bagi werewolf -beta- dan iri dari werewolf -alfa-. Jongin benar-benar diciptakan dengan sangat baik, bukan hanya Jongin, tapi ke 5 saudaranya yang lain juga yang sedang duduk dikursi belakang sana.
"Hyungdeul!"
"Oh! KAI! Akhirnya!"
Jongin tersenyum, tidak itu sebuah seringai sexy. Lihatlah para werewolf beta disana, mereka tidak berkedip. Sama seperti sifat manusia jika melihat barang bagus.
"Yah, sudah waktunya bertemu dengan sang beta" Jongin menambah lebar seringainya. Oh tidak, banyak sekali beta disana yang akan berusaha mendapatkan sang pangeran ini.
"Kyungsoo?"
"Baekhyun!"
"Ya tuhan, aku merindukanmu Soo!" Baekhyun memeluk Kyungsoo erat. "Bagaimana kabarmu?"
Kyungsoo melepaskan pelukan mereka dan mengangguk, "Baik, bagaimana kabarmu dan juga Chanyeol?"
Baekhyun tersenyum manis, "Baik juga. Chanyeol ada dikelasnya, Soo aku tidak percaya hari ini datang juga. Akhirnya kau masuk asrama juga!"
Kyungsoo tersenyum manis, "Tentu saja, aku bahkan sudah siap untuk mendapatkan pelajaran disini"
"Dan bertemu sang alfa, benar?"
Kyungsoo mengangguk mantap, "Yah, aku datang alfaku~"
Pelajaran mengenai menjadi werewolf sebenarnya telah dimulai sejak pagi tadi pukul 9, entah itu pelajaran mengenai bagaimana menggunakan insting berburu yang baik dan benar, mengontrol rasa haus, dan lain-lain. Materi, sesuatu yang sangat dibenci oleh namja tampan berkulit tan ini. Lebih baik langsung praktek daripada hanya mempelajari materi bodoh itu. Dia hanya menopang dagu dimejanya, sesekali menguap karena bosan.
Tiba-tiba Jongin merasakan pandangan dari sekitarnya, dia berbalik kearah kanan dan menemukan sekelompok werewolf -betamenurutnya- memandangnya. Pandangan mereka tidak berkedip dan terkesan menggoda.
"Oh my god! Tampan sekali" pekik mereka saat dengan sengaja Jongin melayangkan smirk tersexynya untuk mereka.
'Mereka menjijikan' batin Jongin.
PLUK
Jongin berbalik kearah kanan dan menemukan Chanyeol menepuknya, "Kau baru 1 hari disini dan sudah mendapatkan banyak penggemar. Ck ck" Chanyeol berdecak tanpa mengalihkan pandangannya dari sang guru didepan.
Jongin menyeringai sombong, membuat para kumpulan werewolf dikumpulan sebelah kiri Chanyeol ternganga. "Jangan salahkan wajahku yang sangat tampan!"
Chanyeol mendengus mendengar jawaban dari Jongin yang terlihat sangat percaya diri "Kau memang tampan dan yahh terlihat sexy..." Chanyeol menggantungkan kalimatnya "Karena kau diciptakan dengan kesempurnaan fisik, bahaimana kalau aku memberimu tantangan? Bukankah sang anak ke-5 dari pasangan werewolf ternama tidak pernah takut akan tantangan?"
Chanyeol menaik turunkan alisnya, menantang Jongin. Jongin yang merasa tertantang nyalinya seketika memuncak. "Apa tantangannya bodoh?"
Gantian Chanyeol yang menyeringai "Aku tantang kau menemukan betamu sebelum malam purnama datang dan pada saat malam purnama kau sudah harus 'menandai' betamu. Bagaimana?"
Jongin terlihat berpikir dan sedetik kemudian mengangguk "Aku terima tantanganmu Park Chanyeol!"
JONGIN POV
Katakan bahwa aku memang tampan, sexy dan sangat menggoda. Yah, kesempurnaan fisik memang milikku.
Dan tantangan seorang Park Chanyeol dengan senang hati akan kukabulkan, bagaimana mungkin seorang Jongin tidak dapat menemukang betanya dan menandainya dengan jangka waktu 1 bulan?
Bahkan, kuyakini bahwa hanya 1 minggu aku sudah bisa menemukan sang beta dan menandainya. Sombong? Seorang alfa single akan memiliki kadar sombong yang sangat tinggi.
"Hei?"
Jongin mendongak dan menemukan seorang werewolf namja dari aromanya dia seorang beta, badannya ramping dan wajahnya cukup cantik. Dan yah, sepertinya suaranya cukup merdu dan sexy ketika dia harus mendesah dibawah Jongin. Pervert? Memang! Salahkan pada ayah -angkatnya- Jung Yunho.
Aku menaikkan satu alisnya "Ada apa?" tanyaku.
Namja itu duduk dimejaku, meja yang sedari tadi menjadi ganjalan kepalaku. Dia menumpukkan kaki kanannya pada kaki kirinya, tangannya dia letakkan disamping tubuhnya sebagai penyangga dan tangan kirinya dia arahkan mendekat pada dada bidangku yang sedikit terbuka dan mengelusnya, menggoda.
"Kudengar kau salah 1 alfa baru diasrama ini dan kudengar juga kalau kau sangat tampan dan sexy..." tangannya naik kedaerah wajahku, menangkupkan tangannya dipipiku sesaat dan jarinya menuju pada bibirku, mengelusnya.
Kusunggingkan senyumku, mengerti apa mau namja ini. Dia menggodaku. "Kau pasti belum punya beta bukan? Bagaimana kalau..." wajahnya mendekat kearahku dan berhenti ditelinga "Aku menawarkan diriku untuk menjadi betamu?" tanyanya. Suaranya rendah dan menggoda, aku sudah sangat hapal akan jadi apa jika seperti ini.
Dan sebelum dia lebih banyak berbicara lebih baik kuambil alih. Dan dengan gerakan cepat tanganku mendorong pantatnya mendekat dan menciumnya. "Eeehhhm..." legunya dalam ciuman kami.
Tangannya kemudian dia alihkan pada leherku dan menariknya mendekat. Kutekan bibirnya dengan bibirku menimbulkan erangan dari mulutnya yang tertahan. Kupindahkan satu tanganku yang ada dipantatnya dan bergerak menuju juniornya.
"Aaahhh..." ciuman kami terputus dan desahannya terdengar didalam kelas. "Aaah.. Jonngin..."desahnya lemas.
"O...Oh... Tuhan! I..Ini... Nikmppptat"
"I know what you mean, How about tonight heum? I will fuck you sweety!"
"Aaaahhhh O-Oke, malam hmmpt ini dibalkon asrama. Bagaimana?" "Oke!"
Namja itu melepas tanganku dari juniornya dan berbisik lagi, "Datanglah jam 10 malam, aku tidak akan mengenakan baju apapun tampan" kurasakan lidahnya menjilat bagian dalam telingaku.
Kemudian dia berdiri lagi dihadapanku, membenarkan bajunya yang 'sedikit' berantakan. "Aku Kim Kibum, kau bisa memanggilku Key tampan"
Dia berbalik dan mulai berjalan meninggalkan kelas, pantat sintalnya bergerak kekanan kekiri menggodaku untuk merasakan bagaimana sempit lubangnya.
"Hey!" panggilku. Dia berbalik "Kau butuh bantuan?" tanyaku melihat kain celana selangkangannya sedikit menggembung, dia menjilat bibirnya. "Aku bisa selesaikan yang ini, jangan lupa datang sesuai perjanjian"
"Aahhhh ahh emmmhh Kaaahhi... so cloahhhse" rancauan tidak jelas terdengar dari bibir kucingnya. Dan segera saja kupercepat genjotanku ditubuhnya. "Ooohhh ohhhh ohhhahhh Kai-AAAAHHHH" Key berteriak ketika dia mencapai puncaknya. Cairannya menyemprot membasahi lantai dibawah kami, mengingat kami melakukannya dengan doggy style.
"Aaahh se-bentar ahh lagi.." ucapku. Dan dengan 5 kali sodokan terakhir aku berhasil klimaks didalam tubuhnya. "hah hah hah I-ini kimaks terbaik, hah hah hah kau memang hebat Kaiahh"
Aku menyeringai dan menggigit perpotongan leher dan bahunya yang sudah terlapisi keringat. "I am a god sex, you know?"
Key terkikik dan menegakkan tubuhnya dan dengan perlahan melepas milikku dari lubangnya dan berbalik padaku. Dia memerhatikan bahu kananku dan mengumpat. "Shit! Kupikir kau bisa menjadi alfaku, aku benar-benar menikmati sentuhanmu!"
Kualihkan pandanganku pada bahu kananku, ya tidak ada tanda apapun disana. Masih mulus, jika seperti ini berarti namja cantik didepannya ini bukanlah beta sebenarnya.
"Padahal aku berharap kau adalah alfaku, dengan begitu aku bisa merasakan penismu setiap malam" dia menyeringai dan mendekat, menggesekan bagian depan kami. "Ooohhh ohhh Kai, touch me agaaahin please?"
Aku menyeringai untuk kesekian kalinya, kuharap dia tidak akan pingsan setelah ini mengingat kekuatanku saat bercinta sangat tinggi. "Coaaahhme ahhh baby, touchhhahhh..." katanya terputus setelah kubalik tubuhnya dan dengan sekali hentakan kumasukkan milikku pada lubangnya yang baru beberapa saat kutinggal.
Dan yah, kau memang sangat menggoda Kai. Kau baru saja masuk asrama dan sudah mendapatkan teman sex. Tolong tinggalkan kami sekarang, banyak sekali ronde yang harus kami lakukan malam ini.
JONGIN POV END
TBC
"Kyungsoo, kau baik-baik saja?"
"Hiks.. Hikss.. Sakit! Alfa bodoh! Pas-hiks pasti dia sudah melakukan hiks sex dengan beta lain hiks hiks hiks bodoh! Sakit!"
Maaf reader, author bikin scene NCnya Kai sama key (SHINee). Bukan apa-apa, ini cuman selingan. Jangan marah dan jangan ngebash sang idola. Untuk yang menunggu scene NCnya Kai dengan sang beta asli akan author berikan diakhir chapter. Akhir kata, selamat menkmati dan maaf tidak memuaskan dan bagian NCnya kurang HOT karena author baru pertama kali buat NC scene. *bow Please, want to review?
