disclaimer: yang pasti bukan milik saya

pair: Naruto x ?

genre: Fantasy

Rate: T

warning: typo, oc, ooc, dan lain sebagainya

symmary: Naruto seorang anak berusia 13 tahun tanpa sengaja terjebak dalam dunai fantasi bernama Under World bersama sebuah buku ajaib, apakah yang akan dia lakukan selanjutnya?, mampukah dia bertahan di dunia bertemakan abad pertengahan ini?

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

CHAP 2

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

RULID

20.24

"yo Eugeo, hek ayo bersulang!" kata Naruto sambil menyodorkan mugnya pada Eugeo

"hek ayo!" kata Eugeo juga dan

toss

gulglupglup

"haaah"

Saat ini Naruto dan Eugeo sedang berada di desa dan merayakan keberhasilan Eugeo dalam menyelesaikan [Sacred Task]nya dengan minum minum. Tadinya Naruto sempat menolak ikut minum karena minuman ini mengandung alkohol tapi akhirnya dia minum juga karena penasaran. Tapi tidak seperti yang lainnya yang sudah mulai mabuk berat Naruto dan Eugeo saat ini masih setengah sadar.

Pesta yang diadakan untuk merayakan keberhasilan Eugeo menyelesaikan apa yang tidak bisa diselesaikan oleh generasi sebelumnya bisa dibilang sangat meriah, karena bisa dilihat banyak meja meja tempat orang minum dan mengambil makanan, juga alunan msik yang memenuhi telinga, dan jangan lupakan tentang para penari yang menari didalam lingkaran dibawah alunan musik.

Dan seperti yang bisa dilihat saat ini kalau Naruto sedang duduk di meja panjang tempat orang minum dengan Eugeo di sebelah kirinya dan anak muda lain yang seusia karakternya duduk memenuhi semua tempat yang kosong di sana.

"Naruto, ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu. Ayo kita cari tempat yang sepi" kata Eugeo dengan nada serius sementara Naruto hanya membalasnya dengan anggukan.

Dan setelah itu merekapun mencari tempat yang sepi ditengah keramaian pesta. Dan setelah beberapa menit berjalan akhirnya mereka sampai di sebuah gang kecil yang gelap dan dengan begitu Eugeopun menghentikan langkahnya dan mulai bicara.

"Naruto sebelum itu bolehkah aku tanya apa nama sword skill yang sebelumnya kau tunjukan padaku?" tanya Eugeo tiba tiba

"nama sword skillku adalah [Blade Master Style]" jawab Naruto asal. Dia memakai nama ini karena hanya inilah yang ada di pikirannya karena dia masih terbayang dengan karakter kesayangnanya di sebuah game dengan job sebagai Blade Master

"begitukah?" kata Eugeo mencoba mengingat diaman di pernah mendengar nama itu sebelumnya ingat tapi gagal

"Kenapa kau ingin mempelajari sword skill dariku?!" tanya Naruto kemudian

"itu karena ada seseorang yang ingin aku selamatkan, dia dibawa oleh seorang Integrity Knight beberapa tahun yang lalu. Dan aku ingin menjadi seorang Swordsman terhebat diantara keempat kerajaan agar bisa diangkat menjadi seorang Integrity Knight, dan dengan begitu aku bisa tahu bagaimana keadaannya" jelas Eugeo panjang lebar

"jadi Naruto, bisakah kau memberitahu cara cepat untuk mempelajari sword skill [Blade Master Style] agar aku tidak perlu berlama lama lagi untuk menyelamatkannya" lanjutnya

"kalau soal cara tercepat sebenarnya mempelajari sword skill ini cukup cepat sampai kau cukup menguasainya yaitu memakan waktu sekitar 1 bulan paling lama agar kau bisa menguasainya dan ada pula jalan tercepat yang hanya memakan waktu beberapa hari dan juga sangat beresiko" kata Naruto dengan datar

"dan, apakah itu?" tanya Eugeo penasaran

"cara untuk mempelajari sword skill ini dengan waktu 1 bulan adalah yaitu kau harus bertarung bertarung dengan hewan buas" kata Naruto dengan tenang

"bertarung dengan hewan buas?"

"ya, dengan bertarung melawan hewan buas maka fisik dan instingmu sedikit demi sedikit akan terlatih dan tentu kau akan terluka jika tidak berhati hati. Dan juga di perguruan lamaku kami tidak memiliki tehnik khusus yang diajarkan. Kami hanya diajarkan tehnik tehnik dasar dan sisanya harus kami sendiri yang menemukan tehnik itu, bahkan aku sendiri sebenarnya masihlah murid di perguruan ini" jelas Naruto panjang lebar. Tapi saat dia bilang dia mendapatkan tehnik ini di alam liar dia tidak berbohong karena memang dia yang mengasah semua tehniknya sendiri

"be-bgietukah?" kata Eugeo mendadak lemas

"tapi, karena hal itu maka itu berarti kau tidak memerlukan guru dan bisa menciptakan tehnik pedang sesuai seleramu" lanjut Naruto yang tiba tiba langsung membuat Eugeo bersemangat

"tapi itu bukanlah bagian paling beresikonya, karena bagian paling beresiko dari jenis Sword Skill ini adalah berhadapan dengan mahluk mahluk dari dark teritory." lanjunya dengan nada sedingin es

"jadi apa itu artinya kau sudah pernah berhadapan dengan mahluk mahluk dari sana Naruto?"

"seingatku belum, yang aku ingat kalau aku belum berhadapan dengan mereka karena tidak tahu jalan tercepat menuju dark teritory tanpa ketahuan Integrity Knight. Tapi kalau aku sudah menemukan jalannya maka aku pasti akan melakukannya"

"kalau soal jalan aku tahu, ada sebuah gua yang membatasi antara dark teritory dengan tanah ini. Tapi kalau kita sampai menginjakan kaki di tanah hitam itu maka Integrity Knight tetap akan menangkap kita"

"kalau begitu mulai besok kita pergi dari desa untuk mengembara dan melakukan latihan biasa, dimulai dengan berburu hewan liar menggunakan pisau yang aku pinjamkan kemarin sampai kau bisa menciptakan tehnikmu sendiri barulah aku akan mengajarimu beberapa tehnik pedang yang aku miliki, dan jika kira kira sudah cukup kuat barulah kita pergi ke ibukota" jelas Naruto panjang lebar dan dijawab anggukan yakin oleh Eugeo

"dan juga, aku ingin kau menceritakan siapa temanmu itu dan kenapa kau ingin menyelamatkannya"

Dan setelah itu Eugeopun menderitakan tentang temannya yang bernama Alice. Seorang anak perempuan yang dibawa dari desanya oleh seorang Integrity Knight yang menunggangi seekor naga. Dia juga menceritakan kesalahan apa yang telah dilakukan Alice yang menurutnya sangatlah sepele yaitu hanya karena menyentuh tanah hitam di daerah Dark Teritory dan juga tentang ketidakmampuannya untuk menyelamatkan gadis itu, juga fakta bahwa Alice memiliki seorang adik. Sehingga begitu sampai diakhir cerita diapun langsung meneteskan air mata dan menangis tersedu sedu.

Sementara si anak berambut pirang ini menangis tersedu sedu disaat yang bersamaan anak yang satunya yang memiliki rambut hitam dan memakai kacamata sedang berpikir bagaimana cara mengalahkan seorang Integrity Knight yang dibilang Eugeo.

'seorang kesatria pengendara naga, menggunakan zirah berwarna merah darah dan suara yang tegas nan berat. Tidak salah lagi kalau Integrity Knight yang kemungkinan besar akan menjadi lawanku akan memiliki kemampuan setara dengan bos lantai atau paling tidak mini bos. Mengalahkannya jelas bukan perkara yang mudah' gumamnya sampai

"hoi rupanya kau disana"

"hm?"

Tiba tiba saja saat Naruto sedang sibuk mencari cara untuk melakukan grindding ada suara dari sesosok anak perempuan yang memanggilnya. Dan pemilik suara itu adalah seorang anak perempuan berusia 12 tahun yang memiliki iris dan surai merah memakai pakaian hitam berkerah putih bernama Selka. Dia adalah seorang suster muda yang bekerja di gereja membantu suster Azzariya mengurus anak anak lainnya yang sudah tidak punya orangtua sembari belajar sacred art

"cepat kembali, kau pikir sudah jam berapa sekarang?. Meskipun saat ini sedang ada pesta besar besaran tapi kau juga harus ingat untuk bangun pagi agar tidak telat saat beribadah besok" katanya dengan nada jutek

'nah ini-nih cewek kayak gini nih yang susah nanganinya' batin Naruto yang kemudian beranjak dari tempat dia berdiri dan melambaikan tangannya pada Eugeo

"jangan lupa untuk datang dekat reruntuh Gigas Cedar besok" katanya dan langsung mengangkat Selka di punggungnya seperti barang bawaan

"KYYAAA!"

"a-apa yang mau ka-kau lakukan dasar mesum, turunkan aku!" teriaknya histeris. Ini karena saat pertama kali bertemu tadi siang Naruto langsung menggoda Selka dengan cara yang cukup eksterim, yaitu dimulai dari kata kata manis sampai memberikan kissmark di lehernya

dan dengan begitu Narutopun meninggalkan Eugeo yang masih mencoba menghentikan tangisannya sambil menggendong Selka di pundaknya sepanjang perjalanan.

.

"lepaskan aku dasar mesum!"

"sudahlah, kau tenang dulu karena ada yang ingin aku bicarakan berdua denganmu"

Saat ini Naruto sedang berada di pintu masuk gereja dan masih tetap menggendong Selka di pungguungnya, sementara itu Selka masih terus memberontak dan berteriak minta dilepaskan

krieet

"ah Naruto kau sudah kembali, dan kenapa kau membawa Selka seperti itu?" tiba tiba saja saat Naruto masuk ke gereja dia langsung disambut oleh suster Azzariya yang menanyakan kenapa dia melakukan hal itu pada Selka

"ah tidak apa apa suster, aku hanya ingin bicara empat mata dengannya di kamar" jawa Naruto santai

"jangan dengarkan dia suster!, tolong selamatkan aku dari si mesum ini!" dan tentu saja Selka langsung meminta tolong pada suster berharap semoga dia bisa lepas dari genggaman Naruto

"baiklah, tapi jangan terlalu malam ya?, kau juga Selka jika kalian sudah selesai langsung kembali ke kamarmu ya" kata suster Azzariya dengan lembut, tapi tentu saja bukan ini jawaban yang diharapkan oleh Selka

"ah teriamakasih suster" kata Naruto yang langsung manaiki tangga menuju lantai 2

"su-suteeer" teriak histeris Selka

.

"jadi a-apa yang ingin kau bicarakan?" kata Selka dengan sedikit gugup, saat ini dia sedang berada di kamar Naruto dan juga didalam hatinya dia takut kalau Naruto kembali melecehkannya.

Di dunia ini juga berlaku [Taboo Index] yaitu peraturan yang melarang seseorang untuk melakukan sesuatu dan bagi mereka yang melarangnya maka akan langsung di bawa oleh seorang Integrity Knight ke gereja Axiom dan setelah itu tidak akan terdengar kabarnya lagi, tapi beruntung Naruto sudah mengetahui hal ini dari para warga desa tadi siang sebelum bertemu dengan Eugeo. Dan beberapa isi [Taboo Index] itu juga melarang seseorang yang belum memiliki ikatan suami istri untuk melakukan hubungan intim dan juga ciuman di bibir.

"aku ingin membicarakan tentang one chanmu Selka, orang yang bernama Alice"kata Naruto dengan dinginnya yang membuat sekujur tubuh Selka yang mendengarnya jadi bergetar

"a-ku tidak punya o-one chan" katanya pula dengan nada bergetar

"begitukah?, tapi tadi Eugeo bilang kalau kau punya seorang kakak bernama Alice yang dibawa oleh seorang Integrity Knight 5 tahun yang lalu"

deg

tiba tiba saja jantung Selka bedetak dengan sangat cepat begitu Naruto mengatakannya

"ja-jadi Eugeo sudah mengatakannya padamu ya?"

"ah begitulah"

"ka-kalau be-gitu sampai sejauh mana dia menceritakannya padamu?"

"Alice adalah anak yang baik dan rajin, selalu membawakan makan siang ketika Eugeo masih mengerjakan [Sacred Task] menyedihkannya. Dia jugalah yang selalu bersama Eugeo dan mendukungnya, seorang anak yang pintar dalam mempelajari Sacred Art" jelas Naruto panjang lebar dengan wajah datar lagi

"tapi kalau boleh tahu kenapa Alice one chan bisa dibawa oleh Integrity Knight, apa yang sudah dilakukannya?. Ayah tidak pernah cerita padaku dan Eugeo selalu menghindariku" katanya dengan nada sedih

"kata Eugeo Alice dibawa leh Integrity Knight kerena telah melewati perbatasan "

"jadi begitu ya, kelihatannya masih ada yang mengingat Alice one chan selain diriku" kata Alice dan setelah itu diapun menceritakan kisahnya saat kakaknya masih bersama dengannya, dimuali dari betapa baiknya gadis itu, juga betapa pintar dan rajinnya dia dalam mempelajari Sacred Art yang hanya membutuhkan sekali penjelasan sementara dia membutuhkan beberapa kali penjelasan sampai akhirnya mengerti.

Juga kejadian setelah Integrity Knight membawanya dari desa, dimana semua orang mulai melupakakannya bahkan orang tuanya sendiri yang sampai membongkar kamar kakaknya. Tidak ada seorangpun yang pernah mebcarakan namanya seakan akan dia itu tidak pernah ada selama ini, dan juga bagaimana orang tuanya mengharapkan dia belajar Sacred Art dan bisa mendapatkan perkembangan seperti kakaknya.

Dan tentu kesedihannya selama ini karena selalu dibanding bandingkan dari kakaknya sehingga dia memutuskan untuk kabur dari rumah dan tinggal di Gereja, tapi meskipun begitu situasinya tidak berbeda jauh karena suster Azzariya yang juga suka membandingkannya dengan kakaknya.

Dan tentu saja Naruto mengerti apa yang dirasakan oleh Selka melalui ceritanya karena dulu dia punya seorang teman bernama Sasuke yang juga selalu dibanding bandingkan dengan kakaknya. Berharap bisa menghilangkan kegelisahan hati Selka maka Narutopun membuka mulutnya

"sebenarnya kami berniat untuk menyelamatkannya dengan berlatih Sword Skill sampai ahli dan memenangkan kompetisi antara 4 kerajaan sehingga kami bisa diangkat menjadi seorang Integrity Knight, jadi aku harap kau mau mendukung kami dengan mendoakan kami" kata Naruto yang masih dengan wajah datar tapi dengan nada yang lembut sambil membelai rambut Selka sehingga membuat pipinya merona hebat

"be-benarkah?" tanya Selka sedikit ragu

"ya" jawab Naruto dengan penuh keyakinan di matanya

"a-arigatou" kata Selka lemah tapi masih bisa disengar oleh Naruto

"hm sama sama" kata Naruto juga dengan pelan

"hm Selka mungkin sudah saatnya kau kembali karena sekarang sudah mulai larut" lanjut Naruto mengingatkan Selka

"hm" sementara Selka hanya mengangguk pelan dan beranjak dari tempat tidur Naruto kemudian keluar dari sana. Dan setelah itu Narutopun langsung berbaring di tempat tidurnya dan kemudian memejamkan matanya.

TIMESKIP

KEESOKAN PAGINYA

08.12

status:

nama: Naruto Pendragon

ras: Manusia

level: 12

umur: 13 tahun

tittle:(The Ultimate Lumberjack)

strenght: 45+45 = 90

aglity: 37

intelegence: 35

status point: 0

health: 1800/1800
regen/menit: 90

mana: 450/450
regen/menit: 105

skill: Living Shadow(MAX), The Chosen One(MAX), Instinc (5), Sprint (3), Adaptation (10), Howl (15), Bite (27), Reinforcement (3), Mana Burst (3), Slant (1), Horizontal Slash (1), Blade Strom From The Blade Master (1)

NOTE: tekan bagian nama atau ras untuk mengedit jika anda ingin menggantinya. Dan jika anda mengganti ras maka anda akan mengulang dari level 1,dan anda akan kehilangan semua status yang telah anda kumpulkan (anda hanya bisa berganti ras dengan yang telah anda temui, jumlah ras yang diketahui= 1). Tapi meski begitu anda tidak akan kehilangan skill yang telah anda kumpulkan atau pelajari. Anda bisa menguasai skill dengan cara belajar atau melakukan kegiatan khusus dan anda juga bisa melakukan latihan fisik untuk meningkatkan point status

Hal: 2

Saat ini Naruto sedang berjalan jalan di desa dan berencana untuk menemui Eugeo di bekas reruntuhan Gigas cedar, dan sembari berjalan dia juga sambil membuka buku panduannya dan membaca baca siapa tahu ada misi baru atau semacamnya dan sepertinya dia mendapat 1. Meski begitu dia tetap saja terus menerus melihat bagian halaman 2 atau tepatnya bagian statusnya. Dia juga bertekat untuk meningkatkan statusnya dan menjadi semakin kuat untuk bisa menghancurkan kekuasaan gereja Axiom suatu hari nanti.

Mission List

-Promise

selamatkan saudara perempuan Selka yang bernama Alice dengan membawanya kembali dengan selamat ke desa Rulid untuk bertemu dengan adiknya

reward: 200% exp dan 1 special skill

hal: 7

Dan dengan begitu dapun juga bertekat untuk mengembalikan Alice karena memang dia sudah menjanjikannya pada Selka

Tidak terasa aku sudah harus meninggalkan desa ini, padahal baru kemarin aku tiba disini, tapi dengan begini aku bisa menjadi lebih kuat untuk bisa menamatkan story mode dari dunia ini. Aku juga telah mempersiapkan semua perlengkapan dan juga keperluan yang aku butuhkan untuk mengembara nanti dalam sebuah tas ransel seperti beberapa pasang baju, makanan, tenda dan juga beberapa senjata setelah selesai beribadah bersama suster dan anak anak lainnya. Dan tak lupa aku mengucapka salam perpisahan dan rasa terimakasihku pada suster karena sudah mengizinkanku tinggal disini, tapi disaat kepergianku aku tidak melihat Selka dan susterpun tidak mengatakan apapun

.

Dan setelah berjalan selama beberapa menit akhirnya dia sampai di bekas reruntuhan Gigas Cedar dan dia melihat bukan hanya Eugeo yang ada disana sudah bersiap dengan tas ransel di punggungnya tapi juga orang tua yang kemarin menghampirinya begitu pohon besar itu jatuh.

Haah pak tua itu lagi, kenapa dia bisa ada di sini ya?. Oh iya kalau tidak salah kemarin namanya Garitta, kira kira ada urusan apa ya sampai dia kemari? dan juga kelihatannya dia seperti sedang mencari sesuatu

"yo Eugeo, apa kau sudah lama menunggu?" kataku sedikit berbasa basi

"ah belum baru beberapa menit yang lalu" jawabnya spontan

"jadi ada apa kau ke sini kakek?" tanyaku to the point pada pak tua ini

"hm, ah ini dia" katanya tiba tiba dan kemudian menggunakan kapakputih yang kemarin dignakan oleh Eugeo untuk memotong dahan pohon itu. Setelah memotongnya kini nampaklah sebuah dahan pohon yang berasal dari Gigas Cedar yang memiliki panjang sekitar 1meter lebih, dan kemudian diapun menyerahkannya padaku

"Naruto, aku sudah dengar semuanya dari Eugeo bahwa kau juga teah membantu Eugeo dalam menebang pohon ini, dan ini adalah kenang kenagan dariku. Batang kayu ini bukanlah batang kayu biasa, ini adalah batang kayu terkeras yang dimiliki oleh pohon iblis ini karena terlalu banyak menyerap cahaya Solus. Jika kalian nanti sudah selesai dalam pelatihan maka pergilah Cappital Centoria di distrik 7 maka berikanlah kayu ini pada seorang tukang kayu bernama Sandre, dengan begitu dia pasti bisa membuatkan sebuah pedang yang bagus dari batang kayu ini untukmu"

"hm arigatou" kataku setelah menerima batang kayu ini, tapi tiba tiba-

"kak Naruto!, rupanya kakak disini" ada seorang anak berusia 10 tahun yang datang dari arah desa sambil memanggil manggilku. Dan anak itu bernama Freed yaitu salah satu anak yatim piatu yang juga tinggal di gereja

"ada apa?"

"hah, hah kak Selka hilang, hah" katanya dengan nafas terengah engah

"sudah berapa lama dia hilang?" tanyaku spontan

"sepertinya pagi pagi sekali, dia juga sepertinya meninggalkan surat pada suster untuk tidak memberitahukan ini padamu"

"cih kelihatannya ini adalah salahku" desisku kesal

"kenapa Naruto?"tanya Eugeo

"tidak, ini semua adalah salahku, kalau saja aku tidak banyak bicara pasti tidak kan begini jadinya"

"memang apa yang kau katakan?"

"tadi malam aku mengatakan padanya tentang semua yang kau katakan mengenai kakaknya, dan sepertinya dia sedang mencoba melewati perbatasan agar bisa dibawa oleh Integrity Knight seperti kakaknya" jelas Naruto panjang lebar

"kalau begitu kita harus cepat menyusulnya sebelum terlambat, ikuti aku akan aku tunjukan jalannya!" kata Eugeo sementara aku hanya mengangguk dan dengan begitu merekapun berlari bersama

"kalian berdua berhati hatilah, jangan sampai kalian melewati perbatasan" teriak Garitta dan dijawab oleh lambaian tangan oleh Eugeo

dan dengan begitu mereka berduapun pergi ke gua perbatsan, tapi tanpa Naruto sadari kalau di halaman 7 ada sesuatu yang telah berubah

Mission List

-Promise

selamatkan saudara perempuan Selka yang bernama Alice dengan membawanya kembali dengan selamat ke desa Rulid untuk bertemu dengan adiknya

reward: 200% exp dan 1 special skill

-The Rescue

selamatkan Selka dan bawa dia kembali ke desa Rulid sebelum dia menginjakan kaki di tanah kegelapan

reward: 1500 exp

hal: 7

.

"ini terlalu lama, Eugeo naiklah ke punggungku" kata Naruto sambil berjongkok

"eh kenapa?" tanya Eugeo penasaran

"karena hanya inilah jalan tercepat agar kita bisa sampai disana dengan lebih cepat" jelas Naruto

"tapi apa tidak apa apa?" tanya Eugeo ragu

"Eugeo, ini perintah!" kata Naruto dan dengan begitu Eugeopun naik kepunggung Naruto dan setelah itu Naruto berlari menggunakan skill (sprint)

.

tap

tap

tap

Akhirnya sampai juga, setelah menggunakan skill (sprint) selama sekitar 3 menit kami akhirnya sampai di pintu masuk gua. Karena melihat kalau sudah hampir sampai maka akupun berniat melanjutkan perjalanan kembali dengan skill (sprint) tapi sebelum itu aku melihat Eugeo yang wajahnya sudah biru. Kelihatannya dia tidak suka dengan sesuatu yang bergerak terlalu cepat.

"tu-turunkan aku Naruto, mu-mulai dari sini aku akan jalan sendiri" katanya dan kemudian turun dari punggungku dengan kaki yang bergetar, dan dengan begitu akupun menurunkannya sehingga saat ini dia berjalan didepanku untuk menunjukan jalan.

tap

tap

tap

Selama beberapa menit kami berjalan masuk kedalam lorong gua yang gelap dan hanya ditemani cahaya dari potongan rumput yang Eugeo ambil sebelum memasuki tempat ini, dengan menggunakan Sacred art dia membuat batang rumput itu mengeluarkan cahaya.

Selama beberapa menit kami berjalan hanya ditemani oleh suara riak air dan langkah kaki kami sendiri sampai-

"KYYAA"

Terdengar suara teriakan perempuan di ujung lorong, karena kami merasa bahwa itu adalah suara dari Selka maka kamipun langsung berlari hingga sampai di tempat suara itu berasal. Setelah itu maka kaipun melihat sesuatu yang cukup menakutkan, yaitu sekumpulan sosok manusia bertubuh hijau dan berwajah tidak karuan dengan tubuh yang kerdil dan senjata di tangan mereka. Tidak salah lagi kalau mereka adalah goblin, dan dibelakang mereka semua terdapat sebuah gerobak yang didalamnya terdapat seorang anak perempuan yang kami cari sedang tak sadarkan diri dan dengan tangan dan kaki yang terikat dan mata yang di tutupi kain.

Memutuskan untuk tidak gegabah maka kami berduapun mundur beberapa langkah secara perlahan dan merundingkan sebuah rencana Penyerangan

"nah Eugeo, inilah yang kemarin malam aku sebut dengan cara cepat. Jika kau bisa membunuh semua goblin itu dalam waktu 1 minggu maka kau akan menjadi seorang pengguna pedang yang diakui di perguruan kami" bisikku

"tapi bagaimana caranya?, mereka kelihatannya cukup ahli menggunakan senjata sementara aku bahkan baru mulai memegang pisau sejak kemarin" kilah Eugeo sambil berbisik

"kalau begitu aku punya rencana, yaitu pertama aku akan datang melakukan serangan pembuka dan sebagai pengalih perhatian. Kemudian kau datang menyerang mereka menggunakan pisau ini tanpa sepengetahuan mereka jika perhatian mereka sudah sepenuhnya terfokus padaku, dan jika kau sampai ketahuan maka langsung alihkan perhatian mereka dan kau giring mereka kearahku. Dan dengan begitu aku akan melakukan serangan penghabisan" kataku dan kemudian meyerahkan sepasang belati pemberian dewa itu padanya.

Sebenarnya aku tidak begitu khawatir dengan goblin yang jumlahnya sekitar 50an itu karena level mereka yang cukup rendah jika dibandingkan dengan levelku dan yang paling tinggi saja hanya ketua mereka yang berlevel 11. Jadi tidak ada alasan untuk ragu bagiku

"tapi bagaimana kalau mereka tidak menyadarinya?" tanya Eugeo tiba tiba setelah menerima belati dariku

"kalau begitu kau hanya terus menyerang mereka sampai habis" kataku dan dia hanya menjawabnya dengan anggukan.

Setelah merasa cukup yakin maka akupun langsung melakukan serangan pembuka dengan mengalirkan mana di seluruh telapak kakiku kemudian melompat ke bagian paling belakang dekat gerobak tempat Selka berbaring

braak

criink

Sehingga menghasilkan efek getaran yang cukup kuat untuk disebut gempa kecil dan mementalkan semua golin yang ada di sekitar sana, dan sepertinya aku juga telah mendapat skill baru. Melihat adanya penyusup tentu para goblin ini tidak akan tinggal diam. Tapi sebelum mereka semua menyerang salah satu diantara mereka yang memiliki tubuh paling besar dan peralatan yang lebih bagus maju kedepan dan bicara

"wah rupanya berani juga kau masuk ke sini bocah, apa kau sudah bosan hidup? kalau begitu semuanya seraaang!" katanya dan dengan begitu semua goblin yang ada di belakangnyapun langsung berlari menyerbu karahku.

Tapi aku yang mendengar hal ini tentu tak tinggal diam, dengan 5 goblin yang paling pertama sampai akupun menggunakan skill (Horizontal Slash) kearah mereka

slah

"gaah"

Sehingga langsung membelah tubuh mereka. Dan juga Eugeo yang menyadari aku berhasil menarik perhatian semua goblin langsung keluar dari tempat persembunyiannya dan mengendap hingga akhirnya dia menghabisi mereka satu persatu

jleb

"akh"

jleb

"ukh"

jleb

"ghaa"

"grrr kalian semua lihat dibalakang kalian!" teriak si pemimpin goblin tiba tiba yang membuat semua goblin jadi ikut melihat ke belakang. Dan disana mereka melihat seorang anak laki laki bersurai kuning dan beberapa bangkai teman mereka di sekitarnya yang kemudian langsung membuat mereka marah

"graaah!" dan merekapun akhirnya berbalik dan menyerang Eugeo. Tapi tidak seperti yang aku pikirkan, yaitu mereka semua masih terus bergerombol dan jumlah mereka masih cukup banyak sehingga tidak memberikan jalan bagi Eugeo untuk datang kearahku. Karena tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi maka akupun langsung melakukan hal yang sama seperti sebelumnya, yaitu mengalirkan mana di kakiku dan melompat dengan sangat tinggi dan mendarat di barisan penyerang paling depan, atau sekitar 4 meter dari tempat Eugeo berdiri.

braak

"aakh"

sehingga menghasilkan efek gempa kecil yang bahkan Eugeopun sampai ikut terpental kebelakang seperti beberapa goblin lainnya yang terpental kebelakang dan menubruk temannya sendiri sehingga menghancurkan formasi mereka. Dan tentu saja aku yang melihat ini langsung melakukan salah satu tehnik pedangku. Dengan memompa mana yang cukup bayak ke Blue Rose Sword sehingga membuatnya menjadi semakin keras, akupun kemudian menggunakan skill (Mana Burst) dan menghantamkan pedangku ke tanah sambil melepaskan semua tekanan dan aliran mana yang ada di pedang ini tapi sebelum itu aku mendengar suara 'criink' lagi yang berarti aku mendapat skill baru. Dan tebasan itu malah menyebabkan keluarnya gelombang mana berwarna biru setinggi kira kira 5 meter yang mencapai langit langit gua dan meluncur dengan sangat cepat. Dan begitu gelombang itu bertabrakan dengan salah satu goblin atau lebih tepatnya pimpinan para goblin yang masih berdiri di belakang maka tebasan itu langsung menyebabkan ledakan yang kemudian membakar semua goblin yang ada di sekitarnya.

blaar

"aakh"

"akh"

"panas"

"gaah"

dan dengan begitu sebagian besar dari merekapun mati sementara sisanya melarikan diri dari jalan lainya yang ada di sana. Setelah selesai melakukan pembersihan tiba tiba baja tubuhku jadi sedikit lemas, mungkin karena aku sudah menggunakan cukup banyak mana. Setelah duduk selama beberapa detik kini Eugeo akhirnya mendatangiku dan membantuku untuk bangkit, tapi dilihat dari wajahnya kelihatannya dia masih tidak percaya dengan apa yang barusan dilihatnya.

"Na-Naruto sebenarnya yang barusan kau tunjukan itu, apa itu Sword Skill bagian dari [Blade Master Style]?" tanya Eugeo masih dengan tampang bodohnya

"ah begitulah" kataku sambil membersihkan celanaku

"hebaat, bisakah nanti kau mengajarinya padaku?" tanya dengan nada sedikit kekanak kanakan

"boleh saja, tapi nanti setelah kau bisa mengalahkanku" kataku yang kemudian membuatnya langsung lemas. Tapi butuh waktu beberapa detik sampai kami mengingat kalau ada sesuatu yang kami lupakan, yaitu-

"Selka!, Eugeo kita melupakan Selka. Cepat kita bawa dia kembali" kataku hingga membuat Eugeo menepuk jidatnya sendiri.

Dan setelah itu kamipun berlari kearah gerobak tempat Selka terbaring lalu kemudian melepaskan ikatannya dan membuka penutup matanya, kemudian kamipun mencoba membangunkannya dengan menggoyang goyangkan tubuh mungilnya hingga akhirnya dia mulai menunjukan respon terhadap apa yang kami lakukann, tapi respon yang dia berikan tidak seperti yang kami harapkan

"ti-tidak ja-jangan!" dengan nada takut dia mencoba mendorong leherku darinya. Sepertinya dia tidak bisa melihat wajah kami dengan jelas karena kurangnya pencahayaan di gua ini

"oi Selka sadarlah, ayo kita bawa dia sebelum terlambat" tapi si dungu ini malah tidak menyadarinya dan langsung mencoba mengangkat Selka di pundaknya seperti yang aku lakukan tadi malam.

"lepaskan aku!, tolooong!" dan tentu saja yang digendongpun jadinya berteriak ketakutan. Dan aku yang melihat kebodohan muridku yang 3 tahun lebih tua darikupun tidak tinggal diam

braak

"ukh"

Aku dengan teganya langsung menjegal kakinya sehingga dia tersungkur dengan hidung menyentuh tanah lebih dulu. Sementara itu Selka yang lepas dari gendongannya langsung mencoba melarikan diri dengan cara merangkak yang tentu saja langsung aku cegat

"to-tolong jangan sakiti aku" katanya dengan nada memelas dan air mata yang mulai mengalir

"haah"

"adududududuh" sehingga aku yang medengarnya hanya bisa menghembuskan nafas dan Eugeo masih mengaduh kesakitan sambil memegangi hidungnya yang mengeluarkan darah.

Melihat hal ini maka akupun berjongkok dan mendekatkan wajahku pada gadis itu

"ja-jangan" yang membuatnya semakin ketakutan. Tapi selanjutnya yang aku lakukan adalah aku memegang pipinya menggunakan kedua tanganku dengan lembut lalu mendekatkan bibirku pada telinganya lalu membisikkan sesuatu

"Selka, apakah kau tidak percaya padaku saat aku bilang akan membawa kembali kakakmu?" bisikku ditelinganya yang membuatnya langsung menengok kearahku dan akhirnya memelukku dengan erat sambil menagis tersedu sedu

"hiks hika, Naruto a-ku hiks aku senang kau datang hiks"

"sudah sudah, semuanya sudah baik baik saja. Kalau kau mau menangislah sepuasmu" kataku yang membuat tangisannya semakin keras. Dan hari inipun diakhiri dengan tangisan Selka dan hidung Eugeo yang mengalami pendarahan

TIMESKIP

12.12

"Naruto, apa kau yakin tidak ingin ikut bersama kami?" tanya Selka yang sudah baikan dan Eugeo di belakangnya yang masih setia memegangi batang hidungnya yang hampir patah

"tidak, kalian pergilah duluan, nanti aku akan menyusul. Dan Eugeo, kau tunggu aku di gereja nanti aku akan datang"

"ah baik" katanya dengan nada yang agak aneh karena dia menutupi kedua lubang hidungnya dengan tangan

"ayo Selka"

"jangan sentuh aku!"

Dan dengan begitu merekapun pergi meninggalkanku. Alasan kenapa aku masih tetap berada di sini adalah karena ada sesuatu yang ingin aku lakukan. Yaitu: pertama, aku ingin mengambil semua harta jarahan yang ditinggalkan oleh para goblin berupa machete dan juga kapak kecil,dan beberpa bilah tombak.

Kedua, aku ingin mecoba memangsa semua bangkai goblin ini menggunakan skill (Living Shadow) karena sudah agak lama aku tidak menemukan mangsa baru.

Dan ketiga, karena Eugeo bilang gua ini adalah tempat dimana dia menemukan Blue Rose Sword maka aku berpikir mungkin bisa menemukan Sacred Tool baru disini.

Dan dengan begitu akupun melakukan ritual makan malamku, dengan menggunakan (Living Shadow) bermodalkan mana yang pas pasan maka akupun menelan bangkai mereka semua dalam kegelapan bayanganku.

Selah menghabiskan waktu selama beberapa menit untuk memangsa semua bangkai goblin itu akupu melanjutkannya dengan mengambili semua senjata yang ditinggalkan oleh mahluk mahluk itu, dan yang satu ini memakan waktu sekitar 10 menit. Dan kemudian seluruh aksiku di gua ini diakhiri dengan penjelajahanku untuk menemukan kerangka naga, dan setelah menusuri gua ini tanpa sumber cahaya akupun bisa menemukannya. Ini semua berkat skill (Adaptation) yang membuatku bisa beradaptasi dengan lingkungan gula yang gelap gulita

Dan disinilah aku, tepat dihadapan tulang belulang yang memiliki warna biru transparan yang membuat seakan akan benda itu terbuat dari kristal dan diatasnya terdapat kerangka naga berwarna putih dengan tanduk dan barisan gigi seperti pedang yang berjejer. Setelah mencari selama beberapa saat akhirnya akupun menemukan satu pusaka lagi yang tersisa, yaitu sebuah rapier. Dan begitu aku melihat Stacia Window dari benda ini maka aku bisa menemukan kalau pedang ini bernama Devine Rapier.

Benda ini adalah sebuah Sacred Instrumental sama seperti Blue Rose Sword yang memiliki level Authority sebanyak 45 maka benda ini memiliki level Authority sebanyak 48 atau senjata berlevel 11, benda ini memiliki tampilan yang sedikit berbeda dengan rapier pada umumnya, yaitu dengan pegangannya berwarna biru terang, pelindung tanganyang dilapisi ukiran perak dan juga bilahnya yang dihiasi oleh motif berbentuk puluhan sayap. Belum merasa puas maka akupun mencoba mencari lagi siapa tahu aku bisa menemukan senjata baru, tapi setelah mencari hampir 30 menit aku tidak menemukan apaun dan kemudian memutuskan untuk kembali ke desa setelah memasukkan Rapier itu kedalam Inventoryku.

Setelah selesai mengumpulkan harta rampasan maka akupun duduk sebentar untuk melihat statusku yang tadinya tidak sempat aku lihat

status:

nama: Naruto Pendragon

ras: Manusia

level: 15

umur: 13 tahun

tittle:(The Ultimate Lumberjack)(The Amateur Swordsman)(The Goblin Slayer)(The Raider)

strenght: 680+45+45 = 770

aglity: 514+37+9 = 560

intelegence: 317+35+8 = 390

status point: 30

health: 15400/15400
regen/menit: 770

mana: 5850/5850
regen/menit: 390

skill: Living Shadow(MAX), The Chosen One(MAX), Instinc (8), Sprint (5), Adaptation (10), Howl (15), Bite (27), Reinforcement (4), Mana Burst (4), Slant (1), Horizontal Slash (2), Blade Strom From The Blade Master (1), Vertical Slash (1), (Tap Untuk Mengganti Nama) (1), (Tap Untuk Mengganti Nama) (1), Frenzy (1), Bloodlust (1), Berserk (1)

NOTE: tekan bagian nama atau ras untuk mengedit jika anda ingin menggantinya. Dan jika anda mengganti ras maka anda akan mengulang dari level 1,dan anda akan kehilangan semua status yang telah anda kumpulkan (anda hanya bisa berganti ras dengan yang telah anda temui, jumlah ras yang diketahui= 2). Tapi meski begitu anda tidak akan kehilangan skill yang telah anda kumpulkan atau pelajari. Anda bisa menguasai skill dengan cara belajar atau melakukan kegiatan khusus dan anda juga bisa melakukan latihan fisik untuk meningkatkan point status

Hal: 2

Vertical Slash (1)

aktif (25 mana)

kemampuan untuk menebas musuh secara vertikal dan berpotensi memberikan efek stun

bonus demage saat ini ini: 125%

lama durasi stun: 15 menit

kesempatan untuk memberikan efek stun pada lawan: 75%

setiap 1 level maka jumlah bonus demage akan bertambah sebanyak 25%, lama durasi stun 15 menit dan menambah jumlah mana cost sebanyak 5

.

- (1)

aktif (75 mana)

kemampuan untuk memberikan efek stun area pada musuh dengan cara melompat setinggi tingginya menghancurkan tanah di sekitar menggunakan kaki

lama durasi efek stun/cm dari tinggi lompatan saat ini: 25 menit/10cm

jarak jangkauan saat ini: 10 meter

setiap naik 1 level maka lama durasi stun/10 cm akan bertambah sebanyak 5 menit dan jarak jankauan sejauh 5 meter
setiap naik 10 level maka mana cost akan bertambah sebanyak: 25

.

- (1)

aktif (150 mana)

kemampuan untuk mengeluarkan gelombang mana yang akan meledak tergantung sejauh mana dia melaju

bonus demage dari ledakan/meter saat ini: 1500%

bonus demage dari api yang dihasilkan oleh ledakan saat ini dari normal demage: 25%

jarak jangkauan area ledakan saat ini: 25m

setiap naik1 level maka akan menambah demage dari ledakan/meter sebanyak 250% dan area jangakauan ledakan sejauh 25m
setiap naik 10 level maka jumlah mana cost akan bertambah sebanyak 150

.

Frenzy (1)

aktif (5 mana)

kemampuan untuk menciptakan kerusuhan di medan tempur atau memicu kegilaan unit teman dan menambah demage dan attack speed mereka

bonus demage saat ini: 15%

jarak jangkauan saat ini: 10 meter

setiap naik 1 level maka akan menambah jumlah bonus demage sebanyak 15%, jarak jangkauan sejauh 10 meter dan jumlah mana cost sebanyak 1

.

BloodLust (1)

pasif

kemampuan untuk melacak keberadaan musuh dengan mencium bau darahnya dan membuat si pengguna mengamuk setiap kali mencium bau darah

bunus attack speed saat ini: 10%

jarak jangkauan saat ini: 25 meter

setiap 1 level akan menambah bunus attack speed sebanyak 10% dan jarak jangkauan sejauh 25 meter

.

Berserker (1)

aktif (25 mana/menit)

kemampuan untuk membuat si pengguna mengamuk sejadi jadinya, memberikan bonus movement speed, attack speed, demage dan health regeneration, tapi membuat si pengguna jadi tidak bisa menggunakan sihir sebagai gantinya

bonus attack speed saat ini: 10%

bonus movement speed saat ini: 10%

bonus demage saat ini: 10%

bonus health regeneration saat ini: 200%

.

The Amateur Swordsman

berhasil menunjukan kemampuan pedangmu pada satu orang dan membuatnya mengakuimu sebagai seorang pendekar pedang amatir

memberikan bonus 25% demage pada penggunaan pedang

.

The Goblin Slayer

membunuh paling tidak 25 goblin dalam sehari

meberikn bonus Intelegence dan Aglity sebanyak 25%

.

The Raider

menjarah sebuah tempat tanpa menyisakan harta benda di dalamanya sedikitpun

memberikan bonus Critical dengan serangan normal sebanyak 1,5 dan kesempatan sebesar 25%

Hm ini menarik. Kalau soal status mungkin akan aku ubah nanti melihat bagaimana keadaan yang akan aku hadapi. Dan untuk nama kedua skillku aku akan menggantinya terlebih dahulu. Dan lagi kenapa tampilan statusku setelah memakan para goblin ini jadi agak aneh ya?, nenti sajalah memikirkannya

.
War Stomp

aktif (75 mana)

kemampuan untuk memberikan efek stun area pada musuh dengan cara melompat setinggi tingginya menghancurkan tanah di sekitar menggunakan kaki

lama durasi efek stun/cm dari tinggi lompatan saat ini: 25 menit/10cm

jarak jangkauan saat ini: 10 meter

setiap naik 1 level maka lama durasi stun/10 cm akan bertambah sebanyak 5 menit dan jarak jankauan sejauh 5 meter
setiap naik 10 level maka mana cost akan bertambah sebanyak: 25

.

Blaze Yang

aktif (150 mana)

kemampuan untuk mengeluarkan gelombang mana yang akan meledak tergantung sejauh mana dia melaju

demage dari ledakan/meter saat ini: 1500%

demage dari api yang dihasilkan oleh ledakan saat ini: 25%

jarak jangkauan area ledakan saat ini: 25m

setiap naik1 level maka akan menambah demage dari ledakan/meter sebanyak 250% dan area jangakauan ledakan sejauh 25m
setiap naik 10 level maka jumlah mana cost akan bertambah sebanyak 150

.

Yosh dengan begini aku sudah punya 2 skill baru yang aku namai sesuai dengan yang ada di game kesyangku dulu. Tapi sepertinya sudah tidak ada waktu untuk bersantai lagi disini. Sebaiknya aku langsung pergi dari tempat ini dan menemui Eugeo dan Selka di gereja.

Dan dengan begitu maka akupun langsung beranjak dari tempat ddukku dan berlari kembali ke kota dengan skill (Sprint) sehingga aku bisa sampai lebih cepat disana.

TIMESKIP

BEBERAPA MENIT KEMUDIAN

"Naruto, kenapa lama sekali?, dari mana saja kau?" kata Alice dengan nada khawatir sementara Eugeo hanya diam saja dan duduk di belakangnya sambil terus memegangi hidungnya yang kini sudah diperban

"ah maaf, tadi aku sedikit tersesat di jalan keluar gua" kataku dengan santai

"mou Naruto-kun membuatku khawatir saja" katanya dengan nada manja. Kelihatannya ada yang salah dengan pikiran anak ini semenjak dia ditangkap goblin. Saat ini di gereja tidak ada siapa siapa selain kami bertiga karena saat ini suster Azzariya sedang mengajak anak anak lainnya pergi ke perpustakaan untuk belajar

"nah karena semuanya sudah siap, Eugeo ayo kita pergi" ajakku pada Eugeo sementara dia hanya mengangguk dan mengikuti perkataanku yang kemudian bangkit dari duduknya

"eh kalian sudah mau pergi?" tanya Selka dengan nada sedih

"tidak usah sedih Selka, setelah kembali nanti kami pasti akan membawa kakakmu kembali, dan jika aku sudah berhasil menjadi seorang swordsman terhebat di seluruh kerajaan aku pasti akan kembali dan melamarmu" kataku sambil mengelus kepalanya yang membuat pipi Selka memerah karena mendengarnya. Memang tidak bisa aku pungkiri kalau aku telah jatuh cinta pada pandangan pertama dengan suster muda ini, jadi aku putuskan untuk jujur dengan diriku sendiri

"be-benarkah?" tanyanya dengan sedikit ragu sambil menundukan kepalanya dan dengan suara yang kecil

"kalau begitu kami pergi dulu, dan jagalah dirimu baik baik -" kataku yang mulai menarik tanganku dari kepalanya dan memajukan bibirku ke telinganya sambil sedikit membungkukkan badan kemudian

"-sayang" mengatakannya tepat didekat telinganya dan

cup

Akupun mencuim keningnya sebagai tanda perpisahan. Dan setelah itu akupun keluar dari ruangan gereja bersam Eugeo dan menuju gerbang desa sambil berjalan kaki sementara Selka yang masih merah pipinya juga ikut keluar dan berjalan bersama kami dengan maksud mengantar kepergian kami.

Sebenarnya ini bukanlah perpisahan karena dalam waktu satu bulan lagi kami pasti akan kembali. Kami sebenarnya saat ini sedang mengerjakan sebuah [Sacred Art] berburu sementara dan kami juga akan menghabiskan waktu selama 1 bulan untuk berburu sampai satu bulan,dan setelah itu kami akan kembalike desa dan meminta persetujuan kepala desa agar kami bisamengambil [SacredTask] sebagai seorang Swordsman yang akan pergi ke kota Zakkaria untuk berlatih dan menjadi seorang penjaga.

Dan dengan begini kamipun memulai petualangan kami

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Nah kembali lagi dengan saya Alter Emiya Shirou membawakan chapter kedua dari fic ini. Mulai dari chap ini dan seterusnya Naruto akan selalu menahan dirinya untuk tidak menggunakan kemampuannya yang sebenarnya karena setelah memakan puluhan bangkai goblin dia bukan hanya mendapat skill mereka tapi juga status mereka, selain itu disini Naruto juga mendapat satu lagi Sacred Tool. Dan kalau soal pair mungki mulai sekarang Naruto akan berpasangan dengan Selka.

Nah sekian dari saya Alter Emiya Shirou mohon pamit dan sampai jmpa di chap berikutnya